Fitri Learning

BelajarBiologi SMA Kelas 10Bab 5

Jenis Pencemaran Lingkungan Hidup

Biologi SMA Kelas 10 · Bab 5: Perubahan dan Pelestarian Lingkungan Hidup

Pencemaran lingkungan adalah perubahan pada komponen alam (udara, air, tanah, dan suara) akibat masuknya bahan atau energi yang mengakibatkan gangguan atau kerusakan pada ekosistem dan makhluk hidup. Menurut Peraturan Pemerintah RI No. 18 Tahun 1999 tentang Pengelolaan Limbah B3, limbah didefinisikan sebagai sisa suatu usaha dan/atau kegiatan.

Menurut Undang-Undang No. 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup, pencemaran lingkungan hidup adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan/atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga kualitasnya turun sampai tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan hidup tidak dapat berfungsi sesuai peruntukannya.

Pencemaran Udara

Lapisan Ozon yang Semakin Menipis — earth.esa.int
Lapisan Ozon yang Semakin Menipis — earth.esa.int

Sejak Revolusi Industri abad ke-18, pembakaran bahan bakar fosil, produksi industri, dan transportasi telah melepaskan zat berbahaya ke atmosfer. WHO menyatakan pencemaran udara sebagai salah satu risiko lingkungan terbesar bagi kesehatan manusia. Hujan asam dari reaksi sulfur dioksida dan nitrogen oksida dengan uap air merusak hutan, danau, dan bangunan bersejarah, sementara gas rumah kaca memicu perubahan iklim.

  • Karbon monoksida (CO): gas tidak berwarna dan tidak berbau dari pembakaran bahan bakar fosil. Gas ini mengurangi kemampuan darah mengikat oksigen sehingga menyebabkan sesak napas, pusing, kelelahan, bahkan kematian.
  • Nitrogen oksida (NO₂): berasal dari pembakaran bahan bakar di kendaraan dan industri, berperan dalam pembentukan ozon permukaan dan menyebabkan hujan asam.
  • Chlorofluorocarbons (CFC) dan halon: digunakan dalam produk pendingin dan aerosol, merusak lapisan ozon stratosfer yang melindungi bumi dari radiasi ultraviolet.
  • Ozon (O₃): di stratosfer melindungi bumi dari radiasi ultraviolet, tetapi ozon troposfer menjadi polutan yang merusak saluran pernapasan.
  • Gas rumah kaca: karbon dioksida (CO₂), metana (CH₄), dan nitrogen oksida (N₂O) memerangkap panas di atmosfer sehingga meningkatkan suhu rata-rata bumi.
  • Belerang oksida (SO₂): dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil bersulfur seperti batu bara dan minyak, menyebabkan hujan asam serta partikel halus yang berbahaya bagi pernapasan.

Pencemaran Air

Pencemaran air terjadi ketika zat berbahaya, baik kimia, fisik, maupun biologis, masuk ke dalam badan air seperti sungai, danau, laut, dan air tanah. Sumbernya beragam, mulai dari limbah industri, pertanian, domestik, hingga tumpahan minyak di laut. Zat beracun seperti logam berat, pestisida, dan limbah plastik dapat terakumulasi dalam rantai makanan.

Parameter Kualitas Air

  • Parameter fisik: warna (menunjukkan zat organik terlarut atau limbah), kekeruhan (turbidity) akibat sedimen dan ganggang, temperatur yang mempengaruhi kelarutan oksigen, serta TDS (Total Dissolved Solids) yang mengukur jumlah zat terlarut.
  • Parameter kimia: pH ideal 6,5–7,5; DO (oksigen terlarut) yang penting bagi organisme akuatik; BOD yang mengukur oksigen untuk menguraikan bahan organik; COD yang mengukur oksigen untuk mengoksidasi bahan kimia; logam berat seperti timbal, merkuri, dan kadmium; serta pestisida dan herbisida.
  • Parameter biologi: koliform fecal terutama Escherichia coli sebagai indikator pencemaran kotoran; total coliform; mikroorganisme patogen penyebab kolera dan demam tifoid; serta alga yang pertumbuhan berlebihannya (blooms) menurunkan kadar oksigen.

Penyebab Pencemaran Air secara Langsung

  • Limbah industri: pabrik tekstil, kimia, dan minyak membuang limbah berisi bahan kimia berbahaya dan logam berat langsung ke badan air.
  • Limbah domestik: air cucian, pembuangan WC, dan limbah makanan mengandung bahan organik, detergen, serta mikroorganisme patogen.
  • Pertanian dan pestisida: pestisida, herbisida, dan pupuk kimia terbawa aliran air hujan ke sungai, danau, atau laut.
  • Pencemaran dari transportasi laut: tumpahan minyak dari kapal tanker merusak terumbu karang dan membunuh organisme laut.
  • Pembuangan limbah rumah sakit: jarum suntik bekas, pembalut medis, dan obat-obatan terlarut menyebabkan pencemaran biologis dan kimiawi.

Penyebab Pencemaran Air secara Tidak Langsung

  • Erosi tanah: sedimen dan partikel tanah terbawa ke sungai dan danau, merusak kualitas air serta membawa bahan kimia tercemar.
  • Polusi atmosfer: emisi CO₂, NOx, dan SOx menyebabkan hujan asam yang menurunkan pH air dan merusak ekosistem perairan.
  • Penggunaan air berlebihan: pengurangan aliran air menurunkan kadar oksigen dan memperburuk konsentrasi polutan.
  • Deforestasi: hilangnya vegetasi penahan air memperbanyak sedimen dan bahan kimia yang masuk ke badan air.
  • Aktivitas perkotaan dan pembangunan infrastruktur: permukaan beton dan aspal mengurangi penyerapan air hujan sehingga sampah, logam berat, dan polutan jalan langsung terbawa ke saluran air.

Pencemaran Tanah

Pencemaran tanah terjadi ketika bahan kimia, mikroorganisme patogen, atau material berbahaya masuk ke dalam tanah sehingga merusak kualitas tanah dan mengganggu ekosistem di dalamnya.

Penyebab Pencemaran Tanah

  • Limbah industri yang mengandung bahan kimia beracun dan logam berat seperti timbal, merkuri, dan kadmium.
  • Limbah pertanian dan pestisida yang merusak mikroorganisme tanah serta terakumulasi dalam rantai makanan.
  • Deforestasi dan erosi tanah yang menghilangkan kesuburan serta kemampuan tanah menahan air.
  • Pembuangan sampah dan plastik yang membutuhkan ratusan tahun untuk terurai.
  • Pencemaran dari aktivitas perkotaan seperti konstruksi, limbah domestik, dan polusi kendaraan.
  • Penggunaan limbah B3 seperti pelarut, cat, dan baterai bekas yang dibuang sembarangan.

Dampak Pencemaran Tanah

  • Penurunan kualitas tanah sehingga kesuburan berkurang dan hasil pertanian menurun.
  • Gangguan pada ekosistem tanah, termasuk mikroorganisme, cacing tanah, dan organisme pengurai lainnya.
  • Risiko kesehatan bagi manusia dan hewan melalui kontaminasi air tanah dan tanaman, yang dapat menyebabkan keracunan, kerusakan organ, hingga kanker.
  • Erosi tanah dan banjir, karena tanpa vegetasi penahan, aliran air hujan membawa lebih banyak partikel tanah dan bahan kimia ke sungai.

Pencemaran Suara

Pencemaran suara atau kebisingan adalah tingkat suara berlebihan yang mengganggu kehidupan manusia dan hewan. Kebisingan dapat menyebabkan gangguan pendengaran, stres, gangguan tidur, serta gangguan sistem saraf, dan memengaruhi hewan yang mengandalkan pendengaran untuk berkomunikasi.

  • Kebisingan impulsif: terjadi tiba-tiba dengan durasi singkat namun intens, seperti suara ledakan atau tembakan.
  • Kebisingan impulsif kontinu: terjadi berulang dalam interval tertentu, seperti bel, lonceng, atau alarm.
  • Kebisingan semikontinu: bervariasi dalam intensitas dan waktu tetapi memiliki pola tertentu, seperti mesin industri.
  • Kebisingan kontinu: berlangsung terus-menerus dalam jangka waktu lama, seperti lalu lintas kota atau AC.

SLM (Sound Level Meter) adalah alat untuk mengukur tingkat kebisingan atau tekanan suara dalam satuan desibel (dB). Alat ini mengukur gelombang suara melalui mikrofon internal lalu mengubahnya menjadi angka desibel yang menunjukkan intensitas suara.

Contoh soal

Soal. Pencemaran udara yang disebabkan oleh emisi gas rumah kaca berlebihan, seperti karbon dioksida (CO₂), dapat mengarah pada pemanasan global. Salah satu dampaknya adalah:

  1. Menurunnya jumlah polutan dalam udara
  2. Meningkatnya tingkat oksigen di atmosfer
  3. Meningkatnya suhu rata-rata bumi dan perubahan iklim
  4. Peningkatan keanekaragaman hayati
  5. Berkurangnya jumlah bencana alam

Jawaban. Jawaban Benar: C. Meningkatnya suhu rata-rata bumi dan perubahan iklim

Pembahasan. Gas rumah kaca seperti CO₂ terperangkap di atmosfer dan menyebabkan pemanasan global. Ini berpengaruh pada perubahan iklim, termasuk peningkatan suhu rata-rata bumi, perubahan pola cuaca, dan meningkatnya kejadian bencana alam seperti banjir, kekeringan, dan badai.

Pencemaran Lingkungan Hidup

Limbah Elektronik Menjadi Pencemar Terbesar Setiap tahun, lebih dari 50 juta ton limbah elektronik dihasilkan. Banyak perangkat ini mengandung bahan berbahaya seperti merkuri dan timbal yang dapat mencemari tanah dan air. Bencana Asap dari Kebakaran Hutan Kebakaran hutan di Indonesia, Amazon, dan Australia menghasilkan asap berisi polutan udara berbahaya yang menyebabkan gangguan pernapasan dan meningkatkan risiko penyakit jantung. Ozon di Troposfer Memicu Penyakit Pernapasan Ozon yang terbentuk di troposfer adalah polutan berbahaya yang dapat menyebabkan gangguan pernapasan dan asma, terutama di kota-kota besar.

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →