Max Weber (1864–1920) mendefinisikan tindakan sosial sebagai tindakan yang memiliki makna subjektif dan diarahkan kepada individu lain — misalnya belajar untuk mendapat pengakuan orang tua, atau berdonasi karena nilai solidaritas. Tindakan manusia dapat muncul karena kebutuhan biologis, luapan emosi, maupun pengaruh budaya dan sistem nilai.
Perilaku Manusia dalam Memenuhi Kebutuhan Hidup
Manusia bertindak untuk memenuhi kebutuhan yang bersifat individual maupun sosial-budaya.
| Jenis Kebutuhan | Penjelasan | Contoh |
|---|---|---|
| Kebutuhan Primer | Kebutuhan dasar agar individu dapat bertahan hidup. | Makan, minum, tempat tinggal, pakaian. |
| Kebutuhan Sekunder | Kebutuhan tambahan agar hidup lebih nyaman dan sejahtera. | Pendidikan, kendaraan, alat komunikasi. |
| Kebutuhan Integratif | Kebutuhan terkait status sosial, identitas, dan ekspresi diri. | Bergabung dalam komunitas, hobi, aktualisasi diri. |
Ekspresi Emosi yang Menjadi Tindakan
Tidak semua tindakan sosial bersifat rasional — ada pula tindakan spontan dari dorongan emosional, seperti suporter yang berteriak kegirangan merayakan kemenangan, seseorang yang menangis kehilangan orang tercinta, atau membantu korban kecelakaan tanpa berpikir panjang. Tindakan ini tetap disebut tindakan sosial karena dipengaruhi lingkungan sekitar dan memengaruhi orang lain.
Tindakan Manusia sebagai Implementasi dari Kebudayaan yang Dianutnya
Budaya membentuk cara seseorang berpikir, berperilaku, dan berinteraksi — misalnya perbedaan cara memberi salam antarbudaya. Max Weber, sebagaimana dikutip Avendaño (2021), membagi tindakan sosial ke dalam empat kategori, sering muncul sebagai kombinasi dalam praktiknya.
| Jenis Tindakan | Penjelasan | Contoh |
|---|---|---|
| Tindakan Tradisional | Berdasarkan kebiasaan atau tradisi turun-temurun. | Mengikuti tradisi keluarga merayakan hari besar keagamaan. |
| Tindakan Afektif | Berdasarkan dorongan emosional tanpa pertimbangan rasional. | Marah dan membanting pintu saat bertengkar. |
| Tindakan Rasional Instrumental | Mempertimbangkan tujuan dan cara terbaik mencapainya. | Investasi bisnis setelah analisis pasar. |
| Tindakan Rasional Berorientasi Nilai | Berdasarkan nilai atau keyakinan, bukan keuntungan pribadi. | Aktivis memperjuangkan HAM meski berisiko besar. |
Mengapa kebutuhan integratif penting dalam kehidupan sosial, dan bagaimana dampaknya jika kebutuhan ini tidak terpenuhi?
Kebutuhan integratif adalah kebutuhan untuk merasa diterima, dihargai, dan memiliki keterikatan sosial dalam kelompok. Jika tidak terpenuhi, seseorang bisa merasa terisolasi, mengalami tekanan sosial, atau konflik identitas; dalam skala luas, kurangnya integrasi sosial dapat menyebabkan perpecahan, ketidakpercayaan, dan konflik antarkelompok.
"The Lykov Family", sebuah keluarga di Rusia, hidup terisolasi di hutan Siberia lebih dari 40 tahun tanpa kontak dunia luar, hanya mengandalkan pangan alam, pakaian buatan sendiri, dan tempat tinggal sederhana tanpa listrik atau teknologi modern. Keluarga ini menunjukkan manusia bisa bertahan hanya dengan kebutuhan dasar, meskipun dengan keterbatasan sosial dan perkembangan intelektual yang sangat berbeda dari masyarakat modern.
Gratis — tolong sebarkan
Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.
Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya → Ilmu yang bermanfaatBagikan ke WhatsApp