Kata kunci: Neuron, Sinapsis, Sistem Saraf Pusat, Kelenjar Endokrin, Hormon, Pancaindra, Refleks, Gangguan Saraf.
Tujuan pembelajaran
- Memahami Sistem Koordinasi dalam Tubuh
- Mengidentifikasi berbagai sistem organ yang terlibat dalam sistem koordinasi.
- Menggunakan gambar atau torso manusia untuk menjelaskan keterkaitan antarsistem dalam koordinasi tubuh.
- Mengidentifikasi Struktur dan Fungsi Neuron
- Mengenali bagian-bagian neuron serta fungsinya dalam penghantaran impuls saraf.
- Menggunakan gambar neuron untuk memahami peran setiap bagian dalam proses koordinasi saraf.
- Menjelaskan Struktur dan Fungsi Sistem Saraf Pusat
- Memahami susunan dan fungsi utama otak serta sumsum tulang belakang.
- Melakukan pengamatan gambar untuk mengidentifikasi bagian-bagian utama sistem saraf pusat.
- Menganalisis Hormon dan Peran Kelenjar Endokrin
- Mengidentifikasi berbagai jenis hormon yang diproduksi oleh kelenjar endokrin.
- Menganalisis fungsi hormon dalam mengatur keseimbangan fisiologis tubuh.
- Mengenali Struktur dan Fungsi Pancaindra
- Memahami komponen utama pancaindra: mata, telinga, kulit, lidah, dan hidung.
- Menggunakan gambar untuk mengidentifikasi bagian penting setiap pancaindra serta fungsinya.
- Menganalisis Kelainan dan Gangguan pada Sistem Koordinasi
- Mengidentifikasi berbagai gangguan yang dapat terjadi pada sistem koordinasi.
- Menyajikan hasil analisis dalam bentuk presentasi menggunakan media yang sesuai.
Isi bab ini
1. Sistem Saraf ManusiaBiologi · Bab 7›2. Sistem Endokrin (Hormon)Biologi · Bab 7›3. Perbedaan Sistem Saraf dan Sistem EndokrinBiologi · Bab 7›4. Sistem IndraBiologi · Bab 7›5. Dampak NAPZA terhadap Sistem KoordinasiBiologi · Bab 7›Rangkuman
- Sistem Saraf Manusia
- Sistem saraf mengirimkan impuls listrik melalui neuron yang terdiri dari dendrit, badan sel, dan akson, dibantu sel neuroglia seperti astrosit, oligodendrosit, sel Schwann, mikroglia, dan sel ependim. Penghantaran impuls berlangsung melalui potensial istirahat, potensial aksi, dan transmisi sinaptik dengan bantuan neurotransmitter. Sistem saraf pusat terdiri dari otak dan medula spinalis, sedangkan sistem saraf tepi mencakup 12 pasang saraf kranial dan 31 pasang saraf spinal serta terbagi menjadi sistem somatik dan otonom.
- Sistem Endokrin
- Sistem endokrin mengatur tubuh melalui hormon yang langsung dilepaskan ke aliran darah. Kelenjar utamanya meliputi hipofisis sebagai master gland, tiroid dan paratiroid yang mengatur metabolisme serta kalsium, adrenal yang mengatur respons stres, pankreas yang mengatur gula darah, pineal yang mengatur siklus tidur, timus yang mendukung imunitas, serta ovarium dan testis yang menghasilkan hormon reproduksi.
- Sistem Indra dan Dampak NAPZA
- Sistem indra menerima rangsangan melalui mata, telinga, hidung, lidah, dan kulit, masing-masing dengan struktur, mekanisme kerja, dan gangguan khasnya. Penyalahgunaan NAPZA golongan depresan, stimulan, dan halusinogen merusak jalur neurotransmisi sehingga menimbulkan gangguan koordinasi, gangguan psikologis, serta dampak ekonomi dan sosial yang luas. Pencegahannya melalui edukasi, dukungan keluarga, rehabilitasi, dan terapi motorik.
Gratis — tolong sebarkan
Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.
Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya → Ilmu yang bermanfaatBagikan ke WhatsApp