Menggambarkan vektor bisa diibaratkan seperti menggambar petunjuk arah pada peta harta karun. Garis yang kita gambar menyatakan besaran vektor atau sejauh mana kita harus pergi dan panah diujung garis menyatakan arah vektor atau ke arah mana kita harus pergi.
Penyusun Vektor
Vektor terdiri dari titik tangkap vektor sebagai titik awal, ujung vektor sebagai titik akhir, anak panah sebagai arah vektor, dan besar vektor yang menyatakan panjang dan magnitudo vektor.
Contoh Penulisan Vektor
Lambang vektor kecepatan: atau v,
Lambang vektor percepatan: atau a, dan
Lambang vektor gaya: atau F.
Notasi vektor dengan tanda panah di atasnya digunakan ketika ditulis dengan tulisan tangan, sedangkan notasi vektor dengan huruf cetak tebal digunakan ketika diketik di buku cetak.
Besar vektor (sering disebut magnitudo) adalah ukuran panjang vektor tersebut dan dihitung dari titik awal (asal) ke titik akhir vektor.
Besar vektor kecepatan: atau v
Besar vektor percepatan: atau a
Besar vektor gaya: atau F
Notasi besar vektor dengan tanda mutlak dan tanda panah di atasnya digunakan ketika ditulis dengan tulisan tangan, sedangkan notasi besar vektor dengan huruf cetak miring digunakan ketika diketik di buku cetak.
Gratis — tolong sebarkan
Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.
Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya → Ilmu yang bermanfaatBagikan ke WhatsApp