Fitri Learning

BelajarFisika SMA Kelas 11Bab 2

Gerak Jatuh Bebas

Fisika SMA Kelas 11 · Bab 2: Kinematika Gerak

Konsep Gerak Jatuh Bebas

Pernahkah kamu melihat seseorang melakukan olahraga bungee jumping atau menyaksikan buah kelapa jatuh dari pohon? Kedua peristiwa ini sebenarnya merupakan contoh nyata dari gerak jatuh bebas. Gerak ini termasuk ke dalam gerak lurus berubah beraturan (GLBB) dengan percepatan tetap, yaitu percepatan gravitasi.

Pada gerak jatuh bebas, hambatan udara biasanya diabaikan sehingga benda dianggap bergerak hanya karena pengaruh gravitasi. Gerak ini terjadi ketika benda dilepaskan dari ketinggian tertentu dengan kecepatan awal nol (𝑣₀ = 0), dan percepatan yang bekerja padanya adalah percepatan gravitasi (g ≈ 9,8 m/s²).

Jika benda dijatuhkan dari suatu ketinggian tertentu, maka benda tersebut akan mempercepat kecepatannya secara teratur hingga menyentuh tanah, dan geraknya dapat dijelaskan dengan persamaan:

Dengan

𝑣₀ = kecepatan awal (m/s)

𝑣ₜ = kecepatan benda saat t (m/s)

𝑦 = jarak vertikal (m)

𝑡 = waktu tempuh (s)

𝑔 = percepatan gravitasi (m/s²)

Gerak vertikal ke atas merupakan kebalikan dari gerak jatuh bebas. Saat sebuah benda dilempar ke atas, benda akan melawan gaya gravitasi, sehingga kecepatannya semakin berkurang hingga mencapai titik tertinggi. Dalam kondisi ini, percepatan yang bekerja tetap gravitasi (𝑔), namun arahnya berlawanan dengan arah gerak. Gerak ini juga termasuk dalam GLBB dengan percepatan tetap. Berikut adalah persamaan yang digunakan untuk menghitung gerak vertikal ke atas:

Ketika benda mencapai titik tertinggi, kecepatannya akan menjadi nol (𝑣𝑦 = 0). Dengan demikian, ketinggian maksimum (𝑦ₘₐₖₛ) dapat dihitung dengan:

Dengan

𝑣₀ : kecepatan awal benda (m/s)

𝑣𝑦 : kecepatan benda saat di ketinggian y (m/s)

𝑦 : jarak vertikal (m)

𝑡 : waktu (s)

𝑔 : percepatan gravitasi (m/s²)

Gerak vertikal ke bawah terjadi saat sebuah benda dilempar lurus ke bawah dari ketinggian tertentu dengan kecepatan awal tertentu (𝑣₀). Karena arah gerak benda sejalan dengan arah percepatan gravitasi (𝑔), maka kecepatan benda akan terus bertambah seiring waktu. Oleh karena itu, gerak ini termasuk gerak lurus berubah beraturan dipercepat (GLBB dipercepat). Dalam situasi ini, percepatan yang dialami benda berasal dari gaya gravitasi bumi, dan rumus yang digunakan untuk menghitung gerakan vertikal ke bawah adalah sebagai berikut:

Dengan

𝑣₀ = kecepatan awal benda (m/s)

𝑣ₜ = kecepatan benda pada waktu t (m/s)

𝑦 = jarak vertikal yang ditempuh benda (m)

𝑡 = waktu (s)

𝑔 = percepatan gravitasi bumi (≈ 9,8 m/s²)

Kegiatan Kelompok 1

Bola kecil atau kelereng (2–3 buah)

Stopwatch

Meteran atau penggaris panjang

Tripod atau kursi/meja tinggi

Karton atau alas empuk

Kalkulator

Kertas kerja untuk mencatat data

Bentuk kelompok kecil terdiri dari 3 sampai 5 siswa. Bagi tugas sebagai pengamat waktu, pencatat data, dan pelepas benda.

Ukur dan tentukan tiga ketinggian berbeda dari lantai, misalnya: 1 meter, 1,5 meter, dan 2 meter. Tandai dengan jelas pada dinding atau tiang.

Anggota kelompok pertama memegang stopwatch, sementara anggota lain bersiap menjatuhkan bola dari ketinggian pertama (1 meter).

Jatuhkan bola tanpa melempar (kecepatan awal = 0), dan mulai stopwatch tepat saat bola dilepaskan. Hentikan stopwatch saat bola menyentuh lantai. Ulangi pengukuran sebanyak tiga kali untuk tiap ketinggian dan hitung rata-rata waktunya.

Catat waktu jatuh untuk masing-masing ketinggian. Gunakan rumus:

Bandingkan data waktu eksperimen dengan waktu teoritis berdasarkan rumus di atas.

Buat grafik y terhadap t² (ketinggian terhadap waktu kuadrat) dan amati apakah membentuk grafik linear. Grafik linear menunjukkan bahwa gerak jatuh bebas adalah gerak lurus berubah beraturan.

Bagaimana hubungan antara ketinggian dan waktu jatuh benda?

Apakah benda jatuh dengan kecepatan tetap atau berubah?

Apa yang membuktikan bahwa geraknya termasuk percepatan tetap?

Apakah ada perbedaan antara waktu yang kalian ukur dan waktu yang dihitung secara teori? Mengapa?

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →