Fitri Learning

BelajarGeografi SMA Kelas 11Bab 2

Sebaran Flora dan Fauna Dunia

Geografi SMA Kelas 11 · Bab 2: Keanekaragaman Hayati

Konsep Biosfer dan Ekosistem

Biosfer

Biosfer – iStock
Biosfer – iStock

Fenomena keruangan makhluk hidup mencerminkan bagaimana makhluk hidup tersebar di permukaan bumi, dipengaruhi kondisi geografis, iklim, dan adaptasi masing-masing spesies. Biosfer adalah lapisan kehidupan di bumi, yaitu kumpulan ekosistem yang mencakup semua makhluk hidup beserta interaksinya dengan lingkungan abiotik. Setiap ekosistem berkontribusi terhadap keseimbangan global melalui siklus energi dan materi.

Makhluk hidup menempati tempat khusus di biosfer sesuai kemampuan adaptasinya terhadap suhu, curah hujan, ketersediaan makanan, hingga hubungan dengan spesies lain melalui predator-mangsa, simbiosis, atau kompetisi. Interaksi ini membentuk ekosistem.

Ekosistem menurut A. Tansley

Menurut A. Tansley, ekosistem adalah unit dasar dalam ekologi yang mencakup semua organisme di suatu wilayah beserta lingkungan fisik tempat mereka hidup, yang saling berhubungan melalui pertukaran energi dan materi. Ekosistem mencakup komponen biotik dan abiotik yang bekerja bersama menjaga keseimbangan alam.

Berbagai ekosistem di dunia membentuk komunitas khas di setiap iklim, seperti tundra di wilayah kutub, padang rumput di wilayah beriklim sedang, hingga hutan hujan tropis di sekitar khatulistiwa. Terdapat enam karakteristik utama bioma:

  1. Iklim: faktor utama yang menentukan jenis bioma, seperti suhu dan curah hujan.
  2. Vegetasi dominan: setiap bioma memiliki tumbuhan yang mendominasi, seperti pinus di taiga atau rumput di savana.
  3. Keanekaragaman hayati: tingkat biodiversitas berbeda, dengan hutan hujan tropis tertinggi.
  4. Adaptasi spesies: flora dan fauna menunjukkan adaptasi khusus terhadap lingkungan.
  5. Interaksi ekologis: interaksi antarspesies dalam rantai dan jaring makanan.
  6. Distribusi geografis: setiap bioma tersebar di wilayah tertentu, seperti tundra di kutub atau gurun di wilayah kering.

Persebaran Sistem Bioma

Peta Persebaran Bioma di Dunia – bloggeografi.id
Peta Persebaran Bioma di Dunia – bloggeografi.id

Bioma adalah ekosistem luas yang memiliki karakteristik iklim, flora, dan fauna yang khas. Persebarannya sangat dipengaruhi faktor geografis, suhu, dan curah hujan.

Tundra Alpin dan Arktika

Tundra di Greenland – wikimedia.org
Tundra di Greenland – wikimedia.org

Bioma tundra terdapat di wilayah dingin dengan suhu ekstrem, musim dingin panjang, dan musim panas pendek. Ciri-cirinya: suhu rendah sepanjang tahun, tanah sebagian besar membeku (permafrost), curah hujan rendah seperti gurun dingin, dan vegetasi dominan berupa tumbuhan kecil dan rendah. Lokasinya di Kutub Utara (Arktika) dan dataran tinggi (tundra alpin). Floranya lumut, liken, rumput, dan semak kecil seperti willow; faunanya rusa kutub, rubah Arktik, beruang kutub, dan burung migran.

Taiga atau Hutan Boreal

Taiga di Finlandia – taigatimes.com
Taiga di Finlandia – taigatimes.com

Taiga adalah hutan jarum di belahan bumi utara dengan musim dingin panjang dan musim panas pendek. Ciri-cirinya: didominasi pohon berdaun jarum, suhu musim dingin sangat dingin sementara musim panas cukup hangat, dan curah hujan moderat. Lokasinya di Kanada, Rusia, Skandinavia, dan sebagian Asia utara. Floranya pinus, cemara, spruce, dan larch; faunanya beruang coklat, rusa kutub, serigala, tupai, dan burung pemangsa.

Hutan Gugur Beriklim Sedang (Temperate Deciduous Forest)

Bioma ini terdiri dari hutan pohon gugur di wilayah beriklim sedang dengan empat musim yang jelas. Ciri-cirinya: tumbuhan menggugurkan daun saat musim dingin, curah hujan tinggi sepanjang tahun, dan suhu bervariasi sesuai musim. Lokasinya di Eropa, Amerika Utara bagian timur, dan Asia timur. Floranya oak, maple, beech, dan elm; faunanya rusa, tupai, rubah, burung pelatuk, dan serangga.

Hutan Selalu Hijau Subtropis (Subtropical Evergreen Forest)

Hutan ini terdapat di wilayah subtropis dengan pohon yang tetap hijau sepanjang tahun. Ciri-cirinya: curah hujan moderat hingga tinggi, musim dingin ringan, dan musim panas hangat. Lokasinya di Asia Timur, Australia bagian timur, dan Amerika Selatan bagian timur. Floranya magnolia, ek subtropis, dan palem; faunanya koala, kanguru, burung tropis, dan kadal.

Padang Rumput Beriklim Sedang

Padang rumput ini terdapat di wilayah beriklim sedang dengan curah hujan moderat. Ciri-cirinya: vegetasi didominasi rumput dengan sedikit pohon, musim panas hangat, dan musim dingin dingin. Lokasinya di Amerika Utara (prairie), Asia Tengah (stepa), dan Amerika Selatan (pampas). Floranya rumput liar, bunga liar, dan akasia; faunanya bison, antelop, serigala, elang, dan rubah.

Gurun dan Semigurun

Gurun Atacama di Chili – wikimedia.org
Gurun Atacama di Chili – wikimedia.org

Gurun memiliki curah hujan sangat rendah dengan suhu ekstrem. Ciri-cirinya: curah hujan kurang dari 25 cm per tahun dan vegetasi sangat jarang dengan adaptasi menahan air. Lokasinya Sahara (Afrika), Gobi (Asia), dan Atacama (Amerika Selatan). Floranya kaktus, semak gurun, dan akasia; faunanya unta, ular, kadal, kalajengking, dan burung hantu gurun.

Hutan Gugur Tropis

Bioma ini ditemukan di daerah tropis dengan musim kering panjang, di mana tumbuhan menggugurkan daun untuk mengurangi penguapan. Ciri-cirinya: suhu hangat sepanjang tahun serta musim kering dan basah yang jelas. Lokasinya India, sebagian Afrika, dan Amerika Selatan bagian tengah. Floranya mahoni, teak, dan akasia tropis; faunanya gajah, rusa, monyet, dan burung tropis.

Padang Rumput Tropis (Tropical Grassland)

Padang rumput tropis seperti savana memiliki vegetasi dominan rumput tinggi dan pohon kecil. Ciri-cirinya: curah hujan rendah namun cukup untuk pertumbuhan rumput, musim panas panjang, dan musim hujan pendek. Lokasinya Afrika, Australia utara, dan Amerika Selatan. Floranya rumput tinggi, akasia, dan baobab; faunanya singa, zebra, jerapah, cheetah, dan badak.

Hutan Hujan Tropis

Hutan hujan tropis memiliki keanekaragaman hayati tertinggi. Ciri-cirinya: suhu hangat dan lembap sepanjang tahun, curah hujan lebih dari 200 cm per tahun, dan vegetasi rapat dengan kanopi tinggi. Lokasinya Amazon (Amerika Selatan), Kongo (Afrika), dan Indonesia (Asia Tenggara). Floranya mahoni, palem, liana, dan epifit; faunanya harimau, orangutan, burung rangkong, ular piton, dan berbagai serangga.

Persebaran Flora dan Fauna di Dunia menurut Alfred Russel Wallace

Alfred Russel Wallace adalah naturalis yang mempelajari persebaran makhluk hidup di dunia dan mengembangkan konsep zoogeografi. Ia membagi dunia ke dalam enam zona biogeografis utama berdasarkan karakteristik flora dan fauna yang unik di setiap wilayah.

Zona Neartik

Meliputi Amerika Utara termasuk Greenland, Kanada, dan Amerika Serikat bagian utara. Iklimnya bervariasi dari tundra di utara hingga padang rumput di selatan, dan banyak hewannya juga ditemukan di zona Paleartik karena hubungan daratan purba melalui Jembatan Darat Bering. Floranya hutan pinus, oak, dan padang rumput; faunanya beruang grizzly, bison Amerika, kalkun liar, dan serigala abu-abu.

Zona Neotropik

Meliputi Amerika Selatan, Amerika Tengah, dan Karibia, dengan keanekaragaman hayati tertinggi di dunia terutama di hutan hujan Amazon. Spesies endemik seperti katak beracun dan burung macaw hanya ditemukan di zona ini. Floranya hutan hujan Amazon, mahoni, dan palem; faunanya jaguar, tapir, sloth, armadillo, dan burung toucan.

Zona Australis

Meliputi Australia, Selandia Baru, Papua Nugini, dan pulau kecil di sekitarnya, terkenal dengan spesies endemik seperti marsupial akibat isolasi geografis. Floranya eukaliptus, akasia, dan savana; faunanya kanguru, koala, platipus, burung kasuari, dan emu.

Zona Oriental

Peta Persebaran Flora dan Fauna Zona Oriental – wikimedia.org
Peta Persebaran Flora dan Fauna Zona Oriental – wikimedia.org

Meliputi Asia Selatan, Asia Tenggara, hingga Indonesia bagian barat, dengan keanekaragaman hayati sangat tinggi terutama di hutan hujan tropis. Floranya hutan hujan tropis dengan pohon tinggi seperti dipterokarpa dan bambu; faunanya harimau, gajah Asia, orangutan, badak bercula satu, dan burung rangkong.

Zona Paleartik

Meliputi Eropa, Asia utara, dan Afrika utara dengan keanekaragaman moderat dan spesies yang beradaptasi terhadap iklim dingin dan sedang. Floranya hutan gugur, taiga, dan stepa; faunanya beruang coklat, serigala, rusa, dan rubah merah.

Zona Etiopian

Zebra, Jerapah, dan Burung Unta adalah Fauna Zona Etiopian – pixabay
Zebra, Jerapah, dan Burung Unta adalah Fauna Zona Etiopian – pixabay

Meliputi Afrika sub-Sahara, Madagaskar, dan sebagian kecil Semenanjung Arab, dengan fauna besar khas seperti gajah serta predator puncak seperti singa dan cheetah; Madagaskar memiliki fauna endemik seperti lemur. Floranya savana berumput tinggi, hutan hujan tropis, dan padang pasir; faunanya singa, gajah Afrika, zebra, jerapah, dan kuda nil.

Kegiatan Kelompok 3

Mengenal Persebaran Flora di Dunia.

Tujuan. Memahami persebaran flora di dunia beserta faktor iklim, topografi, dan kondisi geografis yang memengaruhinya.

Langkah.

  1. Bagilah peserta didik di kelas menjadi 6 kelompok dengan jumlah anggota yang merata.
  2. Setiap kelompok memilih satu zona atau wilayah persebaran flora di dunia, seperti hutan hujan tropis, padang rumput, gurun, taiga, tundra, atau daerah pegunungan.
  3. Kumpulkan informasi mengenai jenis-jenis tumbuhan yang khas dari zona pilihan kalian beserta ciri-ciri lingkungan fisiknya.
  4. Buatlah infografik atau poster tentang persebaran flora dan ciri-ciri lingkungan dari zona tersebut.
  5. Hias poster atau infografik semenarik mungkin dan pastikan isinya mudah dipahami.
  6. Presentasikan hasil karya kalian di depan kelas, lalu tempelkan di dinding kelas sebagai media pembelajaran.
  7. Kumpulkan hasil kegiatan kepada guru untuk dinilai.
Flora dan Fauna di Swiss Bergeser Sejauh 8–42 Meter Akibat Perubahan Iklim

Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada tahun 2003-2010, flora dan fauna di Swiss secara bertahap telah bergeser sejauh 8–42 meter ke wilayah dengan ketinggian yang lebih tinggi sebagai respons adaptif terhadap perubahan iklim.

Contoh soal

Soal. Ekosistem tundra memiliki ciri khas yang membedakannya dari ekosistem lain di dunia. Salah satu karakteristik utama ekosistem tundra adalah...

Pembahasan. Suhu ekstrem rendah, tanah beku permanen (permafrost), dan tumbuhan pendek. (Tundra adalah ekosistem yang ditemukan di daerah kutub dan pegunungan tinggi dengan suhu yang sangat dingin dan vegetasi terbatas.)

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →