Fitri Learning

BelajarKimia SMA Kelas 11Bab 4

Penentuan dan Pengukuran Perubahan Entalpi

Kimia SMA Kelas 11 · Bab 4: Mengenal Dunia Termokimia

Perubahan entalpi ($\Delta H$) merupakan konsep penting dalam termokimia, tetapi untuk memanfaatkannya secara praktis diperlukan metode yang akurat untuk menentukan dan mengukur nilai tersebut. Pengukuran biasanya dilakukan dengan mengukur jumlah energi panas yang dilepaskan atau diserap selama reaksi berlangsung.

Pengukuran Langsung

Pengukuran langsung dilakukan menggunakan kalorimeter, yaitu perangkat yang dirancang untuk mengukur jumlah panas yang dilepaskan atau diserap selama reaksi. Metode ini didasarkan pada hukum pertama termodinamika: "Energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, hanya berpindah dari satu bentuk ke bentuk lain." Panas yang diserap atau dilepaskan oleh larutan dalam kalorimeter dihitung dengan persamaan berikut, di mana $q$ adalah jumlah panas (J atau kJ), $m$ massa larutan (gram), $c$ kapasitas panas jenis (J/g°C), dan $\Delta T$ perubahan suhu (°C).

q = m \cdot c \cdot \Delta T

Kalorimeter sederhana (larutan) digunakan untuk reaksi dalam larutan seperti netralisasi atau pelarutan, berupa wadah isolasi termal dengan pengaduk dan termometer. Kalorimeter bom digunakan untuk mengukur panas pembakaran bahan bakar atau senyawa organik, terdiri dari ruang pembakaran tertutup yang direndam dalam air dan dihubungkan dengan termometer presisi tinggi.

Prosedur umumnya adalah menyiapkan kalorimeter, melakukan reaksi di dalamnya, mencatat suhu awal dan akhir, menghitung panas dengan $q = m \cdot c \cdot \Delta T$, lalu mengonversinya ke $\Delta H$ dengan mempertimbangkan mol reaktan. Metode ini akurat dan mudah dilakukan dengan alat yang relatif murah, tetapi tidak dapat digunakan untuk reaksi kompleks dan memerlukan koreksi untuk kehilangan panas ke lingkungan.

Contoh soal

Soal. Contoh soal pengukuran langsung: Di dalam suatu bom kalorimeter yang berisi 300 gram air, dilakukan pembakaran 3,2 gram metanol ($CH_3OH$). Suhu air dalam kalorimeter naik sebesar 8 °C. Jika kapasitas kalor kalorimeter adalah 12 kJ/°C dan kalor jenis air adalah 4,2 J/g·K, berapakah panas pembakaran metanol dalam kJ/mol?

Pengukuran Tidak Langsung

Pengukuran tidak langsung digunakan ketika reaksi tidak dapat dilakukan secara langsung di laboratorium, misalnya karena berjalan terlalu lambat, melibatkan zat berbahaya, atau sulit diisolasi. Metode ini didasarkan pada Hukum Hess: "Perubahan entalpi total suatu reaksi hanya bergantung pada keadaan awal dan akhir reaksi, tidak pada jalur yang dilalui."

  1. Identifikasi reaksi target yang perubahan entalpinya ingin dihitung.
  2. Kumpulkan reaksi terkait yang perubahan entalpinya sudah diketahui.
  3. Manipulasi reaksi terkait dengan membalik arah atau mengubah koefisien agar sesuai reaksi target.
  4. Jumlahkan perubahan entalpi dari semua reaksi terkait setelah manipulasi untuk memperoleh $\Delta H_{total}$.
Contoh soal

Soal. Contoh soal pengukuran tidak langsung: Perhatikan diagram tingkat energi berikut, lalu tentukan nilai $x$.

Diagram tingkat energi pembentukan $SO_3$
Diagram tingkat energi pembentukan $SO_3$

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →