Dalam ilmu kimia, banyak reaksi yang berlangsung secara dua arah, yang dikenal sebagai reaksi bolak-balik (reversible reaction). Ketika reaksi bolak-balik mencapai titik tertentu, terjadi keadaan yang disebut kesetimbangan kimia, di mana laju reaksi ke arah maju sama dengan laju reaksi ke arah balik. Pada titik ini, konsentrasi reaktan dan produk tidak mengalami perubahan bersih meskipun reaksi terus berlangsung secara dinamis.
Reaksi Bolak-Balik
Reaksi bolak-balik adalah reaksi kimia yang dapat berlangsung dalam dua arah, di mana reaktan berubah menjadi produk dan produk dapat kembali berubah menjadi reaktan. Proses tidak berhenti setelah pembentukan produk, melainkan terus berlangsung ke dua arah secara bersamaan hingga tercapai kesetimbangan. Contohnya adalah pembentukan gas amonia melalui proses Haber, di mana reaksi maju membentuk $NH_3$ dari $N_2$ dan $H_2$, sedangkan reaksi mundur menguraikan $NH_3$ kembali menjadi $N_2$ dan $H_2$.
N_2(g) + 3H_2(g) \rightleftharpoons 2NH_3(g)
Reaksi Kesetimbangan
Reaksi kesetimbangan adalah reaksi bolak-balik yang telah mencapai keadaan di mana laju reaksi maju sama dengan laju reaksi mundur. Pada keadaan ini, konsentrasi reaktan dan produk tidak berubah seiring waktu meskipun reaksi terus berlangsung secara dinamis. Contoh terkenalnya adalah reaksi antara gas hidrogen dan gas iodin yang membentuk hidrogen iodida; ketika laju pembentukan HI sama dengan laju penguraiannya, sistem telah mencapai kesetimbangan.
H_2(g) + I_2(g) \rightleftharpoons 2HI(g)
Karakteristik Reaksi Setimbang
Bersifat Dinamis
Reaksi setimbang berlangsung secara dinamis, artinya reaksi tetap terjadi baik ke arah maju maupun mundur, namun laju keduanya sama besar sehingga tidak ada perubahan bersih dalam konsentrasi. Pada reaksi $2NO_2(g) \rightleftharpoons N_2O_4(g)$, molekul $NO_2$ terus bergabung membentuk $N_2O_4$ sementara sebagian $N_2O_4$ terus terurai kembali menjadi $NO_2$.
Laju Reaksi dalam Reaksi Kesetimbangan
Pada titik kesetimbangan, laju reaksi ke arah maju sama dengan laju reaksi ke arah mundur. Tidak ada perubahan bersih dalam jumlah reaktan dan produk meskipun reaksi terus terjadi. Oleh karena itu, kesetimbangan kimia tidak berarti reaksi berhenti, melainkan kedua reaksi berlangsung dengan laju yang sama.
Konsentrasi dalam Reaksi Kesetimbangan
Ketika reaksi mencapai kesetimbangan, konsentrasi reaktan dan produk menjadi konstan. Meskipun reaksi berlangsung terus-menerus, tidak ada perubahan dalam jumlah reaktan dan produk selama sistem tetap berada dalam keadaan setimbang.
Soal. Contoh soal penetapan mol reaksi kesetimbangan: Dalam ruang 1 liter terdapat 1 mol gas HI yang terurai dengan reaksi $2HI(g) \rightleftharpoons H_2(g) + I_2(g)$. Pada saat setimbang terdapat 0,4 mol gas $H_2$. Berapa jumlah HI yang terdapat dalam kesetimbangan?
Tabel MRS penguraian HI
| Reaksi | $2HI(g)$ | $H_2(g)$ | $I_2(g)$ |
|---|---|---|---|
| Awal | 1 mol | – | – |
| Bereaksi | 0,8 mol | +0,4 mol | +0,4 mol |
| Setimbang | 0,2 mol | 0,4 mol | 0,4 mol |
Gratis — tolong sebarkan
Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.
Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya → Ilmu yang bermanfaatBagikan ke WhatsApp