Fitri Learning

BelajarBiologi SMA Kelas 12Bab 3

Keajaiban Hijau: Bagaimana Tumbuhan Tumbuh dan Berkembang

Biologi SMA Kelas 12 · Bab 3: Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup

Tahapan pertumbuhan tumbuhan dari biji hingga dewasa
Tahapan pertumbuhan tumbuhan dari biji hingga dewasa

Pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan berlangsung sejak tahap biji hingga tumbuhan dewasa yang mampu bereproduksi, mencakup pembelahan sel, perkembangan sel, dan diferensiasi sel. Sebelum ketiga proses itu berjalan, endosperma berperan vital sebagai jaringan penyimpan cadangan makanan di dalam biji. Pada sebagian besar tumbuhan berbunga (Angiospermae), endosperma mengandung pati, protein, dan minyak sebagai sumber energi bagi tumbuhan muda sebelum mampu berfotosintesis.

Pembelahan Sel

Pembelahan sel terjadi terutama di daerah meristem, yaitu jaringan di ujung akar dan pucuk batang yang bertanggung jawab atas pertumbuhan primer. Melalui mitosis, satu sel induk membelah menjadi dua sel anak yang identik secara genetik sehingga jumlah sel penyusun jaringan tubuh bertambah.

Perkembangan Sel

Sel-sel baru hasil pembelahan mengalami pembesaran, perubahan bentuk, dan akumulasi komponen seluler yang diperlukan untuk fungsi tertentu. Sel menyerap air, meningkatkan volume sitoplasma, dan memperbesar ukuran keseluruhannya.

Diferensiasi Sel

Diferensiasi adalah proses ketika sel memperoleh karakteristik khusus agar dapat menjalankan fungsi spesifik sebagai bagian dari jaringan atau organ, misalnya jaringan vaskular (xilem dan floem), epidermis, atau mesofil daun.

Struktur Biji

Struktur biji dikotil dan monokotil — ipacenters.blogspot.com
Struktur biji dikotil dan monokotil — ipacenters.blogspot.com

Komponen Utama Biji

  • Embrio: bagian inti biji yang akan berkembang menjadi tumbuhan baru, terdiri dari plumula (bakal tunas), radikula (bakal akar), dan kotiledon (daun embrio).
  • Cadangan makanan: tersimpan dalam endosperma yang kaya pati, protein, dan minyak, atau diserap kotiledon sebelum biji matang.
  • Testa (kulit biji): lapisan pelindung embrio dan cadangan makanan dari kekeringan, benturan, dan patogen. Pada biji juga terdapat hilum sebagai bekas pelekatan pada buah dan mikropil sebagai jalan masuk air.

Struktur Biji Berdasarkan Jumlah Kotiledon

Biji dikotil memiliki dua kotiledon yang menyimpan cadangan makanan hasil serapan dari endosperma, sedangkan biji monokotil hanya memiliki satu kotiledon yang bertugas menyerap nutrisi dari endosperma yang tetap ada selama perkecambahan.

AspekDikotilMonokotil
Jumlah kotiledonDua kotiledonSatu kotiledon
Fungsi kotiledonPenyimpan cadangan makananMenyerap nutrisi dari endosperma
Keberadaan endospermaUmumnya diserap sepenuhnya oleh kotiledonTetap ada dan menyediakan nutrisi saat berkecambah
AkarAkar tunggang dengan cabang lateralAkar serabut berukuran hampir seragam
Daun sejatiTulang daun menyirip atau menjariTulang daun sejajar atau melengkung
Susunan vaskular batangTeratur membentuk cincinTersebar acak di seluruh batang
Tipe bungaBagian bunga kelipatan empat atau limaBagian bunga kelipatan tiga
Pertumbuhan sekunderAda pada banyak spesies karena kambium aktifUmumnya tidak ada
PerkecambahanUmumnya epigealUmumnya hipogeal
Contoh tumbuhanKacang polong, bunga matahari, apel, mawarJagung, padi, gandum, anggrek

Proses Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan

Proses ini berlangsung bertahap melalui tiga fase utama, yaitu perkecambahan, pertumbuhan primer, dan pertumbuhan sekunder.

Perkecambahan

Proses perkecambahan — simpkb.id/guruberbagi
Proses perkecambahan — simpkb.id/guruberbagi

Perkecambahan adalah proses ketika biji dorman berubah menjadi tumbuhan muda setelah dipicu kelembaban, suhu, dan oksigen yang sesuai. Fisiologinya diawali imbibisi, yaitu penyerapan air melalui mikropil yang membuat biji membengkak dan kulit biji retak. Air mengaktifkan enzim amilase yang memecah pati menjadi glukosa serta protease yang memecah protein menjadi asam amino. Respirasi seluler kemudian meningkat untuk menghasilkan ATP, radikula tumbuh lebih dulu diikuti plumula, sementara hormon giberelin merangsang pembelahan sel dan mobilisasi cadangan makanan serta auksin mengatur orientasi pertumbuhan terhadap gravitasi dan cahaya.

Ilustrasi perkecambahan hipogeal dan epigeal — kttsaraswati.blogspot.com
Ilustrasi perkecambahan hipogeal dan epigeal — kttsaraswati.blogspot.com
AspekPerkecambahan EpigealPerkecambahan Hipogeal
Posisi kotiledonMuncul di atas permukaan tanahTetap berada di bawah tanah
Bagian yang memanjangHipokotil, mendorong kotiledon ke atasEpikotil, menjaga kotiledon tetap di bawah tanah
Fungsi kotiledonSempat berfotosintesis membantu tumbuhan mudaHanya menyuplai nutrisi bagi embrio
Contoh tumbuhanKacang merah, buncis, kacang tanah, kapukJagung, kacang kapri, padi

Pertumbuhan Primer

Daerah titik tumbuh akar — wandylee.wordpress.com
Daerah titik tumbuh akar — wandylee.wordpress.com

Pertumbuhan primer terjadi pada ujung batang dan akar melalui aktivitas meristem apikal, sehingga tumbuhan memanjang ke arah cahaya dan air. Titik tumbuh akar maupun batang terbagi menjadi tiga zona: zona pembelahan sel, tempat sel meristematik aktif membelah secara mitosis; zona pemanjangan sel, tempat sel menyerap air dan memanjang sehingga mendorong pertumbuhan; serta zona diferensiasi atau maturasi, tempat sel berubah menjadi jaringan epidermis, korteks, dan jaringan vaskular yang fungsional, sekaligus tempat terbentuknya rambut akar.

Pembagian zona pada titik tumbuh batang — r.edu.id/Romi Darmawan
Pembagian zona pada titik tumbuh batang — r.edu.id/Romi Darmawan

Meristem apikal menghasilkan tiga jaringan primer. Protoderm berdiferensiasi menjadi epidermis yang melindungi tumbuhan dan menghasilkan stomata, trikoma, serta rambut akar. Prokambium membentuk jaringan vaskular xilem dan floem. Meristem dasar membentuk jaringan dasar, yaitu parenkim untuk penyimpanan dan fotosintesis, kolenkim sebagai penopang lentur pada batang muda, serta sklerenkim yang kaku karena mengandung lignin.

Pertumbuhan Sekunder

Pertumbuhan sekunder menyebabkan pembesaran diameter batang dan akar, terutama pada tumbuhan dikotil dan gymnospermae yang memiliki meristem sekunder. Kambium vaskular menghasilkan xilem sekunder ke arah dalam sebagai jaringan kayu pengangkut air serta floem sekunder ke arah luar untuk mengangkut hasil fotosintesis. Kambium gabus (felogen) menghasilkan gabus ke arah luar sebagai periderm pelindung dan feloderm ke arah dalam. Aktivitas musiman kambium vaskular membentuk cincin tahun, yaitu lapisan konsentris kayu awal yang berdinding tipis dan kayu akhir yang berdinding tebal, sehingga usia pohon dapat diperkirakan dari jumlah cincinnya.

Akar Bisa "Mendengar" Air

Ternyata, akar tumbuhan bisa mendeteksi suara aliran air. Penelitian menunjukkan bahwa akar dapat tumbuh ke arah sumber getaran yang mirip suara air, bahkan tanpa menyentuhnya langsung. Akar tidak punya telinga, tetapi mereka bisa merespons gelombang suara sebagai petunjuk arah.

Contoh soal

Soal. Apa peran endosperma dalam proses pertumbuhan awal tumbuhan dan mengapa bagian ini penting sebelum tumbuhan mampu melakukan fotosintesis?

Jawaban. Jawaban: Endosperma berfungsi sebagai sumber cadangan makanan yang kaya pati, protein, dan minyak. Bagian ini memberikan energi kepada embrio sebelum tumbuhan dapat berfotosintesis, sehingga tanpa endosperma embrio tidak memiliki cukup energi untuk memulai pertumbuhan.

Pembahasan. Endosperma berperan vital dalam mendukung perkecambahan, terutama ketika tumbuhan belum memiliki daun sejati. Nutrisi yang tersimpan di dalamnya memungkinkan embrio berkembang menjadi tumbuhan muda. Setelah tumbuhan dapat menghasilkan makanan sendiri, peran endosperma berkurang dan biasanya habis digunakan.

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →