Fitri Learning

BelajarIPA SMP Kelas 7Bab 5

Keanekaragaman Makhluk Hidup

IPA SMP Kelas 7 · Bab 5: Klasifikasi Makhluk Hidup

Apakah kamu pernah memperhatikan bahwa meskipun dua makhluk hidup terlihat serupa, mereka bisa saja memiliki perbedaan yang sangat besar? Keanekaragaman makhluk hidup adalah fenomena di mana terdapat perbedaan ciri-ciri di antara makhluk hidup meskipun mereka berasal dari spesies yang sama.

Apa Itu Keanekaragaman?

Keanekaragaman makhluk hidup mengacu pada berbagai macam bentuk kehidupan yang ada di Bumi. Setiap makhluk hidup, baik itu tumbuhan, hewan, atau mikroorganisme, memiliki ciri-ciri yang berbeda satu sama lain. Bahkan makhluk hidup yang sejenis pun bisa memiliki perbedaan tertentu, misalnya pada warna, bentuk, ukuran, atau cara mereka beradaptasi dengan lingkungan. Misalnya, burung kolibri memiliki paruh yang panjang untuk mengambil nektar, sementara burung elang memiliki paruh yang lebih kuat dan tajam untuk memotong daging.

Keanekaragaman makhluk hidup: kolibri dan elang
Keanekaragaman makhluk hidup: kolibri dan elang

Keanekaragaman dalam Satu Spesies

Bahkan dalam satu spesies yang sama, bisa terdapat variasi yang cukup besar pada individu-individu yang ada. Keanekaragaman ini disebut variasi, yaitu perbedaan ciri-ciri yang dimiliki oleh individu dalam satu spesies yang sama, yang bisa disebabkan oleh faktor genetik atau lingkungan. Misalnya, pada manusia, meskipun kita semua termasuk dalam spesies yang sama, kita memiliki perbedaan seperti warna kulit, bentuk rambut, tinggi badan, atau warna mata.

Contoh lain: pada burung, kamu akan menemukan banyak perbedaan pada paruh, warna bulu, atau ukuran tubuh mereka. Burung kolibri memiliki paruh panjang yang cocok untuk mengambil nektar dari bunga, burung elang memiliki paruh tajam dan kuat untuk memotong daging mangsanya, dan burung rajawali memiliki paruh kuat yang cocok untuk menangkap dan merobek daging yang lebih besar. Keberagaman ini membuat setiap burung memiliki keunikan dan peran yang berbeda di ekosistem.

Faktor Penyebab Keanekaragaman

Keanekaragaman makhluk hidup terjadi karena berbagai faktor yang memengaruhi sifat-sifat makhluk hidup, baik dari segi genetik maupun lingkungan.

Faktor Genetik

Setiap makhluk hidup mewarisi sifat-sifat dari orang tuanya melalui proses pewarisan genetik. Namun, karena adanya variasi genetik, tidak ada dua individu yang benar-benar identik. Bahkan individu yang lahir dari orang tua yang sama bisa memiliki perbedaan yang jelas.

Faktor Lingkungan

Lingkungan tempat makhluk hidup tinggal juga berperan dalam membentuk ciri-ciri makhluk hidup. Misalnya, pada burung yang hidup di daerah beriklim dingin, mereka mungkin memiliki bulu yang lebih tebal untuk melindungi tubuh dari suhu rendah, sedangkan burung di daerah tropis memiliki bulu yang lebih tipis.

Pentingnya Keanekaragaman

Keanekaragaman makhluk hidup sangat penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem. Setiap makhluk hidup, dengan ciri-ciri khasnya, memiliki peran tertentu dalam rantai makanan atau dalam proses-proses alami lainnya, seperti penyerbukan oleh serangga atau penyebaran biji oleh burung. Dengan keanekaragaman ini, alam dapat tetap stabil karena setiap makhluk hidup dapat berfungsi dalam peran ekologisnya. Tanpa keberagaman, ekosistem bisa mengalami kerusakan yang serius karena kehilangan spesies atau fungsi tertentu.

Contoh soal

Soal. Jelaskan bagaimana keanekaragaman makhluk hidup dapat membantu suatu spesies bertahan hidup di lingkungannya! Berikan contohnya!

Pembahasan. Keanekaragaman makhluk hidup membantu suatu spesies bertahan hidup karena perbedaan ciri antarindividu memungkinkan mereka beradaptasi dengan kondisi lingkungan yang berbeda. Misalnya, pada burung yang hidup di tempat berbeda, bentuk paruhnya menyesuaikan jenis makanan yang tersedia. Burung kolibri memiliki paruh panjang untuk mengisap nektar bunga, sedangkan burung elang memiliki paruh tajam untuk mencabik daging. Variasi ini membuat masing-masing burung dapat memenuhi kebutuhan hidupnya tanpa saling bersaing secara langsung, sehingga kelangsungan hidup spesiesnya tetap terjaga.

Burung yang Menginspirasi Teori Evolusi!

Pernah dengar burung finch di Kepulauan Galápagos yang membuat Charles Darwin menemukan teori evolusi? Burung-burung ini sebenarnya berasal dari satu nenek moyang yang sama, tapi karena hidup di pulau dengan makanan berbeda, paruh mereka pun berubah bentuk! Ada yang panjang untuk mengisap madu, ada yang tebal untuk memecah biji, dan ada yang lancip untuk menangkap serangga. Dari sinilah Darwin menyadari bahwa keanekaragaman dalam satu spesies bisa muncul karena adaptasi terhadap lingkungan.

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →