Fitri Learning

BelajarIPA SMP Kelas 8Bab 12

Lapisan Hidrosfer

IPA SMP Kelas 8 · Bab 12: Struktur Lapisan Penyusun Bumi

Hidrosfer (Yunani: hydro = air, sphaira = lapisan) adalah seluruh lapisan air di bumi — samudra, danau, sungai, air tanah, es, dan uap air — mencakup sekitar 71% permukaan bumi, sehingga bumi disebut "planet biru".

Komponen Hidrosfer

Air Laut dan Samudra

Komponen terbesar (±97% air bumi), bersifat asin karena garam mineral (terutama NaCl), berperan mengatur suhu global melalui arus laut dan pembentukan awan/hujan lewat evaporasi.

Air Tawar

Hanya sekitar 3% air bumi, sebagian besar tersimpan sebagai es dan gletser (±70% air tawar dunia) yang berfungsi menyeimbangkan iklim global; sisanya di danau, sungai, dan air tanah untuk minum, irigasi, dan industri.

Air Tanah

Air yang tersimpan di pori tanah/batuan hasil infiltrasi air hujan, dibedakan air tanah dangkal (sumur gali) dan air tanah dalam (sumur bor) — cadangan penting di daerah minim air permukaan.

Uap Air

Berasal dari penguapan air permukaan dan transpirasi tumbuhan, menjadi bagian penting siklus hidrologi saat naik, mendingin, dan membentuk awan.

Nama GaramRumus KimiaJumlah (g/1000 g air laut)
Natrium kloridaNaCl27,23
Magnesium kloridaMgCl₂3,80
Magnesium sulfatMgSO₄3,30
Natrium sulfatNa₂SO₄2,71
Kalsium kloridaCaCl₂1,15
Kalium kloridaKCl0,74

Perbedaan Air Daratan dan Air Lautan

Air daratan (sungai, danau, rawa, air tanah, hujan, es pegunungan) bersifat tawar dan menjadi sumber utama air bersih untuk kebutuhan domestik, pertanian, dan industri. Air lautan (±97% air bumi) bersifat asin dengan salinitas rata-rata 35‰, tidak dapat langsung diminum tanpa desalinasi, namun berperan besar mengatur suhu bumi dan iklim.

Siklus Hidrologi

Proses alami pergerakan air secara terus-menerus dari laut ke atmosfer, ke daratan, dan kembali ke laut, menjaga ketersediaan air di bumi.

  • Evaporasi: penguapan air permukaan dan transpirasi tumbuhan (evapotranspirasi) oleh panas matahari.
  • Kondensasi: uap air mendingin di atmosfer membentuk butir air dan awan.
  • Presipitasi: butiran air yang cukup berat jatuh sebagai hujan, salju, atau hujan es.
  • Infiltrasi dan Perkolasi: air hujan meresap ke tanah menjadi air tanah, tersimpan di akuifer.
  • Runoff: sisa air yang tidak meresap mengalir di permukaan menuju sungai, danau, atau laut.
Contoh soal

Soal. Jika infiltrasi air hujan terganggu karena permukaan tertutup beton/aspal, apa dampak jangka panjangnya?

Pembahasan. Penurunan volume air tanah dan banjir permukaan — permukaan kedap air menghalangi air masuk ke cadangan tanah sehingga langsung mengalir di permukaan dan meningkatkan risiko banjir.

Kegiatan Praktikum

Kegiatan

Menyelidiki Proses Hidrologi Sederhana

Tujuan. Memahami salah satu tahapan siklus hidrologi dan pentingnya air dalam lapisan hidrosfer.

Bahan.

  • Wadah transparan
  • Plastik bening
  • Karet gelang
  • Air
  • Lampu pijar atau sinar matahari

Langkah.

  1. Masukkan air ke dalam wadah transparan hingga setengah terisi.
  2. Tutup wadah dengan plastik bening dan ikat rapat menggunakan karet gelang.
  3. Letakkan wadah di bawah sinar matahari atau lampu pijar selama ±30 menit.
  4. Amati permukaan dalam plastik untuk melihat titik-titik air hasil kondensasi.
  5. Diskusikan bagian mana yang menggambarkan evaporasi dan kondensasi, lalu catat simpulan kelompok.

Pertanyaan.

  1. Bagian mana yang menggambarkan proses evaporasi?
  2. Bagaimana titik-titik air pada plastik menunjukkan proses kondensasi?
  3. Apa kaitan kegiatan ini dengan siklus hidrologi di alam?

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →