Fitri Learning

BelajarIPA SMP Kelas 8Bab 4

Komponen Pembentuk Sistem Peredaran Darah

IPA SMP Kelas 8 · Bab 4: Sistem Peredaran Darah Manusia

Sistem peredaran darah terdiri dari jantung, pembuluh darah, dan darah yang bekerja sama mengedarkan oksigen, nutrisi, dan hormon, serta mengangkut karbon dioksida dan limbah metabolisme.

Jantung

Jantung terletak di rongga dada sedikit ke kiri, terlindungi tulang dada dan perikardium, serta terbagi menjadi empat ruang: dua serambi (atrium) dan dua bilik (ventrikel).

Gambar: Anatomi Jantung Manusia
  • Serambi kanan: menerima darah berkarbon dioksida dari seluruh tubuh melalui vena kava, lalu mengalir ke bilik kanan.
  • Bilik kanan: memompa darah ke paru-paru melalui arteri pulmonalis untuk pertukaran gas.
  • Serambi kiri: menerima darah kaya oksigen dari paru-paru melalui vena pulmonalis.
  • Bilik kiri: memompa darah kaya oksigen ke seluruh tubuh melalui aorta.

Sistem Kerja Jantung

Jantung bekerja melalui siklus sistol (kontraksi, memompa darah keluar) dan diastol (relaksasi, mengisi darah), diatur oleh impuls listrik dari simpul sinus (SA node) yang diteruskan ke simpul atrioventrikular (AV node), bundel His, dan serat Purkinje. Kecepatan dan kekuatan detak jantung dipengaruhi aktivitas fisik, sistem saraf otonom, hormon seperti adrenalin, kondisi kesehatan (penyakit jantung, kolesterol, diabetes, merokok), serta faktor lingkungan seperti suhu dan stres.

Pembuluh Darah

Pembuluh darah terdiri dari tiga jenis utama:

  • Arteri: membawa darah kaya oksigen keluar dari jantung, berdinding tebal dan elastis untuk menahan tekanan tinggi (sistolik), tanpa katup. Contoh: aorta dan arteri pulmonalis.
  • Vena: membawa darah kembali ke jantung, berdinding lebih tipis, memiliki katup satu arah untuk mencegah aliran balik. Contoh: vena kava superior/inferior dan vena pulmonalis.
  • Kapiler: pembuluh terkecil (5–10 mikrometer) yang menghubungkan arteri dan vena, tempat utama pertukaran oksigen, nutrisi, dan karbon dioksida dengan sel tubuh melalui difusi.
Fakta Seru IPA

Jantung memiliki sistem konduksi listrik internal (SA node) yang mengatur detaknya. Bilik kiri jantung lebih tebal dari bilik kanan karena harus memompa darah ke seluruh tubuh. Jika digabungkan, seluruh pembuluh darah dalam tubuh manusia bisa mencapai sekitar 96.000 kilometer — cukup mengelilingi bumi dua setengah kali!

Contoh soal

Soal. Mengapa dinding arteri lebih tebal dan elastis dibandingkan vena, dan bagaimana hal ini berkaitan dengan fungsinya?

Pembahasan. Dinding arteri lebih tebal dan elastis karena darah yang dipompa jantung melalui arteri memiliki tekanan tinggi (tekanan sistolik), sehingga arteri perlu menahan dan menyerap tekanan tersebut. Vena berdinding lebih tipis karena tekanan darahnya lebih rendah, dan dilengkapi katup untuk mencegah aliran balik.

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →