Apabila satu uang logam dilempar undi dan uang logam tersebut "fair", artinya salah satu muka tidak lebih berat dari muka yang lainnya, maka tidak dapat diketahui sisi mana yang muncul. Hasil akan diketahui setelah melakukan percobaan, artinya benar-benar melakukan pelemparan undi. Keadaan seperti ini dinamakan kejadian acak.
Akan tetapi, semua kemungkinan hasil yang akan terjadi diketahui. Dalam hal ini, munculnya sisi gambar atau sisi angka. Himpunan dari semua kemungkinan yang muncul dinamakan ruang sampel.
Untuk singkatnya, ditulis: Ruang sampel = {gambar, angka} Secara sederhana, ruang sampel untuk percobaan dengan dua hasil tersebut dapat ditulis sebagai: Ruang sampel = {G, A} dengan G = gambar dan A = angka.
Anggota dari ruang sampel disebut titik sampel. Sementara itu, subhimpunan dari ruang sampel disebut kejadian. Kejadian yang hanya memiliki 1 titik sampel dinamakan kejadian sederhana. Dalam kasus ini, kejadian sederhananya adalah: {A} atau {G}
Koin pertama kali digunakan sekitar abad ke-7 SM di Lydia dengan bentuk bulat yang memberi keseimbangan saat dilempar, sehingga peluang jatuh pada salah satu sisi hampir sama — sifat inilah yang menjadikan koin alat ideal untuk menentukan hasil secara acak dan adil dalam pengambilan keputusan. Tradisi mengundi koin menunjukkan keterkaitan antara kebudayaan, sejarah, dan konsep ruang sampel dengan peluang seimbang.
Gratis — tolong sebarkan
Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.
Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya → Ilmu yang bermanfaatBagikan ke WhatsApp