Fitri Learning

BelajarPendidikan Pancasila SMP Kelas 8Bab 2

Perumusan dan Penetapan UUD NRI Tahun 1945

Pendidikan Pancasila SMP Kelas 8 · Bab 2: Panduan Dasar Negara Kita

Definisi Konstitusi

Konstitusi berasal dari bahasa Latin constitutio. Carl J. Friedrich memandangnya sebagai dokumen penyusun struktur pemerintahan; K.C. Wheare menyebutnya aturan yang mengikat hubungan negara dan rakyat. Ferdinand Lassalle menegaskan konstitusi mencerminkan realitas sosial-politik, sementara Herman Heller melihatnya sebagai representasi kondisi politik nyata sekaligus kumpulan aturan dasar masyarakat.

  • Hukum dasar tertulis (Undang-Undang Dasar) — mengatur secara eksplisit hak dan struktur pemerintahan.
  • Hukum dasar tidak tertulis (konvensi) — kebiasaan ketatanegaraan yang diterima tanpa tercatat formal.

Menurut Jimly Asshiddiqie (2010), tujuan konstitusi mencakup menghadirkan keadilan, memberi ketertiban, dan mewujudkan nilai-nilai luhur bangsa seperti persatuan dan keadilan sosial.

Penyusunan UUD NRI Tahun 1945

BPUPKI membentuk Panitia Hukum Dasar (Soekarno, Hatta, Radjiman, Soepomo), Panitia Pembelaan Tanah Air, dan Panitia Keuangan dan Ekonomi. Pada 11 Juli 1945, Panitia Hukum Dasar mengesahkan Pembukaan UUD dan sistem negara kekeluargaan yang diusulkan Soepomo. Sidang BPUPKI kedua (14–16 Juli 1945) menghasilkan rancangan pembukaan, batang tubuh 42 pasal, dan pernyataan Indonesia merdeka.

Penetapan UUD NRI Tahun 1945

PPKI dibentuk 7 Agustus 1945 dengan 21 anggota untuk meresmikan UUD dan melanjutkan kerja BPUPKI. Setelah Proklamasi 17 Agustus 1945, sidang PPKI 18 Agustus 1945 mengesahkan Pembukaan dan batang tubuh UUD 1945, melantik Soekarno-Hatta sebagai Presiden-Wakil Presiden, dan membentuk KNIP. Sidang ini juga mengubah kalimat "Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya" pada Piagam Jakarta menjadi "Ketuhanan Yang Maha Esa" demi persatuan bangsa.

Tanya jawab

Jelaskan proses perumusan dan pengesahan UUD NRI Tahun 1945 oleh BPUPKI dan PPKI!
BPUPKI dibentuk 28 Mei 1945 untuk merumuskan dasar negara, termasuk rancangan Pembukaan UUD. Setelah tugasnya selesai, PPKI dibentuk 7 Agustus 1945 untuk melanjutkan hasil kerja BPUPKI, meresmikan Pembukaan dan batang tubuh UUD 1945 pada 18 Agustus 1945, serta melantik Soekarno dan Hatta sebagai Presiden dan Wakil Presiden pertama Indonesia.

Peran Mohammad Natsir dalam Perumusan Dasar Negara

Sebagai anggota Panitia Sembilan, Mohammad Natsir turut menekankan pentingnya nilai-nilai Islam dalam kehidupan bernegara, meski konsep negara berdasarkan agama tak diterima secara eksplisit dalam UUD 1945. Ia dikenal mendalami hubungan agama dan negara dalam konteks Pancasila.

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →