Pengertian Wawasan Nusantara
Kata "Nusantara" berasal dari bahasa Sanskerta: "nusa" (pulau) dan "antara" (di antara), merujuk pada kepulauan di antara Samudra Pasifik dan Hindia. Wawasan Nusantara adalah pandangan hidup yang menyatukan seluruh elemen masyarakat Indonesia sebagai satu kesatuan yang utuh, bukan kumpulan bagian terpisah.
Implementasi Konsep Nusantara Secara Historis
Konsep ini bermula dari Sumpah Palapa Patih Gajah Mada era Majapahit — ikrar untuk menyatukan seluruh kepulauan Nusantara. Menurut Manu J. Widyaseputra, Nusantara bermakna lebih dari sekadar wilayah geografis; ia juga mengikat nilai persatuan dan keberagaman bangsa.
Nusantara dalam Bingkai Kenegaraan
Pasal 25A UUD NRI 1945 menegaskan NKRI sebagai negara kesatuan yang wilayahnya tak terpisahkan. Wan Usman memandang wawasan Nusantara sebagai kesadaran mengelola keberagaman secara harmonis, sementara Kelompok Kerja Wawasan Nusantara (1999) menekankan pentingnya persatuan berlandaskan Pancasila dan UUD 1945. Tiga unsur dasarnya: wadah/contour (wilayah geografis), isi/content (budaya, agama, bahasa, nilai sosial), dan tata laku/conduct (sikap berdasar Pancasila dan UUD 1945).
Dasar dan Tujuan Wawasan Nusantara
Landasannya adalah Pancasila dan UUD 1945. Tujuannya: mewujudkan keutuhan wilayah dan bangsa, serta meningkatkan kesejahteraan nasional lewat pengelolaan sumber daya yang adil dan merata. Menurut Manan (2019), wawasan ini terbagi dalam stratifikasi ideologis, geografis, kultural, dan sosial-ekonomi.
Peran dan Manfaat Wawasan Nusantara
- Fungsi ideologis — berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.
- Fungsi geografis — menjaga kesatuan dan kedaulatan wilayah laut serta udara.
- Fungsi kultural — melestarikan keberagaman budaya.
- Fungsi sosial — menjaga solidaritas antarmasyarakat.
- Fungsi ekonomi — memeratakan kesejahteraan dan mengurangi kesenjangan antardaerah (Kardiman, dkk., 2017).
Wawasan Nusantara berakar dari Deklarasi Djuanda 13 Desember 1957, yang menegaskan laut antarpulau sebagai pemersatu, menjadikan Indonesia negara kepulauan pertama yang diakui dunia — kini terdiri lebih dari 17.000 pulau dengan lebih dari 300 kelompok etnis.
Jelaskan bagaimana wawasan Nusantara berperan merawat keutuhan bangsa dan berikan contoh penerapannya sehari-hari!
Wawasan Nusantara mengajak seluruh warga negara melihat Indonesia sebagai satu kesatuan wilayah, sosial, dan budaya yang tak terpisahkan meski beragam. Contoh nyatanya adalah sikap toleransi antarumat beragama, misalnya saling menghormati dan mendukung saat perayaan hari raya agama lain.
Gaharu memiliki nilai ekonomi tinggi — resin dan minyaknya laku hingga ratusan juta rupiah per liter di pasar internasional untuk parfum dan aromaterapi, menjadikannya komoditas bernilai tinggi dari kekayaan hayati Nusantara.
Gratis — tolong sebarkan
Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.
Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya → Ilmu yang bermanfaatBagikan ke WhatsApp