Persilangan monohibrid melibatkan satu sifat tertentu dan digunakan Mendel untuk mengungkap Hukum Segregasi. Contohnya, kacang polong galur murni berbiji kuning (YY) disilangkan dengan galur murni berbiji hijau (yy).
Tahapan Persilangan Monohibrid
- Generasi P: tanaman murni berbiji kuning (YY) disilangkan dengan murni berbiji hijau (yy).
- Generasi F1: seluruh keturunan bergenotipe Yy dan berfenotipe kuning (dominan).
- Generasi F2: F1 disilangkan sesamanya (Yy × Yy) menghasilkan genotipe 1 YY : 2 Yy : 1 yy, dengan rasio fenotipe 3 kuning : 1 hijau.
| × | Y | y |
|---|---|---|
| Y | YY (Kuning) | Yy (Kuning) |
| y | Yy (Kuning) | yy (Hijau) |
Aplikasinya luas: memprediksi pewarisan sifat manusia (misalnya warna mata) dan membantu pemuliaan tanaman unggul, seperti padi tahan hama atau berhasil panen lebih besar.
Soal. Kacang polong murni berbiji kuning (YY) disilangkan dengan murni berbiji hijau (yy) menghasilkan F1 seluruhnya Yy. Jika sesama F1 disilangkan (Yy × Yy), bagaimana rasio fenotip F2?
Pembahasan. Persilangan Yy × Yy menghasilkan genotipe 1 YY : 2 Yy : 1 yy. Karena Yy tetap berfenotipe kuning (dominan), rasio fenotipe F2 adalah 3 kuning : 1 hijau.
Penelitian Mendel tidak diakui selama ±35 tahun! Baru di awal abad ke-20 ilmuwan lain menemukan kembali hasil eksperimennya, dan sejak itu ia dijuluki "Bapak Genetika".
Persilangan Monohibrid (Hukum Segregasi)
Tujuan. Membuktikan Hukum Segregasi melalui simulasi persilangan sederhana.
Langkah.
- Bentuk kelompok beranggotakan 4–5 peserta didik dan siapkan dua keping koin atau kartu kecil.
- Tandai satu sisi tiap koin dengan Y (alel dominan, kuning) dan sisi lain dengan y (alel resesif, hijau).
- Lemparkan kedua koin bersamaan untuk mensimulasikan persilangan Yy × Yy, sebanyak 100 kali lemparan.
- Catat kombinasi alel (YY, Yy, yy) yang muncul setiap kali, lalu hitung jumlah masing-masing genotipe.
- Bandingkan hasil percobaan dengan rasio teoritis 1:2:1 untuk genotipe dan 3:1 untuk fenotipe.
Pertanyaan.
- Apakah hasil percobaan kalian mendekati rasio teoritis (1:2:1 genotipe, 3:1 fenotipe)?
- Mengapa jumlah setiap genotipe tidak selalu sama persis dengan rasio teoritis?
- Bagaimana hasil ini membuktikan bahwa setiap gamet hanya membawa satu alel (sesuai Hukum Segregasi)?
Tabel Pengamatan
| No | Genotipe (kombinasi koin) | Hasil Percobaan (turus) | Jumlah | Fenotipe (warna biji) |
|---|---|---|---|---|
| 1 | YY | Kuning | ||
| 2 | Yy | Kuning | ||
| 3 | yy | Hijau | ||
| Total |
Gratis — tolong sebarkan
Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.
Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya → Ilmu yang bermanfaatBagikan ke WhatsApp