Fitri Learning

LatihanGeografi SMA Kelas 10

Bab 4: Litosfer

Geografi SMA Kelas 10 · 25 soal · bagian 1 dari 3

  1. Soal

    Lapisan kerak bumi merupakan bagian terluar dari struktur bumi yang memiliki ketebalan dan komposisi yang berbeda antara kerak samudra dan kerak benua. Kerak samudra umumnya lebih tipis tetapi lebih padat, sedangkan kerak benua lebih tebal dan kurang padat. Berdasarkan perbedaan ini, pernyataan yang paling tepat mengenai karakteristik kerak bumi adalah?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: A. Kerak benua lebih tua daripada kerak samudra karena lebih sedikit mengalami proses subduksi Penjelasan: Kerak benua lebih tua dibandingkan dengan kerak samudra karena kerak samudra lebih sering mengalami proses subduksi di batas lempeng tektonik. Subduksi menyebabkan kerak samudra melebur kembali ke dalam mantel bumi, sedangkan kerak benua yang lebih ringan tetap bertahan dalam waktu yang lebih lama. Oleh karena itu, umur kerak benua bisa mencapai miliaran tahun, sedangkan kerak samudra umumnya lebih muda karena terus diperbarui oleh aktivitas tektonik.

  2. Soal

    Lapisan kerak bumi merupakan bagian terluar dari struktur bumi yang memiliki ketebalan dan komposisi yang berbeda antara kerak samudra dan kerak benua. Kerak samudra umumnya lebih tipis tetapi lebih padat, sedangkan kerak benua lebih tebal dan kurang padat. Berdasarkan perbedaan ini, pernyataan mana yang paling tepat mengenai karakteristik kerak bumi?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: A. Kerak benua lebih tua daripada kerak samudra karena lebih sedikit mengalami proses subduksi Penjelasan: Kerak benua lebih tua dibandingkan dengan kerak samudra karena kerak samudra lebih sering mengalami proses subduksi di batas lempeng tektonik. Subduksi menyebabkan kerak samudra melebur kembali ke dalam mantel bumi, sedangkan kerak benua yang lebih ringan tetap bertahan dalam waktu yang lebih lama. Oleh karena itu, umur kerak benua bisa mencapai miliaran tahun, sedangkan kerak samudra umumnya lebih muda karena terus diperbarui oleh aktivitas tektonik.

  3. Soal

    Batuan sedimen terbentuk melalui proses pelapukan, transportasi, pengendapan, dan diagenesis dari material yang berasal dari batuan lain. Setiap jenis batuan sedimen memiliki karakteristik yang berbeda berdasarkan cara terbentuknya. Salah satu jenis batuan sedimen adalah batuan sedimen klastik, yang terbentuk akibat proses mekanis dan fisik dari batuan asal. Berdasarkan hal tersebut, batuan yang termasuk ke dalam kategori batuan sedimen klastik adalah?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: B. Batu serpih yang berasal dari endapan partikel halus seperti lempung Penjelasan: Batuan sedimen klastik terbentuk dari fragmen-fragmen batuan yang mengalami pelapukan fisik dan transportasi sebelum mengalami pengendapan. Batu serpih termasuk dalam batuan sedimen klastik karena tersusun dari partikel halus seperti lempung dan lanau yang mengalami proses pemadatan dan sementasi. Berbeda dengan batu gamping dan batu bara yang termasuk batuan sedimen organik serta batu garam yang terbentuk melalui proses kimiawi, batu serpih jelas masuk dalam kategori batuan sedimen klastik karena berasal dari pecahan-pecahan batuan lain yang terbawa dan mengendap di lingkungan perairan.

  4. Soal

    Batuan sedimen terbentuk melalui proses pelapukan, transportasi, pengendapan, dan diagenesis dari material yang berasal dari batuan lain. Setiap jenis batuan sedimen memiliki karakteristik yang berbeda berdasarkan cara terbentuknya. Salah satu jenis batuan sedimen adalah batuan sedimen klastik, yang terbentuk akibat proses mekanis dan fisik dari batuan asal. Berdasarkan hal tersebut, batuan yang termasuk ke dalam kategori batuan sedimen klastik adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: B. Batu serpih yang berasal dari endapan partikel halus seperti lempung Penjelasan: Batuan sedimen klastik terbentuk dari fragmen-fragmen batuan yang mengalami pelapukan fisik dan transportasi sebelum mengalami pengendapan. Batu serpih termasuk dalam batuan sedimen klastik karena tersusun dari partikel halus seperti lempung dan lanau yang mengalami proses pemadatan dan sementasi. Berbeda dengan batu gamping dan batu bara yang termasuk batuan sedimen organik serta batu garam yang terbentuk melalui proses kimiawi, batu serpih jelas masuk dalam kategori batuan sedimen klastik karena berasal dari pecahan-pecahan batuan lain yang terbawa dan mengendap di lingkungan perairan.

  5. Soal

    Perhatikan pernyataan berikut ini! (1) Batuan beku mengalami pelapukan dan erosi (2) Sedimen mengalami pemadatan dan pembatuan (3) Batuan metamorf mencair menjadi magma (4) Magma mengalami kristalisasi menjadi batuan beku (5) Batuan sedimen terbentuk dari pendinginan magma Urutan proses yang benar dalam siklus batuan adalah?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: D. (1), (2), dan (4). Penjelasan: Siklus batuan menggambarkan perubahan batuan dari satu jenis ke jenis lainnya melalui proses geologi. Siklus ini diawali dengan pelapukan dan erosi batuan beku (1), yang kemudian menghasilkan sedimen. Sedimen mengalami pemadatan dan pembatuan, membentuk batuan sedimen (2). Jika batuan sedimen mengalami tekanan dan suhu tinggi, ia dapat berubah menjadi batuan metamorf. Jika batuan ini mencair kembali menjadi magma dan mengalami pendinginan serta kristalisasi, maka akan terbentuk batuan beku (4). Oleh karena itu, pilihan yang tepat adalah (1), (2), dan (4).

  6. Soal

    Perhatikan pernyataan berikut ini! (1) Batuan beku mengalami pelapukan dan erosi (2) Sedimen mengalami pemadatan dan pembatuan (3) Batuan metamorf mencair menjadi magma (4) Magma mengalami kristalisasi menjadi batuan beku (5) Batuan sedimen terbentuk dari pendinginan magma Urutan proses yang benar dalam siklus batuan adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: D. (1), (2), dan (4). Penjelasan: Siklus batuan menggambarkan perubahan batuan dari satu jenis ke jenis lainnya melalui proses geologi. Siklus ini diawali dengan pelapukan dan erosi batuan beku (1), yang kemudian menghasilkan sedimen. Sedimen mengalami pemadatan dan pembatuan, membentuk batuan sedimen (2). Jika batuan sedimen mengalami tekanan dan suhu tinggi, ia dapat berubah menjadi batuan metamorf. Jika batuan ini mencair kembali menjadi magma dan mengalami pendinginan serta kristalisasi, maka akan terbentuk batuan beku (4). Oleh karena itu, pilihan yang tepat adalah (1), (2), dan (4).

  7. Soal

    Perubahan letak dan bentuk litosfer akibat tekanan dari dalam bumi dikenal dengan istilah tektonisme. Salah satu dampak dari aktivitas tektonisme adalah terbentuknya pegunungan lipatan dan patahan. Berdasarkan luas dan waktu kejadiannya, tektonisme dibedakan menjadi dua jenis, yaitu gerak epirogenetik dan orogenetik. Gerak tektonik yang menyebabkan perubahan luas wilayah dalam waktu yang relatif lama disebut dengan?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: C. Epirogenetik Penjelasan: Gerak epirogenetik merupakan pergerakan litosfer yang berlangsung dalam skala luas dan dalam waktu yang relatif lama. Gerakan ini mengakibatkan naik atau turunnya permukaan bumi tanpa menyebabkan lipatan atau patahan yang signifikan. Contoh dari gerak epirogenetik adalah naiknya daratan di wilayah Skandinavia setelah pencairan es. Berbeda dengan gerak orogenetik yang bersifat lebih cepat dan menyebabkan pembentukan pegunungan akibat lipatan atau patahan.

  8. Soal

    Gerak orogenetik merupakan salah satu bentuk tenaga endogen yang menyebabkan perubahan signifikan pada permukaan bumi. Salah satu dampak dari gerak ini adalah terbentuknya pegunungan akibat tekanan yang sangat kuat pada lapisan batuan. Contoh nyata dari hasil gerak orogenetik di Indonesia adalah?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: E. Pegunungan Himalaya di Asia Penjelasan: Gerak orogenetik adalah proses pembentukan pegunungan akibat tekanan horizontal dan vertikal pada kerak bumi, yang menyebabkan lipatan dan patahan. Salah satu contoh paling terkenal dari hasil gerak orogenetik adalah Pegunungan Himalaya, yang terbentuk akibat tumbukan Lempeng India dan Lempeng Eurasia. Opsi lainnya, seperti Patahan Semangko (A), memang merupakan hasil dari pergerakan tektonik, tetapi lebih terkait dengan gerak patahan daripada pembentukan pegunungan besar akibat orogenetik.

  9. Soal

    Gerak orogenetik merupakan salah satu bentuk tenaga endogen yang menyebabkan perubahan signifikan pada permukaan bumi. Salah satu dampak dari gerak ini adalah terbentuknya pegunungan akibat tekanan yang sangat kuat pada lapisan batuan. Contoh nyata dari hasil gerak orogenetik di Indonesia adalah?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: E. Pegunungan Himalaya di Asia Penjelasan: Salah satu contoh nyata dari hasil gerak orogenetik di Indonesia adalah Patahan Semangko di Sumatra. Patahan ini merupakan bagian dari Sesar Sumatra, yang merupakan salah satu sesar aktif di Indonesia. Gerakan orogenetik pada sesar ini telah menyebabkan pembentukan pegunungan dan perubahan topografi yang signifikan di wilayah Sumatra. Gerak orogenetik memang memiliki peran penting dalam membentuk wajah bumi, termasuk pembentukan pegunungan seperti Pegunungan Bukit Barisan di Sumatra yang membentang sejajar dengan Patahan Semangko.

  10. Soal

    Gerak orogenetik merupakan salah satu bentuk tenaga endogen yang menyebabkan perubahan signifikan pada permukaan bumi. Salah satu dampak dari gerak ini adalah terbentuknya pegunungan akibat tekanan yang sangat kuat pada lapisan batuan. Contoh nyata dari hasil gerak orogenetik di Indonesia adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: A. Patahan Semangko di Sumatra Penjelasan: Salah satu contoh nyata dari hasil gerak orogenetik di Indonesia adalah Patahan Semangko di Sumatra. Patahan ini merupakan bagian dari Sesar Sumatra, yang merupakan salah satu sesar aktif di Indonesia. Gerakan orogenetik pada sesar ini telah menyebabkan pembentukan pegunungan dan perubahan topografi yang signifikan di wilayah Sumatra. Gerak orogenetik memang memiliki peran penting dalam membentuk wajah bumi, termasuk pembentukan pegunungan seperti Pegunungan Bukit Barisan di Sumatra yang membentang sejajar dengan Patahan Semangko.

  11. Soal

    Dalam sebuah penelitian tentang aktivitas vulkanik, seorang ahli geologi mengamati fenomena letusan gunung api yang menghasilkan awan panas, material piroklastik, dan gas beracun. Berdasarkan sifat erupsi yang terjadi, fenomena tersebut dapat dikategorikan sebagai?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: C. Erupsi eksplosif yang disebabkan oleh tekanan gas dalam dapur magma Penjelasan: Erupsi eksplosif terjadi akibat tekanan gas yang sangat kuat dalam dapur magma, menyebabkan letusan hebat yang mengeluarkan material piroklastik, awan panas, dan gas beracun. Jenis letusan ini berbahaya karena mampu menghancurkan lingkungan sekitar dan mempengaruhi iklim dalam skala luas. Berbeda dengan erupsi efusif yang lebih tenang, erupsi eksplosif sering terjadi di gunung api dengan magma yang lebih kental dan kaya gas.

  12. Soal

    Sebuah gunung api memiliki bentuk kerucut sempurna dengan lereng yang curam dan sering mengalami erupsi eksplosif yang menghasilkan material piroklastik dalam jumlah besar. Gunung ini juga memiliki lapisan lava yang mengeras di antara endapan abu vulkanik. Berdasarkan ciri-ciri tersebut, tipe gunung api yang sesuai adalah?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: C. Gunung api strato Penjelasan: Gunung api strato (komposit) memiliki bentuk kerucut tinggi dengan lereng curam dan tersusun atas lapisan lava serta abu vulkanik. Gunung ini sering mengalami erupsi eksplosif akibat tekanan gas yang tinggi di dalam dapur magma. Contoh gunung api strato adalah Gunung Merapi dan Gunung Fuji. Berbeda dengan gunung api perisai yang cenderung memiliki lereng landai dan erupsi efusif, gunung api strato lebih berbahaya karena letusannya dapat menghancurkan area sekitar dalam skala besar.

  13. Soal

    Sebuah gunung api mengalami letusan dengan tekanan gas yang sangat tinggi, menghasilkan ledakan dahsyat yang menyebarkan material piroklastik ke atmosfer dalam jumlah besar. Erupsi ini terjadi secara tiba-tiba dan sering kali menghancurkan bagian puncak gunung, membentuk kawah luas. Berdasarkan karakteristik tersebut, tipe letusan gunung api yang sesuai adalah?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: D. Letusan Plinian Penjelasan: Letusan Plinian adalah jenis erupsi yang sangat eksplosif dengan tekanan gas magma yang tinggi. Letusan ini menghasilkan kolom erupsi yang menjulang tinggi ke atmosfer, membawa abu vulkanik, lapili, dan bom vulkanik dalam jumlah besar. Salah satu contoh letusan Plinian yang terkenal adalah letusan Gunung Vesuvius pada tahun 79 M yang menghancurkan kota Pompeii. Berbeda dengan letusan Hawaiian yang bersifat efusif atau letusan Strombolian yang lebih moderat, letusan Plinian memiliki dampak luas dan berbahaya.

  14. Soal

    Sebuah gunung api mengalami letusan dengan tekanan gas yang sangat tinggi, menghasilkan ledakan dahsyat yang menyebarkan material piroklastik ke atmosfer dalam jumlah besar. Erupsi ini terjadi secara tiba-tiba dan sering kali menghancurkan bagian puncak gunung, membentuk kawah luas. Berdasarkan karakteristik tersebut, tipe letusan gunung api yang sesuai adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: D. Letusan Plinian Penjelasan: Letusan Plinian adalah jenis erupsi yang sangat eksplosif dengan tekanan gas magma yang tinggi. Letusan ini menghasilkan kolom erupsi yang menjulang tinggi ke atmosfer, membawa abu vulkanik, lapili, dan bom vulkanik dalam jumlah besar. Salah satu contoh letusan Plinian yang terkenal adalah letusan Gunung Vesuvius pada tahun 79 M yang menghancurkan kota Pompeii. Berbeda dengan letusan Hawaiian yang bersifat efusif atau letusan Strombolian yang lebih moderat, letusan Plinian memiliki dampak luas dan berbahaya.

  15. Soal

    Perhatikan pernyataan berikut ini: 1. Munculnya sumber air panas yang mengandung belerang di sekitar gunung berapi. 2. Aktivitas magma yang menyebabkan keluarnya lava pijar. 3. Terbentuknya fumarol yang mengeluarkan gas-gas vulkanik seperti karbon dioksida dan belerang. 4. Adanya geiser, yaitu semburan air panas yang terjadi secara periodik dari dalam bumi. 5. Terbentuknya awan panas akibat letusan eksplosif gunung berapi. Manakah dari pernyataan di atas yang merupakan gejala pascavulkanik?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: B. (1), (3), dan (4) Penjelasan: Gejala pascavulkanik adalah fenomena yang terjadi setelah aktivitas vulkanisme, biasanya berhubungan dengan pelepasan panas bumi atau gas-gas dari dalam bumi. Contohnya adalah munculnya sumber air panas mengandung belerang (1), terbentuknya fumarol yang mengeluarkan gas vulkanik (3), dan adanya geiser yang menyemburkan air panas secara periodik (4). Sementara itu, keluarnya lava pijar (2) dan awan panas (5) merupakan bagian dari proses erupsi gunung api, bukan gejala pascavulkanik.

  16. Soal

    Indonesia memiliki banyak gunung api aktif karena letaknya yang berada di pertemuan tiga lempeng tektonik utama. Hal ini menyebabkan wilayah Indonesia sering mengalami aktivitas vulkanisme. Berdasarkan hal tersebut, wilayah mana di Indonesia yang memiliki jumlah gunung api aktif paling banyak?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: C. Pulau Sumatra Penjelasan: Pulau Sumatra memiliki banyak gunung api aktif karena berada di jalur Cincin Api Pasifik (Ring of Fire) serta merupakan bagian dari pertemuan Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia. Gunung api di Sumatra tersebar di sepanjang Bukit Barisan, termasuk Gunung Kerinci, Gunung Marapi, dan Gunung Sinabung yang masih aktif hingga saat ini. Di Indonesia, gunung api aktif juga banyak terdapat di Pulau Jawa dan Pulau Sulawesi, tetapi Kalimantan dan Madura hampir tidak memiliki gunung api aktif karena bukan bagian dari zona subduksi utama.

  17. Soal

    Jika batuan beku terbentuk dari pendinginan lava yang terjadi dengan sangat cepat di permukaan bumi, maka batuan tersebut kemungkinan besar memiliki karakteristik sebagai berikut?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: C. Memiliki struktur halus tanpa kristal yang terlihat Penjelasan: Batuan beku yang terbentuk dari pendinginan lava yang sangat cepat di permukaan bumi disebut batuan beku ekstrusif atau batuan beku vulkanik. Karena proses pendinginannya sangat cepat, mineral dalam batuan tidak memiliki cukup waktu untuk membentuk kristal yang besar, sehingga strukturnya halus atau bahkan tidak memiliki kristal yang terlihat. Contohnya adalah batu obsidian, yang memiliki tekstur seperti kaca karena pendinginan lava yang sangat cepat.

  18. Soal

    Setelah terjadi letusan gunung berapi, berbagai langkah harus segera dilakukan untuk meminimalisir dampak dan memastikan keselamatan masyarakat. Manakah dari tindakan berikut yang paling penting dilakukan segera setelah letusan terjadi?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: A. Melakukan evakuasi penduduk dari zona berbahaya dan menyediakan tempat perlindungan sementara. Penjelasan: Tindakan paling mendesak setelah letusan gunung berapi adalah mengevakuasi penduduk dari daerah yang terkena dampak dan memastikan mereka mendapatkan tempat perlindungan yang aman. Ini dilakukan untuk menghindari risiko lanjutan seperti aliran piroklastik, hujan abu, atau lahar yang masih mungkin terjadi. Setelah evakuasi dilakukan, barulah tindakan lain seperti reboisasi, penelitian dampak, dan pembangunan infrastruktur bisa dilakukan dalam tahap pemulihan jangka panjang.

  19. Soal

    Gempa bumi yang terjadi akibat aktivitas vulkanisme gunung api dapat menimbulkan dampak yang beragam, seperti tanah longsor, runtuhan batu, hingga perubahan aliran sungai. Jenis gempa ini sering terjadi sebelum, saat, atau setelah gunung api meletus. Berdasarkan faktor penyebabnya, gempa tersebut dikategorikan sebagai gempa?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: B. Gempa yang terjadi akibat aktivitas vulkanisme di dalam gunung api, di mana pergerakan magma menekan batuan di sekitarnya dan menyebabkan getaran sebelum, saat, atau setelah letusan gunung api terjadi. Penjelasan: Gempa vulkanik merupakan jenis gempa yang terjadi akibat aktivitas magma di dalam gunung api. Ketika magma bergerak naik ke permukaan, tekanan yang dihasilkan dapat menyebabkan batuan di sekitarnya retak dan menimbulkan getaran. Gempa ini sering kali menjadi tanda awal akan terjadinya erupsi gunung api. Berbeda dengan gempa tektonik yang dapat terjadi di berbagai lokasi akibat pergerakan lempeng bumi, gempa vulkanik hanya terjadi di sekitar gunung api yang aktif.

  20. Soal

    Letusan gunung api dapat membawa dampak negatif bagi lingkungan dan masyarakat, tetapi juga memberikan manfaat dalam berbagai sektor industri. Salah satu manfaat yang berkaitan dengan pemanfaatan material vulkanik dalam bidang farmasi adalah?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: E. Solfatara yang mengandung sulfur dan dimanfaatkan dalam industri farmasi sebagai bahan baku obat-obatan Penjelasan: Solfatara adalah uap gas vulkanik yang mengandung sulfur (belerang) dan biasanya muncul setelah letusan gunung api. Gas ini memiliki banyak manfaat, salah satunya dalam industri farmasi. Sulfur dari solfatara digunakan sebagai bahan baku pembuatan obat-obatan, terutama yang berkaitan dengan perawatan kulit, seperti obat untuk penyakit kulit dan antiseptik. Selain itu, sulfur juga dimanfaatkan dalam pembuatan pupuk dan bahan kimia lainnya.

  21. Soal

    Letusan gunung api dapat membawa dampak negatif bagi lingkungan dan masyarakat, tetapi juga memberikan manfaat dalam berbagai sektor industri. Salah satu manfaat yang berkaitan dengan pemanfaatan material vulkanik dalam bidang farmasi adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: E. Solfatara yang mengandung sulfur dan dimanfaatkan dalam industri farmasi sebagai bahan baku obat-obatan Penjelasan: Solfatara adalah uap gas vulkanik yang mengandung sulfur (belerang) dan biasanya muncul setelah letusan gunung api. Gas ini memiliki banyak manfaat, salah satunya dalam industri farmasi. Sulfur dari solfatara digunakan sebagai bahan baku pembuatan obat-obatan, terutama yang berkaitan dengan perawatan kulit, seperti obat untuk penyakit kulit dan antiseptik. Selain itu, sulfur juga dimanfaatkan dalam pembuatan pupuk dan bahan kimia lainnya.

  22. Soal

    Ketika terjadi gempa bumi, terdapat beberapa langkah keselamatan yang perlu dilakukan untuk menghindari risiko cedera atau tertimpa reruntuhan. Salah satu tindakan yang disarankan adalah mencari tempat terbuka yang jauh dari pohon besar dan bangunan tinggi yang berpotensi runtuh. Berdasarkan situasi tersebut, langkah-langkah keselamatan tersebut paling tepat diterapkan ketika kita berada di?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: B. Di area lapangan luas yang tidak memiliki bangunan tinggi di sekitarnya Penjelasan: Saat terjadi gempa bumi, tempat yang paling aman adalah area terbuka yang jauh dari bangunan tinggi, tiang listrik, dan pepohonan besar yang berisiko roboh. Lapangan luas memberikan perlindungan karena tidak ada struktur yang dapat runtuh dan menimpa seseorang. Sebaliknya, berada di dalam gedung bertingkat (A) bisa berbahaya karena risiko reruntuhan, di dalam kendaraan umum (C) berisiko kecelakaan akibat guncangan, di luar ruangan dekat bangunan tinggi (D) berbahaya karena material runtuh, dan di dalam mobil (E) tidak selalu aman, terutama jika berada di dekat jembatan atau bangunan tinggi.

  23. Soal

    Ketika terjadi gempa bumi, terdapat beberapa langkah keselamatan yang perlu dilakukan untuk menghindari risiko cedera atau tertimpa reruntuhan. Salah satu tindakan yang disarankan adalah mencari tempat terbuka yang jauh dari pohon besar dan bangunan tinggi yang berpotensi runtuh. Berdasarkan situasi tersebut, langkah-langkah keselamatan tersebut paling tepat diterapkan ketika kita berada di?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: B. Di area lapangan luas yang tidak memiliki bangunan tinggi di sekitarnya Penjelasan: Saat terjadi gempa bumi, tempat yang paling aman adalah area terbuka yang jauh dari bangunan tinggi, tiang listrik, dan pepohonan besar yang berisiko roboh. Lapangan luas memberikan perlindungan karena tidak ada struktur yang dapat runtuh dan menimpa seseorang. Sebaliknya, berada di dalam gedung bertingkat (A) bisa berbahaya karena risiko reruntuhan, di dalam kendaraan umum (C) berisiko kecelakaan akibat guncangan, di luar ruangan dekat bangunan tinggi (D) berbahaya karena material runtuh, dan di dalam mobil (E) tidak selalu aman, terutama jika berada di dekat jembatan atau bangunan tinggi.

  24. Soal

    Perhatikan daftar nama-nama batuan berikut: 1. Batu sabak 2. Batu basal 3. Batu marmer 4. Batu pasir 5. Batu kuarsit Batuan yang termasuk dalam jenis batuan metamorf ditunjukkan oleh nomor?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: E. (3) dan (5) Penjelasan: Batuan metamorf terbentuk akibat perubahan tekanan dan suhu tinggi yang mengubah struktur serta mineralogi batuan asalnya. Batu marmer adalah batuan metamorf yang berasal dari batu gamping (kapur) yang mengalami metamorfisme regional atau kontak, sehingga menjadi lebih keras dengan struktur kristalin. Batu kuarsit adalah hasil metamorfisme dari batu pasir kuarsa yang mengalami rekristalisasi akibat suhu dan tekanan tinggi, sehingga menjadi batuan yang sangat keras dan tahan terhadap pelapukan. Batu basal (2) termasuk batuan beku, sedangkan batu pasir (4) termasuk batuan sedimen. Batu sabak (1) memang termasuk metamorf, tetapi hanya satu opsi yang benar adalah (3) dan (5).

  25. Soal

    Perhatikan ilustrasi berikut!

    Gambar soal

    Gambar menunjukkan proses letusan gunung api yang menghasilkan material piroklastik dalam jumlah besar, disertai dengan tekanan gas yang tinggi dan letusan yang dahsyat. Berdasarkan proses yang terjadi, tipe letusan yang membentuk gunung tersebut adalah?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: B. Letusan eksplosif dengan tekanan gas yang sangat tinggi Penjelasan: Letusan eksplosif terjadi ketika tekanan gas di dalam dapur magma sangat tinggi, sehingga ketika magma naik ke permukaan, terjadi ledakan dahsyat yang menyemburkan material vulkanik seperti abu, lapili, dan bom vulkanik. Jenis letusan ini sering terjadi pada gunung api dengan magma yang bersif

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →