-
Soal
Zaman praaksara merupakan masa di mana manusia belum mengenal tulisan, tetapi sudah mulai melakukan berbagai aktivitas yang menunjukkan perkembangan kebudayaan. Dalam kajian sejarah, keberadaan manusia dan aktivitasnya menjadi bagian penting dalam memahami masa lalu. Oleh karena itu, meskipun pada zaman praaksara manusia belum mengenal tulisan, tetapi mereka tetap memiliki sejarah karena telah melakukan berbagai aktivitas yang berdampak pada perkembangan kehidupan. Berdasarkan konsep tersebut, kata-kata yang paling tepat untuk menggambarkan hubungan antara zaman praaksara dan sejarah adalah…
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: B. Manusia - Aktivitas - Kebudayaan - Sejarah - Perkembangan Penjelasan: Kata-kata dalam pilihan B menggambarkan konsep ini secara tepat: Manusia → Subjek utama dalam sejarah. Aktivitas → Kegiatan yang dilakukan oleh manusia praaksara, seperti berburu, bercocok tanam, dan membuat alat. Kebudayaan → Hasil dari aktivitas manusia yang berkembang, seperti alat batu, seni cadas, dan kepercayaan. Sejarah → Catatan atau pemahaman tentang masa lalu, termasuk kehidupan manusia praaksara meskipun tanpa tulisan. Perkembangan → Proses perubahan kehidupan manusia dari masa ke masa, seperti peralihan dari berburu ke bercocok tanam. Dengan demikian, meskipun belum mengenal tulisan, manusia pada zaman praaksara tetap memiliki sejarah karena telah melakukan aktivitas yang berkontribusi terhadap perkembangan kehidupan.
-
Soal
Perhatikan ciri-ciri berikut: 1. Hidup sekitar 2 juta hingga 1 juta tahun yang lalu. 2. Tinggi badan sekitar 200 cm. 3. Memiliki badan yang tegap dan rahang yang kuat. 4. Tengkorak yang lebih tebal dan besar. 5. Masih mengumpulkan makanan. 6. Pemakan tumbuhan dan umbi-umbian. Atas dasar data tersebut, manusia purba yang dimaksud adalah…
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: A. Meganthropus paleojavanicus Penjelasan: Meganthropus paleojavanicus adalah salah satu manusia purba tertua yang ditemukan di Indonesia. Fosilnya pertama kali ditemukan di Sangiran, Jawa Tengah oleh Von Koenigswald pada tahun 1936-1941. Fragmen lainnya ditemukan oleh Marks pada 1952 di tempat yang sama. Hasil penelitian terbaru lebih lanjut menyebutkan golongan manusia ini masuk ke dalam homo erectus. Namanya pun diubah menjadi homo erectus paleojavanicus, namun pemberian nama “paleojavanicus” oleh Koenigswald tetap dipertahankan. Diperkirakan hidupnya pada masa Pleistosen Awal dan masih menggunakan alat-alat sederhana dari batu untuk bertahan hidup. Mereka diduga hidup secara berkelompok dan belum mengenal cara berburu, sehingga lebih bergantung pada makanan nabati seperti umbi-umbian dan dedaunan.
-
Soal
Corak kehidupan manusia purba masa berburu dan mengumpulkan makanan tingkat sederhana hidup dengan pola nomaden, artinya...
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: E. Berpindah-pindah tempat untuk mencari makanan dan sumber daya alam. Penjelasan: Manusia purba masa berburu dan mengumpulkan makanan tingkat sederhana pola hidupnya nomaden tidak menetap di satu tempat dalam jangka waktu lama. Mereka akan berpindah tempat jika sumber makanan di satu lokasi mulai habis. Biasanya, mereka masih melakukan food gathering yang artinya, mencari dan mengumpulkan makanan dari alam untuk bertahan hidup. Kehidupan dalam kelompok juga mempermudah segala aktivitas sehari-hari. Pembagian tugas antara laki-laki dan perempuan menjadi sangat penting: • Laki-laki bertugas berburu hewan, yang merupakan sumber protein penting. • Perempuan mengumpulkan makanan dari alam seperti buah-buahan, umbi-umbian, dan sayuran, meramu makanan, serta menjaga anak-anak. Kerja sama dalam kelompok ini menunjukkan awal dari pembagian peran sosial dalam masyarakat, yang membantu manusia purba untuk bertahan hidup dan berkembang.
-
Soal
Siapakah sosok ilmuwan yang pertama kali menemukan fosil manusia purba di Trinil, Ngawi, Jawa Timur pada 1891?
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: C. Eugene Dubois Penjelasan: Fosil Pithecanthropus erectus, yang juga dikenal sebagai Java Man pertama kali ditemukan oleh Eugene Dubois pada tahun 1891 di Trinil, Ngawi, Jawa Timur. Ia adalah ilmuwan asal Belanda yang melakukan ekspedisi di Indonesia untuk mencari bukti teori evolusi. Temuannya menjadi salah satu bukti awal adanya manusia purba yang berjalan tegak, meskipun masih memiliki ciri-ciri primitif seperti rahang yang kuat dan tonjolan kening yang besar justru menunjukkan peralihan antara kera dan manusia modern. Penemuan ini mendukung teori evolusi bahwa manusia purba telah mengalami perubahan anatomi sebelum mencapai bentuk modern seperti sekarang.
-
Soal
Sistem pemilihan pemimpin pada masa Praaksara dilakukan dengan sistem primus interpares, yaitu...
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: D. Pemilihan pemimpin melalui musyawarah dengan mempertimbangkan kelebihan individu Penjelasan: Sistem primus interpares berasal dari masa bercocok tanam, yang juga dikenal sebagai zaman Neolitikum. Biasanya yang terpilih menjadi pemimpin memiliki tampilan fisik kuat dan kemampuan spiritual yang lebih baik. Pada masa ini, manusia purba mulai meninggalkan gaya hidup berburu dan meramu, dan beralih ke bercocok tanam dan beternak. Mereka mulai hidup menetap dalam pemukiman kecil dan membentuk desa-desa sederhana.
-
Soal
Pada masa Praaksara, manusia menggunakan berbagai alat untuk mendukung kehidupan mereka. Salah satu alat yang digunakan adalah kapak genggam, yang memiliki fungsi utama...
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: A. Alat untuk berburu dan mengolah makanan Penjelasan: Kapak genggam merupakan alat batu yang digunakan oleh manusia pada masa Paleolitikum. Fungsi utamanya adalah untuk berburu hewan, memotong daging, serta mengolah makanan. Alat ini mencerminkan perkembangan teknologi manusia dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka.
-
Soal
Teori Out of Africa menyatakan bahwa manusia modern (Homo sapiens) bermigrasi dari Afrika ke berbagai belahan dunia. Salah satu faktor yang memengaruhi pola migrasi ini adalah Zaman Es (Pleistosen), yang berdampak besar terhadap kehidupan manusia purba. Berdasarkan teori tersebut, dampak paling signifikan dari Zaman Es terhadap migrasi manusia purba adalah...
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: A. Meningkatnya mobilitas manusia purba karena penurunan permukaan laut membuka jalur darat baru Penjelasan: Selama Zaman Es, banyak air yang membeku di lapisan es kutub, menyebabkan permukaan laut turun drastis. Hal ini membuka jalur darat yang sebelumnya tertutup oleh lautan, seperti Sunda Shelf (menghubungkan Asia Tenggara) dan Bering Land Bridge (menghubungkan Siberia dengan Amerika Utara). Dampaknya, manusia purba memiliki lebih banyak jalur untuk bermigrasi ke berbagai wilayah baru, sehingga mempercepat penyebaran mereka ke seluruh dunia.
-
Soal
Kjokkenmoddinger yang ditemukan dalam gua-gua payung, berasal dari masa...
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: E. Mesolitikum Penjelasan: Kjokkenmoddinger adalah tumpukan sampah dapur berupa kulit kerang dan tulang hewan yang menjadi bukti kehidupan manusia purba pada zaman Mesolitikum (Zaman Batu Madya). Penemuan kjokkenmoddinger menunjukkan bahwa manusia pada masa ini mulai hidup menetap di sekitar pesisir pantai dan mencari makan dengan berburu serta mengumpulkan makanan dari alam. Salah satu lokasi penemuan kjokkenmoddinger yang terkenal adalah di Sumatra Timur, terutama di sekitar gua-gua payung yang digunakan manusia praaksara sebagai tempat tinggal sementara. Selain itu, ada juga ditemukan kapak genggam Sumatra (Pebble Culture) dan alat-alat sederhana yang menunjukkan perkembangan teknologi pada masa itu.
-
Soal
Bacalah teks ini dengan seksama. Salah satu pencapaian besar manusia purba pada Zaman Batu Madya (Mesolitikum) adalah penemuan dan penggunaan api. Salah satu pencapaian besar manusia purba pada Zaman Batu Madya (Mesolitikum) adalah penemuan dan penggunaan api. Api menjadi elemen penting dalam kehidupan manusia purba karena membantu mereka menghangatkan tubuh di lingkungan dingin, melindungi diri dari serangan hewan buas, serta memungkinkan mereka memasak makanan. Dengan adanya api, manusia purba dapat bertahan lebih baik dan mulai mengembangkan pola hidup yang lebih kompleks. Menurutmu, implementasi signifikan dari penemuan api bagi manusia purba?
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: D. Memungkinkan manusia purba bertahan di lingkungan yang lebih dingin dan memasak makanan. Penjelasan: Penemuan api menjadi langkah awal manusia dalam beradaptasi dengan lingkungan dan meningkatkan kualitas hidupnya, menjadikannya salah satu inovasi terpenting dalam sejarah perkembangan manusia. Selain itu, dalam tahap akhir periode ini, mereka juga mulai mengenal teknik bercocok tanam sederhana dengan cara slash and burn. Teknik bercocok tanam sederhana dengan metode ini juga merupakan langkah penting dalam perkembangan pertanian. Metode ini memungkinkan manusia praaksara untuk membuka lahan baru dan menanam umbi-umbian, yang memberikan mereka sumber makanan yang lebih stabil dan teratur.
-
Soal
Bangsa Deutro-Melayu masuk ke Nusantara sekitar tahun 300-400 SM dan mewarisi kebudayaan perunggu. Salah satu keturunan Deutro-Melayu antara lain suku…
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: E. Bugis Penjelasan: Bangsa Deutro-Melayu adalah gelombang kedua migrasi Austronesia yang datang ke Nusantara sekitar 300-400 SM. Mereka lebih maju dibandingkan dengan pendahulunya, Proto-Melayu, dan membawa kebudayaan Dong Son dari Vietnam, yang dikenal dengan penggunaan logam (perunggu dan besi) dalam kehidupan sehari-hari. Bangsa Deutro-Melayu kemudian berkembang menjadi beberapa suku di Indonesia, salah satunya adalah suku Bugis di Sulawesi Selatan. Selain Bugis, suku Deutro-Melayu lainnya adalah Jawa, Minang, dan Makassar.
-
Soal
Dalam pembuatan alat-alat dari logam, dikenal dua teknik utama, yaitu bivalve dan a cire perdue. Teknik a cire perdue menggunakan model cetakan yang hanya bisa digunakan sekali dan biasanya dibuat dari lilin, sehingga hasilnya lebih rapuh. Sementara itu, teknik bivalve menggunakan cetakan tanah liat yang dapat digunakan berulang kali, menghasilkan benda logam yang lebih tahan lama. Berdasarkan perbedaan tersebut, manakah faktor yang paling tepat mengenai perbedaan kedua teknik ini?
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: E. Teknik bivalve menggunakan cetakan tetap, sedangkan a cire perdue memakai cetakan yang harus dibuat ulang setiap kali. Penjelasan: Dalam teknik bivalve, cetakan dibuat dari dua bagian (setangkup) yang dapat digunakan berulang kali, sementara teknik a cire perdue menggunakan cetakan sekali pakai yang biasanya dibuat dari lilin dan kemudian dilapisi tanah liat.
-
Soal
Dalam pembuatan alat-alat dari logam, dikenal dua teknik utama, yaitu bivalve dan a cire perdue. Teknik a cire perdue menggunakan model cetakan yang hanya bisa digunakan sekali dan biasanya dibuat dari lilin, sehingga hasilnya lebih rapuh. Sementara itu, teknik bivalve menggunakan cetakan tanah liat yang dapat digunakan berulang kali, menghasilkan benda logam yang lebih tahan lama. Berdasarkan perbedaan tersebut, manakah faktor yang paling tepat mengenai perbedaan kedua teknik ini?
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: E. Teknik bivalve menggunakan cetakan tetap, sedangkan a cire perdue memakai cetakan yang harus dibuat ulang setiap kali. Penjelasan: Pernyataan ini benar dengan alasan teknik bivalve menggunakan cetakan tanah liat yang dapat digunakan berulang kali, sedangkan teknik a cire perdue menggunakan cetakan dari lilin yang hanya bisa dipakai sekali. Karena cetakan pada teknik a cire perdue dihancurkan setelah proses pencetakan, hasilnya menjadi lebih rapuh. Sementara itu, teknik bivalve menghasilkan cetakan yang lebih tahan lama karena cetakannya bisa dipakai berulang kali, menjadikannya lebih kokoh dan lebih awet. Dengan demikian, teknik bivalve lebih efisien untuk produksi massal, sementara a cire perdue lebih cocok untuk pembuatan benda logam yang lebih detail dan rumit.
-
Soal
Pada masa perundagian adanya pengrajin logam, pembuat alat-alat perkakas dari batu dan tulang, maka itu, masa ini disebut juga sebagai masa…
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: C. Tukang atau pengrajin Penjelasan: Masa perundagian merupakan periode dalam zaman logam dimana manusia sudah menguasai keterampilan khusus dalam mengolah logam dan membuat berbagai perkakas, seperti kapak corong, nekara, dan perhiasan perunggu. Orang-orang pada masa ini disebut undagi, yaitu golongan masyarakat yang memiliki keahlian dalam membuat benda-benda dari logam, seperti perunggu dan besi. Hal ini menandakan bahwa mereka memiliki keterampilan khusus sebagai tukang atau pengrajin. Keterampilan ini menjadi salah satu penanda peradaban yang semakin maju dan kompleks.
-
Soal
Pada masa perkembangan awal bercocok tanam, manusia praaksara masih bergantung pada cara bertani sederhana yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan. Mereka memilih metode yang memungkinkan pemanfaatan tanah tanpa perlu sistem irigasi yang kompleks. Dalam prosesnya, mereka membuka lahan dengan cara tertentu untuk memastikan tanah dapat digunakan sementara, sebelum akhirnya berpindah ke tempat lain demi mendapatkan lahan yang lebih subur. Adapun metode yang digunakan manusia praaksara adalah...
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: B. Membuka lahan dengan membakar hutan dan menggunakan tanahnya untuk bercocok tanam sebelum berpindah ke tempat lain. Penjelasan: Teknik bercocok tanam yang digunakan manusia praaksara dikenal sebagai slash and burn (tebang dan bakar). Dalam metode ini, menebang dan membakar pepohonan juga semak belukar agar tanah menjadi lebih subur dengan sisa abu yang mengandung nutrisi. Jadilah ladang-ladang pertanian yang digunakan untuk bercocok tanam yang bisa dikembangkan seperti keladi, pisang, kelapa, sukun, duku, dan salak. Setelah kesuburan tanah menurun, mereka berpindah ke tempat lain untuk membuka lahan baru.
-
Soal
Perhatikan gambar berikut.

Penyebarannya ada di bagian timur Indonesia, penduduk pulau pentar menamakan “kendang perunggu”, maka nama benda yang dimaksud…
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: D. Moko Penjelasan: Moko merupakan benda perunggu yang berbentuk menyerupai drum, mirip dengan nekara dan memiliki nilai budaya yang tinggi dalam masyarakat setempat. Benda ini sering dikaitkan dengan status sosial serta ritual adat. Ukurannya lebih kecil dari nekara tipe pejeng. Daerah persebaran moko di Indonesia, seperti Alor, Solor, Flores, dan Pentar. Moko yang paling istimewa berasal dari Pulau Selayar, Sulawesi Selatan.
-
Soal
Masa Megalitikum hampir ada di setiap masa praaksara di Indonesia. Ciri khas masa ini terdapat benda-kebudayaan yang berbentuk batu-batu besar yang dibangun dengan tujuan tertentu. Salah satu kebudayaan itu...
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: B. Menhir "Ono Niha" di Nias untuk penghormatan leluhur dalam upacara adat. Penjelasan: Menhir adalah tugu atau tiang batu yang digunakan sebagai tanda peringatan kepada arwah nenek moyang dan sering ditemukan di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Nias. Tradisi dari masa megalitik ini masih bertahan di beberapa suku di Indonesia karena memiliki nilai budaya, kepercayaan animisme, dan penghormatan terhadap leluhur yang diwariskan secara turun-temurun.
-
Soal
Di bawah ini adalah beberapa ciri manusia purba. Manakah yang merupakan ciri khas dari Homo erectus?
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: C. Volume otak sekitar 900-1100 cc, tubuh tegap, dan mampu berjalan tegak. Penjelasan: Homo erectus memiliki volume otak yang lebih besar dibandingkan spesies manusia purba sebelumnya, tubuh yang tegap, dan kemampuan untuk berjalan tegak. Berbeda dengan Meganthropus yang lebih primitif (A), Australopithecus yang memiliki wajah menonjol (B), serta Homo sapiens yang memiliki tengkorak lebih membulat dan volume otak lebih besar (E).
-
Soal
Para ilmuwan meyakini bahwa kepunahan Homo erectus disebabkan oleh beberapa faktor yang saling berkaitan. Faktor utama yang paling mungkin menyebabkan kepunahan spesies ini adalah...
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: D. Homo erectus tetap bergantung pada berburu dan mengumpulkan makanan tanpa inovasi baru. Penjelasan: Para ilmuwan meyakini bahwa kepunahan Homo erectus terjadi karena kurangnya inovasi dalam cara bertahan hidup. Mereka tetap bergantung pada berburu dan mengumpulkan makanan, sementara spesies lain seperti Homo sapiens dan Neanderthal mulai mengembangkan teknik bertahan hidup yang lebih maju, seperti: • Penggunaan alat yang lebih canggih • Strategi berburu yang lebih efektif • Adaptasi terhadap perubahan lingkungan Ketidakmampuan Homo erectus untuk beradaptasi dengan perubahan lingkungan dan bersaing dengan spesies lain menyebabkan kepunahan mereka.
-
Soal
Bacalah kutipan ini. Dalam studi sejarah, tradisi lisan dianggap sebagai salah satu sumber penting untuk memahami peristiwa masa lalu, terutama dalam masyarakat yang belum memiliki tradisi menulis. Sejarawan Indonesia, Kuntowijoyo, menekankan pentingnya penggunaan sumber sejarah yang lebih luas, termasuk tradisi lisan, dalam penulisan sejarah yang berbasis ilmiah. Simpulan yang sesuai dengan pemikiran Kuntowijoyo mengenai tradisi lisan dalam historiografi?
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: B. Tradisi lisan merupakan bagian dari sumber sejarah yang valid, tetapi harus dikritisi dan dikonfirmasi dengan sumber lain. Penjelasan: Dalam studi historiografi menurut Kuntowijoyo, tradisi lisan adalah sumber sejarah yang penting, terutama bagi masyarakat yang belum mengenal tulisan. Namun, sumber lisan harus dikritisi dengan metode sejarah yang ketat, seperti komparasi dengan sumber tertulis dan bukti arkeologis, untuk memastikan validitasnya. Dengan demikian, historiografi menjadi akurat dalam kajian sejarah.
-
Soal
Tradisi lisan terdapat berbagai bentuk cerita yang diwariskan dari generasi ke generasi. Beberapa di antaranya mengandung unsur supernatural dan berfungsi sebagai penjelasan atas fenomena alam atau asal-usul suatu tempat. Jenis cerita seperti ini disebut…
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: C. Mitos Penjelasan: Mitos adalah cerita tradisional atau prosa rakyat yang sering kali melibatkan dewa, makhluk supernatural, atau kejadian luar biasa untuk menjelaskan fenomena alam, asal-usul dunia, atau kepercayaan suatu masyarakat. Berbeda dengan legenda yang lebih berfokus pada tokoh sejarah atau peristiwa yang diduga pernah terjadi, mitos bersifat simbolis dan sering kali dianggap sakral. Contoh mitos, Gunung Tangkuban Perahu menceritakan tentang Dayang Sumbi dan Sangkuriang. Sangkuriang mencoba menikahi ibunya sendiri, Dayang Sumbi, tanpa mengetahui hubungan darah mereka. Saat Sangkuriang gagal memenuhi syarat yang diminta oleh Dayang Sumbi, ia marah dan menendang perahu yang sedang dibuat hingga terbalik dan menjadi Gunung Tangkuban Perahu.
-
Soal
Dalam catatan tertulis pada masa awal Masehi dalam kitab-kitab sastra India, rempah disebut sebagai "sumber emas baru" yang berasal dari Nusantara. Rempah yang dimaksud adalah...
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: A. Cengkih Penjelasan: Dalam catatan awal Masehi yang ditemukan dalam kitab-kitab sastra India, cengkih (Syzygium aromaticum) disebut sebagai salah satu komoditas utama yang sangat berharga dari Nusantara. Cengkih telah digunakan sejak ribuan tahun lalu sebagai rempah, obat-obatan, dan bahkan bahan upacara keagamaan. Bersama dengan pala (Myristica fragrans), cengkih menjadi komoditas utama dalam perdagangan internasional yang membawa Nusantara ke dalam jaringan perdagangan global, terutama dengan India, Tiongkok, dan Timur Tengah. Meskipun lada (Piper nigrum), kemiri (Aleurites moluccanus), kayu manis (Cinnamomum verum), dan jahe (Zingiber officinale) juga merupakan rempah penting, cengkih lebih menonjol sebagai "sumber emas baru" yang dimaksud dalam catatan India karena nilai ekonominya yang sangat tinggi pada masa itu.
-
Soal
Rempah-rempah Nusantara sudah diminati sejak masa praaksara. Bukti tertulis menunjukkan bahwa rempah-rempah dari Nusantara telah dicatat dalam berbagai sumber sejarah. Salah satu bukti tertulis yang menunjukkan hal tersebut...
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: E. Raghuvamsa (400 M) yang dituliskan Kalidasa menyebut masyarakat India mengenal lavanga dari Dvipantara Penjelasan: Kitab Raghuvamsa yang ditulis oleh Kalidasa memang mencatat bahwa Nusantara, yang saat itu dituliskan sebagai Dvipantara, merupakan sumber utama rempah-rempah seperti lavanga (cengkih). Hal ini menunjukkan bahwa rempah-rempah dari Nusantara sudah dikenal dan diminati oleh bangsa-bangsa lain, terutama di India, sejak masa awal Masehi. Pilihan lain seperti Prasasti Tanjore, Relief di Candi Borobudur, dan catatan perjalanan Marcopolo juga merupakan bukti sejarah terkait rempah-rempah. Namun, catatan dalam Raghuvamsa merupakan salah satu bukti tertulis paling awal yang menunjukkan ketertarikan bangsa lain terhadap rempah-rempah Nusantara.
-
Soal
Ditemukannya lada hitam di lubang hidung mumi Fir'aun Ramses II menjadi bukti arkeologis bahwa rempah-rempah telah digunakan oleh peradaban Mesir kuno sejak lama. Berdasarkan analisis sejarah, berguna sebagai apakah lada hitam dalam mumifikasi tersebut?
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: C. Lada hitam digunakan sebagai bahan pengawet dalam proses mumifikasi karena memiliki sifat antimikroba yang membantu mencegah pembusukan. Penjelasan: Lada hitam memiliki sifat antibakteri dan antimikroba yang membantu memperlambat pembusukan, sehingga diduga digunakan dalam proses mumifikasi untuk menjaga tubuh tetap awet. Penemuan lada hitam di hidung mumi Fir'aun Ramses II menjadi bukti bahwa rempah-rempah dari luar Mesir sudah digunakan dalam praktik pengawetan jenazah, menunjukkan pentingnya komoditi rempah di dunia kuno.
-
Soal
Ditemukannya lada hitam di lubang hidung mumi Fir'aun Ramses II menjadi bukti arkeologis bahwa rempah-rempah telah digunakan oleh peradaban Mesir kuno sejak lama. Berdasarkan analisis sejarah, berguna sebagai apakah lada hitam dalam mumifikasi tersebut?
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: C. Lada hitam digunakan sebagai bahan pengawet dalam proses mumifikasi karena memiliki sifat antimikroba yang membantu mencegah pembusukan. Penjelasan: Lada hitam memiliki sifat antibakteri dan antimikroba yang membantu memperlambat pembusukan, sehingga diduga digunakan dalam proses mumifikasi untuk menjaga tubuh tetap awet. Penemuan lada hitam di hidung mumi Fir’aun Ramses II menjadi bukti bahwa rempah-rempah dari luar Mesir sudah digunakan dalam praktik pengawetan jenazah, menunjukkan pentingnya komoditi rempah di dunia kuno. Selain itu, penggunaan lada hitam ini juga mengindikasikan hubungan perdagangan yang berkembang antara Mesir dan wilayah Asia, yang memungkinkan masuknya rempah-rempah sebagai bagian dari kebudayaan dan teknologi pengawetan mereka.
-
Soal
Di sebuah desa terpencil, masyarakat masih menjalankan ritual sebelum membuka lahan pertanian baru. Mereka memberikan sesajen di bawah pohon besar dan meminta izin kepada roh yang diyakini menempati tempat tersebut. Tradisi ini telah berlangsung selama turun-temurun. Fenomena yang terjadi dalam masyarakat dapat dikategorikan sebagai kepercayaan animisme karena…
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: A. Masyarakat meyakini adanya roh yang mendiami alam sekitar dan berusaha menjaga hubungan harmonis dengannya. Penjelasan: Animisme adalah kepercayaan bahwa benda-benda alam seperti pohon, batu, sungai, dan gunung memiliki roh atau kekuatan gaib. Dalam kasus ini, ritual sesajen sebelum membuka lahan menunjukkan bahwa masyarakat masih percaya adanya roh di alam sekitar dan berusaha menjaga keseimbangan dengannya, yang merupakan ciri utama animisme.
Gratis — tolong sebarkan
Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.
Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya → Ilmu yang bermanfaatBagikan ke WhatsApp