-
Soal
Di sebuah desa terpencil, masyarakat masih menjalankan ritual sebelum membuka lahan pertanian baru. Mereka memberikan sesajen di bawah pohon besar dan meminta izin kepada roh yang diyakini menempati tempat tersebut. Tradisi ini telah berlangsung selama turun-temurun. Fenomena yang terjadi dalam masyarakat dapat dikategorikan sebagai kepercayaan animisme karena…
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: A. Masyarakat meyakini adanya roh yang mendiami alam sekitar dan berusaha menjaga hubungan harmonis dengannya. Penjelasan: Animisme adalah kepercayaan bahwa benda-benda alam seperti pohon, batu, sungai, dan gunung memiliki roh atau kekuatan gaib. Dalam kasus ini, ritual sesajen sebelum membuka lahan menunjukkan bahwa masyarakat masih percaya adanya roh di alam sekitar dan berusaha menjaga keseimbangan dengannya, yang merupakan ciri utama animisme. Praktik ini mencerminkan betapa pentingnya hubungan manusia dengan alam dalam budaya tradisional, di mana alam dianggap sebagai entitas yang hidup dan penuh dengan kekuatan spiritual yang perlu dihormati untuk memastikan kesejahteraan dan keberlangsungan hidup.
-
Soal
Perhatikan data berikut. 1. Memiliki kulit cenderung gelap dan rambut keriting. 2. Rata-rata memiliki tinggi badan lebih pendek dibanding kelompok ras lain. 3. Hidung melebar dengan tulang pipi menonjol. 4. Banyak ditemukan di wilayah Papua, Maluku, dan Nusa Tenggara Timur. Berdasarkan ciri-ciri tersebut, kelompok ras yang dimaksud adalah…
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: B. Ras Austro-Melanesoid Penjelasan: Ras Austro-Melanesoid merupakan kelompok ras yang lebih dahulu mendiami Nusantara sebelum kedatangan ras Austronesia. Mereka tiba di wilayah Indonesia sekitar 70.000 tahun yang lalu pada masa penghujung zaman es terakhir. Ras Austro-Melanesoid menyebar di wilayah timur Indonesia seperti Papua, Maluku, dan Nusa Tenggara Timur. Ciri-ciri fisik mereka adalah kulit gelap, rambut keriting, dan tulang pipi menonjol.
-
Soal
Pada masa Paleolitik telah ditemukan alat-alat yang digunakan manusia purba di Indonesia. Temuan arkeologi, mengklarifikasi kegunaan alat tersebut untuk berburu, mengolah makanan, serta bertahan hidup. Jenis - jenis alat itu adalah…
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: A. Kapak genggam, alat serpih, mata panah Penjelasan: Masa Paleolitik ditandai dengan penggunaan alat-alat yang masih kasar dan terbuat dari batu, seperti: Kapak genggam → Alat batu besar yang digunakan untuk memotong dan menggali. Alat serpih → Pecahan batu kecil yang tajam, digunakan untuk memotong dan menguliti hewan. Mata panah → Alat tajam yang kemungkinan digunakan sebagai senjata berburu. Pilihan lain mengandung alat-alat dari zaman Neolitik atau logam, yang tidak sesuai dengan budaya Paleolitik.
-
Soal
Salah satu teori yang menjelaskan asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia adalah teori Yunan. Teori ini menyatakan bahwa nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari Yunan, Tiongkok, dan bermigrasi ke Nusantara dalam beberapa gelombang. Gelombang pertama yang datang lebih dulu yaitu…
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: C. Proto-Melayu Penjelasan: Teori Yunan menjelaskan bahwa nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari Yunan, Tiongkok Selatan, dan bermigrasi ke Nusantara dalam beberapa gelombang melalui jalur darat (Semenanjung Malaya) dan laut (Filipina dan Sulawesi). Datang sekitar 2000 SM, membawa budaya kapak lonjong dan kapak persegi dan menjadi nenek moyang suku-suku seperti Dayak, Batak, dan Toraja.
-
Soal
Salah satu teori yang menjelaskan asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia adalah teori Yunan. Teori ini menyatakan bahwa nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari Yunan, Tiongkok, dan bermigrasi ke Nusantara dalam beberapa gelombang. Gelombang pertama yang datang lebih dulu yaitu…
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: C. Proto-Melayu Penjelasan: Teori Yunan menjelaskan bahwa nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari Yunan, Tiongkok Selatan, dan bermigrasi ke Nusantara dalam beberapa gelombang melalui jalur darat (Semenanjung Malaya) dan laut (Filipina dan Sulawesi). Mereka datang sekitar 2000 SM, membawa budaya kapak lonjong dan kapak persegi, serta mempengaruhi kebudayaan di Nusantara. Kelompok ini kemudian menjadi nenek moyang bagi suku-suku seperti Dayak, Batak, dan Toraja. Dengan adanya bukti arkeologis seperti peninggalan kapak lonjong, dapat dilihat bagaimana budaya Proto-Melayu ini berkembang dan berasimilasi dengan kelompok etnis yang ada di Nusantara, mempengaruhi struktur sosial dan budaya mereka.
-
Soal
Kebudayaan Bacson-Hoabinh yang berkembang di Asia Tenggara, termasuk di Nusantara, memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat Mesolitikum. Ras yang membawa budaya ini adalah ras Australomelanesoid, yang saat ini keturunannya masih bisa ditemukan di beberapa suku di Indonesia. Berdasarkan pernyataan tersebut, suku yang merupakan keturunan dari ras Australomelanesoid di Indonesia adalah...
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: C. Suku Anak Dalam di Jambi Penjelasan: Ras Australomelanesoid merupakan kelompok manusia yang membawa kebudayaan Bacson-Hoabinh ke Asia Tenggara, termasuk Nusantara, pada zaman Mesolitikum. Beberapa suku yang hidup di wilayah pedalaman memiliki ciri-ciri fisik khas seperti kulit gelap, rambut keriting, dan tubuh kekar. Keturunan dari ras ini masih dapat ditemukan di beberapa suku di Indonesia terutama yang hidup secara nomaden atau di daerah terpencil dan pola hidup yang menyerupai cara hidup masyarakat Mesolitikum, berburu dan meramu, seperti Suku Anak Dalam di Jambi.
-
Soal
Meskipun alat logam mulai berkembang pada masa Perundagian, gerabah tetap digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini menunjukkan bahwa alat logam memiliki fungsi yang lebih spesifik. Berdasarkan temuan arkeologis, banyak alat logam pada masa ini memiliki pola hias dan bentuk yang tidak sepenuhnya praktis untuk penggunaan sehari-hari. Berdasarkan pernyataan tersebut, fungsi utama alat-alat logam pada masa Perundagian adalah…
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: D. Sarana dalam ritual keagamaan dan simbol status sosial Penjelasan: Pada masa Perundagian, meskipun alat logam mulai berkembang, gerabah tetap digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Banyak alat logam yang ditemukan oleh arkeolog menunjukkan pola hias dan bentuk yang tidak sepenuhnya praktis, yang mengindikasikan bahwa alat-alat tersebut bukan hanya untuk keperluan fungsional, tetapi lebih ke simbol status sosial dan ritual keagamaan.
-
Soal
Meskipun alat logam mulai berkembang pada masa Perundagian, gerabah tetap digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini menunjukkan bahwa alat logam memiliki fungsi yang lebih spesifik. Berdasarkan temuan arkeologis, banyak alat logam pada masa ini memiliki pola hias dan bentuk yang tidak sepenuhnya praktis untuk penggunaan sehari-hari. Berdasarkan pernyataan tersebut, fungsi utama alat-alat logam pada masa Perundagian adalah…
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: D. Sarana dalam ritual keagamaan dan simbol status sosial Penjelasan: Pada masa Perundagian, meskipun alat logam mulai berkembang, gerabah tetap digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Banyak alat logam yang ditemukan oleh arkeolog menunjukkan pola hias dan bentuk yang tidak sepenuhnya praktis, yang mengindikasikan bahwa alat-alat tersebut bukan hanya untuk keperluan fungsional, tetapi lebih ke simbol status sosial dan ritual keagamaan. Alat-alat logam ini, seperti perhiasan atau arca, sering kali digunakan dalam upacara keagamaan atau sebagai simbol kekayaan dan kekuasaan, menggambarkan pentingnya kedudukan sosial dalam masyarakat pada waktu itu. Hal ini menunjukkan bahwa pada masa Perundagian, estetika dan nilai simbolik menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial. Dengan demikian, alat-alat logam ini lebih berfungsi sebagai barang simbolis yang menunjukkan kedudukan sosial atau keagamaan daripada untuk keperluan praktis.
-
Soal
Pada masa praaksara, nenek moyang bangsa Indonesia telah melakukan perdagangan dengan berbagai wilayah di Asia Tenggara. Salah satu bukti arkeologis yang menunjukkan adanya jalur perdagangan rempah pada masa itu penemuan lukisan gendang perunggu Dong Son dari Vietnam di beberapa situs arkeologi di Nusantara. Hal ini menunjukkan bahwa barter telah berlangsung dengan pertukaran rempah-rempah seperti pala dan cengkih dengan benda logam. Berdasarkan pernyataan tersebut, perdagangan pada masa praaksara menunjukkan bahwa…
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: C. Perdagangan rempah dengan sistem barter telah dilakukan oleh nenek moyang bangsa Indonesia dengan wilayah Asia Tenggara seperti Vietnam. Penjelasan: Jalur perdagangan rempah-rempah telah berkembang sejak masa praaksara, sebagaimana dibuktikan oleh temuan arkeologis seperti gendang perunggu Dong Son dari Vietnam yang ditemukan di Indonesia. Temuan ini menunjukkan adanya pertukaran barang dengan sistem barter, di mana rempah-rempah seperti pala dan cengkih ditukar dengan benda logam melalui jalur laut. Selain itu, lukisan perahu dan gendang logam pada batu di situs Here Sorot Entapa, Kisar, Maluku, memperkuat bukti bahwa perdagangan maritim telah berlangsung sejak sekitar 2500–3500 SM. Hal ini menunjukkan bahwa nilai ekonomi rempah-rempah Nusantara sudah diakui sejak masa praaksara, menjadikannya salah satu komoditas utama dalam perdagangan lintas wilayah di Asia Tenggara.
-
Soal
Kebudayaan Dong Son, yang berasal dari Vietnam bagian utara, memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan budaya di Nusantara, terutama dalam teknik pembuatan perunggu. Penyebaran budaya ini ke Nusantara diperkirakan terjadi melalui jalur…
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: B. Jalur laut melalui pesisir timur Sumatra dan Kalimantan Penjelasan: Penyebaran Kebudayaan Dong Son ke Nusantara diperkirakan terjadi melalui jalur laut, terutama pesisir timur Sumatra dan Kalimantan, yang menjadi bagian dari jalur migrasi dan perdagangan Austronesia. Faktor geografis ini membuat wilayah tersebut menjadi titik masuk strategis bagi budaya Dong Son. Bukti peninggalannya, seperti nekara perunggu dan kapak corong, ditemukan di Sumatra, Kalimantan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara, menunjukkan luasnya pengaruh budaya ini.
Gratis — tolong sebarkan
Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.
Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya → Ilmu yang bermanfaatBagikan ke WhatsApp