Fitri Learning

LatihanBahasa Indonesia SMA Kelas 11

Bab 7: Drama sebagai Refleksi Realitas Sosial

Bahasa Indonesia SMA Kelas 11 · 25 soal · bagian 1 dari 2

  1. Soal

    Suatu pertunjukan drama yang dipentaskan memerlukan teks sebagai panduan agar pementasannya berjalan lancar. Teks tersebut disebut teks drama. Kata "drama" berasal dari bahasa Yunani draomai, yang berarti 'berbuat, berlaku, beraksi, dan sebagainya.' Dalam pengertian yang lebih luas, drama juga bisa berarti perbuatan, tindakan, atau aksi. Berdasarkan penjelasan ini, manakah pernyataan yang paling tepat mengenai pengertian drama?

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: B. Drama adalah seni pertunjukan yang menggabungkan teks dan aksi untuk menggambarkan perbuatan atau tindakan. Penjelasan: Drama berasal dari kata Yunani draomai, yang berarti 'berbuat' atau 'beraksi.' Dalam seni drama, kedua aspek ini sangat penting, terdiri dari aksi atau tindakan yang dipentaskan di atas panggung dan teks drama yang berfungsi sebagai panduan bagi para aktor untuk menghidupkan cerita melalui dialog serta gerakan dalam pertunjukan.

  2. Soal

    Sebuah naskah drama "Dilema Hati dan Kejujuran" menggambarkan seorang pemuda yang harus menghadapi dilema moral. Ia memiliki kesempatan untuk melaporkan tindakan korupsi seorang pejabat yang dikenal baik di masyarakat, tetapi jika ia melakukannya, keluarganya akan kehilangan dukungan finansial dari pejabat tersebut. Dalam salah satu adegan, pemuda itu berkata: “Kadang kejujuran tak lebih dari kemewahan bagi mereka yang punya cukup harta. Tapi, bagaimana aku bisa melawan kata hatiku yang terus menggema di setiap malam?” Berdasarkan teks drama, manakah pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan esensi konflik yang ada dalam naskah drama tersebut?

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: A. Teks drama menggambarkan konflik internal seorang tokoh yang harus memilih antara kepentingan pribadi dan moralitas. Penjelasan: Drama sering kali berpusat pada konflik, baik internal maupun eksternal, yang dialami tokoh. Dalam deskripsi di atas, dilema moral yang dihadapi pemuda menjadi inti cerita. Konflik ini adalah konflik internal, karena tokoh tersebut bergumul dengan perasaan dan nilai-nilai pribadi yang bertentangan, yaitu antara moralitas dan kepentingan pribadi. Oleh karena itu, jawaban A yang tepat, sedangkan pilihan lainnya tidak sepenuhnya mencerminkan inti dari konflik yang dijelaskan dalam kutipan tersebut.

  3. Soal

    Dalam sebuah naskah drama berjudul "Jejak Waktu", dikisahkan seorang gadis bernama Laila yang harus memilih untuk tetap berada di desanya dan membantu masyarakat atau mengejar pendidikan di kota besar. Salah satu dialog dalam drama tersebut berbunyi: "Hidup ini bukan hanya tentang apa yang kita inginkan, tetapi juga tentang apa yang bisa kita berikan kepada orang lain." Berdasarkan kutipan tersebut, amanat yang dapat dipahami dari naskah drama adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: A. Pentingnya membantu masyarakat meskipun harus mengorbankan keinginan pribadi. Penjelasan: Amanat dalam sebuah naskah drama adalah pesan moral yang berusaha disampaikan kepada pembaca atau penonton. Dalam kutipan di atas, tokoh menekankan bahwa hidup bukan hanya soal memenuhi keinginan pribadi, melainkan juga tentang memberikan manfaat kepada orang lain. Ini menunjukkan pentingnya tanggung jawab sosial dan pengorbanan demi kebaikan bersama, sehingga pilihan A mencerminkan amanat tersebut dengan tepat.

  4. Soal

    Dalam sebuah naskah drama berjudul "Jejak Waktu", dikisahkan seorang gadis bernama Laila yang harus memilih untuk tetap berada di desanya dan membantu masyarakat atau mengejar pendidikan di kota besar. Salah satu dialog dalam drama tersebut berbunyi: "Hidup ini bukan hanya tentang apa yang kita inginkan, tetapi juga tentang apa yang bisa kita berikan kepada orang lain." Berdasarkan kutipan tersebut, amanat yang dapat dipahami dari naskah drama adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: A. Pentingnya membantu masyarakat meskipun harus mengorbankan keinginan pribadi. Penjelasan: Amanat dalam sebuah naskah drama adalah pesan moral yang berusaha disampaikan kepada pembaca atau penonton. Dalam kutipan di atas, tokoh menekankan bahwa hidup bukan hanya soal memenuhi keinginan pribadi, melainkan juga tentang memberikan manfaat kepada orang lain. Ini menunjukkan pentingnya tanggung jawab sosial dan pengorbanan demi kebaikan bersama, sehingga pilihan A mencerminkan amanat tersebut dengan tepat.

  5. Soal

    Sebuah drama sangat bergantung pada tokoh, karena merekalah yang memerankan setiap karakter dalam cerita. Tokoh juga menggambarkan karakter atau watak dari perannya, sehingga ide atau gagasan dalam drama dapat tersampaikan kepada penonton. Tokoh yang dimaksud adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: E. Pemegang peran dalam cerita yang menggambarkan karakter atau watak. Penjelasan: Tokoh adalah elemen dalam drama yang memegang peran tertentu dan menggambarkan karakter atau watak sesuai dengan perannya. Tokoh memainkan peran penting dalam menyampaikan ide atau gagasan kepada penonton melalui dialog, tindakan, dan interaksi. Oleh karena itu, jawaban E adalah yang paling sesuai.

  6. Soal

    Seorang aktor perlu memiliki beberapa kemampuan untuk mendalami perannya dengan baik. Menurutmu, kemampuan apa yang tidak termasuk dalam esensi seorang aktor?

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: E. Memiliki kemampuan dalam menggunakan properti atau kostum. Penjelasan: Dalam sebuah drama, kemampuan yang diperlukan seorang aktor meliputi menghayati tokoh yang diperankan, mengekspresikan peran dengan mimik wajah, melakukan akting, mengendalikan gestur tubuh, serta memiliki kemampuan intonasi dan aksentuasi dalam dialog. Kemampuan dalam menggunakan properti atau kostum tidak disebutkan sebagai kemampuan esensial dalam peran seorang aktor, meskipun tentu saja penting dalam mendukung penampilan.

  7. Soal

    Berdasarkan teks drama di bawah ini, orientasi teks drama terlihat pada bagian...

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: A. "Pada malam yang gelap, di sebuah desa yang terpencil, seorang gadis muda bernama Maya sedang berjalan pulang ke rumahnya setelah bekerja di ladang. Tak ada seorang pun yang bisa ia ajak bicara di jalan itu." Penjelasan: Pada bagian orientasi, teks drama menggambarkan latar waktu, tempat, dan memperkenalkan tokoh utama. Dalam contoh di atas, kalimat "Pada malam yang gelap, di sebuah desa yang terpencil, seorang gadis muda bernama Maya..." merupakan bagian orientasi. Kalimat ini memberikan informasi awal tentang waktu (malam), tempat (desa terpencil), dan tokoh utama (Maya). Oleh karena itu, bagian A adalah jawaban yang benar.

  8. Soal

    Perhatikan ilustrasi berikut ini! Seorang penonton menyaksikan sebuah drama yang mengisahkan perjuangan seorang pemuda dalam menghadapi konflik batin. Penonton tersebut memberikan apresiasi dengan menyebut bahwa dialog tokoh utama mampu menunjukkan sisi emosional yang kuat, sementara penataan panggung mendukung suasana konflik yang menegangkan. Namun, ia merasa bahwa salah satu pemeran pendukung kurang berhasil menyampaikan ekspresi yang sesuai dengan perannya. Berdasarkan deskripsi di atas, cara mengapresiasi drama yang dilakukan oleh penonton tersebut adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: D. Menyoroti pengaruh dialog emosional dan tata panggung terhadap suasana cerita. Penjelasan: Apresiasi penonton mencerminkan pemahaman terhadap keselarasan antara dialog tokoh utama, suasana konflik, dan tata panggung yang mendukung. Hal ini menunjukkan bagaimana unsur intrinsik (naskah) dan unsur teknis (penampilan aktor serta tata panggung) berpadu untuk menciptakan efek emosional dalam drama. Penonton mengapresiasi dialog tokoh utama yang menggambarkan sisi emosional yang kuat, didukung tata panggung yang menegaskan suasana konflik. Meskipun ada kritik terhadap salah satu pemeran pendukung, fokus utamanya tetap pada peran dialog dan tata panggung dalam membangun suasana cerita.

  9. Soal

    Perhatikan kutipan teks drama berikut! Kenangan yang Bertahan Raka: "Kenapa kita harus bertahan di tempat ini, Kak? Bukankah semuanya sudah hancur?" Kian: (dengan suara pelan) "Karena tempat ini bukan hanya sekadar rumah. Setiap sudutnya menyimpan cerita kita, perjalanan kita, dan itu tak bisa dihancurkan oleh apa pun." Raka: "Tapi, bagaimana kita bisa memulai kembali jika semuanya sudah pergi?" Kian: (menatap jauh ke luar jendela) "Kita memulai dari apa yang tersisa, bukan dari apa yang hilang." Hal dominan dari teks drama tersebut adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: D. Makna rumah Penjelasan: Hal dominan dari teks drama tersebut adalah penekanan pada makna rumah sebagai tempat yang menyimpan cerita dan perjalanan hidup, bukan sekadar bangunan fisik. Dialog Kian menggambarkan bahwa rumah memiliki nilai emosional yang tidak dapat dihancurkan. Maka kesimpulannya, dialog tersebut menonjolkan makna rumah sebagai simbol kenangan dan perjalanan hidup.

  10. Soal

    Perhatikan kutipan teks drama berikut! Kenangan yang Bertahan Raka: "Kenapa kita harus bertahan di tempat ini, Kak? Bukankah semuanya sudah hancur?" Kian: (dengan suara pelan) "Karena tempat ini bukan hanya sekadar rumah. Setiap sudutnya menyimpan cerita kita, perjalanan kita, dan itu tak bisa dihancurkan oleh apa pun." Raka: "Tapi, bagaimana kita bisa memulai kembali jika semuanya sudah pergi?" Kian: (menatap jauh ke luar jendela) "Kita memulai dari apa yang tersisa, bukan dari apa yang hilang." Bagian teks drama tersebut termasuk bagian...

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: D. Konflik batin Penjelasan: Bagian teks drama tersebut termasuk bagian konflik batin. Penggalan teks drama tersebut, masuk kedalam konflik ketika permasalahan mulai muncul dan berkembang menuju ke bagian paling emosional dan menentukan arah cerita. Percakapan antara Raka dan Kian menunjukkan konflik batin tentang apakah mereka harus bertahan atau pergi. Raka mempertanyakan alasan bertahan, sedangkan Kian memberikan perspektif tentang arti rumah dan kenangan. Ucapan Kian, “Kita memulai dari apa yang tersisa, bukan dari apa yang hilang,” menandakan puncak dari dilema emosional mereka. Bagian teks drama tadi termasuk bagian konflik menuju klimaks, karena menampilkan pertentangan pemikiran antara Raka dan Kian mengenai pilihan bertahan atau pergi setelah mengalami kehilangan.

  11. Soal

    Kenangan yang Bertahan Raka: "Kenapa kita harus bertahan di tempat ini, Kak? Bukankah semuanya sudah hancur?" Kian: (dengan suara pelan) "Karena tempat ini bukan hanya sekadar rumah. Setiap sudutnya menyimpan cerita kita, perjalanan kita, dan itu tak bisa dihancurkan oleh apa pun." Raka: "Tapi, bagaimana kita bisa memulai kembali jika semuanya sudah pergi?" Kian: (menatap jauh ke luar jendela) "Kita memulai dari apa yang tersisa, bukan dari apa yang hilang." Alasan Kian berani atas keputusannya adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: C. Meskipun tempat itu penuh kenangan, Kian memahami bahwa apa yang mereka alami tidak bergantung pada keberadaan rumah itu sendiri. Penjelasan: Dialog Kian menunjukkan bahwa ia menyadari nilai dari kenangan yang melekat pada tempat tersebut. Meskipun semuanya sudah hancur, ia memaknai tempat itu sebagai simbol dari perjalanan dan cerita mereka, bukan hanya sebagai bangunan fisik. Pernyataannya "Kita memulai dari apa yang tersisa, bukan dari apa yang hilang" mencerminkan keberanian untuk melanjutkan hidup dengan fokus pada yang masih ada, sambil tetap menghormati kenangan di tempat itu.

  12. Soal

    Kenangan yang Bertahan Raka: "Kenapa kita harus bertahan di tempat ini, Kak? Bukankah semuanya sudah hancur?" Kian: (dengan suara pelan) "Karena tempat ini bukan hanya sekadar rumah. Setiap sudutnya menyimpan cerita kita, perjalanan kita, dan itu tak bisa dihancurkan oleh apa pun." Raka: "Tapi, bagaimana kita bisa memulai kembali jika semuanya sudah pergi?" Kian: (menatap jauh ke luar jendela) "Kita memulai dari apa yang tersisa, bukan dari apa yang hilang." Pernyataan yang menggambarkan perasaan Raka dalam teks drama tersebut adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: D. Ketidakmampuan untuk melihat harapan dalam situasi yang serba sulit. Penjelasan: Perasaan Raka dalam teks drama tersebut tercermin dari pertanyaannya, "Kenapa kita harus bertahan di tempat ini, Kak? Bukankah semuanya sudah hancur?" dan "Bagaimana kita bisa memulai kembali jika semuanya sudah pergi?" Kedua pernyataan ini menunjukkan bahwa Raka merasa pesimis dan tidak mampu melihat harapan untuk melanjutkan kehidupan di tengah situasi yang sulit.

  13. Soal

    Langkah-langkah menulis teks drama harus dilakukan secara sistematis agar cerita yang dihasilkan memiliki struktur yang baik. Berikut ini merupakan urutan tahapan menulis drama yang benar adalah…

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: C. Menentukan tema, menentukan tokoh, menentukan alur, menentukan pola babak dan adegan, mengembangkan dialog Penjelasan: Urutan yang benar dalam menulis teks drama dimulai dari menentukan tema sebagai dasar cerita. Setelah itu, tokoh dan alur ditentukan untuk membangun struktur cerita. Pola babak dan adegan disusun untuk mengatur pementasan. Tahap terakhir adalah mengembangkan dialog untuk mendukung narasi.

  14. Soal

    Bentuk drama tragikomedi berisi tentang...

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: B. Gabungan antara unsur tragis dan komedi dalam satu cerita Penjelasan: Tragikomedi adalah jenis drama yang menggabungkan elemen tragis (kesedihan atau permasalahan serius) dengan elemen komedi (humor atau situasi lucu). Bentuk drama ini bertujuan untuk menggambarkan realitas hidup yang sering kali dipenuhi dengan perasaan campuran antara kesedihan dan keceriaan, menciptakan situasi yang bisa membuat penonton tertawa sekaligus merasa empati atau bahkan sedih.

  15. Soal

    Teks drama yang tidak dipentaskan disebut…

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: B. Drama radio Penjelasan: Drama radio adalah drama yang disiarkan melalui media audio tanpa visual. Cerita disampaikan sepenuhnya melalui dialog, intonasi, dan efek suara, sehingga merangsang imajinasi pendengar. Tidak seperti drama panggung yang mengandalkan visual, drama radio fokus pada elemen audio untuk menciptakan suasana dan menyampaikan pesan.

  16. Soal

    Drama opera dikategorikan sebagai jenis drama berdasarkan...

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: C. Pengaruh seni lainnya Penjelasan: Opera adalah bentuk drama yang menggabungkan elemen seni, seperti musik, tari, dialog, dan akting, untuk menyampaikan cerita. Elemen-elemen ini berpadu menciptakan pengalaman teater yang unik dan berbeda dari jenis drama lainnya.

  17. Soal

    Lomba Masak Ria: “Begini (diam sebentar). Kita buat saja masakan dari bahan-bahan yang ada di sekitar kita. Kebetulan kami panen pisang dan singkong, kemarin. Nah, kita bisa memanfaatkan kedua bahan itu.” Untari: “Tapi… apakah masakan kita tidak memalukan? Sebab, singkong dan pisang hanya bahan murah.” Susi: “Benar pendapat Untari, tentunya kelompok kita akan membuat masakan dari bahan yang lebih baik dan lebih mahal.” Reni: “Tetapi aku setuju dengan pendapat Ria. Dengan bahan yang sederhana kita pun dapat membuat makanan yang enak. Kebetulan kakakku pernah membuat makanan dari bahan singkong dan pisang. Jadi, kita dapat belajar dari dia.” Berdasarkan teks drama ini, konflik yang terjadi didasari oleh…

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: B. Perbedaan pendapat mengenai pilihan bahan Penjelasan: Konflik yang terjadi dalam teks tersebut berkaitan dengan perbedaan pendapat mengenai pilihan bahan yang akan digunakan untuk membuat masakan. Ria mengusulkan penggunaan bahan sederhana seperti pisang dan singkong, sedangkan Untari dan Susi lebih memilih menggunakan bahan yang lebih mahal. Reni mendukung pendapat Ria, yang menciptakan ketegangan dalam diskusi tersebut.

  18. Soal

    Lomba Masak Ria: “Begini (diam sebentar). Kita buat saja masakan dari bahan-bahan yang ada di sekitar kita. Kebetulan kami panen pisang dan singkong, kemarin. Nah, kita bisa memanfaatkan kedua bahan itu.” Untari: “Tapi… apakah masakan kita tidak memalukan? Sebab, singkong dan pisang hanya bahan murah.” Susi: “Benar pendapat Untari, tentunya kelompok kita akan membuat masakan dari bahan yang lebih baik dan lebih mahal.” Reni: “Tetapi aku setuju dengan pendapat Ria. Dengan bahan yang sederhana kita pun dapat membuat makanan yang enak. Kebetulan kakakku pernah membuat makanan dari bahan singkong dan pisang. Jadi, kita dapat belajar dari dia.” Berdasarkan kutipan teks drama ini, tokoh tritagonis diperankan oleh...

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: E. Reni Penjelasan: Reni adalah tokoh tritagonis dalam kutipan ini karena ia berperan sebagai penengah dalam diskusi dan mendukung penyelesaian masalah. Dalam kutipan ini: • Ria (protagonis) → Mengusulkan ide menggunakan bahan sederhana seperti pisang dan singkong. • Susi dan Untari (antagonis) → Menentang ide Ria dan menganggap bahwa makanan harus dibuat dari bahan yang lebih mahal. • Reni (tritagonis) → Mendukung Ria, tetapi juga memberikan solusi dengan menyebut pengalaman kakaknya sebagai referensi agar kelompok bisa menerima gagasan tersebut.

  19. Soal

    Lomba Masak Ria: “Begini (diam sebentar). Kita buat saja masakan dari bahan-bahan yang ada di sekitar kita. Kebetulan kami panen pisang dan singkong, kemarin. Nah, kita bisa memanfaatkan kedua bahan itu.” Untari: “Tapi… apakah masakan kita tidak memalukan? Sebab, singkong dan pisang hanya bahan murah.” Susi: “Benar pendapat Untari, tentunya kelompok kita akan membuat masakan dari bahan yang lebih baik dan lebih mahal.” Reni: “Tetapi aku setuju dengan pendapat Ria. Dengan bahan yang sederhana kita pun dapat membuat makanan yang enak. Kebetulan kakakku pernah membuat makanan dari bahan singkong dan pisang. Jadi, kita dapat belajar dari dia.” Berdasarkan dialog berikut ini, watak tokoh Susi adalah…

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: A. Mengutamakan aspek visual dan nilai Penjelasan: Dalam dialog tersebut, Susi menyarankan kelompoknya untuk menggunakan bahan yang lebih baik dan lebih mahal, menunjukkan fokus pada kualitas, estetika, dan nilai material. Ia tidak setuju dengan pilihan bahan sederhana seperti singkong dan pisang, yang dianggapnya kurang mencerminkan kesan eksklusif atau kemewahan. Hal ini menggambarkan bahwa Susi memiliki watak yang mengutamakan aspek visual dan nilai dalam mengambil keputusan.

  20. Soal

    Naik Kelas Ardi: (Bersungut) “Semua tidak!” (Setelah diam sejenak) “Yang kamu pikirkan itu, apakah ada hubungannya dengan makhluk hidup?” Citra: “Ya dan tidak!” Ardi: “Sejenis hewan?” Citra: “Tidak!” Ardi: “Manusia? Tumbuhan? Cacing?” Citra: “Tidak!” Ardi: “Manusia tidak, hewan tidak, tumbuhan juga tidak! Eng… apa ada hubungannya dengan orang lain?” Citra: “Ya!” Ardi: (Kecewa) “Ah, kalau saja aku tahu apa yang ada di dalam kepalamu, aku tentu tidak akan main ragam pesona seperti ini! Tak tahulah apa yang hendak aku lakukan dengan proyek termenungmu itu! Semula…sebagai seorang kawan, aku ingin membantu. Siapa tahu kepalaku yang dungu ini bisa memberikan pertolongan. Atau paling tidak, semacam perhatian yang khusus terhadap masalah yang khusus pula.” Berdasarkan dialog di atas, Ardi termasuk dalam jenis tokoh...

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: D. Tokoh badut Penjelasan: Tokoh badut atau gagal adalah tokoh yang sering bertindak atau berbicara dengan gaya humoris atau berlebihan sehingga memberi kesan lucu atau konyol di mata penonton. Dalam kutipan ini, Ardi menunjukkan sikap yang penuh kebingungan, dialog yang cenderung kocak saat mencoba menebak apa yang dipikirkan oleh Citra, seperti "Manusia? Tumbuhan? Cacing?", serta menganggap dirinya "kepala dungu." Sifat ini mencerminkan bahwa Ardi menjadi penyegar suasana dalam drama. Ardi di sini menunjukkan ciri tokoh badut melalui dialog yang jenaka dan sifatnya yang tampak tidak terlalu serius meskipun berniat membantu.

  21. Soal

    Naik Kelas Ardi: (Bersungut) “Semua tidak!” (Setelah diam sejenak) “Yang kamu pikirkan itu, apakah ada hubungannya dengan makhluk hidup?” Citra: “Ya dan tidak!” Ardi: “Sejenis hewan?” Citra: “Tidak!” Ardi: “Manusia? Tumbuhan? Cacing?” Citra: “Tidak!” Ardi: “Manusia tidak, hewan tidak, tumbuhan juga tidak! Eng… apa ada hubungannya dengan orang lain?” Citra: “Ya!” Ardi: (Kecewa) “Ah, kalau saja aku tahu apa yang ada di dalam kepalamu, aku tentu tidak akan main ragam pesona seperti ini! Tak tahulah apa yang hendak aku lakukan dengan proyek termenungmu itu! Semula…sebagai seorang kawan, aku ingin membantu. Siapa tahu kepalaku yang dungu ini bisa memberikan pertolongan. Atau paling tidak, semacam perhatian yang khusus terhadap masalah yang khusus pula.” Temukan kata kerja mental yang muncul pada teks drama tersebut...

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: A. Berpikir, diam, kecewa, mengerti Penjelasan: Kata kerja mental adalah kata kerja yang menggambarkan proses berpikir, perasaan, atau sikap batin seseorang terhadap sesuatu. Dalam kutipan dialog tersebut, beberapa kata kerja mental yang muncul adalah: • Berpikir → Ardi mencoba menganalisis dan mencari tahu apa yang ada di dalam pikiran Citra. • Diam → Menunjukkan proses berpikir atau merenung sebelum memberikan respons. • Kecewa → Menggambarkan perasaan negatif atau ketidakpuasan Ardi saat tidak menemukan jawaban yang ia harapkan. • Mengerti → Menunjukkan proses memahami sesuatu yang dikatakan oleh Citra.

  22. Soal

    Naik Kelas Ardi: (Bersungut) “Semua tidak!” (Setelah diam sejenak) “Yang kamu pikirkan itu, apakah ada hubungannya dengan makhluk hidup?” Citra: “Ya dan tidak!” Ardi: “Sejenis hewan?” Citra: “Tidak!” Ardi: “Manusia? Tumbuhan? Cacing?” Citra: “Tidak!” Ardi: “Manusia tidak, hewan tidak, tumbuhan juga tidak! Eng… apa ada hubungannya dengan orang lain?” Citra: “Ya!” Ardi: (Kecewa) “Ah, kalau saja aku tahu apa yang ada di dalam kepalamu, aku tentu tidak akan main ragam pesona seperti ini! Tak tahulah apa yang hendak aku lakukan dengan proyek termenungmu itu! Semula…sebagai seorang kawan, aku ingin membantu. Siapa tahu kepalaku yang dungu ini bisa memberikan pertolongan. Atau paling tidak, semacam perhatian yang khusus terhadap masalah yang khusus pula.” Temukan kata kerja mental yang muncul pada teks drama tersebut...

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: E. Tahu, berpikir, mengerti, hendak Penjelasan: Kata kerja mental adalah kata kerja yang menggambarkan proses berpikir, merasa, memahami atau berkehendak. Dalam kutipan dialog tersebut, beberapa kata kerja mental yang muncul adalah: • Tahu → Menunjukkan pemahaman atau kesadaran terhadap sesuatu. Ardi berucap “Ah, kalau saja aku tahu apa yang ada di dalam kepalamu...”, seperti mencoba menganalisis dan mencari tahu apa yang ada di dalam pikiran Citra. • Berpikir → Menggambarkan proses berpikir atau merenungkan sesuatu. “Yang kamu pikirkan itu, apakah ada hubungannya dengan makhluk hidup?” • Mengerti → Menunjukkan proses memahami sesuatu yang dikatakan oleh Citra. “Siapa tahu kepalaku yang dungu ini bisa memberikan pertolongan.” • Hendak → Menunjukkan kehendak atau niat untuk melakukan sesuatu. “Tak tahulah apa yang hendak aku lakukan dengan proyek termenungmu itu!”

  23. Soal

    Naik Kelas Ardi: (Kecewa) “Ah, kalau saja aku tahu apa yang ada di dalam kepalamu, aku tentu tidak akan main ragam pesona seperti ini! Tak tahulah apa yang hendak aku lakukan dengan proyek termenungmu itu! Semula…sebagai seorang kawan, aku ingin membantu.Siapa tahu kepalaku yang dungu ini bisa memberikan pertolongan. Atau paling tidak, semacam perhatian yang khusus terhadap masalah yang khusus pula.” Citra: “Nah! Mendekati hal itu, Ar!” Ardi: “O, soal yang khusus-khususan itu, toh?” Citra: “Ya. Bahkan sangat khusus dan sangat pribadi!” Ardi: “Apa itu?” Citra: “Aku kagum dan tidak mengerti terhadap dirimu, Ardi!” Ardi: “Terhadap aku yang bodoh dan tidak naik kelas ini?” Citra: “Ya. Kamu tidak naik kelas, tetapi begitu besar perhatianmu padaku. Kamu tidak naik kelas, tetapi tampak tidak merasa kecewa, bahkan tenang-tenang saja. Itulah yang membuat aku bingung!” Bagian dialog pada kutipan tersebut merupakan bagian...

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: D. Konflik Penjelasan: Dialog pada kutipan tersebut menggambarkan adanya konflik batin antara Ardi dan Citra. Ardi merasa kecewa dan bingung dengan sikap Citra, sementara Citra mengungkapkan kekaguman dan kebingungannya terhadap Ardi. Percakapan ini menunjukkan pertentangan emosi dan pandangan di antara kedua tokoh, yang menjadi inti dari konflik dalam cerita.

  24. Soal

    Naik Kelas Ardi: (Kecewa) “Ah, kalau saja aku tahu apa yang ada di dalam kepalamu, aku tentu tidak akan main ragam pesona seperti ini! Tak tahulah apa yang hendak aku lakukan dengan proyek termenungmu itu! Semula…sebagai seorang kawan, aku ingin membantu.Siapa tahu kepalaku yang dungu ini bisa memberikan pertolongan. Atau paling tidak, semacam perhatian yang khusus terhadap masalah yang khusus pula.” Citra: “Nah! Mendekati hal itu, Ar!” Ardi: “O, soal yang khusus-khususan itu, toh?” Citra: “Ya. Bahkan sangat khusus dan sangat pribadi!” Ardi: “Apa itu?” Citra: “Aku kagum dan tidak mengerti terhadap dirimu, Ardi!” Ardi: “Terhadap aku yang bodoh dan tidak naik kelas ini?” Citra: “Ya. Kamu tidak naik kelas, tetapi begitu besar perhatianmu padaku. Kamu tidak naik kelas, tetapi tampak tidak merasa kecewa, bahkan tenang-tenang saja. Itulah yang membuat aku bingung!” Nilai ketulusan ardi, ditunjukkan pada dialog...

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: C. "Semula…sebagai seorang kawan, aku ingin membantu. Siapa tahu kepalaku yang dungu ini bisa memberikan pertolongan. Atau paling tidak, semacam perhatian yang khusus terhadap masalah yang khusus pula." Penjelasan: Larik ini menunjukkan ketulusan Ardi karena ia menyatakan bahwa niatnya dari awal adalah membantu Citra sebagai seorang kawan. Meskipun ia menganggap dirinya "dungu," ia tetap ingin memberikan pertolongan atau setidaknya menunjukkan perhatian terhadap permasalahan Citra. Sikap ini mencerminkan ketulusan karena Ardi tidak memiliki niat tersembunyi atau kepentingan lain selain membantu temannya.

  25. Soal

    Stop Bullying Alisa, seorang siswi SMA, menjadi korban bullying oleh Ramzi, teman sekelasnya. Bullying yang dilakukan Ramzi membuat Alisa merasa takut dan tertekan. Azizah, teman Alisa, berusaha membantu Alisa untuk melawan Ramzi. Guru Sarah juga turut membantu Alisa dan Ramzi untuk menyelesaikan masalah mereka. (Di koridor sekolah, Alisa sedang berjalan sendirian. Tiba-tiba, Ramzi datang dari belakang dan mendorong Alisa.) Di kelas, Ramzi sedang mencemooh Alisa. Ramzi: (kepada teman-temannya) “Lihat, itu dia si gendut!” Teman-teman Ramzi: (tertawa) Iya, gendut banget! Alisa: (menundukkan kepala) Azizah: (berteriak) “Ramzi, stop! Kamu nggak pantas ngomong kayak gitu ke Alisa!” Ramzi: (kepada Maya) “Dia memang gendut! Kamu juga nggak pantas temenan sama dia!” Azizah: (kepada Ramzi) “Aku nggak peduli! Aku akan selalu ada untuk Alisa!” (Di ruang guru, Guru Sarah memanggil Ramzi dan Azizah.) Paragraf yang terdapat pada awal teks drama dinamakan...

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: E. Prolog Penjelasan: Paragraf pada awal teks drama yang menjelaskan latar belakang cerita, memperkenalkan tokoh, serta memberikan gambaran tentang konflik disebut prolog. Dalam kutipan ini, prolog menjelaskan bahwa Alisa adalah korban bullying oleh Ramzi, bagaimana perasaan Alisa, serta peran Azizah dan Guru Sarah dalam membantu menyelesaikan masalah.

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →