Fitri Learning

LatihanBahasa Indonesia SMA Kelas 11

Bab 7: Drama sebagai Refleksi Realitas Sosial

Bahasa Indonesia SMA Kelas 11 · 8 soal · bagian 2 dari 2

  1. Soal

    Stop Bullying Di kelas, Ramzi sedang mencemooh Alisa. Ramzi: (kepada teman-temannya) “Lihat, itu dia si gendut!” Teman-teman Ramzi: (tertawa) Iya, gendut banget! Alisa: (menundukkan kepala) Azizah: (berteriak) “Ramzi, stop! Kamu nggak pantas ngomong kayak gitu ke Alisa!” Ramzi: (kepada Maya) “Dia memang gendut! Kamu juga nggak pantas temenan sama dia!” Azizah: (kepada Ramzi) “Aku nggak peduli! Aku akan selalu ada untuk Alisa!” (Di ruang guru, Guru Sarah memanggil Ramzi dan Azizah.) Bagian dialog pada kutipan tersebut merupakan bagian...

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: C. Komplikasi Penjelasan: Dialog pada kutipan tersebut menggambarkan konflik yang mulai memuncak, yaitu saat Ramzi mencemooh Alisa dan Azizah membelanya. Bagian ini termasuk dalam komplikasi, yang merupakan tahap terjadinya konflik dalam alur cerita.

  2. Soal

    Stop Bullying Alisa, seorang siswi SMA, menjadi korban bullying oleh Ramzi, teman sekelasnya. Bullying yang dilakukan Ramzi membuat Alisa merasa takut dan tertekan. Azizah, teman Alisa, berusaha membantu Alisa untuk melawan Ramzi. Guru Sarah juga turut membantu Alisa dan Ramzi untuk menyelesaikan masalah mereka. (Di koridor sekolah, Alisa sedang berjalan sendirian. Tiba-tiba, Ramzi datang dari belakang dan mendorong Alisa.) Di kelas, Ramzi sedang mencemooh Alisa. Ramzi: (kepada teman-temannya) “Lihat, itu dia si gendut!” Teman-teman Ramzi: (tertawa) Iya, gendut banget! Alisa: (menundukkan kepala) Azizah: (berteriak) “Ramzi, stop! Kamu nggak pantas ngomong kayak gitu ke Alisa!” Ramzi: (kepada Maya) “Dia memang gendut! Kamu juga nggak pantas temenan sama dia!” Azizah: (kepada Ramzi) “Aku nggak peduli! Aku akan selalu ada untuk Alisa!” (Di ruang guru, Guru Sarah memanggil Ramzi dan Azizah.) Nilai moral yang tercermin dalam penyampaian argumentasi oleh tokoh Azizah dalam kutipan drama adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: E. Keberanian untuk membela kebenaran dan menentang tindakan bullying. Penjelasan: Dalam kutipan drama, Azizah dengan tegas membela Alisa dan menentang tindakan bullying yang dilakukan oleh Ramzi. Ia dengan lantang mengatakan "Ramzi, stop! Kamu nggak pantas ngomong kayak gitu ke Alisa!" serta menegaskan bahwa ia tetap akan berada di sisi Alisa meskipun Ramzi merendahkannya. Hal ini mencerminkan nilai moral keberanian dalam membela kebenaran dan menolak ketidakadilan. Azizah tidak takut untuk menghadapi Ramzi dan tetap teguh membela temannya yang menjadi korban perundungan.

  3. Soal

    Perhatikan kutipan teks drama berikut! Mereka berempat mengerjakan tugas bersama terlebih dahulu sembari menunggu kedatangan Danu. Setelah jam tangan Dadang menunjukkan angka pukul 5:30 sore, terlihat dari jauh anak laki-laki terengah-engah berlari membawa tas. Didi: “Tuh kan, Danu baru kemari.” Dina: “Eh.. iya. Tetapi kenapa dia berlari seperti dikejar hantu dan memakai seragam sekolah?” Danu: “Teman-teman? Sedang apa kalian sepagi ini di balai desa? Apa kalian tidak takut terlambat ke sekolah?” Seketika Dita, Dina, Didi, dan Dadang tertawa terbahak-bahak. Dita: “Ini masih sore, Danu. Pasti kamu baru bangun tidur kan?” Dina: “Makanya Dan, kita dilarang tidur sampai hampir petang.” (Wajah Danu memerah disertai rasa malu dan menyesal.) Suasana yang tergambar pada cerita ini adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: C. Santai dan penuh tawa Penjelasan: Cerita ini menggambarkan suasana santai dan penuh tawa saat Dita, Dina, Didi, dan Dadang menertawakan kesalahpahaman Danu. Danu mengira mereka sedang berada di balai desa pada pagi hari, padahal sebenarnya masih sore. Suasana ceria tercermin dalam dialog antar tokoh yang dipenuhi candaan dan tawa, seperti ketika mereka menggoda Danu yang terlambat dan berlari seperti dikejar hantu. Dita dan Dina juga bercanda bahwa Danu mungkin baru bangun tidur, semakin menambah keceriaan dan kehangatan cerita.

  4. Soal

    Berdasarkan kutipan teks drama berikut: Mereka berempat mengerjakan tugas bersama terlebih dahulu sembari menunggu kedatangan Danu. Setelah jam tangan Dadang menunjukkan angka pukul 5:30 sore, terlihat dari jauh anak laki-laki terengah-engah berlari membawa tas. Konjungsi temporal yang muncul pada teks ini adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: B. Setelah Penjelasan: Konjungsi temporal yang digunakan dalam teks ini adalah "setelah", yang menunjukkan hubungan waktu antara dua peristiwa. Dalam kalimat tersebut, "setelah" menghubungkan waktu antara kegiatan yang dilakukan oleh tokoh-tokoh dan kedatangan Danu, yang terpantulkan dalam kalimat "Setelah jam tangan Dadang menunjukkan angka pukul 5:30 sore..."

  5. Soal

    Perhatikan kutipan teks drama berikut! Mereka berempat mengerjakan tugas bersama terlebih dahulu sembari menunggu kedatangan Danu. Setelah jam tangan Dadang menunjukkan angka pukul 5:30 sore, terlihat dari jauh anak laki-laki terengah-engah berlari membawa tas. Didi: “Tuh kan, Danu baru kemari.” Dina: “Eh.. iya. Tetapi kenapa dia berlari seperti dikejar hantu dan memakai seragam sekolah?” Danu: “Teman-teman? Sedang apa kalian sepagi ini di balai desa? Apa kalian tidak takut terlambat ke sekolah?” Seketika Dita, Dina, Didi, dan Dadang tertawa terbahak-bahak. Dita: “Ini masih sore, Danu. Pasti kamu baru bangun tidur kan?” Dina: “Makanya Dan, kita dilarang tidur sampai hampir petang.” (Wajah Danu memerah disertai rasa malu dan menyesal.) Pernyataan yang sesuai dengan moral cerita ini adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: C. Belajar mengatur waktu dan disiplin sangat penting. Penjelasan: Moral dari cerita ini adalah pentingnya disiplin dan pengaturan waktu yang baik, seperti yang tercermin dalam percakapan Danu yang khawatir terlambat ke sekolah. Reaksi Danu menunjukkan rasa malu dan penyesalan, yang menggarisbawahi nilai pentingnya manajemen waktu dan disiplin.

  6. Soal

    Dalam sebuah drama, tokoh protagonis sering digambarkan sebagai tokoh yang menghadapi konflik utama dan berperan aktif dalam menyelesaikan cerita. Selain itu, tokoh protagonis juga dapat berkembang dari awal hingga akhir cerita. Berdasarkan pernyataan tersebut, manakah di bawah ini yang menunjukkan ciri tokoh berkembang yang juga seorang protagonis?

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: B. Seorang pelukis yang awalnya kurang percaya diri, tetapi melalui perjuangan, ia berhasil menemukan jati dirinya dan memenangkan penghargaan seni. Penjelasan: Pilihan ini menggambarkan seorang karakter yang mengalami perkembangan dan perubahan signifikan dari awal hingga akhir cerita, serta berperan aktif dalam menyelesaikan konflik utamanya. • Pilihan A: Salah, karena meskipun tokoh ini adalah protagonis, ia tidak menunjukkan perubahan karakter (tidak berkembang). • Pilihan C: Salah, karena tokoh ini adalah antagonis, bukan protagonis. • Pilihan D: Salah, karena tokoh tersebut statis (tidak mengalami perkembangan karakter). • Pilihan E: Salah, karena tokoh tersebut pasif dan tidak memainkan peran aktif sebagai protagonis.

  7. Soal

    Perhatikan kutipan dialog berikut untuk menjawab soal di bawah ini! Karina: “Saya mohon izin sebentar, Pak.” (1) Pak Joko: “Silakan. Kalau bisa cepat kembali, ya.” Karina: “Baik, Pak. Oh, saya juga mau bilang kalau laporan minggu lalu sepertinya ada yang salah.” (2) Pak Joko: (Dengan nada dingin) “Kamu ini terlalu cepat menilai. Apakah kamu yakin itu salah?” Karina: “Saya hanya ingin memastikan semuanya sesuai, Pak.” (3) Pak Joko: “Hmmm… bagus kalau begitu, tapi jangan terlalu percaya diri, ya.” Karina: (Diam sesaat) “Terima kasih atas masukannya, Pak.” (4) Pak Joko: (Sambil beranjak pergi) “Semoga ke depannya kamu belajar lebih baik.” Dialog yang menunjukkan sifat Pak Joko yang menyindir terdapat pada dialog...

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: C. (3) Pak Joko: "Hmmm… bagus kalau begitu, tapi jangan terlalu percaya diri, ya." Penjelasan: Dialog (3) dengan jelas menunjukkan sikap menyindir dari Pak Joko. Ia memberikan komentar yang tampak seperti pujian di awal, tetapi diakhiri dengan pernyataan yang merendahkan kepercayaan diri Karina. Pernyataan ini menyiratkan keraguan atau skeptisisme terhadap kemampuan Karina, sehingga menggambarkan nada menyindir Pak Joko.

  8. Soal

    Perhatikan kutipan teks drama berikut! Karina: “Baik, Pak. Oh, saya juga mau bilang kalau laporan minggu lalu sepertinya ada yang salah.” Pak Joko: (Dengan nada dingin) “Kamu ini terlalu cepat menilai. Apakah kamu yakin itu salah?” Karina: “Saya hanya ingin memastikan semuanya sesuai, Pak.” Pak Joko: “Hmmm… bagus kalau begitu, tapi jangan terlalu percaya diri, ya.” Amanat yang terkandung dalam dialog antara Karina dan Pak Joko adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: B. Penting untuk menghormati atasan meskipun ada perbedaan pendapat. Penjelasan: Amanat dalam kutipan ini terletak pada bagaimana Karina tetap sopan dan menghormati Pak Joko meskipun ia memberikan kritik atau masukan terkait laporan yang salah. Pak Joko, meskipun dengan nada dingin, tetap memberikan umpan balik yang menunjukkan perhatian terhadap kepercayaan diri Karina. Ini menekankan pentingnya etika komunikasi yang baik dalam lingkungan kerja, terutama ketika berhubungan dengan atasan dan rekan kerja.

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →