Fitri Learning

LatihanEkonomi SMA Kelas 11

Bab 3: Ketenagakerjaan

Ekonomi SMA Kelas 11 · 25 soal · bagian 1 dari 3

  1. Soal

    Pemerintah Indonesia telah menetapkan undang-undang untuk mengatur dan melindungi hak serta kewajiban pekerja dan pemberi kerja. Undang-undang ini mencakup aturan terkait hubungan kerja, jaminan sosial, pelatihan kerja, dan sistem pengupahan. Berdasarkan hukum yang berlaku di Indonesia, undang-undang yang mengatur tentang ketenagakerjaan adalah.

    Lihat pembahasan

    Jawaban: D. Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 Penjelasan: Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 adalah dasar hukum yang mengatur tentang ketenagakerjaan di Indonesia. Undang-undang ini meliputi berbagai aspek, seperti pelatihan tenaga kerja, sistem pengupahan, jaminan sosial, hubungan industrial, dan perlindungan tenaga kerja. Pilihan lainnya tidak sesuai dengan cakupan materi ketenagakerjaan.

  2. Soal

    Pemerintah Indonesia telah menetapkan undang-undang untuk mengatur dan melindungi hak serta kewajiban pekerja dan pemberi kerja. Undang-undang ini mencakup aturan terkait hubungan kerja, jaminan sosial, pelatihan kerja, dan sistem pengupahan. Berdasarkan hukum yang berlaku di Indonesia, undang-undang yang mengatur tentang ketenagakerjaan adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: D. Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 Penjelasan: Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 adalah dasar hukum yang mengatur tentang ketenagakerjaan di Indonesia. Undang-undang ini meliputi berbagai aspek, seperti pelatihan tenaga kerja, sistem pengupahan, jaminan sosial, hubungan industrial, dan perlindungan tenaga kerja. Pilihan lainnya tidak sesuai dengan cakupan materi ketenagakerjaan.

  3. Soal

    Dalam pembahasan ketenagakerjaan, salah satu hal yang sering menjadi perhatian adalah pengelompokkan penduduk usia kerja dan bukan usia kerja. Berdasarkan bacaan di atas, bagaimana pengelompokkan usia kerja di Indonesia memengaruhi perhitungan angka pengangguran?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: B. Pengelompokkan usia kerja di Indonesia berfokus pada penduduk berumur 15 tahun ke atas sehingga penduduk berusia di bawah 15 tahun tidak dihitung dalam angka pengangguran. Penjelasan: Dalam sistem ketenagakerjaan Indonesia, penduduk usia kerja adalah mereka yang berusia 15 tahun ke atas. Hal ini memengaruhi perhitungan angka pengangguran karena penduduk di bawah usia 15 tahun dianggap belum memasuki usia kerja, sehingga tidak termasuk dalam statistik pengangguran. Pengelompokkan ini penting untuk memberikan data yang lebih akurat mengenai tenaga kerja yang tersedia dan kondisi ketenagakerjaan di Indonesia. Pilihan lainnya kurang tepat karena tidak sesuai dengan metode penghitungan resmi di Indonesia.

  4. Soal

    Dalam pembahasan ketenagakerjaan, salah satu hal yang sering menjadi perhatian adalah pengelompokan penduduk usia kerja dan bukan usia kerja. Berdasarkan bacaan di atas, bagaimana pengelompokan usia kerja di Indonesia memengaruhi perhitungan angka pengangguran?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: B. Pengelompokan usia kerja di Indonesia berfokus pada penduduk berumur 15 tahun ke atas sehingga penduduk berusia di bawah 15 tahun tidak dihitung dalam angka pengangguran. Penjelasan: Dalam sistem ketenagakerjaan Indonesia, penduduk usia kerja adalah mereka yang berusia 15 tahun ke atas. Hal ini memengaruhi perhitungan angka pengangguran karena penduduk di bawah usia 15 tahun dianggap belum memasuki usia kerja, sehingga tidak termasuk dalam statistik pengangguran. Pengelompokan ini penting untuk memberikan data yang lebih akurat mengenai tenaga kerja yang tersedia dan kondisi ketenagakerjaan di Indonesia. Pilihan lainnya kurang tepat karena tidak sesuai dengan metode penghitungan resmi di Indonesia.

  5. Soal

    Dalam pembahasan ketenagakerjaan, salah satu hal yang sering menjadi perhatian adalah pengelompokan penduduk usia kerja dan bukan usia kerja. Berdasarkan kalimat di atas, bagaimana pengelompokan usia kerja di Indonesia memengaruhi perhitungan angka pengangguran?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: B. Pengelompokan usia kerja di Indonesia berfokus pada penduduk berumur 15 tahun ke atas sehingga penduduk berusia di bawah 15 tahun tidak dihitung dalam angka pengangguran. Penjelasan: Dalam sistem ketenagakerjaan Indonesia, penduduk usia kerja adalah mereka yang berusia 15 tahun ke atas. Hal ini memengaruhi perhitungan angka pengangguran karena penduduk di bawah usia 15 tahun dianggap belum memasuki usia kerja, sehingga tidak termasuk dalam statistik pengangguran. Pengelompokan ini penting untuk memberikan data yang lebih akurat mengenai tenaga kerja yang tersedia dan kondisi ketenagakerjaan di Indonesia. Pilihan lainnya kurang tepat karena tidak sesuai dengan metode penghitungan resmi di Indonesia.

  6. Soal

    Salah satu langkah penting dalam analisis ketenagakerjaan adalah mengidentifikasi pembagian kelompok tenaga kerja. Dengan memahami struktur tenaga kerja, kebijakan ketenagakerjaan dapat dirancang lebih efektif untuk mengurangi pengangguran. Berdasarkan konsep dasar ketenagakerjaan, bagaimana pembagian kelompok tenaga kerja yang dapat digunakan sebagai dasar dalam perumusan kebijakan tersebut?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: E. Angkatan kerja dan bukan angkatan kerja. Penjelasan: Pembagian kelompok tenaga kerja menjadi angkatan kerja dan bukan angkatan kerja adalah dasar utama dalam analisis ketenagakerjaan. Angkatan kerja mencakup penduduk usia kerja yang bekerja atau sedang mencari pekerjaan, sementara bukan angkatan kerja mencakup pelajar, ibu rumah tangga, dan pensiunan yang tidak terlibat langsung dalam aktivitas ekonomi. Pemahaman ini memungkinkan pemerintah untuk menyusun kebijakan ketenagakerjaan yang relevan, seperti pelatihan bagi angkatan kerja atau pengembangan keterampilan untuk kelompok yang belum masuk pasar kerja. Pilihan lain kurang tepat karena tidak mencerminkan pembagian yang digunakan secara universal dalam analisis ekonomi ketenagakerjaan.

  7. Soal

    Jumlah angkatan kerja di Indonesia terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk setiap tahunnya. Namun, salah satu tantangan utama adalah menciptakan lapangan kerja yang cukup untuk menampung angkatan kerja tersebut. Berdasarkan data dan konsep ketenagakerjaan, bagaimana hubungan antara jumlah lapangan kerja dengan tingkat pengangguran di suatu negara?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: D. Meningkatkan jumlah lapangan kerja yang tersedia akan menurunkan tingkat pengangguran karena penduduk usia produktif dapat terserap dalam berbagai pekerjaan Penjelasan: Jumlah lapangan kerja yang tersedia merupakan faktor kunci dalam menentukan tingkat pengangguran. Jika lapangan kerja tersedia dalam jumlah yang cukup, penduduk usia produktif akan memiliki kesempatan untuk bekerja, sehingga tingkat pengangguran menurun. Sebaliknya, jika jumlah lapangan kerja terbatas, banyak penduduk usia produktif yang tidak dapat terserap dalam pekerjaan, sehingga tingkat pengangguran meningkat. Pilihan lain tidak sesuai dengan konsep dasar hubungan antara lapangan kerja dan pengangguran.

  8. Soal

    Dalam sebuah perusahaan teknologi, terdapat berbagai macam tenaga kerja yang berkontribusi dalam proses operasional. Direktur perusahaan bertugas merancang strategi bisnis dan memberikan arahan kepada tim. Sementara itu, staf operasional di pabrik bertugas memproduksi perangkat elektronik dengan keterampilan fisik mereka. Berdasarkan sifat kerjanya, tenaga kerja yang dimaksud dalam deskripsi tersebut termasuk ke dalam jenis?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: C. Tenaga kerja rohaniah dan jasmaniah Penjelasan Jawaban: Tenaga kerja rohaniah adalah mereka yang bekerja lebih banyak menggunakan pemikiran, gagasan, dan ide, seperti direktur perusahaan yang merancang strategi bisnis. Sedangkan tenaga kerja jasmaniah adalah mereka yang menggunakan tenaga fisik dalam pekerjaannya, seperti staf operasional yang memproduksi perangkat elektronik. Pilihan lainnya tidak sesuai karena tidak secara langsung menggambarkan sifat kerja yang dijelaskan dalam soal.

  9. Soal

    Dalam sebuah perusahaan teknologi, terdapat berbagai macam tenaga kerja yang berkontribusi dalam proses operasional. Direktur perusahaan bertugas merancang strategi bisnis dan memberikan arahan kepada tim. Sementara itu, staf operasional di pabrik bertugas memproduksi perangkat elektronik dengan keterampilan fisik mereka. Berdasarkan sifat kerjanya, tenaga kerja yang dimaksud dalam deskripsi tersebut termasuk ke dalam jenis?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: C. Tenaga kerja rohaniah dan jasmaniah Penjelasan: Tenaga kerja rohaniah adalah mereka yang bekerja lebih banyak menggunakan pemikiran, gagasan, dan ide, seperti direktur perusahaan yang merancang strategi bisnis. Sedangkan tenaga kerja jasmaniah adalah mereka yang menggunakan tenaga fisik dalam pekerjaannya, seperti staf operasional yang memproduksi perangkat elektronik.

  10. Soal

    Indonesia memiliki sumber daya manusia yang melimpah, namun tingginya jumlah angkatan kerja menjadi salah satu tantangan besar dalam pembangunan ekonomi. Berdasarkan laporan BPS pada Agustus 2022, jumlah penduduk usia kerja yang masuk dalam kategori angkatan kerja mencapai 143,72 juta jiwa, dengan 8,43 juta jiwa di antaranya menganggur. Berdasarkan data tersebut, apa solusi yang paling relevan untuk mengatasi permasalahan tingginya tingkat pengangguran di Indonesia?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: C. Mengembangkan program pelatihan kerja berbasis kebutuhan pasar dan memperkuat sektor ekonomi kreatif. Penjelasan Jawaban: Pilihan C merupakan solusi yang paling relevan karena pelatihan berbasis kebutuhan pasar dapat meningkatkan keterampilan kerja dan daya saing tenaga kerja di pasar kerja. Hal ini juga mendukung pengembangan sektor ekonomi kreatif yang memiliki potensi besar dalam menyerap tenaga kerja. Pilihan lain tidak tepat karena tidak menawarkan solusi jangka panjang yang berkelanjutan untuk mengatasi pengangguran.

  11. Soal

    Indonesia memiliki sumber daya manusia yang melimpah, namun tingginya jumlah angkatan kerja menjadi salah satu tantangan besar dalam pembangunan ekonomi. Berdasarkan laporan BPS pada Agustus 2022, jumlah penduduk usia kerja yang masuk dalam kategori angkatan kerja mencapai 143,72 juta jiwa, dengan 8,43 juta jiwa di antaranya menganggur. Berdasarkan data tersebut, apa solusi yang paling relevan untuk mengatasi permasalahan tingginya tingkat pengangguran di Indonesia?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: C. Mengembangkan program pelatihan kerja berbasis kebutuhan pasar dan memperkuat sektor ekonomi kreatif. Penjelasan: Pilihan C merupakan solusi yang paling relevan karena pelatihan berbasis kebutuhan pasar dapat meningkatkan keterampilan kerja dan daya saing tenaga kerja di pasar kerja. Hal ini juga mendukung pengembangan sektor ekonomi kreatif yang memiliki potensi besar dalam menyerap tenaga kerja.

  12. Soal

    Berdasarkan data BPS tahun 2022, tingkat pengangguran di Indonesia mencapai 8,4 juta jiwa atau 5,86 persen dari total angkatan kerja. Salah satu penyebab utama tingginya tingkat pengangguran adalah rendahnya pendidikan dan keterampilan.

    Gambar soal

    Berdasarkan tabel, kelompok pendidikan mana yang memiliki tingkat pengangguran tertinggi, dan bagaimana upaya yang paling relevan untuk menurunkan tingkat pengangguran tersebut?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: A. Kelompok lulusan SMA Kejuruan, dengan cara memperbaiki kurikulum pendidikan kejuruan agar lebih sesuai dengan kebutuhan pasar kerja. Penjelasan: Tingkat pengangguran tertinggi pada tahun 2022 terdapat pada lulusan SMA Kejuruan. Hal ini menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara keterampilan lulusan dan kebutuhan pasar kerja. Memperbaiki kurikulum pendidikan kejuruan dapat membantu lulusan SMA Kejuruan lebih siap menghadapi pasar kerja dan meningkatkan daya saing mereka, sehingga mengurangi tingkat pengangguran di kelompok ini. Pilihan lainnya tidak memberikan solusi yang sesuai dengan masalah utama yang dihadapi oleh lulusan SMA Kejuruan.

  13. Soal

    Peningkatan kualitas tenaga kerja membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan individu. Berdasarkan hal tersebut, strategi manakah yang paling tepat untuk mengatasi permasalahan tenaga kerja dengan pendidikan dan keterampilan rendah?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: B. Individu berinisiatif meningkatkan keterampilan dengan mengikuti pelatihan dan mengembangkan usaha mandiri. Penjelasan: Individu memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja, terutama dengan mengikuti pelatihan dan memanfaatkan peluang berwirausaha. Langkah ini tidak hanya membantu individu tersebut untuk lebih kompetitif, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan lapangan kerja baru. Pilihan lain tidak sepenuhnya menyelesaikan masalah secara menyeluruh atau berfokus pada pendekatan yang berkelanjutan.

  14. Soal

    Pemerintah memiliki kewajiban untuk menciptakan lapangan kerja sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendapatan nasional yang lebih tinggi. Pernyataan tersebut sesuai dengan kewajiban negara yang tercantum dalam UUD NRI Tahun 1945. Pasal manakah yang mengatur hak dan kewajiban ini terkait kesempatan kerja?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: A. Pasal 27 Ayat (2) Penjelasan: Pasal 27 Ayat (2) UUD NRI Tahun 1945 menyatakan bahwa setiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan. Ini menunjukkan tanggung jawab pemerintah dalam menciptakan peluang kerja dan mendukung kesejahteraan rakyat melalui pembangunan ekonomi. Pilihan lain tidak relevan karena mengatur hal yang berbeda, seperti kebebasan beragama atau hak atas perlakuan yang adil.

  15. Soal

    Seorang dokter bernama Rani telah menyelesaikan berbagai jenjang pendidikan formal hingga tingkat tinggi, serta mengikuti pelatihan profesional di bidangnya. Berdasarkan kualifikasinya, Rani dapat digolongkan sebagai tenaga kerja yang?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: D. Terdidik dengan keahlian di bidang profesional Penjelasan: Rani tergolong tenaga kerja terdidik karena telah menyelesaikan pendidikan formal hingga jenjang tinggi, ditambah dengan pelatihan profesional. Kualifikasi ini menunjukkan bahwa ia memiliki keahlian khusus sesuai bidang pekerjaannya, yaitu dokter. Pilihan lain kurang relevan karena tidak menggambarkan status profesional dan pendidikan Rani.

  16. Soal

    Seorang dokter bernama Rani telah menyelesaikan berbagai jenjang pendidikan formal hingga tingkat tinggi, serta mengikuti pelatihan profesional di bidangnya. Berdasarkan kualifikasinya, Rani dapat digolongkan sebagai tenaga kerja yang...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: D. Memiliki latar belakang akademik yang kuat dan keahlian teknis yang spesifik di bidang profesional tertentu. Penjelasan: Rani tergolong tenaga kerja terdidik karena telah menyelesaikan pendidikan formal hingga jenjang tinggi, ditambah dengan pelatihan profesional. Kualifikasi ini menunjukkan bahwa ia memiliki keahlian khusus sesuai bidang pekerjaannya, yaitu dokter. Pilihan lain kurang relevan karena tidak menggambarkan status profesional dan pendidikan Rani.

  17. Soal

    Saat ini, dunia kerja semakin menuntut tenaga kerja yang memiliki keterampilan siap pakai. Dalam kaitan ini, pemerintah mendirikan Balai Latihan Kerja. Apa tujuan utama dari pendirian Balai Latihan Kerja oleh pemerintah?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: E. Mengembangkan kompetensi dan keterampilan tenaga kerja Penjelasan: Pendirian Balai Latihan Kerja bertujuan untuk memberikan pelatihan yang berfokus pada pengembangan keterampilan tenaga kerja agar siap bersaing di dunia usaha. Pilihan lain tidak sepenuhnya mencerminkan tujuan utama dari keberadaan lembaga tersebut.

  18. Soal

    Dalam sistem ketenagakerjaan, pengupahan merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi produktivitas tenaga kerja. Sebuah perusahaan menerapkan sistem upah berdasarkan hasil kerja atau produktivitas karyawannya. Sistem upah seperti ini memiliki kelebihan berupa mendorong peningkatan kinerja karyawan, namun juga berisiko menimbulkan persaingan yang tidak sehat di antara tenaga kerja. Sistem pengupahan yang diterapkan oleh perusahaan tersebut dikenal sebagai sistem upah?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: C. Berdasarkan prestasi Penjelasan: Sistem upah berdasarkan prestasi adalah metode pengupahan yang dihitung sesuai dengan hasil kerja atau produktivitas tenaga kerja. Keunggulan sistem ini adalah mendorong tenaga kerja untuk bekerja lebih keras guna meningkatkan hasil kerja mereka. Namun, kekurangannya adalah potensi munculnya persaingan tidak sehat dan tekanan kerja yang tinggi. Pilihan lainnya, seperti upah borongan dan insentif, memiliki karakteristik yang berbeda dan tidak sesuai dengan deskripsi soal.

  19. Soal

    Dalam sistem ketenagakerjaan, pengupahan merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi produktivitas tenaga kerja. Sebuah perusahaan menerapkan sistem upah berdasarkan hasil kerja atau produktivitas karyawannya. Sistem upah seperti ini memiliki kelebihan berupa mendorong peningkatan kinerja karyawan, tetapi juga berisiko menimbulkan persaingan yang tidak sehat di antara tenaga kerja. Sistem pengupahan yang diterapkan oleh perusahaan tersebut dikenal sebagai sistem upah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: C. Berdasarkan prestasi Penjelasan: Sistem upah berdasarkan prestasi adalah metode pengupahan yang dihitung sesuai dengan hasil kerja atau produktivitas tenaga kerja. Keunggulan sistem ini adalah mendorong tenaga kerja untuk bekerja lebih keras guna meningkatkan hasil kerja mereka. Namun, kekurangannya adalah potensi munculnya persaingan tidak sehat dan tekanan kerja yang tinggi. Pilihan lainnya, seperti upah borongan dan insentif, memiliki karakteristik yang berbeda dan tidak sesuai dengan deskripsi soal.

  20. Soal

    Dalam PP RI No. 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan, pemerintah menetapkan kebijakan upah untuk menjamin hak pekerja atau buruh atas penghidupan yang layak. Salah satu komponen kebijakan pengupahan adalah upah minimum. Apa tujuan utama dari kebijakan upah minimum menurut PP tersebut?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: B. Menjamin upah pekerja tidak berada di bawah standar kebutuhan hidup layak. Penjelasan: Kebijakan upah minimum dirancang untuk memastikan bahwa pekerja menerima penghasilan yang sesuai dengan standar kebutuhan hidup layak, sehingga dapat mendukung kesejahteraan mereka. Pilihan lainnya tidak sesuai dengan tujuan utama kebijakan pengupahan dalam PP RI No. 36 Tahun 2021.

  21. Soal

    Dalam PP RI No. 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan, pemerintah menetapkan kebijakan upah untuk menjamin hak pekerja atau buruh atas penghidupan yang layak. Salah satu komponen kebijakan pengupahan adalah upah minimum. Apa tujuan utama dari kebijakan upah minimum menurut PP tersebut?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: B. Menjamin upah pekerja tidak berada di bawah standar kebutuhan hidup layak. Penjelasan: Kebijakan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) dirancang sebagai instrumen pemerintah untuk memastikan bahwa pekerja, terutama yang baru memasuki dunia kerja dan belum memiliki pengalaman atau masa kerja panjang, memperoleh penghasilan yang layak dan cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka. Hal ini diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia (PP) No. 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan, yang menggantikan aturan sebelumnya dan menyesuaikan kebijakan upah dengan perkembangan ekonomi dan kesejahteraan tenaga kerja. Tujuan Strategis Kebijakan Upah Minimum: • Menjamin Upah yang Layak bagi Pekerja Pemula UMP dan UMK terutama ditujukan bagi pekerja dengan masa kerja kurang dari satu tahun, sehingga mereka mendapatkan gaji yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Setelah melewati masa kerja ini, pengupahan dapat disesuaikan berdasarkan struktur dan skala upah yang ditetapkan oleh perusahaan. • Menyesuaikan Upah dengan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) Kebijakan ini memastikan bahwa pekerja mendapatkan upah yang sesuai dengan standar Kebutuhan Hidup Layak (KHL) di suatu daerah, yang mencakup biaya makanan, perumahan, transportasi, kesehatan, dan kebutuhan lainnya • Mengurangi Eksploitasi Tenaga Kerja Tanpa regulasi yang mengatur batasan upah minimum, pengusaha dapat menawarkan gaji yang terlalu rendah, yang pada akhirnya akan merugikan pekerja. Dengan adanya kebijakan ini, perusahaan diwajibkan untuk memberikan kompensasi yang wajar sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh pemerintah daerah dan pusat. • Menjaga Stabilitas Ekonomi dan Daya Beli Masyarakat Upah yang layak membantu pekerja meningkatkan daya beli mereka, yang pada gilirannya berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi. Konsumsi rumah tangga yang lebih tinggi dapat mendorong aktivitas bisnis dan menciptakan siklus ekonomi yang lebih stabil.

  22. Soal

    Dalam PP RI No. 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan, pemerintah menetapkan kebijakan upah untuk menjamin hak pekerja atau buruh atas penghidupan yang layak. Salah satu komponen kebijakan pengupahan adalah upah minimum. Apa tujuan utama dari kebijakan upah minimum menurut PP tersebut?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: B. Menjamin upah pekerja tidak berada di bawah standar kebutuhan hidup layak. Penjelasan: Kebijakan UMP dan UMK diatur dalam PP No. 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan, bertujuan untuk memastikan bahwa pekerja, terutama yang baru memasuki dunia kerja, mendapatkan penghasilan yang layak. Tujuan Strategis Kebijakan Upah Minimum: • Menjamin Upah yang Layak bagi Pekerja Pemula: UMP dan UMK terutama ditujukan bagi pekerja dengan masa kerja kurang dari satu tahun, agar mereka memperoleh gaji yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup. • Menyesuaikan Upah dengan Kebutuhan Hidup Layak (KHL): Kebijakan ini memastikan upah sesuai dengan standar KHL di suatu daerah. • Mengurangi Eksploitasi Tenaga Kerja: Dengan adanya batasan upah minimum, perusahaan tidak dapat menawarkan gaji yang terlalu rendah. • Menjaga Stabilitas Ekonomi dan Daya Beli Masyarakat: Upah yang layak membantu meningkatkan daya beli pekerja dan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi.

  23. Soal

    Sebuah perusahaan kerajinan tangan menggunakan sistem pengupahan untuk membayar pekerja berdasarkan jumlah barang yang berhasil diselesaikan. Sistem ini memberikan insentif tambahan kepada pekerja untuk meningkatkan produktivitas. Berdasarkan sistem upah yang dijelaskan, sistem pengupahan yang digunakan perusahaan tersebut adalah?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: E. Upah berdasarkan satuan hasil sesuai kesepakatan. Penjelasan: Sistem upah berdasarkan satuan hasil adalah metode pengupahan yang menetapkan besaran upah sesuai dengan jumlah hasil pekerjaan yang telah disepakati antara pekerja dan pemberi kerja. Sistem ini mendorong produktivitas pekerja karena pembayaran didasarkan pada hasil yang dicapai. Pilihan lain seperti upah borongan atau upah berdasarkan waktu tidak sesuai dengan skenario karena tidak secara langsung terkait dengan jumlah barang yang diselesaikan.

  24. Soal

    Sebuah perusahaan kerajinan tangan menggunakan sistem pengupahan untuk membayar pekerja berdasarkan jumlah barang yang berhasil diselesaikan. Sistem ini memberikan insentif tambahan kepada pekerja untuk meningkatkan produktivitas. Berdasarkan sistem upah yang dijelaskan, sistem pengupahan yang digunakan perusahaan tersebut adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: E. Upah berdasarkan satuan hasil sesuai kesepakatan. Penjelasan: Sistem upah berdasarkan satuan hasil adalah metode pengupahan yang menetapkan besaran upah sesuai dengan jumlah hasil pekerjaan yang telah disepakati antara pekerja dan pemberi kerja. Sistem ini mendorong produktivitas pekerja karena pembayaran didasarkan pada hasil yang dicapai. Pilihan lain seperti upah borongan atau upah berdasarkan waktu tidak sesuai dengan skenario karena tidak secara langsung terkait dengan jumlah barang yang diselesaikan.

  25. Soal

    Dalam wawancara kerja, pemberi kerja dan pencari kerja sering kali bernegosiasi terkait jam kerja dan upah yang ditawarkan. Namun, banyak pekerja di Indonesia berada dalam posisi tawar yang lemah sehingga menerima upah di bawah standar minimum. Sebaliknya, pekerja dengan keterampilan langka memiliki posisi tawar yang lebih tinggi. Berdasarkan hal tersebut, langkah apa yang paling efektif untuk meningkatkan posisi tawar pencari kerja?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: C. Mengikuti pelatihan untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi. Penjelasan: Meningkatkan daya tawar pencari kerja dapat dilakukan dengan menambah keterampilan dan kompetensi melalui pelatihan. Dengan memiliki keahlian yang lebih tinggi dan unik, pencari kerja akan memiliki nilai tambah di pasar tenaga kerja. Pilihan A dan D tidak memberikan solusi untuk meningkatkan daya tawar. Pilihan C dan E dapat menimbulkan konflik dan tidak menyelesaikan masalah secara produktif.

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →