Fitri Learning

LatihanEkonomi SMA Kelas 11

Bab 4: Permintaan dan Penawaran Uang, Indeks Harga, dan Inflasi

Ekonomi SMA Kelas 11 · 25 soal · bagian 1 dari 3

  1. Soal

    Seorang ekonom sedang menjelaskan kepada masyarakat mengenai alasan individu dan perusahaan lebih memilih untuk memegang uang tunai daripada aset lainnya, seperti properti atau saham, terutama dalam periode ketidakpastian ekonomi. Berdasarkan teori permintaan uang, bagaimana konsep ini menjelaskan perilaku ekonomi tersebut?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: B. Uang digunakan sebagai alat tukar dan penyimpan nilai yang paling likuid. Penjelasan: Konsep permintaan uang menggambarkan bahwa individu dan perusahaan memegang uang untuk kebutuhan transaksi, berjaga-jaga, dan spekulasi. Likuiditas uang yang tinggi mempermudah penggunaannya sebagai alat tukar dan penyimpan nilai dibandingkan aset lain yang membutuhkan waktu untuk dikonversi menjadi uang tunai. Hal ini membuat uang lebih diminati dalam situasi yang membutuhkan fleksibilitas tinggi.

  2. Soal

    David Ricardo mengemukakan teori kuantitas uang yang menjelaskan hubungan antara jumlah uang beredar dan tingkat harga di suatu perekonomian. Dalam situasi ketika pemerintah berencana menambah jumlah uang beredar untuk memacu pertumbuhan ekonomi, Apakah langkah yang sebaiknya dilakukan untuk mencegah dampak negatif yang mungkin muncul terhadap stabilitas harga?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: D. Menyesuaikan kebijakan fiskal untuk mengontrol jumlah uang yang beredar di masyarakat. Penjelasan: Menurut teori kuantitas uang David Ricardo, jumlah uang beredar yang terlalu banyak dapat menyebabkan kenaikan tingkat harga atau inflasi. Untuk mencegah hal ini, pemerintah dapat menggunakan kebijakan fiskal, seperti meningkatkan pajak atau mengurangi belanja negara, untuk mengurangi jumlah uang yang beredar di masyarakat. Hal ini penting untuk menjaga stabilitas harga dan mencegah dampak negatif dari inflasi yang berlebihan.

  3. Soal

    Teori kuantitas uang yang dikemukakan oleh Irving Fisher menjelaskan hubungan antara jumlah uang beredar, kecepatan perputaran uang, tingkat harga umum, dan jumlah barang serta jasa yang diperdagangkan melalui rumus M x V=P x T. Berdasarkan teori tersebut, jika dalam suatu negara terjadi peningkatan jumlah uang beredar tetapi kecepatan perputaran uang tetap dan jumlah barang serta jasa mengalami penurunan, Apa yang akan terjadi pada tingkat harga?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: C. Tingkat harga akan meningkat karena jumlah uang beredar bertambah sedangkan barang dan jasa berkurang. Penjelasan: Berdasarkan rumus M × V=P x T, peningkatan jumlah uang beredar (M) dan penurunan jumlah barang serta jasa (T) akan menyebabkan peningkatan pada tingkat harga umum (P), dengan asumsi kecepatan perputaran uang (V) tetap. Hal ini disebabkan oleh ketidakseimbangan antara jumlah uang yang beredar dan ketersediaan barang serta jasa di pasar.

  4. Soal

    Dalam teori preferensi likuiditas yang dikemukakan oleh John Maynard Keynes, terdapat tiga motif utama seseorang memegang uang, yaitu motif transaksi, berjaga-jaga, dan spekulasi. Berdasarkan teori tersebut, bagaimana pengaruh pendapatan seseorang terhadap permintaan uang untuk motif transaksi dan motif berjaga-jaga?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: E. Semakin tinggi pendapatan seseorang, permintaan uang untuk motif transaksi meningkat, tetapi permintaan uang untuk motif berjaga-jaga bergantung pada ketidakpastian keadaan. Penjelasan: Menurut teori preferensi likuiditas Keynes, permintaan uang untuk motif transaksi dipengaruhi oleh tingkat pendapatan; semakin tinggi pendapatan seseorang, semakin besar kebutuhan untuk transaksi. Sedangkan, permintaan uang untuk motif berjaga-jaga bergantung pada ketidakpastian dan risiko, bukan hanya pendapatan, sehingga fluktuasi permintaan ini tidak selalu linier dengan tingkat pendapatan.

  5. Soal

    Dalam teori preferensi likuiditas yang dikemukakan oleh John Maynard Keynes, terdapat tiga motif utama seseorang memegang uang, yaitu motif transaksi, berjaga-jaga, dan spekulasi. Berdasarkan teori tersebut, bagaimana pengaruh pendapatan seseorang terhadap permintaan uang untuk motif transaksi dan motif berjaga-jaga?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: E. Semakin tinggi pendapatan seseorang, permintaan uang untuk motif transaksi meningkat, tetapi permintaan uang untuk motif berjaga-jaga bergantung pada ketidakpastian keadaan. Penjelasan: Menurut teori preferensi likuiditas Keynes, permintaan uang untuk motif transaksi dipengaruhi oleh tingkat pendapatan. Semakin tinggi pendapatan seseorang, semakin besar kebutuhan uang untuk transaksi. Sedangkan, permintaan uang untuk motif berjaga-jaga bergantung pada ketidakpastian dan risiko, bukan hanya pendapatan, sehingga fluktuasi permintaan ini tidak selalu linier dengan tingkat pendapatan.

  6. Soal

    Ketika kekayaan masyarakat dan pendapatan nasional mengalami peningkatan, bagaimana dampaknya terhadap kurva permintaan uang riil (MD) berdasarkan teori permintaan uang, Pilih jawaban yang paling sesuai dengan perubahan posisi kurva tersebut?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: C. Kurva permintaan uang bergeser ke kanan akibat meningkatnya kebutuhan uang untuk transaksi dan spekulasi karena peningkatan pendapatan dan kekayaan. Penjelasan: Peningkatan pendapatan nasional dan kekayaan mendorong masyarakat untuk melakukan lebih banyak transaksi serta meningkatkan kebutuhan akan uang dalam motif spekulasi. Hal ini menyebabkan kurva permintaan uang riil bergeser ke kanan sebagai cerminan dari aktivitas ekonomi yang lebih tinggi.

  7. Soal

    Ketika kekayaan masyarakat dan pendapatan nasional mengalami peningkatan, bagaimana dampaknya terhadap kurva permintaan uang riil (MD) berdasarkan teori permintaan uang? Pilih jawaban yang paling sesuai dengan perubahan posisi kurva tersebut.

    Lihat pembahasan

    Jawaban: C. Kurva permintaan uang bergeser ke kanan akibat meningkatnya kebutuhan uang untuk transaksi dan spekulasi karena peningkatan pendapatan dan kekayaan. Penjelasan: Peningkatan pendapatan nasional dan kekayaan mendorong masyarakat untuk melakukan lebih banyak transaksi serta meningkatkan kebutuhan akan uang dalam motif spekulasi. Hal ini menyebabkan kurva permintaan uang riil bergeser ke kanan sebagai cerminan dari aktivitas ekonomi yang lebih tinggi.

  8. Soal

    Menurut teori penawaran uang, uang beredar terdiri dari M1 yang mencakup uang kartal dan giral. Seiring dengan digitalisasi ekonomi, banyak negara mulai mengembangkan mata uang digital bank sentral (CBDC) sebagai pengganti sebagian fungsi uang giral. Jika Indonesia menerapkan CBDC, bagaimana hal ini dapat memengaruhi penawaran uang dan efektivitas kebijakan moneter pemerintah?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: A. CBDC memperkuat kontrol pemerintah terhadap penawaran uang karena semua transaksi menjadi lebih transparan. Penjelasan: Dengan CBDC, pemerintah dapat melacak transaksi secara real-time, sehingga pengawasan terhadap peredaran uang menjadi lebih ketat. Hal ini memungkinkan bank sentral untuk menerapkan kebijakan moneter yang lebih efektif, seperti pengendalian inflasi dan pengelolaan jumlah uang beredar, karena data transaksi dapat diakses secara langsung dan akurat.

  9. Soal

    Sebuah negara sedang mengalami lonjakan inflasi akibat meningkatnya jumlah uang beredar secara signifikan. Dalam rapat Bank Sentral, Anda sebagai seorang ahli ekonomi diminta memberikan solusi strategis untuk mengendalikan situasi tersebut. Berdasarkan teori penawaran uang, tindakan apa yang paling tepat untuk dilakukan oleh Bank Sentral?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: B. Meningkatkan suku bunga acuan agar masyarakat lebih memilih menabung. Penjelasan: Salah satu cara untuk mengurangi jumlah uang beredar dalam perekonomian adalah dengan meningkatkan suku bunga acuan. Hal ini mendorong masyarakat untuk menabung lebih banyak karena keuntungan bunga yang lebih tinggi, sehingga jumlah uang beredar di pasar berkurang. Langkah ini dapat membantu menurunkan inflasi yang disebabkan oleh kelebihan likuiditas dalam perekonomian.

  10. Soal

    Sebuah negara sedang mengalami lonjakan inflasi akibat meningkatnya jumlah uang beredar secara signifikan. Dalam rapat Bank Sentral, Anda sebagai seorang ahli ekonomi diminta memberikan solusi strategis untuk mengendalikan situasi tersebut. Berdasarkan teori penawaran uang, tindakan apa yang paling tepat untuk dilakukan oleh Bank Sentral?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: B. Menaikkan tingkat suku bunga kebijakan sebagai upaya mengalihkan preferensi masyarakat dari konsumsi ke investasi keuangan jangka panjang. Penjelasan: Salah satu cara untuk mengurangi jumlah uang beredar dalam perekonomian adalah dengan meningkatkan suku bunga acuan. Hal ini mendorong masyarakat untuk menabung lebih banyak karena keuntungan bunga yang lebih tinggi, sehingga jumlah uang beredar di pasar berkurang. Langkah ini dapat membantu menurunkan inflasi yang disebabkan oleh kelebihan likuiditas dalam perekonomian.

  11. Soal

    Kurva penawaran uang (MS) dalam kebijakan moneter menggambarkan hubungan antara kuantitas uang beredar dan tingkat bunga rill. Dalam konteks ini, pergeseran kurva penawaran uang ke kanan dapat terjadi akibat?

    Lihat pembahasan

    Jawaban Benar: B. Penambahan likuiditas melalui kebijakan moneter ekspansif. Penjelasan: Kurva penawaran uang bergeser ke kanan apabila terjadi peningkatan jumlah uang beredar, yang sering kali merupakan hasil dari kebijakan moneter ekspansif. Contohnya adalah ketika bank sentral menurunkan cadangan wajib minimum atau membeli surat berharga di pasar terbuka, sehingga menciptakan likuiditas tambahan dalam perekonomian. Hal ini berbeda dengan hanya menurunkan suku bunga, yang lebih terkait dengan perubahan titik pada kurva, bukan pergeseran.

  12. Soal

    Kurva penawaran uang (MS) dalam kebijakan moneter menggambarkan hubungan antara kuantitas uang beredar dan tingkat bunga rill. Dalam konteks ini, pergeseran kurva penawaran uang ke kanan dapat terjadi akibat?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: B. Penambahan likuiditas melalui kebijakan moneter ekspansif. Penjelasan: Kurva penawaran uang bergeser ke kanan apabila terjadi peningkatan jumlah uang beredar, yang sering kali merupakan hasil dari kebijakan moneter ekspansif. Contohnya adalah ketika bank sentral menurunkan cadangan wajib minimum atau membeli surat berharga di pasar terbuka, sehingga menciptakan likuiditas tambahan dalam perekonomian. Hal ini berbeda dengan hanya menurunkan suku bunga, yang lebih terkait dengan perubahan titik pada kurva, bukan pergeseran.

  13. Soal

    Kurva penawaran uang (MS) dalam kebijakan moneter menggambarkan hubungan antara kuantitas uang beredar dan tingkat bunga rill. Dalam konteks ini, pergeseran kurva penawaran uang ke kanan dapat terjadi akibat?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: B. Penambahan likuiditas melalui kebijakan moneter ekspansif. Penjelasan: Kurva penawaran uang bergeser ke kanan apabila terjadi peningkatan jumlah uang beredar, yang sering kali merupakan hasil dari kebijakan moneter ekspansif. Contohnya adalah ketika bank sentral menurunkan cadangan wajib minimum atau membeli surat berharga di pasar terbuka, sehingga menciptakan likuiditas tambahan dalam perekonomian. Hal ini berbeda dengan hanya menurunkan suku bunga, yang lebih terkait dengan perubahan titik pada kurva, bukan pergeseran.

  14. Soal

    Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut ini: 1. Jika kapasitas produksi nasional mengalami penurunan drastis, otoritas moneter cenderung menambah jumlah uang yang tersedia di pasar. 2. Penurunan nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing dapat mendorong pemerintah untuk mengurangi likuiditas di pasar. 3. Tingginya tingkat suku bunga mendorong bank sentral untuk meningkatkan jumlah uang yang beredar. 4. Peningkatan suku bunga akan menyebabkan kebijakan pengurangan likuiditas dilakukan oleh Bank Indonesia. 5. Inflasi yang tinggi menyebabkan Bank Indonesia memilih untuk memperluas jumlah uang yang tersedia. Manakah pernyataan yang sesuai terkait dengan faktor yang memengaruhi kebijakan penawaran uang di pasar?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: A. (1), (2), dan (4) Penjelasan: • Pernyataan (1) benar karena ketika kapasitas produksi menurun, kebijakan moneter ekspansif sering dilakukan untuk menstimulasi ekonomi. • Pernyataan (2) benar karena nilai tukar rupiah yang rendah mendorong pengurangan jumlah uang beredar untuk menjaga stabilitas. • Pernyataan (4) juga benar karena suku bunga yang tinggi sering kali diikuti dengan pengurangan jumlah uang beredar untuk mengontrol inflasi. • Pernyataan (3) salah karena suku bunga tinggi biasanya mengurangi uang beredar, bukan menambahnya. • Pernyataan (5) salah karena inflasi tinggi lebih sering direspons dengan kebijakan kontraktif, bukan ekspansif.

  15. Soal

    Pak Andi memperoleh penghasilan sebesar Rp15.000.000 setiap bulan. Ia menarik uang tunai sebesar Rp12.000.000 untuk memenuhi kebutuhan rutin, seperti belanja bahan pokok dan membayar tagihan bulanan. Berdasarkan hal tersebut, motif Pak Andi memegang uang adalah untuk?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: E. memenuhi kebutuhan transaksi sehari-hari Penjelasan: Pak Andi memegang uang dengan tujuan untuk membayar kebutuhan harian, sehingga termasuk dalam motif transaksi. Motif lain, seperti investasi atau cadangan, tidak sesuai dengan konteks yang diberikan.

  16. Soal

    Pak Andi memperoleh penghasilan sebesar Rp15.000.000 setiap bulan. Ia menarik uang tunai sebesar Rp12.000.000 untuk memenuhi kebutuhan rutin, seperti belanja bahan pokok dan membayar tagihan bulanan. Berdasarkan hal tersebut, motif Pak Andi memegang uang adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: E. memenuhi kebutuhan transaksi sehari-hari Penjelasan: Pak Andi memegang uang dengan tujuan untuk membayar kebutuhan harian, sehingga termasuk dalam motif transaksi. Motif lain, seperti investasi atau cadangan, tidak sesuai dengan konteks yang diberikan.

  17. Soal

    Seorang pengusaha pakaian mencatat bahwa selama musim liburan, permintaan terhadap produk mereka meningkat secara signifikan. Namun, mereka menghadapi kendala dalam memenuhi permintaan pasar karena terbatasnya kapasitas produksi. Berdasarkan konsep permintaan (demand), bagaimana pengaruh situasi ini terhadap harga produk pakaian, dan apa penyebab utama dari perubahan harga tersebut?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: E. Harga pakaian cenderung naik karena permintaan lebih besar daripada penawaran. Penjelasan: Dalam konsep permintaan (demand), ketika permintaan suatu barang meningkat sementara penawaran tetap atau tidak dapat memenuhi permintaan, harga barang tersebut akan cenderung naik. Situasi ini dikenal sebagai "ekses permintaan" di mana kelebihan permintaan menciptakan tekanan pada harga untuk naik, sehingga menciptakan keseimbangan baru di pasar.

  18. Soal

    Seorang pengamat ekonomi mencatat bahwa selama tiga bulan terakhir, harga barang A mengalami kenaikan secara bertahap. Setelah dilakukan analisis, ditemukan beberapa fakta: 1. Permintaan terhadap barang A meningkat signifikan karena adanya promosi besar-besaran. 2. Penawaran barang A tetap stabil karena produsen tidak menambah kapasitas produksi. 3. Biaya produksi barang A tidak berubah selama periode tersebut. Berdasarkan informasi tersebut, penyebab utama kenaikan harga barang A adalah?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: C. Kenaikan permintaan barang A tanpa diimbangi peningkatan penawaran. Penjelasan: Berdasarkan konsep perubahan harga, jika permintaan terhadap suatu barang meningkat sementara penawaran tetap, harga barang cenderung naik. Dalam kasus ini, promosi besar-besaran menyebabkan permintaan barang A melonjak, namun penawaran tetap stabil karena kapasitas produksi tidak bertambah. Akibatnya, terjadi tekanan ke atas pada harga barang tersebut.

  19. Soal

    Seorang pengamat ekonomi mencatat bahwa selama tiga bulan terakhir, harga barang A mengalami kenaikan secara bertahap. Setelah dilakukan analisis, ditemukan beberapa fakta: 1. Permintaan terhadap barang A meningkat signifikan karena adanya promosi besar-besaran. 2. Penawaran barang A tetap stabil karena produsen tidak menambah kapasitas produksi. 3. Biaya produksi barang A tidak berubah selama periode tersebut. Berdasarkan informasi tersebut, penyebab utama kenaikan harga barang A adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: C. Kenaikan permintaan barang A tanpa diimbangi peningkatan penawaran. Penjelasan: Berdasarkan konsep perubahan harga, jika permintaan terhadap suatu barang meningkat sementara penawaran tetap, harga barang cenderung naik. Dalam kasus ini, promosi besar-besaran menyebabkan permintaan barang A melonjak, namun penawaran tetap stabil karena kapasitas produksi tidak bertambah. Akibatnya, terjadi tekanan ke atas pada harga barang tersebut.

  20. Soal

    Dalam sebuah diskusi ekonomi, seorang siswa berpendapat bahwa indeks harga hanya mencerminkan perubahan harga pada tahun berjalan dibandingkan dengan harga di masa lalu. Namun, siswa lainnya berpendapat bahwa indeks harga memiliki fungsi yang lebih luas, yaitu sebagai alat analisis stabilitas ekonomi. Berdasarkan pernyataan tersebut, apa definisi yang paling tepat mengenai indeks harga?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: D. Indeks harga adalah perbandingan harga rata-rata pada tahun tertentu dengan harga rata-rata pada tahun dasar yang dipilih berdasarkan stabilitas ekonomi. Penjelasan: Indeks harga merupakan alat yang digunakan untuk membandingkan perubahan harga rata-rata barang dan jasa antara dua periode waktu, biasanya antara tahun berjalan dan tahun dasar. Tahun dasar dipilih saat kondisi ekonomi stabil agar data yang diperoleh relevan dan dapat diandalkan. Indeks harga juga berfungsi untuk mengukur inflasi, memahami daya beli masyarakat, serta menjadi indikator stabilitas ekonomi suatu negara. Dengan demikian, indeks harga tidak hanya menunjukkan perubahan harga, tetapi juga berperan dalam analisis makroekonomi.

  21. Soal

    Dalam sebuah diskusi ekonomi, seorang siswa berpendapat bahwa indeks harga hanya mencerminkan perubahan harga pada tahun berjalan dibandingkan dengan harga di masa lalu. Namun, siswa lainnya berpendapat bahwa indeks harga memiliki fungsi yang lebih luas, yaitu sebagai alat analisis stabilitas ekonomi. Berdasarkan pernyataan tersebut, apa definisi yang paling tepat mengenai indeks harga?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: A. Indeks harga adalah alat statistik yang digunakan untuk menghitung inflasi dengan membandingkan harga pada tahun berjalan dengan tahun dasar. Penjelasan: Indeks harga adalah alat statistik yang digunakan untuk mengukur perubahan harga barang dan jasa dari waktu ke waktu. Fungsi utamanya adalah untuk menghitung inflasi dengan cara membandingkan harga pada tahun berjalan dengan harga pada tahun dasar yang telah ditetapkan. Indeks harga sering digunakan dalam analisis ekonomi untuk menilai stabilitas ekonomi, daya beli masyarakat, dan kebijakan moneter. Jenis indeks harga yang umum digunakan antara lain: • Indeks Harga Konsumen (IHK) Mengukur perubahan harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh rumah tangga. • Indeks Harga Produsen (IHP) Mengukur perubahan harga barang yang diterima produsen. • Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Mengukur perubahan harga di tingkat grosir.

  22. Soal

    Dalam sebuah diskusi ekonomi, seorang siswa berpendapat bahwa indeks harga hanya mencerminkan perubahan harga pada tahun berjalan dibandingkan dengan harga di masa lalu. Namun, siswa lainnya berpendapat bahwa indeks harga memiliki fungsi yang lebih luas, yaitu sebagai alat analisis stabilitas ekonomi. Berdasarkan pernyataan tersebut, apa definisi yang paling tepat mengenai indeks harga?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: A. Indeks harga adalah alat statistik yang digunakan untuk menghitung inflasi dengan membandingkan harga pada tahun berjalan dengan tahun dasar. Penjelasan: Indeks harga adalah alat statistik yang digunakan untuk mengukur perubahan harga barang dan jasa dari waktu ke waktu. Fungsi utamanya adalah untuk menghitung inflasi dengan cara membandingkan harga pada tahun berjalan dengan harga pada tahun dasar yang telah ditetapkan. Indeks harga sering digunakan dalam analisis ekonomi untuk menilai stabilitas ekonomi, daya beli masyarakat, dan kebijakan moneter. Jenis indeks harga yang umum digunakan antara lain: • Indeks Harga Konsumen (IHK) Mengukur perubahan harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh rumah tangga. • Indeks Harga Produsen (IHP) Mengukur perubahan harga barang yang diterima produsen. • Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Mengukur perubahan harga di tingkat grosir.

  23. Soal

    Dalam konteks perekonomian Indonesia, terdapat berbagai macam indeks harga yang digunakan untuk memantau perubahan harga dalam berbagai sektor. Berdasarkan penjelasan tentang macam-macam indeks harga, indeks harga yang digunakan untuk melihat perkembangan harga kebutuhan rumah tangga petani adalah?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: D. Indeks Harga yang Dibayar dan Diterima Petani (Ib dan It) Penjelasan: Indeks harga yang dibayar petani (Ib) menunjukkan perkembangan harga kebutuhan rumah tangga petani dan biaya produksi pertanian. Sedangkan indeks harga yang diterima petani (It) menggambarkan harga hasil pertanian yang diterima oleh petani. Indeks ini digunakan untuk memantau keseimbangan harga yang dapat berdampak pada pendapatan petani dan efisiensi usaha tani. Fungsi ini berbeda dari IHP, IHK, atau IHPB yang berfokus pada produsen, konsumen, atau perdagangan besar.

  24. Soal

    Dalam konteks perekonomian Indonesia, terdapat berbagai macam indeks harga yang digunakan untuk memantau perubahan harga dalam berbagai sektor. Berdasarkan penjelasan tentang macam-macam indeks harga, indeks harga yang digunakan untuk melihat perkembangan harga kebutuhan rumah tangga petani adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban: D. Indeks Harga yang Dibayar dan Diterima Petani (Ib dan It) Penjelasan: Indeks harga yang dibayar petani (Ib) menunjukkan perkembangan harga kebutuhan rumah tangga petani dan biaya produksi pertanian. Sedangkan indeks harga yang diterima petani (It) menggambarkan harga hasil pertanian yang diterima oleh petani. Indeks ini digunakan untuk memantau keseimbangan harga yang dapat berdampak pada pendapatan petani dan efisiensi usaha tani. Fungsi ini berbeda dari IHP, IHK, atau IHPB yang berfokus pada produsen, konsumen, atau perdagangan besar.

  25. Soal

    Indeks harga memiliki berbagai tujuan yang membantu pihak-pihak terkait dalam memahami kondisi ekonomi secara keseluruhan. Berdasarkan pengetahuan Anda, tujuan utama dari perhitungan indeks harga dalam membantu perusahaan-perusahaan besar adalah?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: E. Memberikan pedoman bagi perusahaan dalam mengatur pembelian persediaan barang dengan mempertimbangkan fluktuasi harga. Penjelasan: Indeks harga digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar sebagai pedoman dalam pembelian persediaan. Ketika harga cenderung naik secara terus-menerus, perusahaan dapat mempercepat pengadaan persediaan untuk menghindari biaya yang lebih tinggi di masa depan. Sebaliknya, jika harga cenderung turun, perusahaan dapat menunda pengadaan untuk memperoleh harga yang lebih rendah. Hal ini mendukung efisiensi dan strategi dalam manajemen persediaan perusahaan.

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →