-
Soal
Indeks harga memiliki berbagai tujuan yang membantu pihak-pihak terkait dalam memahami kondisi ekonomi secara keseluruhan. Berdasarkan pengetahuan Anda, tujuan utama dari perhitungan indeks harga dalam membantu perusahaan-perusahaan besar adalah...
Lihat pembahasan
Jawaban: E. Memberikan pedoman bagi perusahaan dalam mengatur pembelian persediaan barang dengan mempertimbangkan fluktuasi harga. Penjelasan: Indeks harga digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar sebagai pedoman dalam pembelian persediaan. Ketika harga cenderung naik secara terus-menerus, perusahaan dapat mempercepat pengadaan persediaan untuk menghindari biaya yang lebih tinggi di masa depan. Sebaliknya, jika harga cenderung turun, perusahaan dapat menunda pengadaan untuk memperoleh harga yang lebih rendah. Hal ini mendukung efisiensi dan strategi dalam manajemen persediaan perusahaan.
-
Soal
Sebuah analisis dilakukan menggunakan metode indeks harga agregatif tidak tertimbang untuk menentukan indeks harga bahan pokok pada tahun 2021 berdasarkan data tabel di atas. Dengan data berikut: • Harga beras pada tahun 2020: Rp9.400,00; tahun 2021: Rp9.700,00 • Harga minyak kelapa pada tahun 2020: Rp11.642,00; tahun 2021: Rp12.244,00 • Harga gula pasir pada tahun 2020: Rp12.714,00; tahun 2021: Rp15.857,00 • Harga garam pada tahun 2020: Rp2.000,00; tahun 2021: Rp2.325,00 • Harga minyak tanah pada tahun 2020: Rp2.500,00; tahun 2021: Rp2.500,00 Berapakah angka indeks harga agregatif tidak tertimbang untuk tahun 2021 dibandingkan dengan tahun 2020?
Lihat pembahasan
Jawaban: C. 107,2 Penjelasan: Untuk menghitung indeks harga agregatif tidak tertimbang, rumus yang digunakan adalah: Pon = Σ Pn/Σ Po× 100 Dimana: • Pon = indeks harga tahun n • ∑ Pn = total harga bahan pokok pada tahun n • ∑ Po = total harga bahan pokok pada tahun dasar 1. Total harga tahun 2020 (∑ Ρο): 9.400+11.642 +12.714+2.000+ 2.500 = 38.256 2. Total harga tahun 2021 (∑ Pn): 9.700+12.244+15.857+2.325 +2.500 = 42.626 3. Indeks harga (Pon): Pon on 42.626/38.256 × 100 = 107, 2 Indeks harga agregatif tidak tertimbang untuk tahun 2021 adalah 107,2, yang menunjukkan adanya kenaikan harga rata-rata sebesar 7,2% dibandingkan tahun 2020.
-
Soal
Louis Étienne Laspeyres adalah seorang ekonom yang berkontribusi besar dalam ilmu ekonomi, khususnya dalam pengembangan metode penghitungan indeks harga. Salah satu metode yang dikembangkannya adalah Indeks Laspeyres. Metode ini sering digunakan dalam analisis ekonomi untuk?
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: C. Menghitung rata-rata perubahan harga berdasarkan kuantitas tetap. Penjelasan Lengkap: Indeks Laspeyres adalah metode penghitungan indeks harga yang didasarkan pada kuantitas barang atau jasa pada tahun dasar. Metode ini digunakan untuk menghitung perubahan rata-rata harga dari satu periode ke periode lainnya dengan menggunakan data kuantitas tetap dari tahun dasar. Hal ini memungkinkan analisis yang konsisten tanpa dipengaruhi oleh perubahan kuantitas barang atau jasa di masa mendatang. Konsep ini menjadi dasar penting dalam studi ekonomi untuk mengukur inflasi, tren harga, dan perbandingan harga antarperiode.
-
Soal
Louis Étienne Laspeyres adalah seorang ekonom yang berkontribusi besar dalam ilmu ekonomi, khususnya dalam pengembangan metode penghitungan indeks harga. Salah satu metode yang dikembangkannya adalah Indeks Laspeyres. Metode ini sering digunakan dalam analisis ekonomi untuk...
Lihat pembahasan
Jawaban: C. Menghitung rata-rata perubahan harga berdasarkan kuantitas tetap. Penjelasan: Indeks Laspeyres adalah metode penghitungan indeks harga yang didasarkan pada kuantitas barang atau jasa pada tahun dasar. Metode ini digunakan untuk menghitung perubahan rata-rata harga dari satu periode ke periode lainnya dengan menggunakan data kuantitas tetap dari tahun dasar. Hal ini memungkinkan analisis yang konsisten tanpa dipengaruhi oleh perubahan kuantitas barang atau jasa di masa mendatang. Konsep ini menjadi dasar penting dalam studi ekonomi untuk mengukur inflasi, tren harga, dan perbandingan harga antarperiode.
-
Soal
Hermann Paasche adalah salah satu ekonom yang berkontribusi dalam pengembangan metode penghitungan indeks harga. Salah satu metode tersebut adalah Indeks Paasche yang sering digunakan dalam analisis ekonomi. Berbeda dengan metode Laspeyres, penimbang pada Indeks Paasche didasarkan pada?
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: D. Kuantitas barang pada tahun yang sedang dihitung. Penjelasan: Metode Indeks Paasche menggunakan kuantitas barang pada tahun yang sedang dihitung (tahun tertentu) sebagai penimbang. Hal ini berbeda dengan Indeks Laspeyres yang menggunakan kuantitas barang pada tahun dasar sebagai penimbang. Metode ini berguna untuk mencerminkan perubahan harga berdasarkan pola konsumsi yang lebih mutakhir. Hermann Paasche adalah tokoh yang mengembangkan metode ini sebagai alat penting dalam analisis ekonomi, khususnya untuk menghitung perubahan harga yang relevan dengan situasi terkini.
-
Soal
Hermann Paasche adalah salah satu ekonom yang berkontribusi dalam pengembangan metode penghitungan indeks harga. Salah satu metode tersebut adalah Indeks Paasche yang sering digunakan dalam analisis ekonomi. Berbeda dengan metode Laspeyres, penimbang pada Indeks Paasche didasarkan pada...
Lihat pembahasan
Jawaban: D. Kuantitas barang pada tahun yang sedang dihitung. Penjelasan: Metode Indeks Paasche menggunakan kuantitas barang pada tahun yang sedang dihitung (tahun tertentu) sebagai penimbang. Hal ini berbeda dengan Indeks Laspeyres yang menggunakan kuantitas barang pada tahun dasar sebagai penimbang. Metode ini berguna untuk mencerminkan perubahan harga berdasarkan pola konsumsi yang lebih mutakhir. Hermann Paasche adalah tokoh yang mengembangkan metode ini sebagai alat penting dalam analisis ekonomi, khususnya untuk menghitung perubahan harga yang relevan dengan situasi terkini.
-
Soal
Indeks harga memiliki beberapa tujuan penting yang digunakan oleh berbagai pihak. Manakah dari berikut ini yang bukan merupakan tujuan utama dari perhitungan indeks harga?
Lihat pembahasan
Jawaban: E. Instrumen utama untuk pengaturan kebijakan politik perdagangan internasional. Penjelasan: Indeks harga memiliki tujuan untuk memberikan informasi ekonomi yang komprehensif, seperti menjadi indikator kondisi ekonomi, pedoman dalam pembelian komoditas, serta menyesuaikan gaji buruh terhadap inflasi. Namun, indeks harga tidak dirancang secara langsung untuk mengatur kebijakan politik perdagangan internasional, meskipun data indeks harga dapat mendukung diskusi perdagangan dalam skala global.
-
Soal
Di Indonesia, terdapat tiga jenis indeks harga utama, yaitu indeks harga produsen (IHP), indeks harga perdagangan besar (IHPB), dan indeks harga konsumen (IHK). Salah satu manfaat dari penggunaan indeks harga konsumen (IHK) adalah?
Lihat pembahasan
Jawaban: B. Berfungsi sebagai panduan dalam menetapkan tingkat upah dan perubahan terkait. Penjelasan: Indeks harga konsumen (IHK) digunakan untuk mengukur rata-rata perubahan harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh rumah tangga dalam periode tertentu. Salah satu fungsinya yang utama adalah menjadi acuan dalam menetapkan dan menyesuaikan gaji, karena mencerminkan tingkat inflasi yang memengaruhi daya beli masyarakat. Jawaban lainnya lebih relevan dengan fungsi indeks harga lainnya, seperti indeks harga produsen atau indeks harga perdagangan besar.
-
Soal
Di Indonesia, terdapat tiga jenis indeks harga utama, yaitu indeks harga produsen (IHP), indeks harga perdagangan besar (IHPB), dan indeks harga konsumen (IHK). Salah satu manfaat dari penggunaan indeks harga konsumen (IHK) adalah...
Lihat pembahasan
Jawaban: B. Berfungsi sebagai panduan dalam menetapkan tingkat upah dan perubahan terkait. Penjelasan: Indeks harga konsumen (IHK) digunakan untuk mengukur rata-rata perubahan harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh rumah tangga dalam periode tertentu. Salah satu fungsinya yang utama adalah menjadi acuan dalam menetapkan dan menyesuaikan gaji, karena mencerminkan tingkat inflasi yang memengaruhi daya beli masyarakat. Jawaban lainnya lebih relevan dengan fungsi indeks harga lainnya, seperti indeks harga produsen atau indeks harga perdagangan besar.
-
Soal
Inflasi adalah suatu fenomena yang sering kali menjadi perhatian dalam perekonomian suatu negara. Berdasarkan pengertian inflasi, mana di antara pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan kondisi inflasi dalam jangka panjang?
Lihat pembahasan
Jawaban : C. Kenaikan harga barang dan jasa secara umum yang terjadi terus-menerus dalam jangka panjang. Penjelasan: Inflasi didefinisikan sebagai keadaan ekonomi di mana harga barang dan jasa secara umum mengalami kenaikan secara terus-menerus dalam jangka panjang. Hal ini tidak mencakup kenaikan harga yang bersifat sementara, seperti kenaikan harga bahan pokok saat musim liburan atau masa tertentu (seperti lebaran), karena harga tersebut cenderung kembali normal setelah periode selesai. Inflasi juga mencerminkan ketidakseimbangan ekonomi yang disebabkan oleh jumlah uang yang beredar lebih banyak dibandingkan ketersediaan barang dan jasa di pasar.
-
Soal
Inflasi adalah suatu fenomena yang sering kali menjadi perhatian dalam perekonomian suatu negara. Berdasarkan pengertian inflasi, mana di antara pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan kondisi inflasi dalam jangka panjang?
Lihat pembahasan
Jawaban : D. Kenaikan harga barang dan jasa secara umum yang terjadi terus-menerus dalam jangka panjang. Penjelasan: Inflasi didefinisikan sebagai keadaan ekonomi di mana harga barang dan jasa secara umum mengalami kenaikan secara terus-menerus dalam jangka panjang. Hal ini tidak mencakup kenaikan harga yang bersifat sementara, seperti kenaikan harga bahan pokok saat musim liburan atau masa tertentu (seperti lebaran), karena harga tersebut cenderung kembali normal setelah periode selesai. Inflasi juga mencerminkan ketidakseimbangan ekonomi yang disebabkan oleh jumlah uang yang beredar lebih banyak dibandingkan ketersediaan barang dan jasa di pasar.
-
Soal
Dalam teori ekonomi, inflasi tarikan permintaan (demand-pull inflation) sering dikaitkan dengan kenaikan permintaan agregat tanpa diimbangi peningkatan penawaran agregat. Berdasarkan grafik yang diberikan, apa yang menjadi penyebab utama terjadinya inflasi jenis ini?

Lihat pembahasan
Jawaban: B. Peningkatan permintaan masyarakat terhadap barang dan jasa tanpa perubahan pada penawaran. Penjelasan Lengkap: Inflasi tarikan permintaan terjadi ketika permintaan agregat meningkat sementara penawaran agregat tetap tidak berubah. Dalam grafik: • Titik awal keseimbangan adalah Eo dengan harga Po dan jumlah barang Qo. • Ketika permintaan agregat meningkat dari D ke D1, keseimbangan bergeser ke titik E1, menyebabkan kenaikan harga dari Po ke P1. • Perubahan ini menggambarkan inflasi tarikan permintaan, di mana kenaikan permintaan, baik karena peningkatan belanja pemerintah, ekspor, atau konsumsi masyarakat, tidak diikuti peningkatan penawaran.
-
Soal
Dalam teori ekonomi, inflasi tarikan permintaan (demand-pull inflation) sering dikaitkan dengan kenaikan permintaan agregat tanpa diimbangi peningkatan penawaran agregat. Berdasarkan grafik yang diberikan, apa yang menjadi penyebab utama terjadinya inflasi jenis ini?

Lihat pembahasan
Jawaban: B. Peningkatan permintaan masyarakat terhadap barang dan jasa tanpa perubahan pada penawaran. Penjelasan: Inflasi tarikan permintaan terjadi ketika permintaan agregat meningkat sementara penawaran agregat tetap tidak berubah. Dalam grafik: • Titik awal keseimbangan adalah Eo dengan harga Po dan jumlah barang Qo. • Ketika permintaan agregat meningkat dari D ke D1, keseimbangan bergeser ke titik E1, menyebabkan kenaikan harga dari Po ke P1. • Perubahan ini menggambarkan inflasi tarikan permintaan, di mana kenaikan permintaan, baik karena peningkatan belanja pemerintah, ekspor, atau konsumsi masyarakat, tidak diikuti peningkatan penawaran.
-
Soal
Dalam teori ekonomi, inflasi tarikan permintaan (demand-pull inflation) sering dikaitkan dengan kenaikan permintaan agregat tanpa diimbangi peningkatan penawaran agregat. Berdasarkan grafik yang diberikan, apa yang menjadi penyebab utama terjadinya inflasi jenis ini?

Lihat pembahasan
Jawaban: B. Peningkatan permintaan masyarakat terhadap barang dan jasa tanpa perubahan pada penawaran. Penjelasan: Inflasi tarikan permintaan terjadi ketika permintaan agregat meningkat sementara penawaran agregat tetap tidak berubah. Dalam grafik: • Titik awal keseimbangan adalah Eo dengan harga Po dan jumlah barang Qo. • Ketika permintaan agregat meningkat dari D ke D1, keseimbangan bergeser ke titik E1, menyebabkan kenaikan harga dari Po ke P1. • Perubahan ini menggambarkan inflasi tarikan permintaan, di mana kenaikan permintaan, baik karena peningkatan belanja pemerintah, ekspor, atau konsumsi masyarakat, tidak diikuti peningkatan penawaran.
-
Soal
Inflasi dorongan biaya produksi (cost-push inflation) terjadi karena kenaikan biaya produksi yang menyebabkan penurunan jumlah barang yang ditawarkan pada tingkat harga tertentu. Berdasarkan grafik di atas, faktor apa yang paling mungkin menjadi penyebab pergeseran kurva penawaran agregat dari ke ?

Lihat pembahasan
Jawaban: C. Kenaikan harga bahan baku atau bahan bakar minyak. Penjelasan: Inflasi dorongan biaya produksi terjadi karena peningkatan biaya produksi, yang menyebabkan produsen mengurangi jumlah barang yang ditawarkan. Dalam grafik: • Titik awal keseimbangan berada di Eo dengan harga Po dan kuantitas Qo. • Kenaikan biaya produksi, seperti kenaikan harga bahan baku atau bahan bakar, mendorong kurva penawaran bergeser dari S ke S1. • Pergeseran ini meningkatkan harga dari Po menjadi P₁ dan mengurangi jumlah barang yang ditawarkan dari Qo menjadi Q1, menciptakan keseimbangan baru di E1.
-
Soal
Inflasi dorongan biaya produksi (cost-push inflation) terjadi karena kenaikan biaya produksi yang menyebabkan penurunan jumlah barang yang ditawarkan pada tingkat harga tertentu. Berdasarkan grafik di atas, faktor apa yang paling mungkin menjadi penyebab pergeseran kurva penawaran agregat dari... ke... ?

Lihat pembahasan
Jawaban: C. Kenaikan harga bahan baku atau bahan bakar minyak. Penjelasan: Inflasi dorongan biaya produksi terjadi karena peningkatan biaya produksi, yang menyebabkan produsen mengurangi jumlah barang yang ditawarkan. Dalam grafik: • Titik awal keseimbangan berada di Eo dengan harga Po dan kuantitas Qo. • Kenaikan biaya produksi, seperti kenaikan harga bahan baku atau bahan bakar, mendorong kurva penawaran bergeser dari S ke S1. • Pergeseran ini meningkatkan harga dari Po menjadi P₁ dan mengurangi jumlah barang yang ditawarkan dari Qo menjadi Q1, menciptakan keseimbangan baru di E1.
-
Soal
Menurut teori klasik tentang inflasi karena jumlah uang yang beredar bertambah, apa dampak utama dari pencetakan uang baru oleh pemerintah untuk menutupi defisit anggaran dalam kondisi jumlah barang yang tetap?
Lihat pembahasan
Jawaban: C. Kenaikan harga barang secara proporsional dengan peningkatan jumlah uang yang beredar. Penjelasan: Menurut teori klasik, inflasi terjadi ketika jumlah uang yang beredar meningkat sementara jumlah barang dan jasa tetap konstan. Dalam kondisi seperti ini: • Peningkatan jumlah uang yang beredar menyebabkan daya beli masyarakat meningkat secara keseluruhan, tetapi jumlah barang yang tersedia tidak berubah. • Akibatnya, permintaan terhadap barang naik, dan produsen tidak dapat memenuhi permintaan tersebut karena keterbatasan barang. Hal ini memicu kenaikan harga barang secara proporsional.
-
Soal
Menurut teori klasik tentang inflasi, ketika jumlah uang yang beredar bertambah, apa dampak utama dari pencetakan uang baru oleh pemerintah untuk menutupi defisit anggaran dalam kondisi jumlah barang yang tetap?
Lihat pembahasan
Jawaban: E. Kenaikan harga barang secara proporsional dengan peningkatan jumlah uang yang beredar. Penjelasan: Menurut teori klasik, inflasi terjadi ketika jumlah uang yang beredar meningkat sementara jumlah barang dan jasa tetap konstan. Dalam kondisi seperti ini: • Peningkatan jumlah uang yang beredar menyebabkan daya beli masyarakat meningkat secara keseluruhan, tetapi jumlah barang yang tersedia tidak berubah. • Akibatnya, permintaan terhadap barang naik, dan produsen tidak dapat memenuhi permintaan tersebut karena keterbatasan barang. Hal ini memicu kenaikan harga barang secara proporsional.
-
Soal
Jenis inflasi dapat dibedakan berdasarkan tingkat keparahannya, seperti inflasi ringan, sedang, berat, dan sangat berat. Berdasarkan definisi inflasi ringan, apa langkah kebijakan ekonomi yang paling tepat dilakukan pemerintah untuk menjaga inflasi tetap dalam kategori ini?
Lihat pembahasan
Jawaban: D. Mengendalikan permintaan dan penawaran barang melalui kebijakan moneter dan fiskal yang seimbang. Penjelasan: Inflasi ringan membutuhkan kebijakan yang bijak untuk memastikan stabilitas ekonomi tetap terjaga. Langkah yang paling efektif adalah dengan menjaga keseimbangan antara permintaan dan penawaran melalui: • Kebijakan moneter: Mengendalikan jumlah uang yang beredar untuk memastikan daya beli tidak berlebihan. • Kebijakan fiskal: Memastikan pengeluaran pemerintah dan subsidi disesuaikan agar tidak menimbulkan tekanan inflasi.
-
Soal
Jenis inflasi dapat dibedakan berdasarkan tingkat keparahannya, seperti inflasi ringan, sedang, berat, dan sangat berat. Berdasarkan definisi inflasi ringan, apa langkah kebijakan ekonomi yang paling tepat dilakukan pemerintah untuk menjaga inflasi tetap dalam kategori ini?
Lihat pembahasan
Jawaban: D. Mengendalikan permintaan dan penawaran barang melalui kebijakan moneter dan fiskal yang seimbang. Penjelasan: Inflasi ringan membutuhkan kebijakan yang bijak untuk memastikan stabilitas ekonomi tetap terjaga. Langkah yang paling efektif adalah dengan menjaga keseimbangan antara permintaan dan penawaran melalui: • Kebijakan moneter: Mengendalikan jumlah uang yang beredar untuk memastikan daya beli tidak berlebihan. • Kebijakan fiskal: Memastikan pengeluaran pemerintah dan subsidi disesuaikan agar tidak menimbulkan tekanan inflasi.
-
Soal
Teori inflasi memiliki tiga pendekatan utama, yaitu Teori Kuantitas, Teori Keynes, dan Teori Struktural. Berdasarkan penjelasan teori-teori tersebut, siapakah tokoh yang mengemukakan masing-masing teori berikut?
Lihat pembahasan
Jawaban: C. Irving Fisher, John Maynard Keynes, dan tokoh ekonomi strukturalis Penjelasan: Teori Kuantitas: Diajukan oleh Irving Fisher dan ekonom klasik yang berfokus pada hubungan jumlah uang yang beredar dengan tingkat harga. • Teori Keynes: Diajukan oleh John Maynard Keynes yang menjelaskan inflasi terjadi karena "inflationary gap," yaitu ketidakseimbangan antara permintaan efektif dan kapasitas ekonomi. • Teori Struktural: Diajukan oleh tokoh-tokoh strukturalis, menjelaskan bahwa inflasi dipengaruhi oleh faktor struktural seperti infrastruktur, ketergantungan impor, dan elastisitas produksi dalam negeri.
-
Soal
Teori inflasi memiliki tiga pendekatan utama, yaitu Teori Kuantitas, Teori Keynes, dan Teori Struktural. Berdasarkan penjelasan teori-teori tersebut, siapakah tokoh yang mengemukakan masing-masing teori berikut?
Lihat pembahasan
Jawaban: C. Irving Fisher, John Maynard Keynes, dan tokoh ekonomi strukturalis Penjelasan: • Teori Kuantitas: Diajukan oleh Irving Fisher dan ekonom klasik yang berfokus pada hubungan jumlah uang yang beredar dengan tingkat harga. • Teori Keynes: Diajukan oleh John Maynard Keynes yang menjelaskan inflasi terjadi karena "inflationary gap," yaitu ketidakseimbangan antara permintaan efektif dan kapasitas ekonomi. • Teori Struktural: Diajukan oleh tokoh-tokoh strukturalis, menjelaskan bahwa inflasi dipengaruhi oleh faktor struktural seperti infrastruktur, ketergantungan impor, dan elastisitas produksi dalam negeri.
-
Soal
Dalam teori inflasi, salah satu penyebab utama inflasi adalah peningkatan jumlah uang yang beredar tanpa peningkatan jumlah barang dan jasa. Dalam konteks ini, pemerintah dapat menerapkan berbagai kebijakan untuk mengendalikan inflasi. Kebijakan apa yang paling efektif dilakukan pemerintah untuk mengurangi inflasi yang disebabkan oleh jumlah uang beredar yang berlebihan?
Lihat pembahasan
Jawaban: B. Meningkatkan suku bunga untuk mengurangi pinjaman masyarakat. Penjelasan: Inflasi akibat jumlah uang beredar yang berlebihan dapat dikendalikan melalui kebijakan moneter kontraktif. Salah satu cara yang efektif adalah dengan meningkatkan suku bunga (tight monetary policy), sehingga masyarakat dan perusahaan akan mengurangi pinjaman karena biaya bunga yang tinggi. Hal ini akan menekan konsumsi dan investasi, sehingga permintaan agregat berkurang. Dengan berkurangnya permintaan agregat, tekanan terhadap harga akan menurun, dan inflasi dapat terkendali.
-
Soal
Di sebuah negara, harga kebutuhan pokok seperti beras, minyak, dan gula mengalami kenaikan tajam dalam waktu singkat. Pemerintah mencatat bahwa salah satu penyebab utamanya adalah peningkatan tajam dalam jumlah permintaan barang akibat program bantuan tunai yang diberikan kepada masyarakat, sementara pasokan barang tidak mengalami peningkatan signifikan. Berdasarkan situasi ini, jenis inflasi apa yang sedang terjadi, dan kebijakan apa yang paling efektif untuk mengatasinya?
Lihat pembahasan
Jawaban: A. Inflasi tarikan permintaan (demand-pull inflation); pemerintah meningkatkan produksi barang dengan memberikan subsidi kepada produsen. Penjelasan: Kenaikan harga dalam situasi ini terjadi karena permintaan agregat meningkat, tetapi pasokan barang tidak cukup untuk memenuhi permintaan tersebut. Hal ini adalah karakteristik dari inflasi tarikan permintaan. Dalam situasi ini, kebijakan yang efektif adalah meningkatkan pasokan barang agar dapat memenuhi permintaan yang meningkat. Salah satu caranya adalah dengan memberikan subsidi kepada produsen agar biaya produksi mereka lebih rendah dan mereka dapat memproduksi lebih banyak barang.
-
Soal
Di sebuah negara, harga kebutuhan pokok seperti beras, minyak, dan gula mengalami kenaikan tajam dalam waktu singkat. Pemerintah mencatat bahwa salah satu penyebab utamanya adalah peningkatan tajam dalam jumlah permintaan barang akibat program bantuan tunai yang diberikan kepada masyarakat, sementara pasokan barang tidak mengalami peningkatan signifikan. Berdasarkan situasi ini, jenis inflasi apa yang sedang terjadi, dan kebijakan apa yang paling efektif untuk mengatasinya?
Lihat pembahasan
Jawaban: D. Inflasi tarikan permintaan (demand-pull inflation); pemerintah menaikkan pajak untuk mengurangi daya beli masyarakat. Penjelasan: inflasi tarikan permintaan (demand-pull inflation). Inflasi ini terjadi ketika permintaan barang dan jasa melebihi kapasitas produksi yang ada, yang menyebabkan kenaikan harga. Dari pilihan yang ada, kebijakan yang paling efektif untuk mengatasi inflasi tarikan permintaan adalah mengurangi daya beli masyarakat melalui kenaikan pajak. Ini sesuai dengan jawaban D. Inflasi tarikan permintaan (demand-pull inflation); pemerintah menaikkan pajak untuk mengurangi daya beli masyarakat. Dengan meningkatkan pajak, daya beli masyarakat akan menurun, sehingga permintaan barang dan jasa juga akan berkurang. Hal ini akan membantu menekan laju inflasi.
Gratis — tolong sebarkan
Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.
Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya → Ilmu yang bermanfaatBagikan ke WhatsApp