-
Soal
Dalam konteks kebencanaan, bencana sering didefinisikan sebagai suatu kejadian atau rangkaian kejadian yang mengakibatkan gangguan besar pada kehidupan masyarakat. Berdasarkan hal tersebut, manakah definisi yang paling tepat mengenai bencana?
Lihat pembahasan
Jawaban: C. Suatu peristiwa yang menimbulkan korban jiwa, kerugian materi, serta mengganggu kehidupan masyarakat, baik karena faktor alam maupun manusia. Penjelasan: Bencana didefinisikan sebagai suatu kejadian yang mengakibatkan gangguan besar terhadap kehidupan masyarakat, yang dapat disebabkan oleh faktor alam (seperti gempa bumi, banjir, atau tsunami) maupun aktivitas manusia (seperti kebakaran hutan atau tumpahan bahan kimia). Definisi ini melibatkan adanya dampak pada kehidupan manusia, termasuk korban jiwa, kerugian ekonomi, dan terganggunya aktivitas masyarakat secara signifikan. Pilihan C adalah jawaban yang paling sesuai dengan definisi tersebut.
-
Soal
Kerentanan (vulnerability) dalam mitigasi bencana mencakup berbagai aspek yang memengaruhi kemampuan suatu masyarakat menghadapi ancaman bencana. Berdasarkan jenis-jenis kerentanan, situasi di mana suatu wilayah memiliki infrastruktur yang tidak tahan terhadap gempa, populasi dengan tingkat pendidikan rendah, dan mayoritas penduduknya memiliki akses ekonomi terbatas, mencerminkan kombinasi dari kerentanan:
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: B. Sosial, fisik, dan ekonomi Penjelasan: Kerentanan fisik tercermin dari infrastruktur yang tidak tahan terhadap gempa. Kerentanan sosial ditunjukkan oleh populasi dengan tingkat pendidikan rendah, yang memengaruhi kesadaran dan kemampuan dalam menghadapi bencana. Kerentanan ekonomi terlihat dari akses ekonomi terbatas, yang memengaruhi kemampuan individu untuk mempersiapkan dan pulih dari bencana. Kombinasi dari ketiga faktor ini mengindikasikan kerentanan yang kompleks, sebagaimana dijelaskan dalam aspek dasar bencana (vulnerability). Pilihan lain hanya mencerminkan sebagian dari kerentanan yang ada.
-
Soal
Kerentanan (vulnerability) dalam mitigasi bencana mencakup berbagai aspek yang memengaruhi kemampuan suatu masyarakat menghadapi ancaman bencana. Berdasarkan jenis-jenis kerentanan, situasi di mana suatu wilayah memiliki infrastruktur yang tidak tahan terhadap gempa, populasi dengan tingkat pendidikan rendah, dan mayoritas penduduknya memiliki akses ekonomi terbatas, mencerminkan kombinasi dari kerentanan:
Lihat pembahasan
Jawaban: B. Sosial, fisik, dan ekonomi Penjelasan: Kerentanan fisik tercermin dari infrastruktur yang tidak tahan terhadap gempa. Kerentanan sosial ditunjukkan oleh populasi dengan tingkat pendidikan rendah, yang memengaruhi kesadaran dan kemampuan dalam menghadapi bencana. Kerentanan ekonomi terlihat dari akses ekonomi terbatas, yang memengaruhi kemampuan individu untuk mempersiapkan dan pulih dari bencana. Kombinasi dari ketiga faktor ini mengindikasikan kerentanan yang kompleks, sebagaimana dijelaskan dalam aspek dasar bencana (vulnerability). Pilihan lain hanya mencerminkan sebagian dari kerentanan yang ada.
-
Soal
Dalam kajian kebencanaan, bencana diklasifikasikan menjadi berbagai jenis berdasarkan penyebab utamanya. Jika suatu wilayah mengalami banjir akibat intensitas hujan tinggi yang diperburuk oleh perubahan penggunaan lahan seperti deforestasi, maka bencana tersebut dapat dikategorikan sebagai?
Lihat pembahasan
Jawaban Benar: E. Bencana hidrometeorologi Penjelasan: Bencana hidrometeorologi adalah jenis bencana yang disebabkan oleh fenomena atmosfer dan hidrologi, seperti hujan deras, banjir, badai, atau kekeringan. Dalam soal ini, banjir terjadi akibat intensitas hujan tinggi, yang merupakan ciri khas hidrometeorologi, dan diperburuk oleh aktivitas manusia seperti deforestasi yang memengaruhi siklus hidrologi.
-
Soal
Dalam kajian kebencanaan, bencana diklasifikasikan menjadi berbagai jenis berdasarkan penyebab utamanya. Jika suatu wilayah mengalami banjir akibat intensitas hujan tinggi yang diperburuk oleh perubahan penggunaan lahan seperti deforestasi, maka bencana tersebut dapat dikategorikan sebagai"
Lihat pembahasan
Jawaban: E. Bencana hidrometeorologi Penjelasan: Bencana hidrometeorologi adalah jenis bencana yang disebabkan oleh fenomena atmosfer dan hidrologi, seperti hujan deras, banjir, badai, atau kekeringan. Dalam soal ini, banjir terjadi akibat intensitas hujan tinggi, yang merupakan ciri khas hidrometeorologi, dan diperburuk oleh aktivitas manusia seperti deforestasi yang memengaruhi siklus hidrologi.
-
Soal
Dalam kajian kebencanaan, bencana diklasifikasikan menjadi berbagai jenis berdasarkan penyebab utamanya. Jika suatu wilayah mengalami banjir akibat intensitas hujan tinggi yang diperburuk oleh perubahan penggunaan lahan seperti deforestasi, maka bencana tersebut dapat dikategorikan sebagai...
Lihat pembahasan
Jawaban: E. Bencana hidrometeorologi Penjelasan: Bencana hidrometeorologi adalah jenis bencana yang disebabkan oleh fenomena atmosfer dan hidrologi, seperti hujan deras, banjir, badai, atau kekeringan. Dalam hal ini, banjir terjadi akibat intensitas hujan tinggi, yang merupakan ciri khas hidrometeorologi, dan diperburuk oleh aktivitas manusia seperti deforestasi yang memengaruhi siklus hidrologi.
-
Soal
Tanah longsor merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di daerah dengan topografi miring dan kondisi tertentu. Berdasarkan klasifikasi jenis tanah longsor, bagaimana cara membedakan antara longsoran translasi dan longsoran rotasi berdasarkan karakteristik pergerakan materialnya?
Lihat pembahasan
Jawaban: B. Longsoran translasi bergerak pada bidang gelincir datar atau landai, sedangkan longsoran rotasi bergerak pada bidang gelincir cekung. Penjelasan: Perbedaan utama antara longsoran translasi dan rotasi terletak pada karakteristik bidang gelincirnya: Longsoran translasi terjadi ketika massa tanah dan batuan bergerak pada bidang gelincir yang relatif datar atau landai. Pergerakan materialnya cenderung lurus. Longsoran rotasi terjadi ketika massa tanah dan batuan bergerak pada bidang gelincir berbentuk cekung, sehingga material yang longsor mengalami rotasi saat bergerak ke bawah.
-
Soal
Tanah longsor merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di daerah dengan topografi miring dan kondisi tertentu. Berdasarkan klasifikasi jenis tanah longsor, bagaimana cara membedakan antara longsoran translasi dan longsoran rotasi berdasarkan karakteristik pergerakan materialnya?
Lihat pembahasan
Jawaban: B. Longsoran translasi bergerak pada bidang gelincir datar atau landai, sedangkan longsoran rotasi bergerak pada bidang gelincir cekung. Penjelasan: Perbedaan utama antara longsoran translasi dan rotasi terletak pada karakteristik bidang gelincirnya. • Longsoran translasi terjadi ketika massa tanah dan batuan bergerak pada bidang gelincir yang relatif datar atau landai. Pergerakan materialnya cenderung lurus • Longsoran rotasi terjadi ketika massa tanah dan batuan bergerak pada bidang gelincir berbentuk cekung, sehingga material yang longsor mengalami rotasi saat bergerak ke bawah.
-
Soal
Dalam konteks bencana nonalam, terdapat peristiwa yang disebabkan oleh aktivitas manusia atau kegagalan sistem yang berdampak pada kerugian besar secara sosial, ekonomi, dan lingkungan. Manakah di bawah ini yang tidak termasuk contoh bencana nonalam?
Lihat pembahasan
Jawaban: E. Kebakaran hutan akibat pembukaan lahan secara ilegal. Penjelasan: Bencana nonalam adalah bencana yang terjadi karena faktor manusia atau kegagalan sistem, seperti krisis ekonomi, pandemi, kebocoran nuklir, atau ledakan industri. Kebakaran hutan akibat pembukaan lahan secara ilegal tergolong sebagai bencana alam yang dipicu oleh aktivitas manusia, tetapi sifatnya lebih dekat dengan bencana alam karena melibatkan elemen lingkungan. Pilihan lainnya seperti krisis ekonomi, pandemi, kebocoran nuklir, dan ledakan industri jelas merupakan contoh bencana nonalam karena melibatkan kegagalan sistemik atau kesalahan manusia.
-
Soal
Dalam konteks bencana nonalam, terdapat peristiwa yang disebabkan oleh aktivitas manusia atau kegagalan sistem yang berdampak pada kerugian besar secara sosial, ekonomi, dan lingkungan. Manakah di bawah ini yang tidak termasuk contoh bencana alam?
Lihat pembahasan
Jawaban: E. Tsunami yang disebabkan oleh gempa bumi bawah laut Penjelasan: Bencana alam adalah bencana yang terjadi karena faktor alam, seperti gempa bumi, gunung meletus dall, yang terjadi karena dipengaruhi oleh faktor alam. Tsunami yang disebabkan oleh gempa bumi bawah laut adalah bencana alam yang terjadi akibat pergeseran lempeng tektonik di dasar laut. Pergeseran ini menghasilkan gelombang besar yang menyebar dengan kecepatan tinggi dan dapat menyebabkan kerusakan parah saat mencapai daratan. Tsunami sering terjadi di wilayah dengan aktivitas seismik tinggi, seperti Indonesia, yang berada di Cincin Api Pasifik.
-
Soal
Dalam konteks bencana nonalam, terdapat peristiwa yang disebabkan oleh aktivitas manusia atau kegagalan sistem yang berdampak pada kerugian besar secara sosial, ekonomi, dan lingkungan. Manakah di bawah ini yang tidak termasuk contoh bencana nonalam?
Lihat pembahasan
Jawaban: E. Tsunami yang disebabkan oleh gempa bumi bawah laut Penjelasan: Bencana alam adalah bencana yang terjadi karena faktor alam, seperti gempa bumi, gunung meletus dall, yang terjadi karena dipengaruhi oleh faktor alam. Tsunami yang disebabkan oleh gempa bumi bawah laut adalah bencana alam yang terjadi akibat pergeseran lempeng tektonik di dasar laut. Pergeseran ini menghasilkan gelombang besar yang menyebar dengan kecepatan tinggi dan dapat menyebabkan kerusakan parah saat mencapai daratan. Tsunami sering terjadi di wilayah dengan aktivitas seismik tinggi, seperti Indonesia, yang berada di Cincin Api Pasifik.
-
Soal
Dalam suatu wilayah terjadi pergeseran sosial yang menyebabkan ketimpangan ekonomi yang ekstrem. Kondisi ini memicu aksi protes besar-besaran, yang kemudian berkembang menjadi konflik antar kelompok dengan latar belakang sosial dan ekonomi yang berbeda. Fenomena ini menunjukkan bahwa bencana sosial memiliki karakteristik yang melibatkan: 1. Ketidakadilan dalam distribusi sumber daya. 2. Ketegangan antar kelompok dalam masyarakat. 3. Ketergantungan pada penyelesaian konflik melalui kekerasan. Manakah pernyataan di bawah ini yang paling tepat menggambarkan akar penyebab utama dari bencana sosial tersebut?
Lihat pembahasan
Jawaban: A. Ketidaksetaraan ekonomi yang menyebabkan ketegangan sosial. Penjelasan: Bencana sosial sering kali berakar pada ketidaksetaraan ekonomi yang menciptakan ketegangan sosial dan memicu konflik antar kelompok. Pilihan A adalah faktor lingkungan yang lebih relevan dengan bencana alam. Pilihan C berkaitan dengan kebijakan pembangunan, tetapi tidak secara langsung menggambarkan akar penyebab bencana sosial. Pilihan D relevan tetapi lebih bersifat faktor pendukung daripada penyebab utama. Pilihan E menggambarkan konflik politik, tetapi tidak menjelaskan akar ketegangan sosial ekonomi secara spesifik. Karena itu, ketidaksetaraan ekonomi adalah penyebab paling mendasar dari fenomena bencana sosial ini.
-
Soal
Dalam suatu wilayah terjadi pergeseran sosial yang menyebabkan ketimpangan ekonomi yang ekstrem. Kondisi ini memicu aksi protes besar-besaran, yang kemudian berkembang menjadi konflik antar kelompok dengan latar belakang sosial dan ekonomi yang berbeda. Fenomena ini menunjukkan bahwa bencana sosial memiliki karakteristik yang melibatkan: 1. Ketidakadilan dalam distribusi sumber daya. 2. Ketegangan antar kelompok dalam masyarakat. 3. Ketergantungan pada penyelesaian konflik melalui kekerasan. Manakah pernyataan di bawah ini yang paling tepat menggambarkan akar penyebab utama dari bencana sosial tersebut?
Lihat pembahasan
Jawaban: A. Ketidaksetaraan ekonomi yang menyebabkan ketegangan sosial. Penjelasan: Bencana sosial sering kali berakar pada ketidaksetaraan ekonomi yang menciptakan ketegangan sosial dan memicu konflik antar kelompok. • Pilihan A adalah faktor lingkungan yang lebih relevan dengan bencana alam. • Pilihan B Perubahan iiklim berhubungan dengan bencana alam, tetapi tdiak langsung menjadi penyebab ketegangan sosial dalam konteks soal ini. • Pilihan C berkaitan dengan kebijakan pembangunan, tetapi tidak secara langsung menggambarkan akar penyebab bencana sosial. • Pilihan D relevan tetapi lebih bersifat faktor pendukung daripada penyebab utama. • Pilihan E menggambarkan konflik politik, tetapi tidak menjelaskan akar ketegangan sosial ekonomi secara spesifik. Karena itu, ketidaksetaraan ekonomi adalah penyebab paling mendasar dari fenomena bencana sosial ini.
-
Soal
Dalam suatu wilayah terjadi pergeseran sosial yang menyebabkan ketimpangan ekonomi yang ekstrem. Kondisi ini memicu aksi protes besar-besaran, yang kemudian berkembang menjadi konflik antar kelompok dengan latar belakang sosial dan ekonomi yang berbeda. Fenomena ini menunjukkan bahwa bencana sosial memiliki karakteristik yang melibatkan: 1. Ketidakadilan dalam distribusi sumber daya. 2. Ketegangan antar kelompok dalam masyarakat. 3. Ketergantungan pada penyelesaian konflik melalui kekerasan. Manakah pernyataan di bawah ini yang paling tepat menggambarkan akar penyebab utama dari bencana sosial tersebut?
Lihat pembahasan
Jawaban: A. Ketidaksetaraan ekonomi yang menyebabkan ketegangan sosial. Penjelasan: Bencana sosial sering kali berakar pada ketidaksetaraan ekonomi yang menciptakan ketegangan sosial dan memicu konflik antar kelompok. • Pilihan A adalah faktor lingkungan yang lebih relevan dengan bencana alam. • Pilihan B Perubahan iklim berhubungan dengan bencana alam, tetapi tdiak langsung menjadi penyebab ketegangan sosial dalam konteks soal ini. • Pilihan C berkaitan dengan kebijakan pembangunan, tetapi tidak secara langsung menggambarkan akar penyebab bencana sosial. • Pilihan D relevan tetapi lebih bersifat faktor pendukung daripada penyebab utama. • Pilihan E menggambarkan konflik politik, tetapi tidak menjelaskan akar ketegangan sosial ekonomi secara spesifik. Karena itu, ketidaksetaraan ekonomi adalah penyebab paling mendasar dari fenomena bencana sosial ini.
-
Soal
Dalam suatu wilayah terjadi pergeseran sosial yang menyebabkan ketimpangan ekonomi yang ekstrem. Kondisi ini memicu aksi protes besar-besaran, yang kemudian berkembang menjadi konflik antar kelompok dengan latar belakang sosial dan ekonomi yang berbeda. Fenomena ini menunjukkan bahwa bencana sosial memiliki karakteristik yang melibatkan: 1. Ketidakadilan dalam distribusi sumber daya. 2. Ketegangan antar kelompok dalam masyarakat. 3. Ketergantungan pada penyelesaian konflik melalui kekerasan. Manakah pernyataan di bawah ini yang paling tepat menggambarkan akar penyebab utama dari bencana sosial tersebut?
Lihat pembahasan
Jawaban: A. Ketidaksetaraan ekonomi yang menyebabkan ketegangan sosial. Penjelasan: Bencana sosial sering kali berakar pada ketidaksetaraan ekonomi yang menciptakan ketegangan sosial dan memicu konflik antar kelompok. • Pilihan A adalah faktor lingkungan yang lebih relevan dengan bencana alam. • Pilihan B Perubahan iklim berhubungan dengan bencana alam, tetapi tdiak langsung menjadi penyebab ketegangan sosial dalam konteks soal ini. • Pilihan C berkaitan dengan kebijakan pembangunan, tetapi tidak secara langsung menggambarkan akar penyebab bencana sosial. • Pilihan D relevan tetapi lebih bersifat faktor pendukung daripada penyebab utama. • Pilihan E menggambarkan konflik politik, tetapi tidak menjelaskan akar ketegangan sosial ekonomi secara spesifik. Karena itu, ketidaksetaraan ekonomi adalah penyebab paling mendasar dari fenomena bencana sosial ini.
-
Soal
Suatu wilayah mengalami ledakan jumlah penduduk yang tidak terkendali. Kondisi ini memicu degradasi lingkungan akibat konversi lahan besar-besaran untuk pemukiman dan infrastruktur. Fenomena ini dapat dikategorikan sebagai bencana jika?
Lihat pembahasan
Jawaban: D. Mengancam keberlanjutan ekosistem dan kehidupan manusia. Pembahasan: Pengertian bencana mencakup peristiwa yang mengancam kehidupan manusia dan ekosistem, baik yang disebabkan oleh faktor alam, nonalam, atau sosial. Pilihan C adalah jawaban yang paling tepat karena memenuhi kriteria ancaman terhadap keberlanjutan ekosistem dan kehidupan manusia, yang menjadi inti dari definisi bencana.
-
Soal
Suatu wilayah mengalami ledakan jumlah penduduk yang tidak terkendali. Kondisi ini memicu degradasi lingkungan akibat konversi lahan besar-besaran untuk pemukiman dan infrastruktur. Fenomena ini dapat dikategorikan menjadi bencana jika?
Lihat pembahasan
Jawaban: D. Mengancam keberlanjutan ekosistem dan kehidupan manusia. Pembahasan: Pengertian bencana mencakup peristiwa yang mengancam kehidupan manusia dan ekosistem, baik yang disebabkan oleh faktor alam, nonalam, atau sosial. Fenomena yang mengancam keberlanjutan ekosistem dan kehidupan manusia, seperti degradasi lingkungan akibat konversi lahan besar- besaran, dapat dikategorikan sebagai bencana karena dampaknya yang luas dan berkelanjutan. Pilihan D adalah jawaban yang paling tepat karena memenuhi kriteria ancaman terhadap keberlanjutan ekosistem dan kehidupan manusia, yang menjadi inti dari definisi bencana.
-
Soal
Suatu wilayah mengalami ledakan jumlah penduduk yang tidak terkendali. Kondisi ini memicu degradasi lingkungan akibat konversi lahan besar-besaran untuk pemukiman dan infrastruktur. Fenomena ini dapat dikategorikan menjadi bencana jika?
Lihat pembahasan
Jawaban: D. Mengancam keberlanjutan ekosistem dan kehidupan manusia. Pembahasan: Pengertian bencana mencakup peristiwa yang mengancam kehidupan manusia dan ekosistem, baik yang disebabkan oleh faktor alam, nonalam, atau sosial. Fenomena yang mengancam keberlanjutan ekosistem dan kehidupan manusia, seperti degradasi lingkungan akibat konversi lahan besar- besaran, dapat dikategorikan sebagai bencana karena dampaknya yang luas dan berkelanjutan. Pilihan D adalah jawaban yang paling tepat karena memenuhi kriteria ancaman terhadap keberlanjutan ekosistem dan kehidupan manusia, yang menjadi inti dari definisi bencana.
-
Soal
Suatu wilayah mengalami ledakan jumlah penduduk yang tidak terkendali. Kondisi ini memicu degradasi lingkungan akibat konversi lahan besar-besaran untuk pemukiman dan infrastruktur. Fenomena ini dapat dikategorikan menjadi bencana jika...
Lihat pembahasan
Jawaban: D. Mengancam keberlanjutan ekosistem dan kehidupan manusia. Penjelasan: Pengertian bencana mencakup peristiwa yang mengancam kehidupan manusia dan ekosistem, baik yang disebabkan oleh faktor alam, nonalam, atau sosial. Fenomena yang mengancam keberlanjutan ekosistem dan kehidupan manusia, seperti degradasi lingkungan akibat konversi lahan besar- besaran, dapat dikategorikan sebagai bencana karena dampaknya yang luas dan berkelanjutan. Pilihan D adalah jawaban yang paling tepat karena memenuhi kriteria ancaman terhadap keberlanjutan ekosistem dan kehidupan manusia, yang menjadi inti dari definisi bencana.
-
Soal
Salah satu wilayah di Indonesia mengalami penurunan drastis cadangan air bersih. Faktor utama yang dapat memperparah bencana kekeringan di wilayah tersebut adalah?
Lihat pembahasan
Jawaban: C. Pemanfaatan air tanah secara berlebihan tanpa pengelolaan yang baik. Pembahasan: Kekeringan dapat terjadi karena berbagai faktor, salah satunya adalah eksploitasi air tanah tanpa pengelolaan yang baik. Pilihan C merupakan jawaban yang tepat karena menggambarkan penyebab langsung yang dapat memperburuk kekeringan.
-
Soal
Salah satu wilayah di Indonesia mengalami penurunan drastis cadangan air bersih. Faktor utama yang dapat memperparah bencana kekeringan di wilayah tersebut adalah?
Lihat pembahasan
Jawaban: C. Pemanfaatan air tanah secara berlebihan tanpa pengelolaan yang baik. Pembahasan: Kekeringan adalah bencana alam yang terjadi akibat kekurangan air dalam jangka waktu tertentu, yang berdampak pada lingkungan, pertanian, dan kehidupan manusia. Salah satu penyebab utama kekeringan adalah eksploitasi air tanah secara berlebihan tanpa pengelolaan yang baik. Ketika air tanah diambil dalam jumlah besar tanpa adanya upaya pengisian kembali atau konservasi, cadangan air tanah menipis. Hal ini dapat mengurangi ketersediaan air untuk kebutuhan sehari-hari, irigasi, dan ekosistem alami. Dampaknya, tanah menjadi kering, pertanian terganggu, dan risiko kelangkaan air meningkat, terutama saat musim kemarau. Pilihan C tepat karena menunjukkan hubungan langsung antara eksploitasi air tanah dan kekeringan. Pengelolaan air yang baik, seperti konservasi air, penggunaan irigasi hemat air, dan reboisasi, penting untuk mencegah kekeringan yang lebih parah.
-
Soal
Salah satu wilayah di Indonesia mengalami penurunan drastis cadangan air bersih. Faktor utama yang dapat memperparah bencana kekeringan di wilayah tersebut adalah...
Lihat pembahasan
Jawaban: C. Pemanfaatan air tanah secara berlebihan tanpa pengelolaan yang baik. Penjelasan: Kekeringan adalah bencana alam yang terjadi akibat kekurangan air dalam jangka waktu tertentu, yang berdampak pada lingkungan, pertanian, dan kehidupan manusia. Salah satu penyebab utama kekeringan adalah eksploitasi air tanah secara berlebihan tanpa pengelolaan yang baik. Ketika air tanah diambil dalam jumlah besar tanpa adanya upaya pengisian kembali atau konservasi, cadangan air tanah menipis. Hal ini dapat mengurangi ketersediaan air untuk kebutuhan sehari-hari, irigasi, dan ekosistem alami. Dampaknya, tanah menjadi kering, pertanian terganggu, dan risiko kelangkaan air meningkat, terutama saat musim kemarau. Pilihan C tepat karena menunjukkan hubungan langsung antara eksploitasi air tanah dan kekeringan. Pengelolaan air yang baik, seperti konservasi air, penggunaan irigasi hemat air, dan reboisasi, penting untuk mencegah kekeringan yang lebih parah.
-
Soal
Faktor fisik yang meningkatkan risiko kerentanan terhadap bencana di suatu wilayah adalah...
Lihat pembahasan
Jawaban: A. Kondisi infrastruktur seperti dinding penahan tanah dan saluran drainase. Penjelasan: Kondisi infrastruktur fisik, seperti dinding penahan tanah dan saluran drainase, merupakan faktor yang sangat memengaruhi kerentanan fisik suatu wilayah. Infrastruktur yang tidak memadai dapat meningkatkan risiko kerusakan dan korban akibat bencana, seperti longsor atau banjir. Perbaikan infrastruktur adalah langkah penting dalam mitigasi risiko bencana.
-
Soal
Faktor fisik yang meningkatkan risiko kerentanan terhadap bencana di suatu wilayah adalah...
Lihat pembahasan
Jawaban: A. Kondisi infrastruktur seperti dinding penahan tanah dan saluran drainase. Penjelasan: Kondisi infrastruktur fisik, seperti dinding penahan tanah dan saluran drainase yang baik, memainkan peran sangat penting dalam mengurangi kerentanan terhadap bencana. Infrastruktur yang buruk atau tidak memadai dapat memperburuk dampak bencana seperti longsor, banjir, atau kerusakan lainnya. Misalnya, dinding penahan tanah yang tidak kuat dapat menyebabkan tanah longsor, sedangkan saluran drainase yang buruk dapat memperparah banjir. Oleh karena itu, perbaikan dan penguatan infrastruktur fisik adalah langkah krusial dalam mitigasi risiko bencana, terutama di wilayah rawan bencana.
-
Soal
Dalam suatu wilayah yang rawan bencana letusan gunung berapi, pemerintah daerah berencana untuk merelokasi penduduk dari zona bahaya. Relokasi ini melibatkan beberapa keputusan strategis, termasuk analisis dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan. Berdasarkan pemahaman Anda tentang mitigasi bencana gunung berapi, langkah paling efektif untuk mengurangi kerugian jangka panjang adalah...
Lihat pembahasan
Jawaban: D. Merelokasi penduduk secara permanen ke zona aman dengan mempertimbangkan mata pencaharian mereka. Penjelasan: Merelokasi penduduk secara permanen adalah solusi jangka panjang yang efektif untuk mengurangi risiko kehilangan jiwa dan kerugian akibat bencana gunung berapi. Langkah ini harus dilakukan dengan mempertimbangkan mata pencaharian penduduk agar mereka dapat tetap menjalani kehidupan yang produktif di tempat baru. Pendekatan ini juga mengurangi beban pemerintah dalam memberikan bantuan setiap kali terjadi letusan.
Gratis — tolong sebarkan
Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.
Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya → Ilmu yang bermanfaatBagikan ke WhatsApp