-
Soal
Faktor yang paling mendukung munculnya dinamika positif dalam kelompok adalah ….
Lihat pembahasan
Jawaban: b. Adanya tujuan kelompok yang jelas dan disepakati bersama oleh anggota. Pembahasan: Tujuan yang jelas membantu menciptakan dinamika positif karena semua anggota memiliki arah yang sama untuk dicapai. Faktor lain, seperti tekanan eksternal (c) dan pemimpin otoriter (d), lebih cenderung memunculkan dinamika negatif.
-
Soal
Faktor yang paling mendukung munculnya dinamika positif dalam kelompok adalah ….
Lihat pembahasan
Jawaban: b. Adanya tujuan kelompok yang jelas dan disepakati bersama oleh anggota. Pembahasan: A: Kepribadian anggota yang seragam dapat membatasi kreativitas dan inovasi, yang penting untuk dinamika positif. C: Tekanan eksternal sering memicu stres atau konflik, sehingga lebih mungkin menghasilkan dinamika negatif. D: Pemimpin otoriter membatasi partisipasi anggota, yang dapat menghambat kerjasama dan menurunkan motivasi. E: Isolasi dari pihak luar mengurangi akses ke ide dan sumber daya baru, yang penting untuk pertumbuhan kelompok. Jawaban : B Tujuan yang jelas dan disepakati bersama menciptakan arah yang terfokus, meningkatkan kerja sama dan motivasi, sehingga mendukung dinamika positif dalam kelompok.
-
Soal
Sebuah kelompok masyarakat di sebuah kota membentuk komunitas sosial untuk membantu pendidikan anak-anak kurang mampu. Kelompok ini berhasil mencapai kesuksesan dengan menciptakan program-program inovatif yang melibatkan semua anggota secara aktif. Di sisi lain, ada kelompok serupa di wilayah lain yang mengalami konflik internal, rendahnya partisipasi anggota, dan kegagalan mencapai tujuan. Penyelidikan menunjukkan bahwa kelompok yang berhasil memiliki struktur yang lebih terorganisir dan tujuan yang jelas, sementara kelompok yang gagal memiliki berbagai masalah, seperti pemimpin yang otoriter dan minimnya keterlibatan anggota dalam pengambilan keputusan. Berdasarkan kasus di atas, faktor utama yang paling mendukung terciptanya dinamika positif dalam kelompok tersebut adalah …
Lihat pembahasan
Pembnahasan: A: Kepribadian yang seragam cenderung mengurangi kreativitas dan inovasi, yang penting dalam kelompok dengan kebutuhan kompleks. Keberagaman justru menjadi kekuatan kelompok. C: Tekanan eksternal dapat memicu stres atau konflik internal, sehingga lebih sering menciptakan dinamika negatif daripada positif. D: Pemimpin otoriter membatasi partisipasi anggota, yang menyebabkan rendahnya motivasi dan kurangnya inovasi dalam kelompok. E: Lingkungan sosial yang tertutup menghambat akses kelompok terhadap ide baru dan sumber daya yang diperlukan untuk berkembang.
-
Soal
Organisasi sering kali memiliki ciri-ciri tertentu yang membedakannya dari kelompok sosial lainnya. Salah satu pernyataan berikut bukan merupakan ciri khas dari sebuah organisasi formal:
Lihat pembahasan
Jawaban: b. Dibentuk berdasarkan kesamaan minat yang muncul secara spontan di masyarakat. Pembahasan: Organisasi formal memiliki ciri-ciri seperti: Struktur hierarki yang jelas (a). Pembagian tugas yang terkoordinasi (c). Tujuan yang dirumuskan formal (d). Aturan tertulis yang mengatur anggota (e). Namun, pembentukan organisasi formal tidak spontan seperti pada kelompok sosial tidak teratur (kerumunan) atau komunitas minat. Oleh karena itu, opsi b dieliminasi karena menggambarkan kelompok informal, bukan organisasi formal.
-
Soal
Organisasi sering kali memiliki ciri-ciri tertentu yang membedakannya dari kelompok sosial lainnya. Salah satu pernyataan berikut bukan merupakan ciri khas dari sebuah organisasi formal:
Lihat pembahasan
Jawaban: b. Dibentuk berdasarkan kesamaan minat yang muncul secara spontan di masyarakat. Pembahasan: Organisasi formal memiliki ciri-ciri seperti: Struktur hierarki yang jelas (a). Pembagian tugas yang terkoordinasi (c). Tujuan yang dirumuskan formal (d). Aturan tertulis yang mengatur anggota (e). Namun, pembentukan organisasi formal tidak spontan seperti pada kelompok sosial tidak teratur (kerumunan) atau komunitas minat. Oleh karena itu, opsi b dieliminasi karena menggambarkan kelompok informal, bukan organisasi formal.
-
Soal
Dalam jaringan sosial formal, hubungan antaranggota cenderung ….
Lihat pembahasan
Jawaban: a. Bersifat impersonal, dengan fokus pada peran fungsional dalam organisasi. Pembahasan: Jaringan sosial formal, seperti di tempat kerja atau organisasi profesional, cenderung impersonal dan berfokus pada hubungan fungsional, berbeda dengan jaringan informal yang lebih personal.
-
Soal
Dalam jaringan sosial formal, hubungan antaranggota cenderung ….
Lihat pembahasan
Jawaban: a. Bersifat impersonal, dengan fokus pada peran fungsional dalam organisasi. Pembahasan: B: Hubungan yang erat dan emosional adalah ciri jaringan sosial informal, bukan jaringan formal yang impersonal. C: Jaringan sosial formal lebih kaku, dengan aturan dan hierarki yang jelas, sehingga kurang fleksibel dibandingkan jaringan informal. D: Tradisi yang diwariskan turun-temurun adalah karakteristik hubungan tradisional atau solidaritas mekanik, bukan jaringan formal modern. E: Jaringan sosial formal selalu memiliki aturan atau hierarki yang mengatur hubungan antaranggota, sehingga pernyataan ini salah. Jawaban : A Hubungan impersonal dan berfokus pada peran fungsional mencerminkan karakteristik utama jaringan sosial formal, seperti yang ada di organisasi atau perusahaan.
-
Soal
Dalam jaringan sosial formal, hubungan antaranggota cenderung ….
Lihat pembahasan
Jawaban: a. Bersifat impersonal, dengan fokus pada peran fungsional dalam organisasi. Pembahasan: B: Hubungan yang erat dan emosional adalah ciri jaringan sosial informal, bukan jaringan formal yang impersonal. C: Jaringan sosial formal lebih kaku, dengan aturan dan hierarki yang jelas, sehingga kurang fleksibel dibandingkan jaringan informal. D: Tradisi yang diwariskan turun-temurun adalah karakteristik hubungan tradisional atau solidaritas mekanik, bukan jaringan formal modern. E: Jaringan sosial formal selalu memiliki aturan atau hierarki yang mengatur hubungan antaranggota, sehingga pernyataan ini salah. Jawaban : A Hubungan impersonal dan berfokus pada peran fungsional mencerminkan karakteristik utama jaringan sosial formal, seperti yang ada di organisasi atau perusahaan.
-
Soal
Dalam jaringan sosial formal, hubungan antaranggota cenderung ….
Lihat pembahasan
Jawaban: a. Bersifat impersonal, dengan fokus pada peran fungsional dalam organisasi. Pembahasan: B: Hubungan yang erat dan emosional adalah ciri jaringan sosial informal, bukan jaringan formal yang impersonal. C: Jaringan sosial formal lebih kaku, dengan aturan dan hierarki yang jelas, sehingga kurang fleksibel dibandingkan jaringan informal. D: Tradisi yang diwariskan turun-temurun adalah karakteristik hubungan tradisional atau solidaritas mekanik, bukan jaringan formal modern. E: Jaringan sosial formal selalu memiliki aturan atau hierarki yang mengatur hubungan antaranggota, sehingga pernyataan ini salah.
-
Soal
Salah satu ciri utama dari dinamika kelompok sosial yang sehat adalah ….
Lihat pembahasan
Jawaban: b. Kohesi kelompok yang tinggi, sehingga mengurangi potensi konflik internal. Pembahasan: Kohesi kelompok yang tinggi menciptakan dinamika yang sehat dengan meningkatkan kerja sama dan mengurangi konflik. Faktor lainnya, seperti dominasi pemimpin (a) atau struktur kaku (e), dapat menghambat dinamika kelompok.
-
Soal
Salah satu ciri utama dari dinamika kelompok sosial yang sehat adalah ….
Lihat pembahasan
Jawaban: b. Kohesi kelompok yang tinggi, sehingga mengurangi potensi konflik internal. Pembahasan: A: Hubungan formal dan berbasis aturan hukum adalah ciri kelompok sekunder, bukan kelompok primer yang berfokus pada hubungan personal. B: Norma yang ditentukan oleh institusi lebih relevan untuk kelompok formal, seperti organisasi kerja, bukan kelompok primer. D: Keanggotaan yang fleksibel tanpa keterikatan emosional adalah karakteristik kelompok informal atau sekunder, bukan primer. E: Fokus pada tujuan pragmatis mencerminkan kelompok sekunder, seperti proyek kerja, bukan kelompok primer yang berbasis hubungan emosional. Jawaban: C Interaksi yang intensif dan personal adalah ciri utama kelompok primer, seperti keluarga atau persahabatan, yang membentuk hubungan emosional yang kuat.
-
Soal
Dalam masyarakat tradisional dan modern, kelompok sosial memiliki berbagai bentuk dan fungsi. Salah satu bentuk kelompok sosial adalah kelompok primer, yang memainkan peran penting dalam pembentukan nilai, norma, dan identitas individu. Sebagai contoh, sebuah keluarga besar yang tinggal bersama di pedesaan mencerminkan hubungan yang erat dan berbasis tradisi. Di sisi lain, kelompok sekunder, seperti organisasi kerja, lebih menekankan hubungan formal dan fungsional. Pertanyaan: Dari kasus berikut, seorang mahasiswa merasa lebih nyaman berbagi masalah pribadi dengan teman dekatnya dibandingkan dengan supervisor di tempat magangnya. Hal ini dikarenakan hubungan mahasiswa tersebut dengan temannya:
Lihat pembahasan
Jawaban: b. Dibentuk melalui interaksi personal dan intensif yang menghasilkan keterikatan emosional. Pembahasan: A: : Relevan untuk kelompok sekunder, seperti organisasi kerja, di mana hubungan diatur oleh aturan formal, bukan hubungan personal seperti dalam kelompok primer. C: : Fokus pada tujuan pragmatis adalah karakteristik kelompok sekunder, sedangkan kelompok primer berfokus pada hubungan emosional. D: : Kelompok primer memiliki keterikatan emosional yang erat, sedangkan fleksibilitas tanpa keterikatan emosional lebih sesuai untuk hubungan impersonal atau kelompok informal. E: Norma formal adalah ciri kelompok sekunder, sementara kelompok primer lebih didasarkan pada nilai-nilai yang muncul secara alami melalui interaksi emosional.
-
Soal
Kelompok primer memiliki peranan penting dalam membentuk nilai dan norma individu melalui interaksi sosial yang intensif. Namun, tidak semua kelompok dapat dikategorikan sebagai kelompok primer. Pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan syarat utama terbentuknya kelompok primer adalah …
Lihat pembahasan
Jawaban: c. Kedekatan emosional dan personal antara anggota kelompok yang berlangsung secara terus-menerus. Pembahasan: Kelompok primer memiliki ciri-ciri utama sebagai berikut: Interaksi yang intensif: Anggota kelompok berinteraksi secara personal dan erat dalam kehidupan sehari-hari. Kedekatan emosional: Hubungan emosional yang kuat menjadi dasar utama terbentuknya kelompok primer, seperti dalam keluarga atau persahabatan. Berlangsung lama: Hubungan ini cenderung bersifat jangka panjang, membentuk nilai dan norma individu.
-
Soal
Kelompok primer memiliki peranan penting dalam membentuk nilai dan norma individu melalui interaksi sosial yang intensif. Namun, tidak semua kelompok dapat dikategorikan sebagai kelompok primer. Pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan syarat utama terbentuknya kelompok primer adalah …
Lihat pembahasan
Jawaban: c. Kedekatan emosional dan personal antara anggota kelompok yang berlangsung secara terus-menerus. Pembahasan: Kelompok primer memiliki ciri-ciri utama sebagai berikut: Interaksi yang intensif: Anggota kelompok berinteraksi secara personal dan erat dalam kehidupan sehari-hari. Kedekatan emosional: Hubungan emosional yang kuat menjadi dasar utama terbentuknya kelompok primer, seperti dalam keluarga atau persahabatan. Berlangsung lama: Hubungan ini cenderung bersifat jangka panjang, membentuk nilai dan norma individu.
-
Soal
Sebuah organisasi pemuda di sebuah desa sedang menghadapi permasalahan internal. Anggota merasa bahwa tujuan organisasi tidak lagi relevan dengan kebutuhan komunitas setempat. Pemimpin organisasi memiliki gaya otokratis, sering kali memaksakan keputusannya tanpa melibatkan anggota. Akibatnya, beberapa anggota mulai kehilangan motivasi untuk aktif berpartisipasi. Selain itu, tekanan dari luar seperti modernisasi dan perubahan kebijakan desa memaksa organisasi untuk beradaptasi. Namun, struktur organisasi yang kaku membuat perubahan sulit dilakukan. Berdasarkan kasus tersebut, langkah apa yang paling tepat untuk memulihkan dinamika positif dalam organisasi pemuda tersebut?
Lihat pembahasan
Jawaban: c. Struktur organisasi perlu disesuaikan agar lebih fleksibel, dan pemimpin dapat menerapkan gaya kepemimpinan demokratis untuk melibatkan anggota dalam pengambilan keputusan. Pembahasan: • Masalah utama dalam kasus ini adalah gaya kepemimpinan otokratis dan struktur organisasi yang kaku, yang menghambat adaptasi terhadap perubahan. Hal ini menyebabkan rendahnya motivasi anggota dan kesulitan organisasi dalam menghadapi tekanan eksternal. • Langkah c adalah solusi terbaik karena fleksibilitas struktur memungkinkan organisasi untuk beradaptasi dengan perubahan kebijakan desa. Gaya kepemimpinan demokratis juga meningkatkan partisipasi anggota, sehingga mereka merasa lebih dihargai dan termotivasi untuk berkontribusi. • Pilihan a dan e tidak tepat karena mempertahankan gaya otokratis dan tradisi lama justru memperparah masalah adaptasi. • Pilihan b mengabaikan tanggung jawab organisasi untuk memberikan panduan, sedangkan d hanya mengganti anggota tanpa menyelesaikan masalah inti.
-
Soal
Sebuah organisasi pemuda di sebuah desa sedang menghadapi permasalahan internal. Anggota merasa bahwa tujuan organisasi tidak lagi relevan dengan kebutuhan komunitas setempat. Pemimpin organisasi memiliki gaya otokratis, sering kali memaksakan keputusannya tanpa melibatkan anggota. Akibatnya, beberapa anggota mulai kehilangan motivasi untuk aktif berpartisipasi. Selain itu, tekanan dari luar seperti modernisasi dan perubahan kebijakan desa memaksa organisasi untuk beradaptasi. Namun, struktur organisasi yang kaku membuat perubahan sulit dilakukan. Berdasarkan kasus tersebut, langkah apa yang paling tepat untuk memulihkan dinamika positif dalam organisasi pemuda tersebut?
Lihat pembahasan
Jawaban: c. Struktur organisasi perlu disesuaikan agar lebih fleksibel, dan pemimpin dapat menerapkan gaya kepemimpinan demokratis untuk melibatkan anggota dalam pengambilan keputusan. Pembahasan: Masalah utama dalam kasus ini adalah gaya kepemimpinan otokratis dan struktur organisasi yang kaku, yang menghambat adaptasi terhadap perubahan. Hal ini menyebabkan rendahnya motivasi anggota dan kesulitan organisasi dalam menghadapi tekanan eksternal. Langkah c adalah solusi terbaik karena fleksibilitas struktur memungkinkan organisasi untuk beradaptasi dengan perubahan kebijakan desa. Gaya kepemimpinan demokratis juga meningkatkan partisipasi anggota, sehingga mereka merasa lebih dihargai dan termotivasi untuk berkontribusi. Pilihan a dan e tidak tepat karena mempertahankan gaya otokratis dan tradisi lama justru memperparah masalah adaptasi. Pilihan b mengabaikan tanggung jawab organisasi untuk memberikan panduan, sedangkan d hanya mengganti anggota tanpa menyelesaikan masalah inti.
Gratis — tolong sebarkan
Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.
Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya → Ilmu yang bermanfaatBagikan ke WhatsApp