-
Soal
Salah satu manfaat penelitian sosial dalam menangani konflik sosial adalah ....
Lihat pembahasan
Jawaban: A. Mengidentifikasi sumber konflik secara objektif. Pembahasan: Penelitian sosial dapat membantu mengidentifikasi akar permasalahan konflik secara objektif dan empiris. Dengan data ini, pihak-pihak yang terlibat dalam konflik dapat memahami penyebab utama konflik dan mencari solusi yang tepat. Pilihan lainnya tidak tepat karena: • B: Penelitian tidak mengurangi kebutuhan intervensi, tetapi membantu membuat intervensi lebih efektif. • C: Konflik tidak dapat dihindari sepenuhnya, tetapi dapat dikelola dengan baik. • D: Pengakuan ilmiah bukan tujuan utama penelitian konflik. • E: Penelitian justru mendorong partisipasi masyarakat dalam penyelesaian konflik.
-
Soal
Tahap awal dalam pengolahan data kualitatif yang dilakukan untuk meninjau data agar sesuai dengan tujuan penelitian adalah ....
Lihat pembahasan
Jawaban: C. editing Pembahasan: Editing adalah langkah pertama dalam pengolahan data. Pada tahap ini, peneliti memeriksa data yang telah dikumpulkan untuk memastikan kelengkapan, konsistensi, dan kesesuaiannya dengan tujuan penelitian. Ini dilakukan sebelum data dianalisis lebih lanjut. Pilihan lainnya: • A (tabulasi): Tahap menyusun data ke dalam tabel setelah editing dan coding selesai. • B (open coding): Tahap awal pengkodean dalam penelitian kualitatif. • D (analisis data): Tahap akhir setelah data diproses dan siap dianalisis. • E (interpretasi data): Langkah akhir setelah analisis data, yaitu memahami dan menyimpulkan hasil penelitian.
-
Soal
Langkah pertama yang dilakukan setelah data dikumpulkan dalam penelitian kuantitatif adalah ....
Lihat pembahasan
Jawaban: C. editing data Pembahasan: Setelah data dikumpulkan, langkah pertama dalam penelitian kuantitatif adalah editing data, di mana peneliti memeriksa data untuk memastikan tidak ada kesalahan dalam pencatatan, data sudah lengkap, dan sesuai dengan kebutuhan penelitian. Pilihan lainnya: • A (interpretasi data): Tahap terakhir setelah analisis selesai. • B (analisis data): Dilakukan setelah editing, coding, dan tabulasi selesai. • D (tabulasi data): Menyusun data ke dalam tabel untuk memudahkan analisis, dilakukan setelah editing. • E (penyusunan laporan): Tahap akhir penelitian, dilakukan setelah semua analisis selesai.
-
Soal
Para petani melakukan aksi protes terhadap pemerintah daerah karena pembagian air irigasi yang tidak adil, sehingga menyebabkan sebagian besar lahan mereka mengalami kekeringan. Aksi tersebut merupakan contoh bentuk konflik ....
Lihat pembahasan
Jawaban: C. realistis Pembahasan: Konflik realistis terjadi ketika ada masalah nyata yang menjadi penyebab konflik, serta memiliki tujuan yang jelas untuk diselesaikan. Dalam kasus ini, protes petani muncul karena ketidakadilan dalam pembagian air irigasi yang mengancam penghidupan mereka. Konflik ini memiliki dasar yang konkret (pembagian air irigasi) dan tujuan yang jelas (meminta keadilan dalam distribusi air). Pilihan lainnya: • A (nonrealistis): Tidak tepat, karena konflik ini memiliki penyebab yang jelas dan bukan sekadar pelampiasan emosi. • B (kepentingan): Meskipun konflik melibatkan kepentingan petani, istilah ini tidak spesifik untuk mendefinisikan bentuk konflik. • D (kelas sosial): Mengacu pada konflik antara kelas-kelas sosial, sedangkan soal ini tidak menyebutkan konflik berdasarkan stratifikasi sosial. • E (struktural): Mengacu pada konflik yang disebabkan oleh ketidakseimbangan dalam struktur sosial, meskipun terkait, istilah ini tidak langsung menggambarkan bentuk konflik dalam soal.
-
Soal
Hidup rukun dalam masyarakat memerlukan sikap yang dapat menciptakan keharmonisan di tengah keberagaman. Sikap berikut yang paling tepat untuk mencegah konflik adalah ....
Lihat pembahasan
Jawaban: B. saling menghormati Pembahasan: Saling menghormati adalah sikap yang paling penting untuk menjaga kerukunan dalam masyarakat yang beragam. Dengan sikap ini, setiap individu dapat menerima perbedaan dan hidup harmonis tanpa memicu konflik. Pilihan lainnya: • A (keadilan): Penting, tetapi lebih berhubungan dengan kebijakan dan sistem. • C (kerja keras): Bukan faktor langsung yang mencegah konflik. • D (kompetitif): Justru dapat memicu konflik jika tidak dikelola dengan baik. • E (keterbukaan): Relevan, tetapi saling menghormati lebih mendasar dalam mencegah konflik.
-
Soal
Untuk menciptakan suasana damai di lingkungan masyarakat, sikap yang perlu dikembangkan oleh setiap individu adalah ....
Lihat pembahasan
Jawaban: B. saling memahami perbedaan Pembahasan: Saling memahami perbedaan adalah kunci utama dalam menciptakan kedamaian di masyarakat. Dengan memahami bahwa setiap individu memiliki latar belakang dan pandangan yang berbeda, konflik dapat dicegah dan hubungan sosial dapat terjalin dengan baik. Pilihan lainnya: • A: Mengedepankan kepentingan pribadi justru dapat memicu konflik. • C: Menuntut keadilan penting, tetapi bukan langkah utama dalam menciptakan kedamaian. • D: Melibatkan pihak luar diperlukan untuk penyelesaian konflik, tetapi tidak selalu menciptakan kedamaian. • E: Menjaga jarak tidak mendukung hubungan harmonis.
-
Soal
Sebuah konflik antara dua keluarga mengenai sengketa lahan di desa tidak dapat diselesaikan melalui musyawarah. Akhirnya, kasus tersebut dibawa ke pengadilan untuk mendapatkan keputusan hukum yang adil. Penyelesaian konflik seperti ini disebut ....
Lihat pembahasan
Jawaban: B. Penyelesaian konflik menggunakan keputusan lembaga peradilan. Pembahasan: Penyelesaian konflik melalui keputusan lembaga peradilan disebut ajudikasi. Dalam proses ini, kedua belah pihak yang bersengketa membawa permasalahannya ke pengadilan untuk mendapatkan keputusan yang adil dan mengikat. Hal ini dilakukan jika musyawarah atau mediasi tidak mampu menyelesaikan konflik. Pilihan lainnya seperti diskusi informal (A), mediasi oleh tokoh masyarakat (C), atau kompromi (D) adalah bentuk penyelesaian konflik non-hukum, sedangkan memisahkan pihak bertikai (E) merupakan segregasi, bukan bentuk ajudikasi.
-
Soal
Dalam masyarakat yang beragam, sikap berikut ini penting untuk menjaga keharmonisan, kecuali ....
Lihat pembahasan
Jawaban: D. diskriminasi Pembahasan: Diskriminasi adalah sikap yang bertentangan dengan prinsip keharmonisan dalam masyarakat. Diskriminasi memicu perpecahan dan konflik, sehingga harus dihindari. Pilihan lainnya: • A (saling menghormati): Mendukung hubungan baik antarindividu. • B (toleransi): Penting untuk menerima perbedaan. • C (gotong royong): Memperkuat kerja sama dalam masyarakat. • E (keterbukaan): Membantu dalam memahami dan menghargai orang lain.
-
Soal
Seorang mediator netral memfasilitasi diskusi antara dua perusahaan yang terlibat sengketa kontrak. Dalam diskusi tersebut, kedua belah pihak menyepakati solusi bersama tanpa melibatkan pengadilan. Cara penyelesaian konflik seperti ini disebut ....
Lihat pembahasan
Jawaban: C. Penyelesaian konflik menggunakan mediasi yang bersifat netral. Pembahasan: Mediasi adalah cara penyelesaian konflik dengan melibatkan pihak ketiga yang netral untuk memfasilitasi diskusi antara pihak-pihak yang bertikai. Dalam kasus ini, mediator membantu kedua perusahaan mencapai kesepakatan tanpa perlu membawa sengketa ke pengadilan. Mediasi berbeda dari ajudikasi (D), yang melibatkan keputusan hukum, atau arbitrasi (A), di mana pihak ketiga memiliki kewenangan untuk membuat keputusan yang mengikat. Kompromi (B) bisa menjadi hasil mediasi, tetapi prosesnya adalah mediasi itu sendiri.
-
Soal
Sengketa tanah antara dua keluarga di sebuah desa tidak dapat diselesaikan secara kekeluargaan, sehingga kasus tersebut dibawa ke pengadilan untuk mendapatkan keputusan yang adil. Penyelesaian konflik semacam ini disebut ....
Lihat pembahasan
Jawaban: B. ajudikasi Pembahasan: Ajudikasi adalah penyelesaian konflik melalui jalur hukum dengan melibatkan lembaga peradilan. Dalam kasus ini, sengketa tanah dibawa ke pengadilan agar dapat diselesaikan secara formal dan menghasilkan keputusan yang adil serta mengikat kedua belah pihak. Pilihan lainnya: • A (mediasi): Penyelesaian konflik dengan bantuan pihak ketiga yang netral, tanpa jalur hukum. • C (arbitrasi): Penyelesaian konflik oleh pihak ketiga yang memiliki wewenang, tetapi tidak melalui pengadilan. • D (kompromi): Penyelesaian konflik dengan kesepakatan bersama tanpa jalur hukum. • E (segregasi): Pemisahan pihak yang berkonflik, bukan penyelesaian melalui pengadilan.
-
Soal
Dua perusahaan besar bersengketa mengenai pelanggaran kontrak bisnis. Kedua belah pihak setuju untuk membawa kasus tersebut ke lembaga arbitrase yang akan memberikan keputusan final. Proses penyelesaian konflik ini disebut ....
Lihat pembahasan
Jawaban: D. arbitrasi Pembahasan: Arbitrasi adalah penyelesaian konflik dengan melibatkan pihak ketiga yang memiliki kewenangan untuk memberikan keputusan yang mengikat. Dalam kasus ini, kedua perusahaan setuju membawa sengketa ke lembaga arbitrase untuk mendapatkan keputusan yang adil tanpa melalui pengadilan formal. Pilihan lainnya: • A (mediasi): Penyelesaian konflik dengan pihak ketiga yang bertindak sebagai mediator, tetapi keputusannya tidak mengikat. • B (kompromi): Kesepakatan bersama tanpa melibatkan pihak ketiga yang memiliki wewenang. • C (ajudikasi): Penyelesaian konflik melalui pengadilan formal, bukan lembaga arbitrase. • E (eliminasi): Menghilangkan pihak tertentu, tidak relevan dengan kasus ini.
-
Soal
Proses mediasi dalam penyelesaian konflik dilakukan apabila ....
Lihat pembahasan
Jawaban: C. pihak-pihak yang berkonflik sepakat melibatkan pihak ketiga yang netral. Pembahasan: Mediasi adalah proses penyelesaian konflik yang melibatkan pihak ketiga yang netral untuk membantu kedua belah pihak mencapai kesepakatan. Mediasi hanya dilakukan jika kedua pihak setuju untuk melibatkan mediator. Mediator tidak memiliki kewenangan memutuskan hasil konflik, tetapi bertugas memfasilitasi diskusi. Pilihan lainnya: • A: Mengalah adalah bagian dari kompromi, bukan mediasi. • B: Keputusan mengikat adalah karakteristik ajudikasi atau arbitrasi, bukan mediasi. • D: Keluar dari konflik tanpa diskusi bukan merupakan mediasi. • E: Pengadilan adalah bagian dari ajudikasi, bukan mediasi.
-
Soal
Mediasi sering digunakan untuk menyelesaikan konflik karena ....
Lihat pembahasan
Jawaban: B. pihak-pihak yang berkonflik dapat menyelesaikan permasalahan secara damai. Pembahasan: Mediasi efektif karena memberikan kesempatan bagi pihak-pihak yang berkonflik untuk berdiskusi secara damai dengan bantuan pihak ketiga yang netral. Proses ini tidak memaksa pihak-pihak untuk menerima keputusan, melainkan berfokus pada kesepakatan bersama yang saling menguntungkan. Pilihan lainnya: • A: Pihak ketiga dalam mediasi tidak memiliki kewenangan untuk memberikan keputusan. • C: Memisahkan pihak bertikai lebih mirip dengan segregasi, bukan mediasi. • D: Keputusan dalam mediasi tidak bersifat memaksa atau mengikat. • E: Mediasi tidak selalu cocok untuk semua jenis konflik, seperti konflik yang membutuhkan penyelesaian melalui pengadilan (ajudikasi).
-
Soal
Dalam sebuah konflik antar warga di desa, kepala desa memfasilitasi pertemuan antara kedua pihak yang bertikai untuk mencari solusi damai. Melalui diskusi tersebut, kedua belah pihak menyepakati bahwa tidak ada yang sepenuhnya menang atau kalah, dan konflik tersebut berhasil diselesaikan. Penyelesaian konflik ini termasuk dalam bentuk ....
Lihat pembahasan
Jawaban: D. akomodasi Pembahasan: Akomodasi adalah upaya penyelesaian konflik dengan cara mencapai kesepakatan antara pihak-pihak yang bertikai untuk meredakan ketegangan. Dalam konteks soal, kepala desa bertindak sebagai fasilitator untuk menciptakan suasana yang kondusif agar kedua belah pihak dapat berdamai dan mencapai solusi bersama tanpa ada pihak yang sepenuhnya menang atau kalah.
-
Soal
Dalam sebuah konflik antar warga di desa, kepala desa memfasilitasi pertemuan antara kedua pihak yang bertikai untuk mencari solusi damai. Melalui diskusi tersebut, kedua belah pihak menyepakati bahwa tidak ada yang sepenuhnya menang atau kalah, dan konflik tersebut berhasil diselesaikan. Penyelesaian konflik ini termasuk dalam bentuk ....
Lihat pembahasan
Jawaban: B. kompromi Pembahasan: Kompromi adalah salah satu bentuk penyelesaian konflik yang dilakukan dengan cara kedua belah pihak saling mengalah untuk mencapai kesepakatan bersama. Dalam soal tersebut, kepala desa memfasilitasi pertemuan antara pihak-pihak yang bertikai. Melalui diskusi, kedua belah pihak sepakat untuk menerima solusi di mana tidak ada pihak yang sepenuhnya menang atau kalah. Hal ini menunjukkan karakteristik kompromi, di mana setiap pihak harus memberikan sedikit kelonggaran demi tercapainya perdamaian. Pilihan lainnya, seperti: A (rekonsiliasi): Mengacu pada pemulihan hubungan setelah konflik selesai, bukan proses kompromi selama diskusi. C (arbitrasi): Penyelesaian konflik melalui keputusan pihak ketiga yang memiliki wewenang, yang tidak sesuai dengan skenario soal. D (akomodasi): Akomodasi adalah istilah yang lebih umum, sementara kompromi adalah bentuk spesifik dari akomodasi. E (segregasi): Mengacu pada pemisahan pihak bertikai, bukan dialog untuk mencapai kesepakatan.
Gratis — tolong sebarkan
Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.
Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya → Ilmu yang bermanfaatBagikan ke WhatsApp