Fitri Learning

LatihanBiologi SMA Kelas 12

Bab 3: Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup

Biologi SMA Kelas 12 · 25 soal · bagian 1 dari 2

  1. Soal

    Pertumbuhan adalah proses yang melibatkan perubahan kuantitatif pada makhluk hidup, yang mencakup peningkatan ukuran, berat, dan volume. Manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan proses pertumbuhan pada tumbuhan?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: D Pembahasan: Jawaban yang benar adalah D. Pertumbuhan pada tumbuhan melibatkan penambahan ukuran dan jumlah sel melalui pembelahan sel di meristem, diikuti oleh pemanjangan sel. Ini adalah proses kuantitatif, yang berarti dapat diukur dengan peningkatan panjang, volume, atau berat tumbuhan. Pernyataan lainnya tidak tepat, karena pertumbuhan tidak hanya mencakup pembentukan daun (C) dan melibatkan pembelahan serta pemanjangan sel (tidak sesuai dengan A dan B).

  2. Soal

    Perkembangan pada makhluk hidup melibatkan perubahan kualitatif yang terjadi bersamaan dengan pertumbuhan. Manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan perkembangan?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: B Pembahasan: Jawaban yang benar adalah B. Perkembangan melibatkan diferensiasi sel, yaitu proses di mana sel-sel menjadi lebih khusus dalam fungsi dan membentuk organ-organ baru. Ini adalah perubahan kualitatif yang mencakup pembentukan struktur dan fungsi baru, seperti pembentukan organ tubuh dari sel-sel embrio. Pilihan lain tidak tepat karena perkembangan bukan hanya proses kuantitatif (D) dan tidak terbatas pada fase tertentu seperti masa embrio (C).

  3. Soal

    Selama proses diferensiasi, sel-sel tumbuhan yang awalnya identik berkembang menjadi sel-sel khusus dengan fungsi yang berbeda-beda. Pada tumbuhan, lapisan protoderm yang terbentuk selama pertumbuhan primer akan berdiferensiasi menjadi bagian apa?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: D Pembahasan: Protoderm adalah jaringan meristematik yang berdiferensiasi menjadi epidermis, yaitu lapisan pelindung luar tumbuhan. Epidermis melindungi tumbuhan dari kehilangan air, patogen, dan faktor lingkungan lainnya. Jawaban D adalah yang paling tepat karena protoderm membentuk epidermis, sementara xilem (A) dan floem (B) terbentuk dari prokambium, dan korteks (C) serta parenkim (E) berasal dari meristem dasar.

  4. Soal

    Suatu tim ilmuwan mempelajari pertumbuhan akar tumbuhan dikotil di bawah kondisi laboratorium. Mereka menemukan bahwa di zona meristem apikal akar, sel-sel secara aktif mengalami pembelahan mitosis, namun tumbuhan tersebut menunjukkan kelambatan dalam pemanjangan akar. Setelah pemeriksaan lebih lanjut, mereka mendapati bahwa aktivitas enzim selulase pada dinding sel sangat rendah. Berdasarkan informasi ini, proses manakah yang kemungkinan besar terganggu sehingga menghambat pertumbuhan akar, meskipun pembelahan sel terjadi secara normal?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: A Pembahasan: Jawaban yang benar adalah A. Meskipun pembelahan sel terjadi di zona meristem, pemanjangan sel sangat penting untuk pertumbuhan panjang akar. Enzim selulase berperan dalam melunakkan dinding sel sehingga memungkinkan sel untuk memanjang. Dalam studi kasus ini, rendahnya aktivitas selulase akan menghambat pelunakan dinding sel, sehingga sel-sel yang terbentuk dari mitosis tidak bisa memanjang, yang akhirnya menghambat pertumbuhan akar. Pilihan lain tidak tepat karena berkaitan dengan aspek lain dari perkembangan sel atau diferensiasi, yang tidak secara langsung menjelaskan hambatan dalam pemanjangan akar.

  5. Soal

    Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut mengenai karakteristik tumbuhan dikotil dan monokotil. Manakah kombinasi yang paling tepat? 1. Dikotil memiliki dua kotiledon, sementara monokotil memiliki satu kotiledon. 2. Dikotil memiliki pola pertulangan daun menjari atau menyirip, sementara monokotil memiliki pola pertulangan daun sejajar. 3. Pada dikotil, berkas pengangkut (xilem-floem) tersebar, sedangkan pada monokotil berkas pengangkut tersusun melingkar. 4. Dikotil memiliki akar tunggang, sedangkan monokotil memiliki akar serabut. 5. Pertumbuhan sekunder (penebalan batang) terjadi pada dikotil, tetapi tidak terjadi pada monokotil. Manakah kombinasi pernyataan yang paling tepat sesuai dengan karakteristik tumbuhan dikotil dan monokotil?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: C Pembahasan: • Benar, dikotil memiliki dua kotiledon, dan monokotil memiliki satu kotiledon. • Benar, dikotil memiliki pola pertulangan daun menjari atau menyirip, dan monokotil memiliki pola pertulangan sejajar. • Salah, pada dikotil, berkas pengangkut (xilem dan floem) tersusun melingkar, sedangkan pada monokotil berkas tersebar. • Benar, dikotil memiliki akar tunggang, sementara monokotil memiliki akar serabut. • Benar, pertumbuhan sekunder (penebalan batang) terjadi pada dikotil tetapi tidak terjadi pada monokotil. Kombinasi yang tepat adalah 1, 2, 4, dan 5 benar, sedangkan 3 salah, jadi jawabannya adalah C.

  6. Soal

    Selama proses perkecambahan, embrio dalam biji mulai aktif secara metabolik setelah imbibisi. Hormon giberelin memainkan peran penting dalam proses ini dengan merangsang enzim tertentu. Enzim apakah yang diaktifkan oleh giberelin dan apa fungsi utama enzim tersebut dalam perkecambahan?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: C Pembahasan: Jawaban yang benar adalah C. Selama proses perkecambahan, hormon giberelin merangsang produksi amilase, enzim yang bertugas memecah pati menjadi gula sederhana (seperti glukosa). Gula ini menyediakan energi yang diperlukan oleh embrio untuk memulai pertumbuhan, seperti pemanjangan radikula dan perkembangan bagian-bagian embrio lainnya. Pilihan lain tidak tepat karena: • Lipase memecah lemak, tetapi bukan karena pengaruh giberelin dalam perkecambahan. • Protease memecah protein, tetapi ini bukan proses utama dalam perkecambahan. • Selulase berperan dalam pelunakan dinding sel, tetapi bukan inti dari fisiologi perkecambahan.

  7. Soal

    Seorang petani menanam biji kacang merah yang mengalami perkecambahan epigeal. Namun, setelah beberapa minggu, ia melihat bahwa banyak tanaman tidak tumbuh dengan baik dan daun kotiledon yang muncul di atas tanah tampak rusak. Berdasarkan pengamatan ini, apa yang kemungkinan besar menyebabkan pertumbuhan yang terhambat, mengingat karakteristik perkecambahan epigeal?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: B Pembahasan: Perkecambahan epigeal ditandai dengan munculnya kotiledon di atas tanah, di mana kotiledon sering kali berfungsi dalam fotosintesis awal sebelum daun sejati terbentuk. Dalam studi kasus ini, rusaknya kotiledon menyebabkan terganggunya suplai energi yang penting untuk pertumbuhan awal tanaman. Karena kotiledon berperan penting dalam memberi energi pada tahap awal ini, kerusakan pada kotiledon menghambat pertumbuhan keseluruhan. Jawaban B benar, karena menjelaskan pengaruh langsung dari rusaknya kotiledon pada proses fotosintesis dan pertumbuhan awal. Jawaban A salah, karena dalam epigeal, kotiledon memang terangkat di atas tanah. Jawaban lainnya mengabaikan peran utama kotiledon dalam perkecambahan epigeal.

  8. Soal

    Perhatikan pernyataan berikut mengenai perkecambahan epigeal dan hipogeal. Manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan perbedaan mendasar antara keduanya dalam hal peran kotiledon selama perkecambahan?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: B Pembahasan: Jawaban yang paling tepat adalah B. Dalam perkecambahan epigeal, kotiledon diangkat ke atas tanah oleh hipokotil, dan sering kali berfungsi dalam fotosintesis sampai daun sejati berkembang. Sebaliknya, dalam perkecambahan hipogeal, kotiledon tetap di bawah tanah dan hanya berfungsi sebagai penyimpan cadangan makanan, tanpa peran fotosintesis. Jawaban lain salah karena menggambarkan peran kotiledon yang tidak akurat atau membingungkan peran hipokotil dan epikotil dalam masing-masing tipe perkecambahan.

  9. Soal

    Pertumbuhan primer pada tumbuhan terjadi di daerah meristem apikal yang memungkinkan pertambahan panjang batang dan akar. Manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat mengenai mekanisme pertumbuhan primer?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: D Pembahasan: Jawaban yang benar adalah D. Pertumbuhan primer pada tumbuhan terjadi di meristem apikal, yang terdapat di ujung batang dan akar. Meristem ini menghasilkan pemanjangan sel dan pertambahan panjang akar dan batang, yang memungkinkan tumbuhan tumbuh lebih tinggi atau akarnya menjalar lebih dalam ke tanah. Opsi lain tidak tepat karena pertumbuhan primer tidak melibatkan penebalan batang (A), pembentukan jaringan sekunder (C), atau hanya terjadi pada akar (E).

  10. Soal

    Titik tumbuh akar dibagi menjadi tiga zona: zona pembelahan sel, zona pemanjangan sel, dan zona diferensiasi sel. Jika terjadi kerusakan pada zona pemanjangan sel akibat kondisi lingkungan yang tidak mendukung, apa dampak utama yang mungkin terjadi pada pertumbuhan akar, dan bagaimana hal ini memengaruhi fungsi akar secara keseluruhan?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: D Pembahasan: Jawaban yang benar adalah D. Zona pemanjangan sel bertanggung jawab untuk memperbesar ukuran sel setelah terbentuk dari zona pembelahan. Jika zona pemanjangan sel terganggu, sel-sel tidak dapat memperbesar ukurannya, sehingga akar tidak dapat memanjang, meskipun pembelahan sel di zona pembelahan berlangsung normal. Ini akan menghambat pertumbuhan panjang akar secara keseluruhan, namun zona diferensiasi sel dapat tetap menghasilkan jaringan khusus seperti rambut akar. Pilihan lain salah karena berkaitan dengan proses di zona lain atau tidak relevan dengan fungsi zona pemanjangan.

  11. Soal

    Selama proses pertumbuhan primer pada tumbuhan, meristem apikal membentuk tiga jaringan primer: protoderm, prokambium, dan meristem dasar. Jika fungsi prokambium terganggu akibat mutasi genetik, bagian manakah dari tumbuhan yang kemungkinan besar akan mengalami hambatan pertumbuhan, dan apa dampak utamanya?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: B Pembahasan: Jawaban yang benar adalah B. Prokambium adalah jaringan primer yang berdiferensiasi menjadi xilem dan floem, yaitu jaringan pengangkut yang bertanggung jawab atas transportasi air, mineral, dan hasil fotosintesis di seluruh bagian tumbuhan. Jika fungsi prokambium terganggu, jaringan pengangkut ini tidak terbentuk dengan baik, sehingga transportasi internal akan terhambat, yang secara langsung mempengaruhi pertumbuhan dan kesehatan tumbuhan. Opsi lain tidak tepat karena protoderm (A) berdiferensiasi menjadi epidermis, dan meristem dasar menghasilkan korteks (C) dan jaringan dasar lainnya.

  12. Soal
    Gambar soal

    Gambar di atas menunjukkan struktur akar tumbuhan dengan berbagai zona yang berperan dalam proses pertumbuhan dan penyerapan nutrisi. Berdasarkan gambar tersebut, manakah pernyataan yang paling tepat terkait dengan fungsi dari bagian-bagian akar tersebut?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: D Pembahasan: Jawaban yang benar adalah D. Rambut akar berperan penting dalam meningkatkan luas permukaan akar, sehingga memperbesar kemampuan akar untuk menyerap air dan nutrisi dari tanah. Rambut akar memiliki kontak langsung dengan tanah, dan melalui struktur ini, akar dapat menyerap air dan mineral. Pilihan lain tidak tepat karena: • Tudung akar melindungi ujung akar dari kerusakan fisik saat menembus tanah, bukan berperan dalam penyerapan air (A) atau pengaturan pembelahan sel (E). • Ujung akar merupakan area pembelahan sel, bukan tempat diferensiasi (C). • Batang akar tidak melindungi ujung akar (B); itu adalah fungsi tudung akar.

  13. Soal

    Di titik tumbuh batang, sel-sel mengalami pembelahan, pemanjangan, dan diferensiasi untuk mendukung pertumbuhan primer. Jika zona pemanjangan sel di batang terganggu akibat mutasi genetik yang menghambat pengambilan air oleh vakuola sel, apa dampak utama yang akan terjadi pada struktur dan fungsi batang, serta bagaimana proses tersebut memengaruhi pertumbuhan keseluruhan?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: B Pembahasan: Jawaban yang benar adalah B. Zona pemanjangan sel di titik tumbuh batang berfungsi untuk memperbesar ukuran sel melalui penyerapan air ke dalam vakuola. Jika proses pengambilan air terganggu akibat mutasi, sel-sel yang baru terbentuk dari zona pembelahan tidak dapat memanjang. Meskipun pembelahan sel tetap terjadi di zona pembelahan, batang tidak akan mengalami pertambahan panjang karena sel tidak dapat membesar. Jawaban lain salah karena: • A: Zona pembelahan masih dapat berfungsi meskipun zona pemanjangan terganggu. • C: Gangguan dalam diferensiasi sel akan memengaruhi pembentukan jaringan pengangkut, tetapi bukan ini yang terjadi dalam kasus ini. • D: Zona pemanjangan tidak dapat menyerap air secara pasif tanpa mekanisme yang tepat. • E: Sel-sel tidak akan mengalami akumulasi karena masalah ada pada pemanjangan, bukan pembelahan.

  14. Soal
    Gambar soal

    Gambar di atas menunjukkan titik tumbuh batang yang terdiri dari tiga zona: zona meristematik, zona pemanjangan, dan zona diferensiasi. Pada suatu eksperimen, sebuah mutasi genetik menyebabkan sel-sel di zona diferensiasi tidak dapat terbentuk dengan benar, terutama pada pembentukan jaringan pengangkut. Berdasarkan gambar tersebut, apa dampak utama dari gangguan tersebut terhadap fungsi fisiologis tumbuhan?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: B Pembahasan: Jawaban yang benar adalah B. Zona diferensiasi adalah tempat sel-sel yang baru terbentuk dari zona pemanjangan mengalami spesialisasi menjadi berbagai jaringan, termasuk xilem dan floem, yang berfungsi dalam transportasi air, nutrisi, dan hasil fotosintesis. Jika terjadi gangguan dalam diferensiasi sel di zona ini, xilem dan floem primer tidak akan terbentuk dengan baik, sehingga transportasi internal tumbuhan akan terganggu. Pilihan lain salah karena: • A: Epidermis terbentuk dari protoderm, dan meskipun epidermis penting, gangguan utama di sini terkait dengan jaringan pengangkut. • C: Korteks memang berfungsi dalam penyimpanan, tetapi gangguan dalam pembentukan xilem dan floem lebih berdampak signifikan pada fungsi fisiologis tumbuhan. • D: Zona meristematik bertanggung jawab untuk pembelahan sel, bukan diferensiasi. • E: Perikambium berperan dalam pembentukan jaringan sekunder, tetapi masalah dalam kasus ini bukan terkait pertumbuhan sekunder yang berlebihan.

  15. Soal

    Pertumbuhan sekunder pada tumbuhan terjadi karena aktivitas kambium yang menghasilkan xilem dan floem sekunder, sehingga batang dan akar mengalami penebalan. 1. Aktivitas kambium vaskular menghasilkan lebih banyak xilem sekunder daripada floem sekunder, menyebabkan penebalan batang terutama di bagian dalam. 2. Pertumbuhan sekunder pada tumbuhan hanya terjadi di akar dan tidak memengaruhi batang. 3. Xilem sekunder berfungsi sebagai jaringan pengangkut air, sedangkan floem sekunder berfungsi dalam pengangkutan hasil fotosintesis. 4. Kambium gabus menghasilkan lapisan baru dari periderm yang menggantikan epidermis untuk melindungi batang yang semakin menebal. 5. Pertumbuhan sekunder terjadi karena aktivitas meristem apikal, yang memperpanjang batang dan akar. Manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan proses dan dampak pertumbuhan sekunder?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: B Pembahasan: Jawaban yang benar adalah B. Berikut adalah penjelasan untuk setiap pernyataan: • Benar. Aktivitas kambium vaskular menghasilkan lebih banyak xilem sekunder daripada floem sekunder, sehingga batang menebal terutama di bagian dalam (xilem membentuk bagian utama dari kayu). • Salah. Pertumbuhan sekunder terjadi baik di batang maupun di akar tumbuhan berkayu. • Benar. Xilem sekunder mengangkut air dan mineral, sedangkan floem sekunder mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tumbuhan. • Benar. Kambium gabus (felogen) membentuk lapisan periderm yang menggantikan epidermis pada batang yang menebal, melindungi tumbuhan dari kehilangan air dan infeksi. • Salah. Pertumbuhan sekunder terjadi karena aktivitas kambium, bukan meristem apikal. Meristem apikal bertanggung jawab untuk pertumbuhan primer (pemanjangan batang dan akar). Dengan demikian, pernyataan 1, 3, dan 4 benar, sehingga jawabannya adalah B.

  16. Soal

    Nitrogen (N) adalah salah satu unsur makro penting dalam pertumbuhan tumbuhan. Ketika tanah kekurangan nitrogen, apa dampak utama yang terjadi pada pertumbuhan tumbuhan, dan melalui mekanisme apa hal ini memengaruhi fisiologi tumbuhan?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: A Pembahasan: Jawaban yang benar adalah A. Nitrogen merupakan unsur makro penting dalam sintesis protein, asam nukleat, dan klorofil. Jika tumbuhan kekurangan nitrogen, pembentukan klorofil akan terganggu, menyebabkan klorosis atau menguningnya daun, terutama pada daun tua. Nitrogen juga berperan dalam sintesis enzim-enzim penting dalam fotosintesis. Pilihan lain tidak tepat karena nitrogen tidak langsung berperan dalam penyerapan air atau pembentukan jaringan transportasi seperti xilem (E).

  17. Soal

    Zat besi (Fe) adalah salah satu unsur mikro penting yang dibutuhkan tumbuhan dalam jumlah kecil. Bagaimana kekurangan zat besi memengaruhi proses fotosintesis pada tumbuhan, dan gejala apa yang biasanya muncul akibat defisiensi zat besi?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: A Pembahasan: Jawaban yang benar adalah A. Zat besi (Fe) sangat penting dalam sintesis klorofil, meskipun bukan bagian langsung dari klorofil, tetapi sebagai kofaktor dalam enzim yang terlibat dalam pembentukannya. Kekurangan zat besi menyebabkan klorosis, atau menguningnya daun muda, karena daun baru tidak mampu mensintesis klorofil dengan cukup baik. Gejala klorosis pada daun muda merupakan tanda umum defisiensi zat besi. Pilihan lain tidak tepat karena zat besi tidak secara langsung terkait dengan pengangkutan air (B) atau penyerapan fosfor (C).

  18. Soal

    Perhatikan pernyataan berikut tentang hubungan antara unsur makro dan mikro dalam pertumbuhan tumbuhan: 1. Kekurangan nitrogen (unsur makro) menyebabkan terganggunya sintesis protein dan enzim yang menghambat pertumbuhan seluruh bagian tumbuhan. 2. Kekurangan besi (unsur mikro) akan menghambat pembentukan klorofil, menyebabkan klorosis pada daun tua terlebih dahulu. 3. Fosfor (unsur makro) berperan penting dalam pembentukan ATP, yang dibutuhkan untuk pertumbuhan akar dan proses metabolik di seluruh tumbuhan. 4. Kekurangan tembaga (unsur mikro) menghambat pembentukan lignin, menyebabkan batang menjadi lemah dan mudah patah. 5. Kalium (unsur makro) diperlukan untuk regulasi tekanan osmotik sel dan pengangkutan air, serta kekurangannya dapat menghambat kemampuan tumbuhan untuk membuka dan menutup stomata. Manakah pernyataan yang paling tepat terkait dengan hubungan antara unsur makro dan mikro serta dampaknya terhadap pertumbuhan tumbuhan?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: E Pembahasan: • 1. Salah: Kekurangan nitrogen menyebabkan klorosis pada daun tua terlebih dahulu, karena nitrogen bersifat mobil, tetapi pernyataan tentang "seluruh bagian tumbuhan" terlalu umum. • 2. Salah: Kekurangan besi menyebabkan klorosis pada daun muda terlebih dahulu, bukan daun tua, karena besi tidak mobil di dalam tumbuhan. • 3. Benar: Fosfor berperan penting dalam pembentukan ATP, yang dibutuhkan untuk energi dalam proses metabolik seperti pertumbuhan akar dan fotosintesis. • 4. Benar: Kekurangan tembaga mengganggu pembentukan lignin, yang menyebabkan batang menjadi rapuh dan mudah patah. • 5. Benar: Kalium berperan dalam pengaturan tekanan osmotik dan membantu membuka serta menutup stomata, yang penting dalam regulasi air dan gas. Oleh karena itu, kombinasi yang benar adalah 3, 4, dan 5, sehingga jawabannya adalah E.

  19. Soal

    Perhatikan pernyataan berikut terkait pengaruh pH dan oksigen terhadap pertumbuhan tumbuhan: 1. Tanah dengan pH yang terlalu rendah mengurangi ketersediaan unsur hara seperti fosfor dan kalsium, menyebabkan tumbuhan kesulitan dalam menyerap nutrisi yang diperlukan untuk pertumbuhan. 2. Tanah dengan kadar oksigen yang rendah, misalnya pada tanah yang jenuh air, menyebabkan akar mengalami respirasi anaerob, yang menghasilkan lebih sedikit energi bagi pertumbuhan akar. 3. Pada pH yang sangat tinggi, unsur mikro seperti mangan dan besi lebih mudah diserap oleh tumbuhan, menyebabkan pertumbuhan yang cepat dan optimal. 4. Oksigen diperlukan dalam proses fotosintesis, sehingga kekurangan oksigen menghambat produksi glukosa dalam daun tumbuhan. Manakah kombinasi pernyataan yang benar?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: B Pembahasan: • Pernyataan 1 benar, pH yang rendah (asam) mengikat unsur hara seperti fosfor dan kalsium, sehingga tumbuhan sulit menyerap nutrisi tersebut. • Pernyataan 2 benar, tanah yang jenuh air kekurangan oksigen, menyebabkan akar tumbuhan beralih ke respirasi anaerob yang menghasilkan lebih sedikit energi. • Pernyataan 3 salah, pada pH tinggi, unsur mikro seperti mangan dan besi justru menjadi kurang tersedia dan lebih sulit diserap, bukan lebih mudah. • Pernyataan 4 salah, oksigen tidak diperlukan dalam proses fotosintesis (proses ini menggunakan karbon dioksida), tetapi diperlukan untuk respirasi seluler, bukan untuk produksi glukosa. Oleh karena itu, kombinasi pernyataan yang benar adalah 1 dan 2, sehingga jawabannya adalah B.

  20. Soal

    Perhatikan pernyataan berikut terkait pengaruh kadar garam, air, dan cahaya pada pertumbuhan tumbuhan: 1. Kadar garam yang tinggi dalam tanah menyebabkan tumbuhan kesulitan menyerap air karena air bergerak dari dalam akar ke luar tanah melalui proses osmosis terbalik. 2. Cahaya yang terlalu intensif dapat menyebabkan penutupan stomata, yang mengurangi laju fotosintesis dengan membatasi jumlah karbon dioksida yang masuk ke daun. 3. Kekurangan air menghambat pembelahan sel di zona meristem, sehingga memperlambat pertumbuhan primer pada batang dan akar. 4. Kadar garam yang tinggi justru dapat meningkatkan penyerapan air melalui akar karena perbedaan konsentrasi ion yang menguntungkan bagi tumbuhan. 5. Dalam kondisi kekurangan cahaya, tumbuhan beradaptasi dengan mempercepat laju transpirasi untuk meningkatkan penyerapan karbon dioksida dari atmosfer. Manakah kombinasi pernyataan yang benar?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: A Pembahasan: • Pernyataan 1 benar, kadar garam yang tinggi menyebabkan osmosis terbalik, di mana air bergerak keluar dari akar karena air berpindah dari area konsentrasi rendah ke tinggi (tanah yang memiliki kadar garam tinggi). • Pernyataan 2 benar, cahaya yang terlalu kuat dapat memicu penutupan stomata untuk mengurangi kehilangan air melalui transpirasi, tetapi ini juga membatasi penyerapan karbon dioksida yang diperlukan untuk fotosintesis. • Pernyataan 3 benar, kekurangan air secara langsung menghambat pembelahan sel di zona meristematik karena air diperlukan untuk menjaga tekanan turgor di dalam sel yang sedang membelah. • Pernyataan 4 salah, kadar garam yang tinggi menyebabkan kesulitan dalam penyerapan air, bukan peningkatan penyerapan. • Pernyataan 5 salah, dalam kondisi kekurangan cahaya, tumbuhan justru mengurangi transpirasi untuk mempertahankan air dan tidak mempercepatnya. Oleh karena itu, kombinasi pernyataan yang benar adalah 1, 2, dan 3, sehingga jawabannya adalah A.

  21. Soal

    Tumbuhan berhari pendek membutuhkan malam yang lebih panjang daripada siang untuk memicu pembungaan. Seorang ilmuwan melakukan eksperimen pada tanaman krisan (tumbuhan berhari pendek) dengan memaparkannya pada siklus cahaya 8 jam siang dan 16 jam malam. Namun, di tengah malam yang panjang, ilmuwan memberikan cahaya selama 1 jam. Apa yang kemungkinan besar terjadi pada tanaman krisan terkait pembungaan, dan mengapa?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: B Pembahasan: Jawaban yang benar adalah B. Tumbuhan berhari pendek, seperti krisan, membutuhkan periode malam yang panjang tanpa gangguan cahaya untuk memicu pembungaan. Cahaya tambahan selama malam akan mengganggu sistem fitokrom, yang berfungsi untuk mendeteksi panjang malam. Cahaya selama malam dapat dianggap oleh tanaman sebagai pemendekan durasi malam, sehingga tanaman tidak berbunga karena tidak mencapai periode malam yang cukup. Pernyataan lain salah karena: • A dan C: Tumbuhan berhari pendek sangat sensitif terhadap durasi malam, dan cahaya tambahan di malam hari justru mencegah pembungaan. • D: Meskipun malam lebih panjang dari siang, gangguan cahaya mengganggu pembungaan. • E: Pembungaan pada tumbuhan berhari pendek tidak terkait langsung dengan kebutuhan fotosintesis, melainkan dengan panjang malam.

  22. Soal

    Seorang petani menanam dua jenis tanaman di ladang: gandum (tumbuhan berhari panjang) dan tomat (tumbuhan berhari netral). Kedua tanaman tersebut ditanam selama musim semi, ketika panjang hari bertambah setiap minggu. Berdasarkan sifat fotoperiodisme kedua tanaman tersebut, apa yang kemungkinan besar akan terjadi pada siklus pembungaan tanaman ini?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: B Pembahasan: Jawaban yang benar adalah B. Gandum, sebagai tumbuhan berhari panjang, akan berbunga ketika panjang siang bertambah, yang cocok dengan kondisi musim semi ketika siang hari semakin panjang. Di sisi lain, tomat adalah tumbuhan berhari netral, yang berbunga terlepas dari panjang siang dan malam, sehingga akan berbunga selama kondisi lingkungan mendukung pertumbuhannya. Pernyataan lain salah karena: • A dan D: Gandum membutuhkan siang yang lebih panjang (bukan malam yang lebih panjang) untuk berbunga. • C: Tomat bukan dipengaruhi oleh panjang hari, sehingga tidak lebih lambat. • E: Musim semi dengan siang hari yang semakin panjang justru ideal untuk pembungaan gandum, sedangkan tomat akan berbunga sesuai kondisi pertumbuhan.

  23. Soal

    Suhu dan kelembapan merupakan faktor lingkungan yang sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan tumbuhan. Dalam suatu percobaan, sekelompok tanaman ditanam dalam dua kondisi berbeda: kondisi pertama memiliki suhu optimal tetapi kelembapan sangat rendah, sedangkan kondisi kedua memiliki kelembapan tinggi tetapi suhu terlalu rendah. Berdasarkan pemahaman Anda tentang fisiologi tumbuhan, manakah yang paling mungkin terjadi pada pertumbuhan tanaman di kedua kondisi tersebut dan mengapa?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: C Pembahasan: Jawaban yang benar adalah C. Pada kondisi pertama, meskipun suhu optimal untuk proses metabolisme, kelembapan yang rendah menyebabkan peningkatan laju transpirasi (penguapan air dari daun), yang dapat menyebabkan kekeringan pada tanaman karena mereka tidak mampu menggantikan air yang hilang dengan cukup cepat melalui akar. Akibatnya, pertumbuhan akan terganggu karena tanaman kekurangan air untuk fotosintesis dan proses fisiologis lainnya. Penjelasan opsi lainnya: • A: Meskipun suhu optimal, kelembapan yang rendah akan menyebabkan kehilangan air yang berlebihan melalui transpirasi, sehingga pertumbuhan tidak akan optimal. • B: Kelembapan tinggi membantu penyerapan air, tetapi suhu yang terlalu rendah akan menghambat proses metabolisme, sehingga tanaman tidak tumbuh dengan baik. • D: Kelembapan tinggi dan suhu rendah tidak langsung menyebabkan pembentukan kristal es kecuali suhu di bawah titik beku. • E: Tumbuhan memang dapat beradaptasi, tetapi jika suhu atau kelembapan berada di luar kisaran optimal, pertumbuhan dan fungsi fisiologis akan terganggu.

  24. Soal

    Tumbuhan menunjukkan respons khusus terhadap gravitasi dan sentuhan yang memungkinkan mereka beradaptasi dengan lingkungannya. Dalam sebuah percobaan, tanaman kacang ditempatkan dalam kondisi gravitasi mikro (seperti di luar angkasa) dan dipaparkan pada rangsangan fisik yang konstan pada sulur-sulurnya. Berdasarkan pemahaman Anda tentang gravitropisme dan tigmotropisme, manakah yang kemungkinan besar akan terjadi pada tanaman tersebut?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: A Pembahasan: Jawaban yang benar adalah A. Dalam gravitasi mikro, gravitropisme (respons tumbuhan terhadap gravitasi) akan terganggu, sehingga pertumbuhan akar yang biasanya menunjukkan gravitropisme positif (tumbuh ke bawah) akan terganggu atau terhambat. Di sisi lain, tigmotropisme (respons terhadap sentuhan) tetap berfungsi, karena ini dipicu oleh rangsangan fisik yang tidak bergantung pada gravitasi. Jadi, sulur tanaman tetap akan melengkung dan melilit ke arah penyangga atau rangsangan fisik, meskipun pertumbuhan akar mungkin terganggu akibat kondisi gravitasi mikro. Penjelasan opsi lainnya: • B: Tigmotropisme dan gravitropisme tidak saling menetralkan, karena mereka respons terhadap rangsangan yang berbeda. • C: Meskipun gravitasi mikro memengaruhi gravitropisme, respons terhadap sentuhan (tigmotropisme) tetap terjadi. • D: Sentuhan tetap akan terdeteksi meskipun gravitasi mikro ada, sehingga sulur akan merespons. • E: Akar tidak akan tumbuh lurus dalam gravitasi mikro karena respons gravitropisme terganggu.

  25. Soal

    Dalam sebuah eksperimen, dua kelompok tanaman diberikan perlakuan hormon yang berbeda. Kelompok pertama diberi auksin dalam jumlah tinggi, sementara kelompok kedua diberi sitokinin dalam jumlah tinggi. Hasilnya, kelompok pertama menunjukkan dominansi apikal yang kuat, sedangkan kelompok kedua menunjukkan pertumbuhan tunas lateral yang berlebih. Berdasarkan interaksi antara auksin dan sitokinin, manakah penjelasan yang paling tepat tentang peran kedua hormon tersebut, dan bagaimana interaksinya memengaruhi pola pertumbuhan?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: A Pembahasan: Jawaban yang benar adalah A. Auksin dan sitokinin bekerja secara antagonis dalam mengatur pertumbuhan tanaman, terutama terkait dengan dominansi apikal dan pertumbuhan tunas lateral. Auksin yang tinggi di daerah apikal menghambat pertumbuhan tunas lateral, sehingga menjaga dominansi apikal. Sebaliknya, sitokinin merangsang pembelahan sel di tunas lateral dan merangsang pertumbuhan tunas lateral ketika auksin tidak dominan. Jadi, tanaman yang diberikan auksin menunjukkan dominansi apikal yang kuat, sedangkan yang diberikan sitokinin menunjukkan pertumbuhan tunas lateral yang lebih banyak. Penjelasan opsi lainnya: • B: Auksin memang merangsang pembentukan akar adventif, tetapi tidak berperan dalam pertumbuhan tunas lateral dalam konteks ini. • C: Sitokinin tidak menghambat pertumbuhan akar primer, melainkan merangsang pembelahan sel. • D: Auksin dan sitokinin tidak bekerja sama untuk meningkatkan dominansi apikal, melainkan berlawanan. • E: Auksin tidak menghambat sintesis sitokinin secara langsung, melainkan menghambat efeknya pada tunas lateral.

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →