Fitri Learning

LatihanPendidikan Pancasila SMA Kelas 12

Bab 5: Semangat Gotong Royong

Pendidikan Pancasila SMA Kelas 12 · 25 soal · bagian 10 dari 10

  1. Soal

    Manakah dari berikut ini yang bukan merupakan contoh pembatasan hak derogable yang sah?

    Lihat pembahasan

    Jawaban : B. Pelarangan semua bentuk kritik terhadap pemerintah dalam kondisi apapun. Pembahasan: Hak derogable adalah hak yang dapat dibatasi dalam keadaan tertentu, seperti darurat nasional, demi melindungi kepentingan umum atau keamanan negara. Namun, pembatasan hak derogable harus tetap memperhatikan prinsip proporsionalitas dan tidak boleh melanggar hak-hak fundamental yang tidak dapat dibatasi (non-derogable rights), seperti hak untuk tidak disiksa. Pelarangan semua bentuk kritik terhadap pemerintah dalam kondisi apapun, bukan merupakan pembatasan yang sah. Kebebasan berpendapat, termasuk kritik terhadap pemerintah adalah bagian dari hak asasi manusia yang tidak boleh dibatasi secara total, karena hal ini dapat merusak prinsip-prinsip demokrasi dan hak atas kebebasan berpendapat.

  2. Soal

    Seorang warga negara merasa haknya untuk mendapatkan jaminan kesehatan dilanggar oleh ketidaktersediaan fasilitas kesehatan yang memadai. Dalam UUD NRI Tahun 1945, hak atas jaminan kesehatan tersebut diatur dalam pasal...

    Lihat pembahasan

    Jawaban : C. 28H ayat (1) Pembahasan: Pasal 28H ayat (1) UUD NRI Tahun 1945 menegaskan bahwa setiap orang berhak hidup sejahtera, baik lahir maupun batin, termasuk hak atas lingkungan hidup yang sehat dan pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, hak seseorang untuk mendapatkan jaminan pelayanan kesehatan dijamin oleh pasal ini. Hal ini mencakup hak perokok pasif atau individu lain yang merasa kesehatan mereka terancam akibat kondisi lingkungan yang tidak sehat, seperti paparan asap rokok.

  3. Soal

    Pembatasan demonstrasi di sekitar istana negara bertujuan untuk...

    Lihat pembahasan

    Jawaban : A. Mencegah ancaman keamanan Pembahasan: Pembatasan demonstrasi, terutama di lokasi-lokasi sensitif seperti istana negara, sering dilakukan dengan alasan keamanan nasional. Demonstrasi besar di sekitar istana negara dapat menimbulkan risiko keamanan, terutama jika dikhawatirkan akan memicu kekacauan atau ancaman terhadap pejabat negara. Oleh karena itu, pembatasan tersebut biasanya dilakukan untuk mencegah ancaman keamanan yang dapat mengganggu stabilitas negara. Alasan utama pembatasan di area seperti istana negara lebih sering terkait dengan faktor keamanan negara.

  4. Soal

    Berikut ini merupakan contoh perilaku taat hukum di lingkungan masyarakat adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban : A. Membayar pajak tepat waktu Pembahasan: Perilaku taat hukum adalah tindakan yang sesuai dengan peraturan yang berlaku di masyarakat. Membayar pajak tepat waktu adalah kewajiban warga negara yang menunjukkan kepatuhan terhadap hukum. Pajak digunakan untuk membiayai kepentingan umum dan pembangunan negara. Sedangkan tindakan seperti mengemudi tanpa SIM, membuang sampah sembarangan, merokok di area bebas rokok, dan membangun rumah tanpa izin adalah bentuk pelanggaran hukum yang merugikan masyarakat dan lingkungan.

  5. Soal

    Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 merupakan hukum tertinggi di Indonesia. Hal ini mencerminkan prinsip...

    Lihat pembahasan

    Jawaban : D. Supremasi hukum Pembahasan: Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 merupakan hukum tertinggi di Indonesia, dan hal ini mencerminkan prinsip supremasi hukum. Supremasi hukum berarti bahwa hukum menempati posisi tertinggi dalam sistem pemerintahan suatu negara, sehingga semua warga negara, termasuk pemerintah, harus tunduk dan patuh terhadap hukum yang berlaku. Dengan prinsip ini, UUD 1945 menjadi dasar bagi peraturan perundang-undangan lainnya di Indonesia. Pilihan lain, seperti keadilan sosial, persatuan, kedaulatan rakyat, dan Ketuhanan Yang Maha Esa, meskipun merupakan nilai-nilai penting dalam Pancasila, tidak secara langsung berkaitan dengan konsep supremasi hukum sebagai pilar utama dalam sistem hukum Indonesia.

  6. Soal

    Penindakan pelanggar hukum oleh Polisi merupakan contoh dari pilar hukum, yaitu...

    Lihat pembahasan

    Jawaban : B. Adanya aparat penegak hukum telah dijalankan Pembahasan: Pelaksanaan pilar hukum terkait dengan tindakan aparat penegak hukum dalam menegakkan aturan yang ada di masyarakat. Pada kasus ini, tindakan penegakan hukum dilakukan oleh Polisi sebagai aparat yang bertanggung jawab atas ketertiban dan keamanan hukum. Jadi, penindakan terhadap pelanggaran hukum merupakan perwujudan dari peran aparat penegak hukum dalam pelaksanaan hukum di negara tersebut.

  7. Soal

    Berikut ini yang termasuk ciri-ciri perilaku seseorang yang taat hukum adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban : D. Memahami dan menerapkan peraturan dengan benar. Pembahasan: Orang yang taat hukum akan memahami aturan yang berlaku dan bertindak sesuai dengan aturan tersebut. Mereka mengutamakan kepatuhan pada hukum sebagai bentuk tanggung jawab terhadap masyarakat dan negara.

  8. Soal

    Hak Asasi Manusia (HAM) meliputi hal-hal berikut ini, kecuali...

    Lihat pembahasan

    Jawaban : D. Hak untuk mendominasi orang lain. Pembahasan: Hak Asasi Manusia meliputi hak-hak dasar yang dimiliki setiap individu sejak lahir, seperti hak untuk hidup, hak kebebasan berpendapat, hak mendapatkan pendidikan, dan hak perlindungan hukum. Namun, hak untuk mendominasi orang lain tidak termasuk dalam HAM karena HAM bertujuan melindungi dan menjamin kesetaraan serta kebebasan setiap individu tanpa merugikan atau mengendalikan orang lain.

  9. Soal

    Masyarakat yang toleran terhadap pelanggaran hak anak cenderung menghadapi...

    Lihat pembahasan

    Jawaban : B. Penurunan kualitas hidup generasi muda. Pembahasan: Masyarakat yang tidak peduli terhadap pelanggaran hak anak akan berdampak pada menurunnya kualitas hidup generasi penerus. Anak-anak yang hak-haknya diabaikan, terutama dalam pendidikan dan perlindungan, akan tumbuh tanpa dasar yang kuat untuk menjadi individu yang produktif, kreatif, dan berkontribusi positif bagi masyarakat. Hal ini juga dapat menyebabkan munculnya masalah sosial lainnya seperti kriminalitas, kemiskinan, dan ketidaksetaraan.

  10. Soal

    Manakah yang tidak termasuk dampak buruk dari penyebaran konten intoleransi di media sosial?

    Lihat pembahasan

    Jawaban : C. Peningkatan nilai-nilai toleransi. Pembahasan: Penyebaran konten intoleransi di media sosial cenderung menghasilkan dampak negatif seperti polarisasi masyarakat, peningkatan kekerasan, kerusakan reputasi, dan diskriminasi terhadap kelompok minoritas. Namun, penyebaran konten intoleransi justru melemahkan nilai-nilai toleransi, bukan memperkuatnya.

  11. Soal

    Bagaimana peran keluarga dalam melindungi anak dari konten negatif di media sosial?

    Lihat pembahasan

    Jawaban : C. Mengaktifkan fitur parental control dan berdiskusi secara terbuka tentang bahaya konten negatif. Pembahasan: Langkah yang paling efektif dalam mengawasi konten yang dikonsumsi anak adalah dengan mengaktifkan fitur parental control untuk membatasi akses terhadap konten negatif dan berdiskusi secara terbuka dengan anak tentang bahaya yang bisa muncul di media sosial. Pendekatan ini tidak hanya memberikan pengawasan yang dibutuhkan, tetapi juga membantu anak memahami risiko dunia maya, sekaligus membangun komunikasi yang sehat antara orang tua dan anak.

  12. Soal

    Hal yang paling efektif dapat dilakukan untuk menciptakan masyarakat yang beradab?

    Lihat pembahasan

    Jawaban : B. Memprioritaskan pendidikan moral dan etika di setiap jenjang pendidikan. Pembahasan: Untuk menciptakan masyarakat yang beradab, hal yang paling penting adalah menanamkan nilai-nilai moral dan etika melalui pendidikan. Pendidikan yang menekankan moralitas akan membantu membentuk individu yang memahami pentingnya rasa hormat, tanggung jawab dan kebersamaan dalam masyarakat.

  13. Soal

    Apa yang dimaksud dengan gagasan solutif untuk mengatasi pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban?

    Lihat pembahasan

    Jawaban : B. Menyusun kebijakan yang menekankan pada penghargaan terhadap hak orang lain dan kewajiban sebagai warga negara. Pembahasan: Gagasan solutif adalah ide atau konsep yang bertujuan memberikan solusi untuk mengatasi pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban dengan cara yang tepat dan berkelanjutan, salah satunya dengan menyusun kebijakan yang menghargai hak dan kewajiban warga negara.

  14. Soal

    Bagaimana cara warga negara muda dapat ikut serta merancang solusi untuk mengatasi pelanggaran hak?

    Lihat pembahasan

    Jawaban : B. Membentuk kelompok diskusi untuk merancang solusi permasalahan hak dan kewajiban di lingkungan sekitar. Pembahasan: Warga negara muda dapat berperan aktif dengan membentuk kelompok diskusi yang berfokus pada solusi pelanggaran hak di masyarakat, seperti mendiskusikan masalah dan mencari jalan keluar secara bersama.

  15. Soal

    Apa tujuan dari model P4 (Perencanaan, Pengorganisasian, Pelaksanaan, dan Pengawasan) yang diterapkan oleh warga negara muda dalam mengatasi pelanggaran hak?

    Lihat pembahasan

    Jawaban : B. Memastikan proses penegakan hak dilakukan secara sistematis dan terorganisir. Pembahasan: Tujuan Model P4 yang sesuai dalam hal ini adalah memastikan proses penegakan hak dilakukan, juga memastikan adanya perencanaan yang matang, pengorganisasian yang baik, pelaksanaan yang efektif, serta pengawasan yang ketat untuk mengatasi pelanggaran hak secara menyeluruh dan berkesinambungan.

  16. Soal

    Fungsi pengawasan dalam model P4 untuk mengatasi pelanggaran hak bertujuan untuk...

    Lihat pembahasan

    Jawaban : B. Mengoreksi proses pelaksanaan agar sesuai dengan rencana dan tujuan awal. Pembahasan: Fungsi pengawasan bertujuan untuk memastikan bahwa semua tindakan yang dilakukan sesuai dengan perencanaan awal, dan mengoreksi jika ada penyimpangan dari tujuan yang telah ditetapkan.

  17. Soal

    Tindakan memperoleh keuntungan pribadi dengan cara melanggar norma akademik, seperti menyalin pekerjaan orang lain tanpa izin, secara implisit merendahkan martabat individu sebagai subjek pembelajaran. Perilaku ini, jika dikaitkan dengan konstitusi negara, paling relevan dengan pelanggaran terhadap pasal...

    Lihat pembahasan

    Jawaban :B. Pasal 28D yang menjamin hak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama di hadapan hukum. Pembahasan: Menyalin pekerjaan orang lain tanpa izin adalah pelanggaran terhadap norma akademik dan prinsip keadilan. Perilaku ini mencerminkan tindakan tidak adil dalam proses belajar-mengajar, yang melanggar hak siswa lain yang bekerja keras secara jujur. Pasal 28D UUD 1945 menekankan pentingnya perlakuan yang sama dan adil di hadapan hukum, termasuk dalam konteks akademik, di mana setiap siswa berhak mendapatkan perlakuan yang setara berdasarkan usaha dan kerja kerasnya sendiri.

  18. Soal

    Andi dipaksa oleh kelompok belajarnya untuk memberikan contekan saat ulangan matematika. Ilustrasi tindakan tersebut merupakan pelanggaran terhadap hak asasi manusia yang dijamin dalam UUD 1945, khususnya pasal...

    Lihat pembahasan

    Jawaban : A. Pasal 28D ayat (1) yang menyatakan bahwa setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama di hadapan hukum. Pembahasan: Tindakan pemaksaan kepada Andi untuk memberikan contekan merupakan bentuk pelanggaran terhadap haknya untuk diperlakukan secara adil dan setara. Pasal 28D ayat (1) UUD 1945 menegaskan bahwa setiap orang berhak atas perlindungan hukum yang adil serta perlakuan yang sama di hadapan hukum. Dalam kasus ini, hak Andi untuk tidak dipaksa dan berpartisipasi dalam kegiatan yang tidak adil seperti memberikan contekan dilanggar, yang merupakan pelanggaran terhadap hak asasinya.

  19. Soal

    Pasal 28I ayat (1) UUD 1945 menjamin beberapa hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apa pun. Manakah di antara hak berikut yang termasuk dalam jaminan pasal ini?

    Lihat pembahasan

    Jawaban : C. Hak untuk tidak disiksa, hak atas kebebasan pikiran dan hati nurani, serta hak untuk tidak diperbudak Pembahasan: Pasal 28I ayat (1) UUD 1945 menjamin hak-hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apa pun, termasuk dalam kondisi darurat atau perang. Hak-hak tersebut meliputi hak untuk tidak disiksa, hak atas kebebasan pikiran dan hati nurani, hak beragama, hak untuk tidak diperbudak, hak untuk diakui sebagai pribadi di hadapan hukum, dan hak untuk tidak dituntut berdasarkan hukum yang berlaku surut. Hak-hak ini merupakan hak asasi yang paling fundamental dan wajib dilindungi oleh negara tanpa pengecualian, sehingga hak-hak ini tidak dapat dikurangi bahkan dalam keadaan darurat nasional.

  20. Soal

    Apa implikasi dari Pasal 28E UUD 1945 dalam kehidupan masyarakat terkait kebebasan berpendapat dan beragama?

    Lihat pembahasan

    Jawaban : A. Setiap warga masyarakat tidak boleh memaksa orang lain untuk mengikuti agama atau keyakinan tertentu. Pembahasan: Pasal 28E UUD 1945 menjamin kebebasan setiap orang untuk memeluk agama sesuai keyakinannya, mengeluarkan pendapat, dan berserikat. Dalam lingkungan masyarakat, hal ini berarti bahwa tidak ada individu atau kelompok yang boleh memaksa orang lain untuk mengikuti agama atau keyakinan tertentu, atau membatasi kebebasan orang lain untuk menyampaikan pendapatnya. Kebebasan beragama dan berpendapat adalah hak asasi yang harus dihormati oleh seluruh warga masyarakat, dan memaksakan pandangan mayoritas pada individu dengan keyakinan berbeda merupakan pelanggaran terhadap hak-hak yang dijamin oleh konstitusi.

  21. Soal

    Apa dampak utama dari eksklusi sosial?

    Lihat pembahasan

    Jawaban : B. Menyebabkan ketidakberdayaan seseorang untuk berpartisipasi dalam masyarakat. Pembahasan: Eksklusi sosial adalah tindakan yang menyebabkan individu atau kelompok tersingkir dari sistem sosial yang berlaku. Dampak utamanya adalah ketidakmampuan mereka untuk ikut serta dalam berbagai kegiatan masyarakat, seperti aktivitas sosial, ekonomi, atau politik. Hal ini membuat mereka tidak berdaya dan terpinggirkan, sehingga mereka tidak dapat menikmati hak dan kesempatan yang sama seperti anggota masyarakat lainnya. Akibatnya, mereka menjadi semakin terisolasi dan kesulitan untuk memperbaiki kondisi hidupnya.

  22. Soal

    Seorang anak melihat temannya mencuri permen dari toko. Meskipun takut dimarahi, anak tersebut memberitahu gurunya. Tindakan anak tersebut menunjukkan bahwa...

    Lihat pembahasan

    Jawaban : C. Anak tersebut memiliki kesadaran akan benar dan salah serta keberanian untuk bertindak sesuai hati nurani. Pembahasan: Tindakan anak yang melaporkan pencurian permen oleh temannya menunjukkan bahwa ia memahami perbedaan antara benar dan salah serta memiliki kesadaran moral. Meskipun ia merasa takut akan konsekuensi yang mungkin terjadi, tindakan ini mencerminkan keberaniannya untuk melakukan hal yang benar, yaitu memberitahu pihak yang berwenang (gurunya) tentang kesalahan yang telah terjadi. Ini adalah bentuk tanggung jawab moral dan etika yang kuat, bukan karena keinginan untuk menghukum atau melaporkan temannya untuk mendapatkan keuntungan pribadi.

  23. Soal

    Budi berasal dari keluarga miskin. Teman-temannya di sekolah seringkali mengejeknya karena pakaiannya yang lusuh dan tidak memiliki gadget terbaru. Budi merasa minder dan enggan bergaul dengan teman-temannya. Bentuk eksklusi sosial apa yang dialami oleh Budi?

    Lihat pembahasan

    Jawaban : B. Eksklusi sosial berbasis ekonomi Pembahasan: Budi mengalami eksklusi sosial berbasis ekonomi karena ia berasal dari keluarga miskin dan diejek oleh teman-temannya karena penampilan serta ketidakmampuannya memiliki gadget terbaru. Eksklusi sosial berbasis ekonomi terjadi ketika seseorang dikucilkan atau diperlakukan berbeda karena kondisi keuangan atau status sosialnya yang lebih rendah. Hal ini membuat Budi merasa minder dan enggan berinteraksi dengan teman-temannya, yang merupakan bentuk nyata dari eksklusi sosial yang dialaminya.

  24. Soal

    Salah satu penyebab terjadinya pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban warga negara adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban : A. Kurangnya pemahaman mengenai hak dan kewajiban yang harus dilakukan sebagai warga negara, yang dapat diatasi melalui pendidikan karakter di lingkungan sekolah. Pembahasan: Pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban tidak terlaksana dengan baik salah satu penyebabnya karena faktor internal, yaitu kurangnya pemahaman tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara. Lingkungan sekolah dapat memberikan ajaran tentang pemahaman ini melalui pendidikan karakter yang mengajarkan nilai-nilai Pancasila. Pendidikan karakter ini penting dilaksanakan di lingkungan sekolah agar siswa memahami peran mereka sebagai warga negara yang baik.

  25. Soal

    Paparan asap rokok di ruangan tertutup dengan pendingin udara, seperti di ruang antrian bank, dapat menyebabkan ketidaknyamanan bagi orang-orang yang berada di dalam ruangan tersebut. Tindakan merokok di ruangan tertutup ini melanggar hak orang lain untuk mendapatkan udara bersih. Berdasarkan hal tersebut, tindakan merokok di ruangan tertutup dapat dikategorikan sebagai...

    Lihat pembahasan

    Jawaban : A. Pelanggaran terhadap hak atas lingkungan yang sehat dan bersih. Pembahasan: Merokok di dalam ruangan tertutup seperti di bank, yang dilengkapi dengan pendingin udara (AC), membahayakan kesehatan orang lain yang terpapar asap rokok. Tindakan tersebut melanggar hak orang lain untuk mendapatkan lingkungan yang bersih dan sehat. Hak atas udara bersih merupakan bagian dari hak asasi manusia untuk memperoleh lingkungan yang sehat dan bebas dari polusi udara. Dengan merokok di ruangan tertutup, perokok tidak hanya mengabaikan kenyamanan orang lain, tetapi juga melanggar aturan terkait kesehatan dan kebersihan lingkungan.

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →