Fitri Learning

LatihanSejarah SMA Kelas 12

Bab 3: Menggali Dinamika Indonesia di Era Orde Baru

Sejarah SMA Kelas 12 · 6 soal · bagian 2 dari 2

  1. Soal

    Pada masa pemerintahan Orde Baru, BAKIN (Badan Koordinasi Intelijen Negara) memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas nasional, terutama saat menghadapi berbagai krisis, termasuk krisis moneter yang melanda Indonesia pada tahun 1997-1998. Bagaimana peran utama BAKIN dalam menghadapi krisis moneter dan situasi politik yang tidak stabil pada akhir masa Orde Baru?

    Lihat pembahasan

    Jawaban yang benar: B. Mengawasi pergerakan politik oposisi yang memperburuk situasi krisis Penjelasan: Peran utama BAKIN (Badan Koordinasi Intelijen Negara) selama krisis moneter tahun 1997-1998 adalah mengawasi pergerakan politik oposisi yang dikhawatirkan dapat memperburuk situasi krisis ekonomi dan politik. Pada akhir masa pemerintahan Orde Baru, ketidakstabilan ekonomi yang disebabkan oleh krisis moneter diperparah oleh meningkatnya aksi protes dari mahasiswa dan kelompok-kelompok oposisi yang menuntut reformasi dan pengunduran diri Presiden Soeharto. BAKIN, sebagai lembaga intelijen negara, ditugaskan untuk memantau pergerakan tokoh-tokoh oposisi, mahasiswa, dan aktivis yang dianggap bisa mengancam stabilitas nasional. Mereka juga berperan dalam memberikan informasi kepada pemerintah terkait perkembangan situasi politik di lapangan. Meskipun fokus BAKIN adalah menjaga stabilitas politik, lembaga ini turut terlibat dalam berbagai upaya untuk meredam kerusuhan sosial yang semakin memuncak akibat krisis moneter.

  2. Soal

    Reformasi 1998 yang menandai berakhirnya masa pemerintahan Orde Baru membawa perubahan besar dalam sistem politik dan pemerintahan Indonesia. Apa yang menjadi tuntutan utama gerakan reformasi 1998 yang didukung oleh mahasiswa dan berbagai elemen masyarakat?

    Lihat pembahasan

    Jawaban yang benar: C. Pengunduran diri Presiden Soeharto dan penghapusan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) Penjelasan: Gerakan Reformasi 1998 yang dipelopori oleh mahasiswa dan berbagai elemen masyarakat Indonesia memiliki tuntutan utama, yaitu pengunduran diri Presiden Soeharto yang telah berkuasa selama lebih dari 30 tahun, serta penghapusan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang sangat merajalela selama masa Orde Baru. Krisis moneter yang melanda Indonesia pada tahun 1997-1998 memperburuk kondisi ekonomi dan memicu ketidakpuasan luas terhadap pemerintahan Soeharto. Mahasiswa dan rakyat turun ke jalan menuntut reformasi total di berbagai sektor, terutama dalam hal pemerintahan yang bersih dari KKN. Tekanan yang semakin besar dari masyarakat, ditambah dengan hilangnya dukungan dari militer dan elit politik, membuat Soeharto akhirnya mengundurkan diri pada 21 Mei 1998. Ini menjadi titik awal perubahan besar dalam sistem politik Indonesia, di mana Reformasi membuka jalan bagi demokratisasi, kebebasan pers, dan perbaikan sistem hukum di Indonesia.

  3. Soal

    Reformasi 1998 menjadi titik balik dalam sejarah politik Indonesia yang mengakhiri kekuasaan Orde Baru. Salah satu tuntutan utama gerakan reformasi ini adalah perubahan dalam sistem politik dan hukum. Apa kebijakan yang pertama kali diterapkan setelah jatuhnya Presiden Soeharto untuk merespon tuntutan reformasi terkait pembatasan kekuasaan presiden?

    Lihat pembahasan

    Jawaban yang benar: D. Pembatasan masa jabatan presiden menjadi maksimal dua periode Penjelasan: Setelah jatuhnya Soeharto, salah satu reformasi politik utama yang diterapkan adalah pembatasan masa jabatan presiden menjadi maksimal dua periode, masing-masing lima tahun. Langkah ini dilakukan untuk mencegah terulangnya kekuasaan presiden yang berlarut-larut seperti pada masa Orde Baru, di mana Soeharto memimpin selama lebih dari 30 tahun. Kebijakan ini ditetapkan melalui perubahan UUD 1945, sebagai bagian dari upaya untuk menciptakan sistem politik yang lebih demokratis dan mencegah penyalahgunaan kekuasaan di masa depan. Reformasi ini sangat penting dalam merespons tuntutan gerakan reformasi yang menuntut pembatasan kekuasaan presiden dan demokratisasi politik. Selain pembatasan masa jabatan presiden, reformasi juga mencakup perubahan besar dalam bidang hukum, pemerintahan, dan ekonomi.

  4. Soal

    Reformasi 1998 menandai berakhirnya pemerintahan Orde Baru dan membawa perubahan besar dalam sistem politik Indonesia. Salah satu langkah penting dari gerakan Reformasi adalah penegakan hukum dan demokrasi. Apa salah satu langkah konkret yang dilakukan pemerintah pasca-Reformasi untuk merespons tuntutan reformasi terkait reformasi hukum dan demokrasi?

    Lihat pembahasan

    Jawaban yang benar: A. Pembentukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Penjelasan: Salah satu langkah konkret yang diambil pasca-Reformasi 1998 dalam merespons tuntutan masyarakat untuk reformasi hukum dan demokrasi adalah pembentukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Lembaga ini dibentuk pada tahun 2002 dengan tujuan untuk memberantas praktik korupsi yang telah merajalela selama masa Orde Baru. KPK diberikan kewenangan luas untuk melakukan penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan kasus-kasus korupsi, termasuk melibatkan pejabat tinggi negara. Pembentukan KPK adalah salah satu wujud dari semangat reformasi yang menuntut perbaikan sistem hukum dan pemerintahan yang bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Lembaga ini diharapkan menjadi simbol dari upaya serius pemerintah untuk mewujudkan pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel, sesuai dengan tuntutan reformasi yang didukung oleh rakyat dan mahasiswa.

  5. Soal

    Pada tahun 1998, Indonesia mengalami perubahan besar yang dikenal sebagai Reformasi. Gerakan ini menandai berakhirnya kekuasaan Orde Baru dan membawa perubahan signifikan dalam sistem politik dan pemerintahan Indonesia. Salah satu tuntutan utama dari gerakan reformasi adalah terkait dengan peran militer dalam politik. Apa kebijakan penting yang diterapkan pasca-Reformasi untuk merespons tuntutan terkait peran militer dalam pemerintahan?

    Lihat pembahasan

    Jawaban yang benar: C. Penghapusan Dwi Fungsi ABRI yang membatasi peran militer dalam politik Penjelasan: Setelah Reformasi 1998, salah satu kebijakan penting yang diterapkan adalah penghapusan Dwi Fungsi ABRI. Dwi Fungsi ABRI adalah konsep yang memberikan peran ganda kepada militer dalam bidang pertahanan dan juga politik, di mana militer memiliki peran yang signifikan dalam pemerintahan dan politik Indonesia selama Orde Baru. Tuntutan gerakan reformasi adalah mengurangi peran militer dalam politik agar tercipta pemerintahan yang lebih demokratis dan sipil. Penghapusan Dwi Fungsi ABRI ini dilakukan dengan membatasi peran militer hanya pada bidang pertahanan dan keamanan, serta mengeluarkan perwakilan militer dari parlemen dan jabatan-jabatan politik. Langkah ini merupakan respons terhadap tuntutan masyarakat untuk memisahkan peran militer dari urusan politik, agar demokrasi dapat berjalan dengan lebih baik tanpa intervensi militer.

  6. Soal

    Pada masa Orde Baru, pemerintah melaksanakan Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita) sebagai program pembangunan ekonomi terencana yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan memperkuat infrastruktur nasional. Repelita pertama dimulai pada tahun 1969. Setiap tahap Repelita memiliki prioritas yang berbeda sesuai dengan kebutuhan nasional. Dalam Repelita kedua, salah satu fokus utamanya adalah?

    Lihat pembahasan

    Jawaban: D. Pembangunan sektor industri Penjelasan: Pada Repelita kedua, yang berlangsung dari tahun 1974 hingga 1979, fokus utama adalah pengembangan sektor industri sebagai upaya memperkuat ekonomi Indonesia melalui industrialisasi untuk menunjang pertumbuhan jangka panjang.

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →