Fitri Learning

LatihanBahasa Indonesia SMP Kelas 7

Bab 2: Menciptakan Dunia Imajinasi Lewat Teks Dongeng Fantasi

Bahasa Indonesia SMP Kelas 7 · 25 soal · bagian 1 dari 2

  1. Soal

    Raja yang Tak Terlihat Di sebuah kerajaan tersembunyi bernama Valandor, hiduplah seorang raja yang aneh: Raja Alzareth, yang dikatakan tidak pernah terlihat oleh rakyatnya. Ia memerintah melalui suara gaib dari menara tertinggi istana. Tidak ada yang tahu wujudnya, bahkan para penasihat kerajaan pun hanya menerima perintah lewat angin yang berbisik. Suatu hari, datanglah seorang pengelana muda bernama Liro yang dikenal bijak dan jujur. Ia menantang keanehan kerajaan itu dan berkata, "Seorang raja sejati takkan menyembunyikan dirinya dari rakyat." Mendengar ini, suara Raja Alzareth menggema dari menara, "Hanya orang bodoh yang meragukan kekuatan gaib." Liro pun meminta bukti bahwa sang raja benar-benar bijaksana dan bukan sekadar suara palsu. Maka Raja Alzareth pun menerima tantangan itu. Ia turun dari menara dan berjalan ke tengah alun-alun dalam jubah perak. Namun ketika sampai di sana, rakyat justru melihat bahwa ia hanya pantulan cahaya—tidak nyata. Tersingkaplah kenyataan bahwa selama ini, kerajaan dipimpin oleh para penasihat yang menggunakan ilusi untuk berkuasa. Liro kemudian mengajak rakyat untuk memilih pemimpin baru yang nyata dan bijaksana. Raja ilusi pun lenyap ditiup angin, dan Valandor memasuki masa baru yang lebih jujur dan terbuka. Watak utama tokoh Liro dalam dongeng mencerminkan karakter yang mampu menggerakkan perubahan. Watak manakah yang paling menonjol dari tindakan Liro sepanjang cerita?

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: C. Berani dan jujur dalam menentang kebohongan. Penjelasan: Tokoh Liro menunjukkan watak berani ketika ia menantang sistem yang tidak wajar dalam pemerintahan Raja Alzareth, padahal tidak ada satu pun rakyat yang berani mempertanyakannya sebelumnya. Ia juga tampil sebagai sosok jujur, karena menekankan pentingnya kejelasan dan kebenaran dalam kepemimpinan. Keputusannya untuk membongkar ilusi kekuasaan semu menunjukkan tekadnya dalam melawan kebohongan demi kebaikan bersama. Tindakan ini memperlihatkan bahwa karakter Liro adalah simbol keberanian dan kejujuran yang mampu membawa perubahan bagi seluruh kerajaan.

  2. Soal

    Raja yang Tak Terlihat Di sebuah kerajaan tersembunyi bernama Valandor, hiduplah seorang raja yang aneh: Raja Alzareth, yang dikatakan tidak pernah terlihat oleh rakyatnya. Ia memerintah melalui suara gaib dari menara tertinggi istana. Tidak ada yang tahu wujudnya, bahkan para penasihat kerajaan pun hanya menerima perintah lewat angin yang berbisik. Suatu hari, datanglah seorang pengelana muda bernama Liro yang dikenal bijak dan jujur. Ia menantang keanehan kerajaan itu dan berkata, "Seorang raja sejati takkan menyembunyikan dirinya dari rakyat." Mendengar ini, suara Raja Alzareth menggema dari menara, "Hanya orang bodoh yang meragukan kekuatan gaib." Liro pun meminta bukti bahwa sang raja benar-benar bijaksana dan bukan sekadar suara palsu. Maka Raja Alzareth pun menerima tantangan itu. Ia turun dari menara dan berjalan ke tengah alun-alun dalam jubah perak. Namun ketika sampai di sana, rakyat justru melihat bahwa ia hanya pantulan cahaya—tidak nyata. Tersingkaplah kenyataan bahwa selama ini, kerajaan dipimpin oleh para penasihat yang menggunakan ilusi untuk berkuasa. Liro kemudian mengajak rakyat untuk memilih pemimpin baru yang nyata dan bijaksana. Raja ilusi pun lenyap ditiup angin, dan Valandor memasuki masa baru yang lebih jujur dan terbuka. Mengapa tindakan Liro menantang eksistensi Raja Alzareth dapat dianggap sebagai bentuk kepemimpinan sejati?

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: B. Ia menunjukkan bahwa keberanian melawan ketidakjelasan adalah dasar kepemimpinan. Penjelasan: Liro menunjukkan kualitas seorang pemimpin sejati karena berani mempertanyakan otoritas yang tidak transparan. Ia tidak sekadar menantang kekuasaan, tetapi menuntut kejelasan dan kebenaran demi kepentingan rakyat. Sikapnya menolak menerima kekuasaan gaib tanpa bukti mencerminkan integritas dan keberanian moral. Inilah nilai dasar dari kepemimpinan sejati, yaitu berpihak pada kebenaran dan mengajak orang lain untuk bangkit dari kebohongan.

  3. Soal

    Raja yang Tak Terlihat Di sebuah kerajaan tersembunyi bernama Valandor, hiduplah seorang raja yang aneh: Raja Alzareth, yang dikatakan tidak pernah terlihat oleh rakyatnya. Ia memerintah melalui suara gaib dari menara tertinggi istana. Tidak ada yang tahu wujudnya, bahkan para penasihat kerajaan pun hanya menerima perintah lewat angin yang berbisik. Suatu hari, datanglah seorang pengelana muda bernama Liro yang dikenal bijak dan jujur. Ia menantang keanehan kerajaan itu dan berkata, "Seorang raja sejati takkan menyembunyikan dirinya dari rakyat." Mendengar ini, suara Raja Alzareth menggema dari menara, "Hanya orang bodoh yang meragukan kekuatan gaib." Liro pun meminta bukti bahwa sang raja benar-benar bijaksana dan bukan sekadar suara palsu. Maka Raja Alzareth pun menerima tantangan itu. Ia turun dari menara dan berjalan ke tengah alun-alun dalam jubah perak. Namun ketika sampai di sana, rakyat justru melihat bahwa ia hanya pantulan cahaya—tidak nyata. Tersingkaplah kenyataan bahwa selama ini, kerajaan dipimpin oleh para penasihat yang menggunakan ilusi untuk berkuasa. Liro kemudian mengajak rakyat untuk memilih pemimpin baru yang nyata dan bijaksana. Raja ilusi pun lenyap ditiup angin, dan Valandor memasuki masa baru yang lebih jujur dan terbuka. Manakah tempat dalam dongeng yang menjadi titik balik bagi pengungkapan identitas raja?

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: C. Alun-alun tempat Raja Alzareth muncul. Penjelasan: Alun-alun menjadi tempat penting dalam dongeng ini karena di sanalah puncak ketegangan terjadi. Ketika Raja Alzareth muncul di tengah rakyat, kenyataan bahwa ia hanyalah ilusi terbongkar secara langsung. Tempat ini menjadi titik balik karena membuka kebenaran yang tersembunyi selama ini dan menggugurkan wibawa kekuasaan palsu. Peristiwa tersebut memicu perubahan besar dalam kerajaan Valandor menuju masa yang lebih jujur dan nyata.

  4. Soal

    Si Tikus dan Sepatu Ajaib Di dalam hutan Tidar, hiduplah seekor Tikus kecil bernama Lilo. Lilo selalu merasa dirinya lemah dan tidak penting. Ia iri pada binatang lain yang kuat, cepat, atau hebat. Suatu hari, Lilo menemukan sepasang sepatu kecil berkilau tergantung di pohon tua. Ada tulisan di bawahnya: “Sepatu ini hanya membawa kehebatan bagi yang punya hati bijak.” Tanpa ragu, Lilo memakainya. Tiba-tiba, ia bisa berlari sekilat angin, melompat setinggi burung, bahkan bisa bicara semua bahasa hewan! Lilo pun menjadi sombong. Ia mulai mengejek siput yang lambat, menertawakan tupai yang jatuh dari pohon, dan mengganggu lebah yang sedang bekerja. “Lihat aku! Tikus super dengan sepatu ajaib!” teriaknya bangga. Tapi suatu malam, saat badai besar melanda, Lilo tersesat. Ia tak bisa melihat jalan pulang. Sepatu ajaibnya tidak bekerja. Tiba-tiba, seekor siput datang merayap perlahan. Lalu tupai dan lebah muncul, membawa daun sebagai pelindung dan madu untuk Lilo yang kelaparan. “Kami tidak lupa, meski kamu sempat mengejek kami,” kata siput pelan. Lilo meneteskan air mata. “Maafkan aku. Sepatu ini membuatku lupa diri. Aku ingin berubah.” Sejak malam itu, sepatu ajaibnya tak bersinar lagi. Tapi Lilo tak peduli. Ia tahu, menjadi bijak lebih hebat daripada sekadar punya kekuatan. Watak tokoh Lilo yang paling menonjol di akhir cerita adalah…

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: A. Rendah hati dan bijak. Penjelasan: Di akhir cerita, Lilo menyadari kesalahannya setelah mendapat pertolongan dari teman-temannya yang pernah ia hina. Ia meminta maaf dan berjanji untuk berubah, menunjukkan sikap rendah hati. Ia juga tidak lagi bergantung pada sepatu ajaib, menandakan kebijaksanaan dalam menerima bahwa nilai diri tidak tergantung pada kekuatan semata. Perubahan sikap inilah yang mencerminkan watak rendah hati dan bijak sebagai pesan moral utama dongeng.

  5. Soal

    Si Tikus dan Sepatu Ajaib Di dalam hutan Tidar, hiduplah seekor Tikus kecil bernama Lilo. Lilo selalu merasa dirinya lemah dan tidak penting. Ia iri pada binatang lain yang kuat, cepat, atau hebat. Suatu hari, Lilo menemukan sepasang sepatu kecil berkilau tergantung di pohon tua. Ada tulisan di bawahnya: “Sepatu ini hanya membawa kehebatan bagi yang punya hati bijak.” Tanpa ragu, Lilo memakainya. Tiba-tiba, ia bisa berlari sekilat angin, melompat setinggi burung, bahkan bisa bicara semua bahasa hewan! Lilo pun menjadi sombong. Ia mulai mengejek siput yang lambat, menertawakan tupai yang jatuh dari pohon, dan mengganggu lebah yang sedang bekerja. “Lihat aku! Tikus super dengan sepatu ajaib!” teriaknya bangga. Tapi suatu malam, saat badai besar melanda, Lilo tersesat. Ia tak bisa melihat jalan pulang. Sepatu ajaibnya tidak bekerja. Tiba-tiba, seekor siput datang merayap perlahan. Lalu tupai dan lebah muncul, membawa daun sebagai pelindung dan madu untuk Lilo yang kelaparan. “Kami tidak lupa, meski kamu sempat mengejek kami,” kata siput pelan. Lilo meneteskan air mata. “Maafkan aku. Sepatu ini membuatku lupa diri. Aku ingin berubah.” Sejak malam itu, sepatu ajaibnya tak bersinar lagi. Tapi Lilo tak peduli. Ia tahu, menjadi bijak lebih hebat daripada sekadar punya kekuatan. Manakah kalimat berikut yang paling tepat digunakan sebagai bagian orientasi?

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: B. Di dalam hutan Tidar, hiduplah seekor Tikus kecil bernama Lilo. Lilo selalu merasa dirinya lemah dan tidak penting. Penjelasan: Orientasi dalam sebuah dongeng berfungsi untuk memperkenalkan tokoh, latar, dan suasana awal cerita. Di mana kalimat tersebut memperkenalkan siapa tokoh utama (Lilo), di mana ia tinggal (hutan Tidar), serta bagaimana kondisi dan perasaannya sebelum konflik terjadi. Ini menjadi fondasi penting bagi pembaca untuk memahami latar belakang cerita. Oleh karena itu, kalimat tersebut paling tepat sebagai bagian orientasi.

  6. Soal

    Kalimat berikut yang menunjukkan latar waktu dalam dongeng adalah…

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: B. “Suatu hari, kelinci kecil terbangun lebih awal dari biasanya.” Penjelasan: Frasa “Suatu hari...” menandakan latar waktu, yang biasa dipakai dalam pembuka dongeng. Ungkapan seperti ini umum digunakan dalam dongeng untuk memulai rangkaian peristiwa. Kalimat tersebut memberi isyarat kapan peristiwa terjadi tanpa menyebut waktu spesifik. Latar waktu penting untuk membantu pembaca memahami kapan peristiwa dalam cerita terjadi. Latar waktu juga penting dalam membangun kerangka naratif. Oleh karena itu, kalimat ini paling tepat sebagai kalimat yang menunjukkan latar waktu dalam dongeng.

  7. Soal

    Kalimat berikut yang menunjukkan latar waktu dalam dongeng adalah…

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: B. “Suatu hari, kelinci kecil terbangun lebih awal dari biasanya.” Penjelasan: Frasa “Suatu hari...” menandakan latar waktu, yang biasa dipakai dalam pembuka dongeng. Ungkapan seperti ini umum digunakan dalam dongeng untuk memulai rangkaian peristiwa. Kalimat tersebut memberi isyarat kapan peristiwa terjadi tanpa menyebut waktu spesifik. Latar waktu penting untuk membantu pembaca memahami kapan peristiwa dalam cerita terjadi. Latar waktu juga penting dalam membangun kerangka naratif. Oleh karena itu, kalimat ini paling tepat sebagai kalimat yang menunjukkan latar waktu dalam dongeng.

  8. Soal

    Cermati paragraf berikut. Setelah menyadari kesalahannya, Harimau meminta maaf kepada semua hewan di hutan. Ia berjanji tidak akan lagi menyerobot makanan dan akan membantu menjaga hutan bersama-sama. Para hewan pun memaafkannya, dan mereka kembali hidup rukun. Dalam dongeng fantasi, pernyataan tersebut sering digunakan pengarang pada tahap…

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: C. resolusi Penjelasan: Paragraf tersebut menunjukkan penyelesaian masalah yang terjadi dalam cerita, yaitu Harimau menyadari kesalahannya dan berdamai dengan hewan lain. Tahapan ini disebut resolusi, yaitu bagian saat konflik atau masalah dalam cerita mulai diselesaikan oleh tokoh utama. Dalam paragraf tersebut, Harimau menyadari kesalahannya dan meminta maaf, yang menjadi bentuk penyelesaian masalah. Setelah itu, para hewan memaafkan dan mereka kembali hidup rukun, menunjukkan bahwa konflik sudah terselesaikan. Resolusi biasanya datang sebelum koda (penutup). Inilah ciri khas resolusi dalam struktur dongeng.

  9. Soal

    Cermati paragraf berikut. Setelah menyadari kesalahannya, Harimau meminta maaf kepada semua hewan di hutan. Ia berjanji tidak akan lagi menyerobot makanan dan akan membantu menjaga hutan bersama-sama. Para hewan pun memaafkannya, dan mereka kembali hidup rukun. Dalam dongeng fantasi, pernyataan tersebut sering digunakan pengarang pada tahap…

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: C. resolusi Penjelasan: Paragraf tersebut menunjukkan penyelesaian masalah yang terjadi dalam cerita, yaitu Harimau menyadari kesalahannya dan berdamai dengan hewan lain. Tahapan ini disebut resolusi, yaitu bagian saat konflik atau masalah dalam cerita mulai diselesaikan oleh tokoh utama. Dalam paragraf tersebut, Harimau menyadari kesalahannya dan meminta maaf, yang menjadi bentuk penyelesaian masalah. Setelah itu, para hewan memaafkan dan mereka kembali hidup rukun, menunjukkan bahwa konflik sudah terselesaikan. Resolusi biasanya datang sebelum koda (penutup). Inilah ciri khas resolusi dalam struktur dongeng.

  10. Soal

    Bacalah kutipan cerita ini. Hutan itu tampak lebih gelap dari biasanya, dengan kabut tipis yang menyelimuti tanah dan pepohonan yang menjulang tinggi ke langit. Suara angin berdesir pelan, membawa aroma tanah basah yang segar. Di antara pohon-pohon besar, langkah kaki seorang pemuda terdengar jelas. "Ini dia, Hutan Terlarang," bisik Damar kepada dirinya sendiri, matanya memandang setiap sudut dengan penuh waspada. "Tak ada yang pernah kembali setelah masuk, tapi aku harus mencoba." Angin semakin kencang, seolah berusaha menghalangi langkahnya. Sesaat kemudian, sebuah suara datang dari dalam hutan yang makin gelap. "Kau berani memasuki tempat ini?" suara itu terdengar seperti gemerisik daun, tetapi jelas terdengar di telinganya. Berdasarkan kutipan cerita, waktu dalam narasi ini adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: C. Pagi yang berkabut dan mencekam. Penjelasan: Pada kutipan tersebut, dijelaskan bahwa "Hutan itu tampak lebih gelap dari biasanya, dengan kabut tipis yang menyelimuti tanah" yang menunjukkan bahwa latar waktu adalah pagi hari yang berkabut, menciptakan suasana mencekam. Alasan narasi menggambarkan kabut tipis, suasana gelap, dan aroma tanah basah, yang biasanya muncul pada pagi hari. Suasana itu menciptakan kesan mencekam, terutama dengan adanya angin yang berdesir dan suara misterius dari dalam hutan. Meskipun disebut "lebih gelap dari biasanya", tidak ada petunjuk bahwa itu malam; justru, kabut dan tanah basah identik dengan pagi berkabut. Oleh karena itu, waktu yang paling sesuai untuk narasi ini adalah pagi yang berkabut dan mencekam.

  11. Soal

    Bacalah kutipan cerita ini. Hutan itu tampak lebih gelap dari biasanya, dengan kabut tipis yang menyelimuti tanah dan pepohonan yang menjulang tinggi ke langit. Suara angin berdesir pelan, membawa aroma tanah basah yang segar. Di antara pohon-pohon besar, langkah kaki seorang pemuda terdengar jelas. "Ini dia, Hutan Terlarang," bisik Damar kepada dirinya sendiri, matanya memandang setiap sudut dengan penuh waspada. "Tak ada yang pernah kembali setelah masuk, tapi aku harus mencoba." Angin semakin kencang, seolah berusaha menghalangi langkahnya. Sesaat kemudian, sebuah suara datang dari dalam hutan yang makin gelap. "Kau berani memasuki tempat ini?" suara itu terdengar seperti gemerisik daun, tetapi jelas terdengar di telinganya. Watak Damar dalam kutipan cerita tersebut adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: B. Berani, tekad, dan siap menghadapi rintangan. Penjelasan: Damar digambarkan sebagai tokoh yang memiliki keberanian dan tekad kuat, meskipun dihadapkan pada Hutan Terlarang yang mencekam. Dia tidak takut melangkah lebih dalam meski tahu bahwa banyak orang yang tidak pernah kembali dari tempat itu. Tokoh Damar digambarkan memasuki Hutan Terlarang, tempat yang tidak pernah bisa keluar lagi bagi siapa pun, namun ia tetap memutuskan untuk mencoba. Kalimat “aku harus mencoba” menunjukkan bahwa ia memiliki tekad kuat meskipun tahu risikonya. Ia juga bersikap waspada, bukan takut atau mundur, saat menghadapi suara misterius dari dalam hutan. Hal ini menampilkan Damar sebagai sosok berani dan siap menghadapi tantangan, bukan diliputi rasa ragu atau cemas.

  12. Soal

    Bacalah kutipan cerita ini. Hutan itu tampak lebih gelap dari biasanya, dengan kabut tipis yang menyelimuti tanah dan pepohonan yang menjulang tinggi ke langit. Suara angin berdesir pelan, membawa aroma tanah basah yang segar. Di antara pohon-pohon besar, langkah kaki seorang pemuda terdengar jelas. "Ini dia, Hutan Terlarang," bisik Damar kepada dirinya sendiri, matanya memandang setiap sudut dengan penuh waspada. "Tak ada yang pernah kembali setelah masuk, tapi aku harus mencoba." Angin semakin kencang, seolah berusaha menghalangi langkahnya. Sesaat kemudian, sebuah suara datang dari dalam hutan yang makin gelap. "Kau berani memasuki tempat ini?" suara itu terdengar seperti gemerisik daun, tetapi jelas terdengar di telinganya. Apa yang disimbolkan dengan suara angin yang semakin kencang dalam cerita ini?

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: B. Tantangan dan rintangan yang menghadang Penjelasan: Dalam cerita tersebut, suara angin yang semakin kencang muncul saat tokoh utama mulai memasuki wilayah yang dianggap berbahaya, yaitu Hutan Terlarang. Angin itu seolah “berusaha menghalangi langkahnya”, yang berarti menunjukkan adanya peringatan atau hambatan yang harus dihadapi. Angin digambarkan seolah-olah berusaha menghentikan langkah Damar, yang menunjukkan adanya pertentangan dari alam terhadap niatnya. Ini menjadi simbol bahwa ia sedang menghadapi tantangan besar yang tidak hanya fisik, tetapi juga batin. Unsur alam seperti angin sering digunakan dalam cerita fantasi sebagai perlambang ujian atau rintangan yang harus dilalui tokoh utama. Maka, suara angin bukanlah simbol ketenangan, tetapi pertanda rintangan yang harus dilalui sebelum melanjutkan perjalanan. Ask ChatGPT

  13. Soal

    Bacalah kutipan cerita ini. Hutan itu tampak lebih gelap dari biasanya, dengan kabut tipis yang menyelimuti tanah dan pepohonan yang menjulang tinggi ke langit. Suara angin berdesir pelan, membawa aroma tanah basah yang segar. Di antara pohon-pohon besar, langkah kaki seorang pemuda terdengar jelas. "Ini dia, Hutan Terlarang," bisik Damar kepada dirinya sendiri, matanya memandang setiap sudut dengan penuh waspada. "Tak ada yang pernah kembali setelah masuk, tapi aku harus mencoba." Angin semakin kencang, seolah berusaha menghalangi langkahnya. Sesaat kemudian, sebuah suara datang dari dalam hutan yang makin gelap. "Kau berani memasuki tempat ini?" suara itu terdengar seperti gemerisik daun, tetapi jelas terdengar di telinganya. Apa yang disimbolkan dengan suara angin yang semakin kencang dalam cerita ini?

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: B. Tantangan dan rintangan yang menghadang Penjelasan: Dalam cerita tersebut, suara angin yang semakin kencang muncul saat tokoh utama mulai memasuki wilayah yang dianggap berbahaya, yaitu Hutan Terlarang. Angin itu seolah “berusaha menghalangi langkahnya”, yang berarti menunjukkan adanya peringatan atau hambatan yang harus dihadapi. Angin digambarkan seolah-olah berusaha menghentikan langkah Damar, yang menunjukkan adanya pertentangan dari alam terhadap niatnya. Ini menjadi simbol bahwa ia sedang menghadapi tantangan besar yang tidak hanya fisik, tetapi juga batin. Unsur alam seperti angin sering digunakan dalam cerita fantasi sebagai perlambang ujian atau rintangan yang harus dilalui tokoh utama. Maka, suara angin bukanlah simbol ketenangan, tetapi pertanda rintangan yang harus dilalui sebelum melanjutkan perjalanan.

  14. Soal

    Dongeng termasuk dalam jenis cerita...

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: C. Fiksi imajinatif yang mengandung pesan moral Penjelasan: Dongeng merupakan jenis teks naratif yang bersifat fiksi atau khayalan. Cerita ini tidak berdasarkan fakta, melainkan berasal dari imajinasi pengarang atau warisan lisan turun-temurun. Ceritanya sering melibatkan tokoh hewan, manusia, atau makhluk ajaib yang hidup dalam dunia khayalan. Meskipun tidak nyata, dongeng mengandung pesan moral yang ditujukan untuk mendidik pembacanya secara tidak langsung. Oleh karena itu, dongeng termasuk karya fiksi imajinatif yang mendidik melalui kisah-kisah menarik.

  15. Soal

    Ciri kebahasaan yang digunakan dalam dongeng fantasi bertujuan untuk memberikan gambaran cerita yang menarik dan komunikatif. Salah satu ciri kebahasaan yang benar adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: C. Menggunakan kata keterangan untuk mendeskripsikan latar waktu, tempat, dan suasana Penjelasan: Dalam dongeng fantasi, penggunaan kata keterangan sangat penting untuk menggambarkan latar waktu, tempat, dan suasana secara jelas. Misalnya, penggunaan kata seperti suatu malam, di tengah hutan, atau dengan hati berdebar membantu menggambarkan nuansa cerita. Hal ini membantu pembaca membayangkan dunia cerita yang dibangun secara imajinatif. Kata keterangan menjadi bagian dari ciri kebahasaan utama dalam teks dongeng fantasi. Ciri kebahasaan ini membuat teks lebih hidup dan imajinatif. Selain itu, penggunaannya membuat cerita terasa hidup dan mudah dipahami pembaca dan dapat masuk ke dalam dunia dongeng yang diciptakan oleh penulis.

  16. Soal

    Perhatikan struktur isi dongeng fantasi berikut ini: • Komplikasi • Orientasi • Koda • Resolusi Urutan struktur yang benar dalam penulisan dongeng fantasi adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: A. 2 – 1 – 4 – 3 Penjelasan: Urutan struktur dongeng fantasi yang benar dimulai dengan orientasi, yaitu pengenalan tokoh, latar, dan suasana. Lalu masuk ke komplikasi, yang berisi konflik atau masalah yang dihadapi tokoh utama. Setelah itu, masalah diselesaikan dalam bagian resolusi. Terakhir, koda berisi penutup cerita yang biasanya mengandung pesan moral atau perubahan tokoh.

  17. Soal

    Manakah kutipan berikut yang paling tepat mencerminkan ciri utama dongeng fantasi?

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: B. "Kucing itu mengayunkan tongkat ajaib dan tiba-tiba semua bunga di taman mekar kembali." Penjelasan: Kutipan ini mencerminkan unsur fantasi karena menghadirkan tokoh binatang (kucing) yang melakukan tindakan magis, yaitu menggunakan tongkat ajaib. Peristiwa seperti itu tidak dapat terjadi di dunia nyata dan merupakan hasil imajinasi pengarang. Penggunaan unsur sihir adalah ciri kuat dari dongeng fantasi. Hal ini menunjukkan bahwa cerita berada di dunia rekaan yang tidak terikat oleh hukum alam nyata.

  18. Soal

    Ada topik dari tiga jenis dongeng berikut: fabel, parabel, dan legenda. Manakah kelompok cerita yang tepat dan sesuai dengan jenis dongeng tersebut?

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: B. Fabel: Burung bangau yang menolong kura-kura tenggelam Parabel: Raja bijak yang memberi pelajaran hidup kepada rakyatnya Legenda: Cerita rakyat tentang asal mula Candi Borobudur Penjelasan: Kelompok cerita pada pilihan B sesuai dengan jenis dongeng masing-masing. Fabel adalah cerita hewan yang berperilaku seperti manusia, dan "burung bangau menolong kura-kura" termasuk contohnya. Parabel berisi kisah yang menyampaikan nilai-nilai moral atau kehidupan, seperti "raja bijak yang memberi pelajaran hidup kepada rakyatnya." Legenda adalah cerita rakyat yang menjelaskan asal-usul tempat atau peristiwa, seperti "asal mula Candi Borobudur."

  19. Soal

    Ada topik dari tiga jenis dongeng berikut: fabel, parabel, dan legenda. Manakah kelompok cerita yang tepat dan sesuai dengan jenis dongeng tersebut?

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: A. Fabel: Kelinci dan kura-kura berlomba lari Parabel: Dua saudara yang saling iri lalu belajar memaafkan Legenda: Kisah terbentuknya Gunung Merapi Penjelasan: • Fabel adalah cerita yang menggunakan hewan sebagai tokoh dan biasanya mengandung pesan moral, seperti "Kelinci dan kura-kura berlomba lari." • Parabel adalah cerita pendek yang mengandung pesan moral atau pelajaran hidup yang biasanya melibatkan tokoh manusia, misalnya "Dua saudara yang saling iri lalu belajar memaafkan." • Legenda adalah cerita rakyat yang menjelaskan asal-usul suatu tempat atau fenomena alam, seperti "Kisah terbentuknya Gunung Merapi." Pilihan A memenuhi ketiga kriteria jenis dongeng dengan tepat dan sesuai.

  20. Soal

    Ada topik dari tiga jenis dongeng berikut: fabel, parabel, dan legenda. Manakah kelompok cerita yang tepat dan sesuai dengan jenis dongeng tersebut?

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: A. Fabel: Kelinci dan kura-kura berlomba lari Parabel: Dua saudara yang saling iri lalu belajar memaafkan Legenda: Kisah terbentuknya Gunung Merapi Penjelasan: • Fabel adalah cerita yang menggunakan hewan sebagai tokoh dan biasanya mengandung pesan moral, seperti "Kelinci dan kura-kura berlomba lari." • Parabel adalah cerita pendek yang mengandung pesan moral atau pelajaran hidup yang biasanya melibatkan tokoh manusia, misalnya "Dua saudara yang saling iri lalu belajar memaafkan." • Legenda adalah cerita rakyat yang menjelaskan asal-usul suatu tempat atau fenomena alam, seperti "Kisah terbentuknya Gunung Merapi." Pilihan A memenuhi ketiga kriteria jenis dongeng dengan tepat dan sesuai.

  21. Soal

    Bacalah kutipan cerita ini. Didi adalah seekor kucing yang tinggal di sebuah kamar kecil bersih dengan jendela terbuka yang selalu menghadap taman. Di sudut kamarnya terdapat rak buku tersusun rapi. Setiap pagi, Didi duduk di atas bantal empuk sambil membaca buku di bawah cahaya matahari yang hangat. Berdasarkan kutipan tersebut, dapat disimpulkan bahwa watak tokoh Didi adalah…

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: C. teratur dan gemar membaca Penjelasan: Watak Didi disiratkan melalui pelukisan latar tempat tinggalnya yang rapi dan kebiasaannya membaca buku setiap pagi. Kutipan menunjukkan bahwa Didi tinggal di kamar kecil yang bersih dan rapi, dengan rak buku yang tersusun. Hal ini menunjukkan bahwa Didi adalah tokoh yang teratur (rak buku tersusun rapi) dan gemar membaca (membaca di pagi hari). Kedua ciri ini mendukung pilihan watak yang tepat, yaitu teratur dan gemar membaca.

  22. Soal

    Manakah yang mengandung kata sifat yang digunakan untuk menggambarkan tokoh dalam dongeng?

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: C. Nenek tua itu bijaksana dan sangat sabar menghadapi cucunya yang nakal. Penjelasan: Kata sifat digunakan untuk menggambarkan sifat atau karakter tokoh dalam cerita. Pada kalimat C, terdapat kata "bijaksana" dan "sabar" yang merupakan kata sifat. Kedua kata tersebut menjelaskan sifat nenek dalam dongeng. Kata sifat tersebut menjelaskan karakter atau kepribadian tokoh, bukan sekadar tindakan atau gerakan. Penggunaan kata sifat seperti ini sangat penting dalam dongeng untuk menunjukkan pesan moral melalui watak tokoh. Ini membedakan sifat dari sekadar tindakan atau suasana.

  23. Soal

    Bacalah paragraf ini. Pada suatu hari, seekor singa yang lapar melihat seekor kelinci sedang bermain di hutan. Singa itu mendekati kelinci dan meminta kelinci untuk datang ke sarangnya. Kelinci yang cerdik, dengan cepat membujuk singa agar melepaskannya. Kata kerja transitif yang digunakan dalam dongeng di atas adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: A. Melihat Penjelasan: Kata kerja transitif adalah kata kerja yang membutuhkan objek agar maknanya menjadi lengkap. Dalam kalimat "seekor singa yang lapar melihat seekor kelinci", kata "melihat" membutuhkan objek "seekor kelinci". Itulah sebabnya melihat disebut sebagai kata kerja transitif. Sementara kata seperti bermain tidak memerlukan objek sehingga termasuk kata kerja intransitif.

  24. Soal

    Kelinci dan Kura-Kura Pada suatu hari yang cerah, kelinci yang sombong berjalan di tepi hutan. Ia merasa sangat cepat dan percaya diri. Karena itu, kelinci menantang kura-kura untuk berlomba. "Aku pasti bisa mengalahkanmu dalam waktu singkat," kata kelinci. Kura-kura yang bijak menerima tantangan itu dengan tenang. Mereka pun memulai lomba dengan semangat. Namun, kelinci terlalu yakin akan kemenangannya, sehingga ia berhenti untuk tidur di tengah perlombaan. Sementara itu, kura-kura terus berjalan dengan perlahan namun pasti. Akhirnya, kura-kura tiba lebih dulu di garis finish, sementara kelinci terbangun terlambat. Pada kalimat "Karena itu, kelinci menantang kura-kura untuk berlomba." dapat diperbaiki menjadi...

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: A. "Maka dari itu, kelinci menantang kura-kura untuk berlomba." Penjelasan: Kalimat "Karena itu, kelinci menantang kura-kura untuk berlomba." sebenarnya sudah cukup baik, tetapi penggunaan "maka dari itu" lebih sesuai secara efektif dan padu untuk menyambung dua gagasan sebab-akibat. Kalimat tersebut kini menjadi lebih tepat dalam konteks dongeng. Frasa "maka dari itu" menunjukkan hubungan logis yang lebih kuat antara rasa percaya diri kelinci dan tindakannya menantang kura-kura. Sementara pilihan B dan C membuang unsur penting yaitu "untuk", sehingga mengganggu struktur kalimat. Pilihan D terdengar tidak alami karena "untuk perlombaan" kurang tepat dibanding "untuk berlomba". Ask ChatGPT

  25. Soal

    Kelinci dan Kura-Kura Pada suatu hari yang cerah, kelinci yang sombong berjalan di tepi hutan. Ia merasa sangat cepat dan percaya diri. Karena itu, kelinci menantang kura-kura untuk berlomba. "Aku pasti bisa mengalahkanmu dalam waktu singkat," kata kelinci. Kura-kura yang bijak menerima tantangan itu dengan tenang. Mereka pun memulai lomba dengan semangat. Namun, kelinci terlalu yakin akan kemenangannya, sehingga ia berhenti untuk tidur di tengah perlombaan. Sementara itu, kura-kura terus berjalan dengan perlahan namun pasti. Akhirnya, kura-kura tiba lebih dulu di garis finish, sementara kelinci terbangun terlambat. Dari cerita di atas, amanat moral yang dapat diambil adalah...

    Lihat pembahasan

    Jawaban benar: A. Jangan pernah meremehkan kemampuan orang lain dan selalu rendah hati. Penjelasan: Cerita ini mengajarkan bahwa kesombongan dan kepercayaan diri yang berlebihan, seperti yang dilakukan oleh kelinci, dapat menyebabkan kegagalan. Kelinci yang cepat justru kalah karena terlalu percaya diri dan menunda usaha. Sementara kura-kura, meskipun lambat, menang karena tekun dan tidak menyerah. Ini menunjukkan pentingnya rendah hati dan menghargai kemampuan orang lain.

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →