Fitri Learning

BelajarGeografi SMA Kelas 10Bab 4

Seisme

Geografi SMA Kelas 10 · Bab 4: Litosfer

Seisme atau gempa bumi adalah getaran yang terjadi di permukaan bumi akibat pelepasan energi dari dalam bumi. Gempa bumi dapat terjadi karena berbagai faktor dan berdampak luas terhadap kehidupan manusia dan lingkungan.

Seisme: Jenis-Jenis Seisme/Gempa Bumi

Berdasarkan faktor penyebabnya, gempa bumi terbagi menjadi:

Gempa Tektonik: Disebabkan pergerakan dan pergeseran lempeng tektonik akibat pelepasan energi besar di zona subduksi, sesar aktif, atau batas lempeng. Contoh: Gempa Aceh 2004 dan Gempa Yogyakarta 2006.

Gempa Vulkanik: Akibat aktivitas magma di dalam gunung api yang menimbulkan tekanan dan getaran sebelum atau saat erupsi. Contoh: gempa sebelum letusan Gunung Merapi 2010 dan Gunung Agung 2017.

Gempa Runtuhan: Disebabkan runtuhnya gua atau terowongan bawah tanah, baik alami maupun buatan manusia. Contoh: runtuhnya Gua Jomblang di Yogyakarta dan runtuhnya tambang batu bara di Kalimantan.

Gempa Tumbukan: Akibat tabrakan benda langit seperti asteroid atau meteorit. Contoh: tumbukan asteroid di Chicxulub Meksiko (65 juta tahun lalu) dan Meteor Chelyabinsk (Rusia, 2013).

Seisme: Pengaruh Gempa terhadap Kehidupan

Dampak terhadap Manusia dan Infrastruktur

  • Kerusakan bangunan dan fasilitas umum
  • Korban jiwa dan luka-luka
  • Gangguan ekonomi

Dampak terhadap Lingkungan

  • Perubahan bentuk permukaan bumi
  • Longsor dan likuifaksi
  • Pemicu tsunami

Dampak terhadap Sosial dan Psikologis

  • Kehilangan tempat tinggal
  • Trauma psikologis
  • Gangguan layanan publik

Seisme: Tindakan Mitigasi Bencana Gempa Bumi

Mitigasi Sebelum Bencana Gempa Bumi Terjadi

Isi Tas Siaga Bencana – trainingcenter.events
Isi Tas Siaga Bencana – trainingcenter.events
  • Pastikan bangunan tahan gempa.
  • Kencangkan perabotan agar tidak roboh.
  • Siapkan tas siaga bencana (senter, obat, air, makanan, dokumen penting).
  • Ketahui titik aman dalam rumah (bawah meja kokoh, sudut bangunan yang kuat).
  • Pahami jalur evakuasi di rumah, sekolah, atau tempat kerja.
  • Lakukan simulasi tanggap gempa secara berkala.
  • Simpan nomor kontak darurat (BPBD, Basarnas, rumah sakit).
  • Gunakan aplikasi atau radio untuk peringatan dini gempa.

Mitigasi Saat Terjadi Bencana Gempa Bumi

  • Jika di Dalam Bangunan: berlindung di bawah meja kokoh dan lindungi kepala; menjauhi kaca, rak tinggi, dan benda berat; jangan gunakan lift, tetap di dalam hingga guncangan berhenti.
  • Jika di Luar Ruangan: jauhi gedung, tiang listrik, dan pohon besar; tetap di tempat terbuka hingga gempa selesai.
  • Jika di Kendaraan: hentikan kendaraan di tempat aman, tetap di dalam hingga gempa reda.
  • Jika di Pantai: segera menuju tempat lebih tinggi untuk menghindari potensi tsunami.

Mitigasi Setelah Terjadi Bencana Gempa Bumi

  • Cek kondisi diri sendiri, bantu korban lain jika memungkinkan.
  • Keluar dari bangunan dengan hati-hati, waspadai gempa susulan.
  • Jangan menyalakan api, periksa kebocoran gas atau korsleting listrik.
  • Hindari kabel listrik jatuh, tanah retak, dan daerah longsor.
  • Gunakan radio atau HP untuk mendapatkan informasi dari BMKG atau BNPB.
  • Hindari berita hoaks yang dapat menyebabkan kepanikan.
  • Ikuti arahan evakuasi petugas jika harus mengungsi.
  • Beri bantuan kepada lansia, anak-anak, dan orang yang membutuhkan.
Contoh soal

Soal. Mengapa tsunami lebih sering terjadi di kawasan Samudra Pasifik dan Samudra Hindia dibandingkan di Samudra Atlantik? Jelaskan berdasarkan konsep tektonik lempeng!

Jawaban. Tsunami lebih sering terjadi di Samudra Pasifik dan Samudra Hindia karena adanya zona subduksi aktif di wilayah ini. Subduksi menyebabkan gempa megathrust yang dapat memicu tsunami. Sementara itu, Samudra Atlantik memiliki zona divergen yang pergerakannya lebih stabil dan jarang menimbulkan tsunami besar.

Kegiatan

Kegiatan Kelompok 1

Bentuklah kelompok berisi 4–5 orang. Bacalah materi tentang seisme (gempa bumi) dengan cermat, kemudian lakukan kegiatan berikut.

Langkah.

  1. Tugas 1: Buat Peta Konsep Mitigasi Gempa — Buatlah peta konsep tentang tindakan mitigasi gempa bumi sebelum, saat, dan sesudah gempa. Kembangkan poin-poin utama yang telah dipelajari dengan menambahkan gambar, simbol, atau warna agar lebih menarik. Diskusikan dalam kelompok:

  2. Tugas 2: Analisis Kasus Gempa Nyata — Pilih satu contoh gempa bumi besar di Indonesia (misalnya Gempa Palu 2018, Gempa Lombok 2018, atau Gempa Cianjur 2022). Cari informasi dan sajikan dalam bentuk tabel:

  3. Tugas 3: Simulasi Kesiapsiagaan Gempa di Sekolah — Rancanglah poster edukasi atau alur evakuasi darurat gempa di lingkungan sekolahmu. Diskusikan lokasi mana yang aman, dan langkah apa yang harus dilakukan saat terjadi gempa. Diskusikan dengan kelompokmu:

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →