Tektonisme adalah gerakan dan proses yang terjadi di dalam lapisan bumi yang menyebabkan pergerakan lapisan kerak bumi. Proses ini berperan penting dalam membentuk fitur geologis dan mempengaruhi banyak aspek kehidupan. Berdasarkan luas dan waktu kejadian, tektonisme dibedakan menjadi gerak epirogenetik dan gerak orogenetik.
Tektonisme: Gerak Epirogenetik
Gerakan vertikal lapisan kerak bumi yang menyebabkan pengangkatan atau penurunan daratan dalam skala besar. Gerakan ini terjadi perlahan dan berlangsung ribuan hingga jutaan tahun, membentuk cekungan atau dataran tinggi. Gerak epirogenetik dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:
Epirogenetik Positif: Proses pengangkatan permukaan bumi sehingga daratan menjadi lebih tinggi dari posisi semula. Contoh: pengangkatan Pegunungan Himalaya.
Epirogenetik Negatif: Proses penurunan permukaan bumi sehingga daratan turun lebih rendah dari posisi semula. Contoh: terbentuknya Cekungan Sunda di Laut Jawa.
Tektonisme: Gerak Orogenetik
Gerak orogenetik berkaitan dengan pembentukan pegunungan melalui pergerakan horizontal lapisan kerak bumi akibat tumbukan antarlempeng tektonik. Gerakan ini menghasilkan lipatan dan patahan.
Lipatan
Lipatan terjadi ketika tekanan horizontal menyebabkan batuan tertekuk membentuk struktur berlapis, menciptakan pegunungan dan perbukitan. Contoh: Pegunungan Alpen di Eropa.
Bagian puncak lipatan disebut antiklin, sementara bagian lembahnya disebut sinklin. Lipatan diklasifikasikan berdasarkan bentuk dan arahnya, yaitu lipatan tegak (sumbu vertikal), lipatan miring (sumbu condong), lipatan rebah (sumbu hampir horizontal), dan lipatan menggantung (salah satu sisi menggantung akibat tekanan kuat).
Patahan
Patahan terjadi ketika batuan di kerak bumi mengalami tekanan besar hingga retak dan bergeser; pergeseran ini bisa menyebabkan gempa bumi. Contoh: Patahan San Andreas di California, Amerika Serikat.
Bagian permukaan bumi yang mengalami penurunan disebut graben atau tanah turun, sedangkan bagian yang terangkat disebut horst atau tanah naik. Graben sering membentuk lembah patahan, sedangkan horst membentuk perbukitan yang lebih tinggi dari daerah sekitarnya.
Soal. Bagaimana pergerakan lempeng tektonik dapat menciptakan sumber daya alam seperti minyak bumi dan gas alam? Jelaskan secara ilmiah!
Jawaban. Pergerakan lempeng tektonik menciptakan cekungan sedimen yang menjadi tempat akumulasi material organik. Selama jutaan tahun, tekanan dan panas mengubah material ini menjadi minyak bumi dan gas alam.
Gratis — tolong sebarkan
Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.
Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya → Ilmu yang bermanfaatBagikan ke WhatsApp