Setiap atom memiliki kecenderungan untuk mencapai keadaan stabil, yang biasanya terjadi ketika kulit valensi penuh. Atom stabil memiliki konfigurasi elektron yang lebih teratur dan cenderung tidak reaktif, sedangkan atom tidak stabil cenderung bereaksi dengan atom lain melalui pembentukan ikatan kimia — ionik, kovalen, atau jenis lainnya — untuk mencapai konfigurasi yang lebih stabil.
Konfigurasi Elektron Atom Stabil dan Tidak Stabil
Dalam model Bohr, elektron mengelilingi inti pada kulit-kulit tertentu dengan kapasitas maksimal: kulit pertama (K) 2 elektron, kulit kedua (L) 8 elektron, kulit ketiga (M) 8 elektron, dan kulit keempat (N) 18 elektron. Atom berusaha mencapai kestabilan dengan mengisi kulit elektron secara berurutan.
Atom Stabil
- Neon (Ne), nomor atom 10, konfigurasi 2,8 — kulit kedua terisi penuh sehingga neon sangat stabil dan tidak reaktif.
- Argon (Ar), nomor atom 18, konfigurasi 2,8,8 — kulit ketiga terisi penuh sehingga argon sangat stabil.
- Kripton (Kr), nomor atom 36, konfigurasi 2,8,18,8 — kulit keempat terisi penuh, mirip gas mulia lainnya.
Atom Tidak Stabil
- Natrium (Na), nomor atom 11, konfigurasi 2,8,1 — cenderung melepaskan satu elektron agar menyerupai neon (2,8).
- Fluor (F), nomor atom 9, konfigurasi 2,7 — sangat reaktif karena hanya kekurangan satu elektron untuk memenuhi kulit keduanya.
- Kalium (K), nomor atom 19, konfigurasi 2,8,8,1 — cenderung melepaskan elektron pada kulit keempat agar menyerupai argon (2,8,8).
Atom yang kulit terluarnya penuh, seperti gas mulia, cenderung stabil dan tidak mudah bereaksi. Sebaliknya, atom dengan kulit terluar belum penuh akan membentuk ikatan kimia dengan atom lain untuk mencapai konfigurasi yang lebih stabil.
Soal. Manakah dari atom berikut yang memiliki konfigurasi elektron sesuai dengan aturan model Bohr 2-8-8-18?
- Karbon
- Neon
- Kalsium
- Kripton
- Natrium
Jawaban. D. Kripton
Pembahasan. Atom kripton (Kr) memiliki nomor atom 36 dengan konfigurasi elektron 2,8,18,8 — yaitu 2 elektron di kulit pertama, 8 elektron di kulit kedua, 18 elektron di kulit ketiga, dan 8 elektron di kulit keempat.
- Obat seperti potassium chloride (KCl) mengandung senyawa ionik yang digunakan untuk menggantikan ion kalium dalam tubuh, yang penting untuk fungsi jantung dan otot.
- Senyawa ionik ini diserap dalam darah untuk membantu menjaga keseimbangan elektrolit tubuh, yang penting untuk fungsi normal sel dan organ.
Gratis — tolong sebarkan
Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.
Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya → Ilmu yang bermanfaatBagikan ke WhatsApp