Fitri Learning

BelajarBiologi SMA Kelas 11Bab 9

Program dan Jenis Imunisasi

Biologi SMA Kelas 11 · Bab 9: Mekanisme Kekebalan Tubuh

Imunisasi memberikan vaksin yang mengandung antigen dari mikroorganisme yang dilemahkan atau dimatikan sehingga tubuh membentuk memori imunologis. Program imunisasi berhasil menurunkan angka kejadian campak, polio, dan difteri, sekaligus menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) yang melindungi mereka yang belum bisa divaksinasi.

Imunisasi BCG

BCG mencegah tuberkulosis yang disebabkan Mycobacterium tuberculosis. Vaksin diberikan sekali pada bayi usia 0-2 bulan secara intradermal di lengan atas. Efek sampingnya berupa pembengkakan kecil yang berkembang menjadi luka kecil dan meninggalkan bekas, menandakan respons imun terbentuk.

Imunisasi Hepatitis B

Vaksin ini mencegah infeksi virus hepatitis B yang dapat menyebabkan sirosis dan kanker hati. Dosis pertama diberikan dalam 24 jam setelah lahir, dilanjutkan pada usia 1, 2, dan 6 bulan secara intramuskular. Efek sampingnya berupa nyeri ringan di tempat suntikan dan demam ringan.

Imunisasi Polio

Polio menyerang sistem saraf dan dapat menyebabkan kelumpuhan permanen. OPV diberikan melalui tetes mulut saat lahir, usia 2, 3, dan 4 bulan, dengan booster pada 18 bulan dan 5 tahun, sedangkan IPV diberikan melalui suntikan sebagai tambahan perlindungan.

Imunisasi DPT

Vaksin DPT melindungi dari difteri yang menyumbat saluran napas, pertusis atau batuk rejan, serta tetanus yang menyebabkan kejang otot. Diberikan pada usia 2, 3, dan 4 bulan dengan booster pada 18 bulan dan 5 tahun secara intramuskular. Efek sampingnya berupa demam ringan dan nyeri di tempat suntikan.

Imunisasi Campak dan MMR

Vaksin campak diberikan pada usia 9 bulan dengan booster pada 18 bulan dan 6 tahun secara subkutan. Vaksin MMR melindungi dari campak, gondongan, dan rubella yang berbahaya bagi ibu hamil karena dapat menyebabkan Congenital Rubella Syndrome; diberikan pada usia 15 bulan dengan booster usia 5-7 tahun.

Contoh soal

Soal. Mengapa pemberian vaksin DPT sangat penting dilakukan sejak dini?

  1. Karena vaksin DPT melindungi dari virus penyebab flu berat
  2. Karena vaksin DPT melatih sistem imun menyerang sel kanker
  3. Karena vaksin DPT mencegah difteri, pertusis, dan tetanus yang dapat menyebabkan komplikasi serius dan kematian
  4. Karena vaksin DPT meningkatkan antibodi melawan infeksi jamur
  5. Karena vaksin DPT mencegah reaksi alergi terhadap makanan

Jawaban. Jawaban Benar: C. Karena vaksin DPT mencegah difteri, pertusis, dan tetanus yang dapat menyebabkan komplikasi serius dan kematian

Pembahasan. Ketiga penyakit tersebut menimbulkan komplikasi serius berupa gangguan pernapasan pada difteri, batuk parah berkepanjangan pada pertusis, serta kejang otot yang mematikan pada tetanus, sehingga vaksinasi sejak dini sangat penting.

Imunisasi Menyelamatkan Jutaan Nyawa

Menurut WHO, imunisasi mencegah lebih dari 4 juta kematian setiap tahun akibat penyakit seperti campak, polio, dan difteri. Imunisasi juga bukan hanya untuk anak-anak: orang dewasa memerlukan vaksin influenza tahunan dan vaksin hepatitis bagi tenaga kesehatan.

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →