Kata kunci: Antigen, Antibodi, Imunisasi, Imunitas Aktif, Imunitas Pasif, Leukosit, Inflamasi, Kekebalan Tubuh, Gangguan Imun.
Tujuan pembelajaran
- Memahami Komponen Respons Imunitas
- Mengidentifikasi dan merinci setiap komponen yang terlibat dalam respons imunitas.
- Menjelaskan peran dan fungsi masing-masing komponen dalam melindungi tubuh dari patogen.
- Menjelaskan Interaksi Antigen dan Antibodi serta Jenis Imunitas
- Menggambarkan bagaimana antigen berinteraksi dengan antibodi dalam proses pertahanan tubuh.
- Memahami perbedaan jenis imunitas, baik yang bersifat aktif maupun pasif.
- Melakukan Observasi Lapangan Mengenai Imunisasi
- Mengunjungi klinik kesehatan, puskesmas, atau rumah sakit untuk mengamati penerapan imunisasi.
- Mengidentifikasi jenis, metode, dan tujuan pelaksanaan imunisasi pada anak-anak dan dewasa.
- Menganalisis Faktor yang Memengaruhi Sistem Pertahanan Tubuh
- Mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang berpengaruh pada kekuatan sistem imun.
- Menganalisis bagaimana faktor tersebut memengaruhi kemampuan tubuh melawan infeksi.
- Menyajikan Hasil Analisis Gangguan Sistem Pertahanan Tubuh
- Menyusun dan menyajikan hasil analisis gangguan sistem pertahanan tubuh melalui media presentasi.
- Berpartisipasi dalam diskusi untuk mengemukakan temuan serta solusi atas gangguan tersebut.
Isi bab ini
1. Fungsi Sistem Pertahanan TubuhBiologi · Bab 9›2. Mekanisme Pertahanan TubuhBiologi · Bab 9›3. Program dan Jenis ImunisasiBiologi · Bab 9›4. Faktor yang Mempengaruhi Sistem Kekebalan TubuhBiologi · Bab 9›5. Gangguan Sistem Pertahanan TubuhBiologi · Bab 9›Rangkuman
- Mekanisme Pertahanan Tubuh
- Sistem pertahanan tubuh terbagi menjadi pertahanan nonspesifik berupa penghalang fisik, kimia, mekanis, fagositosis, inflamasi, interferon, dan komplemen, serta pertahanan spesifik yang melibatkan antigen, antibodi (IgA, IgD, IgE, IgG, IgM), sel B, sel T, makrofag, dan sel NK. Antibodi melawan antigen melalui fiksasi komplemen, opsonisasi, sitolisis, netralisasi, aglutinasi, dan presipitasi.
- Imunitas dan Imunisasi
- Imunitas aktif terbentuk sendiri oleh tubuh melalui infeksi alami atau vaksinasi dan bersifat jangka panjang karena membentuk sel memori, sedangkan imunitas pasif diperoleh dari antibodi jadi melalui plasenta, ASI, atau serum sehingga bekerja cepat tetapi sementara. Program imunisasi meliputi BCG, hepatitis B, polio, DPT, campak, dan MMR yang membangun kekebalan kelompok.
- Faktor dan Gangguan Sistem Imun
- Sistem imun dipengaruhi faktor genetik, fisiologi, stres, olahraga, tidur, usia, hormon, nutrisi, pajanan zat berbahaya, dan penggunaan obat. Gangguannya berupa hipersensitivitas tipe I sampai IV, penyakit autoimun seperti lupus dan diabetes tipe 1, serta imunodefisiensi primer maupun sekunder seperti HIV/AIDS.
Gratis — tolong sebarkan
Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.
Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya → Ilmu yang bermanfaatBagikan ke WhatsApp