Fitri Learning

BelajarBiologi SMA Kelas 12Bab 2

Materi Genetik: Pondasi Kehidupan

Biologi SMA Kelas 12 · Bab 2: Dari Gen ke Generasi: Perjalanan Sifat Makhluk Hidup

Materi genetik adalah komponen dasar yang menentukan pewarisan sifat pada makhluk hidup. Setiap organisme menyimpan instruksi biologis di dalam materi genetiknya, yang mengendalikan seluruh fungsi dan karakteristik tubuh, mulai dari warna mata hingga proses pertumbuhan, perkembangan, dan reproduksi. Informasi ini tersimpan dalam DNA dan RNA yang terdapat di dalam kromosom. Pada makhluk hidup kompleks, materi genetik terorganisir dalam kromosom yang membawa ribuan gen, sedangkan alel merupakan bentuk alternatif suatu gen yang menimbulkan perbedaan sifat antarindividu.

Kromosom

Kromosom adalah struktur yang tersusun dari DNA dan protein di dalam inti sel. Fungsinya membawa informasi genetik yang mengendalikan aktivitas sel dan pewarisan sifat. Pada makhluk hidup yang berkembang biak secara seksual, kromosom tersusun berpasangan dengan masing-masing pasangan berasal dari kedua orang tua.

Kromosom Tubuh (Autosom)

Autosom bertanggung jawab atas pewarisan sifat yang tidak berhubungan dengan jenis kelamin. Pada manusia terdapat 22 pasang autosom yang menentukan karakteristik seperti tinggi badan, warna kulit, hingga daya tahan tubuh terhadap penyakit. Setiap individu memiliki dua salinan gen pada autosom yang dapat memiliki alel berbeda.

Kromosom Seks (Gonosom)

Gonosom menentukan jenis kelamin. Manusia memiliki dua jenis kromosom seks, yaitu X dan Y. Perempuan memiliki komposisi 44 autosom + XX, sedangkan laki-laki 44 autosom + XY, sehingga totalnya tetap 46 kromosom. Kromosom Y memicu perkembangan karakteristik seksual pria seperti pembentukan testis.

Struktur Kromosom: Sentromer dan Kromatid

  • Sentromer: bagian tengah kromosom yang menghubungkan dua kromatid kembar dan menjadi tempat menempelnya mikrotubulus saat pembelahan sel.
  • Kromatid: salinan identik kromosom yang terbentuk setelah replikasi DNA dan akan berpisah menuju dua sel anak.
  • Telomer: ujung kromosom yang melindungi kromosom dari kerusakan saat replikasi serta menjaga stabilitas informasi genetik.

Bentuk dan Ukuran Kromosom

Kromosom berdasarkan letak sentromer — synaoo.com
Kromosom berdasarkan letak sentromer — synaoo.com
  • Metasentrik: sentromer di tengah sehingga kedua lengan sama panjang.
  • Submetasentrik: sentromer agak jauh dari tengah sehingga lengan tidak sama panjang.
  • Akrosentrik: sentromer dekat salah satu ujung sehingga satu lengan sangat pendek.
  • Telosentrik: sentromer berada di ujung kromosom sehingga hanya memiliki satu lengan panjang.

Jumlah Kromosom

Jumlah kromosom berbeda pada setiap spesies. Manusia memiliki 46 kromosom dalam 23 pasang, terdiri atas 22 pasang autosom dan 1 pasang gonosom. Jumlah yang tetap ini penting bagi kestabilan genetik; kesalahan pembelahan sel dapat menyebabkan kelainan seperti sindrom Down akibat kromosom tambahan pada pasangan ke-21 (trisomi 21).

Gen dan Alel

Gen

Gen adalah unit dasar pewarisan sifat yang terletak pada posisi tertentu di kromosom yang disebut lokus. Setiap gen berupa urutan DNA yang mengkode sintesis protein atau molekul fungsional lain. Protein inilah yang menentukan sifat individu sekaligus mengontrol proses biokimia sel. Pada organisme yang berkembang biak secara seksual, gen diwariskan dalam dua salinan, satu dari ayah dan satu dari ibu.

Alel

Alel adalah bentuk alternatif suatu gen yang berada pada lokus sama di kromosom homolog. Misalnya gen warna mata memiliki alel mata cokelat dan alel mata biru yang saling berinteraksi menentukan warna mata yang muncul.

  • Alel dominan: menutupi efek alel lain dan muncul meskipun hanya ada satu salinan (heterozigot). Dilambangkan dengan huruf kapital, misalnya A.
  • Alel resesif: hanya terekspresi bila dalam keadaan homozigot. Dilambangkan dengan huruf kecil, misalnya a.

Gen Aktif dan Gen Pasif

Gen aktif sedang menjalankan fungsinya dengan mengkode sintesis protein atau RNA, sedangkan gen pasif tidak diekspresikan pada waktu atau jaringan tertentu. Pengaturan ini dikenal sebagai regulasi genetik dan melibatkan mekanisme epigenetik seperti metilasi DNA dan modifikasi histon. Ketidakseimbangan regulasi gen dapat menimbulkan gangguan kesehatan, misalnya kanker.

AspekGen AktifGen Pasif
DefinisiGen yang diekspresikan dan menghasilkan proteinGen yang tidak diekspresikan, tidak menghasilkan protein
FungsiMengatur aktivitas seluler seperti metabolisme, pertumbuhan, dan respons lingkunganTidak berfungsi atau disembunyikan dalam kondisi tertentu
EkspresiMelalui proses transkripsi dan translasiTidak menjalani transkripsi dan translasi
Waktu aktivasiAktif terus-menerus atau pada waktu tertentu sesuai kebutuhanHanya aktif pada tahap perkembangan tertentu atau tetap tidak aktif
Pengaruh lingkunganDapat dipengaruhi cahaya, suhu, atau nutrisiTidak terpengaruh selama tidak diaktifkan
Pengaturan aktivitasDiatur kebutuhan sel, hormon, dan faktor luarDiatur mekanisme epigenetik seperti metilasi DNA
ContohGen pengatur siklus sel, produksi insulin, respons stresGen fase embrionik atau pengatur pigmen kulit pada musim tertentu

DNA

DNA (asam deoksiribonukleat) adalah molekul penyimpan informasi genetik pada semua organisme hidup dan banyak virus. Molekulnya terdiri atas dua untaian yang melilit membentuk heliks ganda, tersusun dari nukleotida yang masing-masing mengandung gula deoksiribosa, gugus fosfat, serta satu dari empat basa nitrogen: adenina (A), timina (T), guanina (G), dan sitosina (C).

Struktur DNA

Struktur heliks ganda DNA ditemukan James Watson dan Francis Crick pada 1953 dengan bantuan data difraksi sinar-X Rosalind Franklin. Gula deoksiribosa membentuk tulang punggung, gugus fosfat menghubungkan antarnukleotida melalui ikatan fosfodiester, dan basa nitrogen berpasangan melalui ikatan hidrogen (A dengan T, G dengan C). Kedua untaian bersifat antiparalel, satu berjalan 5’ ke 3’ dan lainnya 3’ ke 5’.

Replikasi DNA

Model replikasi DNA dengan pasangan basa nitrogen — depositphotos.com
Model replikasi DNA dengan pasangan basa nitrogen — depositphotos.com

Replikasi DNA berlangsung secara semikonservatif: setiap molekul DNA baru terdiri dari satu untaian lama dan satu untaian baru. Proses ini dimulai pada titik yang disebut origin of replication. Sebelum model semikonservatif diterima, diusulkan pula model konservatif, yang menganggap kedua untaian induk tetap bersatu, dan model dispersif, yang menganggap untaian baru merupakan campuran potongan lama dan baru. Eksperimen Meselson dan Stahl pada 1958 membuktikan model semikonservatiflah yang benar.

Mekanisme replikasi melibatkan berbagai enzim:

  • Helikase membuka heliks ganda dengan memutus ikatan hidrogen antarbasa sehingga terbentuk fork replikasi.
  • RNA primase menyintesis primer RNA sebagai titik awal kerja DNA polimerase.
  • DNA polimerase menambahkan nukleotida baru dari arah 5’ ke 3’, secara kontinu pada leading strand dan berupa fragmen Okazaki pada lagging strand.
  • DNA ligase menyambung fragmen Okazaki menjadi untaian yang kontinu melalui ikatan fosfodiester.
  • Protein pengikat untaian tunggal (SSB) menjaga untaian tetap terbuka, sedangkan topoisomerase mencegah supercoiling.

RNA

RNA (asam ribonukleat) berperan sebagai perantara antara DNA dan protein. Berbeda dengan DNA, RNA menggunakan gula ribosa dan basa urasil (U) sebagai pengganti timina. Terdapat tiga jenis RNA utama dalam sintesis protein.

  • mRNA (messenger RNA): membawa pesan genetik dari DNA di inti sel ke ribosom dalam bentuk kodon, yaitu triplet nukleotida yang mengkode asam amino tertentu. Urutan DNA ATG, misalnya, ditranskripsi menjadi kodon AUG yang mengkode metionin.
  • tRNA (transfer RNA): berbentuk daun semanggi dengan antikodon yang mengenali kodon pada mRNA dan membawa asam amino yang sesuai ke ribosom. Kodon UUU, misalnya, dikenali tRNA berantikodon AAA yang membawa fenilalanin.
  • rRNA (ribosomal RNA): komponen utama ribosom yang berperan sebagai rangka sekaligus katalis pembentukan ikatan peptida selama translasi.
tRNA, mRNA, dan ribosom dalam sintesis protein — Openstax.com
tRNA, mRNA, dan ribosom dalam sintesis protein — Openstax.com

Perbedaan DNA dan RNA

AspekDNARNA
StrukturHeliks ganda (double helix)Untaian tunggal (single-stranded)
GulaDeoksiribosaRibosa
Basa nitrogenAdenina, Timina, Guanina, SitosinaAdenina, Urasil, Guanina, Sitosina
LokasiSebagian besar di inti selSitoplasma, inti sel, dan ribosom
Fungsi utamaPenyimpan dan penyedia informasi genetikMembawa informasi genetik dan berperan dalam sintesis protein
StabilitasLebih stabil karena deoksiribosaKurang stabil karena ribosa
ReplikasiDapat mereplikasi dirinya sendiriTidak dapat mereplikasi; disintesis dari DNA melalui transkripsi
JenisHanya ada satu jenis DNABeberapa jenis: mRNA, tRNA, rRNA, dan lainnya
Pasangan basaA dengan T, G dengan CA dengan U, G dengan C

Sintesis Protein dan Pembentukan Sifat

Sintesis protein menghubungkan informasi genetik dalam DNA dengan pembentukan sifat makhluk hidup. Prosesnya berlangsung dalam dua tahap utama, yaitu transkripsi dan translasi.

Transkripsi

Transkripsi mengubah segmen DNA yang mengandung gen menjadi mRNA dengan bantuan enzim RNA polimerase. Tahapannya meliputi inisiasi, ketika RNA polimerase berikatan pada promotor dan membuka heliks ganda; elongasi, ketika mRNA disusun dari arah 5’ ke 3’ berpasangan dengan untaian template; serta terminasi, ketika RNA polimerase mencapai sinyal terminasi dan melepaskan mRNA yang telah terbentuk.

Translasi

Kode genetik untuk menentukan asam amino sesuai kodon — shutterstock.com/Artemide
Kode genetik untuk menentukan asam amino sesuai kodon — shutterstock.com/Artemide

Translasi menerjemahkan mRNA menjadi rantai polipeptida melalui tiga tahap. Pada inisiasi, subunit kecil ribosom mengikat mRNA pada kodon AUG dan tRNA inisiator pembawa metionin berikatan melalui antikodon, lalu subunit besar bergabung membentuk kompleks ribosom. Pada elongasi, ribosom membaca kodon secara berurutan, tRNA membawa asam amino yang sesuai, enzim peptidil transferase membentuk ikatan peptida, kemudian ribosom bertranslokasi ke kodon berikutnya. Pada terminasi, ribosom mencapai kodon stop (UAA, UAG, atau UGA), faktor pelepas masuk, dan rantai polipeptida dilepaskan untuk kemudian mengalami pelipatan serta modifikasi pasca-translasi menjadi protein fungsional.

DNA: Si Benang Super Panjang dalam Ruang Super Sempit

Jika seluruh DNA dalam satu sel tubuh manusia direntangkan, panjangnya bisa mencapai 2 meter. Padahal diameter inti sel tempat DNA berada hanya sekitar 6 mikrometer, jauh lebih kecil dari sehelai rambut. Bagaimana mungkin? DNA menggulung sangat rapat membentuk struktur kromosom berkat bantuan protein khusus bernama histon, seperti benang yang dililit rapi pada kumparan kecil. Jadi, bisa dibayangkan betapa canggihnya tubuh kita dalam menyimpan jutaan informasi genetik dalam ruang yang super kecil.

Perbedaan Sintesis Protein pada Sel Prokariotik dan Sel Eukariotik

AspekSel ProkariotikSel Eukariotik
Lokasi transkripsi dan translasiKeduanya di sitoplasma dan dapat berlangsung simultanTranskripsi di inti sel, translasi di sitoplasma, tidak simultan
Pemrosesan mRNATidak ada; mRNA langsung diterjemahkanmRNA diproses dengan topi 5’, ekor poli-A, dan splicing intron
Kecepatan sintesisCepat, ribosom lebih sederhana (70S)Lebih lambat dan kompleks, ribosom 80S
Struktur ribosomSubunit 30S dan 50SSubunit 40S dan 60S
RegulasiTerutama pada transkripsi melalui operonTerjadi pada transkripsi, pemrosesan mRNA, dan translasi
Stabilitas mRNATidak stabil dan berumur pendekLebih stabil karena topi 5’ dan ekor poli-A
Pemisahan ruangTidak ada pemisahan ruangDipisahkan secara ruang dan waktu
Contoh soal

Soal. Mengapa DNA disebut sebagai pondasi kehidupan bagi makhluk hidup?

Jawaban. Jawaban: DNA disebut pondasi kehidupan karena menyimpan seluruh informasi genetik yang dibutuhkan makhluk hidup. Informasi ini menentukan bagaimana tubuh tumbuh, berkembang, dan mewarisi sifat.

Pembahasan. DNA mengandung gen yang mengkode protein, yaitu molekul penting yang mengatur struktur dan fungsi tubuh. Tanpa DNA, proses biologis seperti pertumbuhan dan pewarisan sifat tidak akan terjadi dengan tepat.

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →