Mengenal Perubahan Zat
Zat bisa mengalami perubahan saat diberikan perlakuan tertentu, misalnya kayu yang dibakar menjadi arang, atau air yang didinginkan hingga 0°C membeku menjadi es. Perubahan yang dialami zat ini disebut perubahan zat, dan dapat dikelompokkan menjadi dua jenis:
Perubahan Fisis
Perubahan fisis adalah perubahan yang tidak menyebabkan terbentuknya zat baru. Zat yang mengalami perubahan fisis masih memiliki komposisi yang sama seperti sebelumnya dan bisa kembali ke bentuk awal.
Perubahan Bentuk
Perubahan ini terjadi jika zat hanya berubah bentuk fisiknya saja dan tidak berubah komposisinya, contohnya:
- Beras ditumbuk menjadi tepung.
- Batu dihancurkan menjadi kerikil.
- Kayu dipotong-potong lalu dirakit menjadi meja.
Perubahan Wujud Zat
Saat zat dipanaskan atau didinginkan, ia dapat berubah dari satu wujud ke wujud lainnya. Perubahan ini termasuk dalam perubahan fisis karena zat tetap memiliki sifat yang sama, hanya bentuk fisiknya yang berubah. Perubahan wujud zat terdiri dari lima jenis utama:
- Mencair (melebur): padat → cair (contoh: es mencair menjadi air).
- Membeku: cair → padat (contoh: air menjadi es).
- Menguap: cair → gas (contoh: air mendidih menjadi uap).
- Mengembun: gas → cair (contoh: embun di pagi hari).
- Mendeposisi: gas → padat tanpa melewati cair (contoh: jelaga di cerobong asap).
Perubahan Kimia
Perubahan kimia adalah perubahan yang menghasilkan zat baru. Dalam perubahan ini, susunan partikel zat berubah permanen dan tidak bisa kembali ke bentuk asal. Perubahan ini biasa disebut reaksi kimia.
Ciri-ciri Perubahan Kimia
- Terbentuk zat baru.
- Tidak dapat kembali ke bentuk semula.
- Disertai perubahan sifat kimia.
- Massa zat sebelum dan sesudah reaksi tetap (sesuai hukum kekekalan massa).
Contoh Perubahan Kimia
- Pembakaran: kertas menjadi abu.
- Pembusukan: makanan basi.
- Perkaratan: besi berkarat jika terkena air dan udara.
Tanda Terjadinya Reaksi Kimia
- Perubahan warna: tomat hijau menjadi merah saat matang.
- Perubahan suhu: reaksi asam dan basa menghasilkan panas.
- Timbul gas: cuka dicampur soda menghasilkan gelembung.
- Terbentuk endapan: dua larutan dicampur membentuk zat padat.
Hukum Kekekalan Massa
Dalam setiap reaksi kimia, berlaku Hukum Kekekalan Massa (Lavoisier) yang berbunyi: "Massa zat sebelum dan sesudah reaksi adalah tetap." Contoh: jika zat A dan zat B direaksikan menjadi zat C dan D, maka jumlah massa A dan B sama dengan jumlah massa C dan D.
Struktur Partikel dalam Zat
Setiap zat terdiri dari partikel-partikel kecil yang tidak kasat mata. Cara partikel ini tersusun menentukan wujud zat, yaitu padat, cair, atau gas.
Zat Padat
Partikelnya tersusun sangat rapat dan teratur, gaya tarik antarpartikel sangat kuat. Karena itu:
- Bentuk dan volume tetap.
- Tidak mudah mengalir.
- Sulit dipisahkan tanpa gaya besar.
Zat Cair
Partikelnya lebih longgar dan tidak seteratur zat padat. Ciri-cirinya:
- Volume tetap, bentuk mengikuti wadah.
- Mudah mengalir.
- Gaya tarik antarpartikelnya lemah.
Zat Gas
Partikelnya sangat renggang dan bergerak bebas. Oleh karena itu:
- Bentuk dan volume tidak tetap.
- Mengisi seluruh ruang dalam wadah.
- Gaya tarik antarpartikel sangat lemah.
- Mudah ditekan dan mudah mengalir.
Saat pakaian dijemur, angin juga mempercepat proses penguapan air, bukan hanya panas matahari! Angin membantu membawa uap air yang terbentuk menjauh dari permukaan pakaian, sehingga molekul air yang tersisa lebih cepat menguap. Inilah sebabnya pakaian lebih cepat kering di hari yang berangin daripada di hari tanpa angin.
Soal. Ketika ibu menjemur pakaian basah di bawah sinar matahari, lama-kelamaan pakaian tersebut menjadi kering. Berdasarkan materi perubahan zat, peristiwa ini termasuk jenis perubahan apa dan mengapa?
Pembahasan. Proses pengeringan pakaian merupakan contoh perubahan fisis karena air yang menempel pada pakaian berubah dari wujud cair menjadi gas (menguap) akibat pemanasan dari sinar matahari. Tidak terbentuk zat baru; air hanya berubah bentuk menjadi uap air dan dapat kembali menjadi cair bila mengalami pendinginan (mengembun). Oleh karena itu, perubahan ini bersifat reversibel dan tidak mengubah komposisi zat.
Gratis — tolong sebarkan
Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.
Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya → Ilmu yang bermanfaatBagikan ke WhatsApp