Pemfaktoran adalah proses mengubah suatu bentuk aljabar menjadi bentuk perkalian dari faktor-faktor penyusunnya. Cara untuk melakukan pemfaktoran adalah dengan membalik proses perkalian, yaitu menggunakan sifat distributif ac + bc = (a + b)c.
Pemfaktoran Suku Empat
Misalkan terdapat bentuk aljabar suku empat.
ac – bc + 2a – 2b
Untuk memfaktorkan bentuk dengan empat suku, kelompokkan tiap dua suku yang memiliki faktor yang sama. Dalam hal ini ac dengan –bc serta 2a dan –2b. Jadi
ac – bc + 2a – 2b = c(a – b) + 2(a – b) = (c + 2)(a – b) = (a – b)(c + 2)
Terdapat pula metode lain, yaitu dengan menyusun ulang menjadi:
ac – bc + 2a – 2b = ac + 2a – bc – 2b = a(c + 2) – b(c + 2) = (a – b)(c + 2)
Kedua pengerjaan tersebut mempunyai hasil yang sama walaupun berbeda cara menyelesaikannya.
Pemfaktoran Suku Tiga
Pemfaktoran bentuk kuadrat suku tiga dapat dipahami melalui proses perkalian dua bentuk binomial. Sebagai contoh:
$(a+2)(a+1) = a^2+a+2a+2$ $= a^2+3a+2$
yang menghasilkan bentuk suku tiga. Koefisien suku a diperoleh dari hasil penjumlahan bilangan di ruas kiri, 2 + 1, dan bilangan terakhir (konstanta) diperoleh dari hasil perkalian bilangan di ruas kiri, 2 ∙ 1.
Jika diketahui $a^2+3a+2$, maka proses pemfaktoran dilakukan dengan mencari dua bilangan bulat c dan d yang memenuhi:
$a^2+3a+2 = (a+c)(a+d)$
sehingga jumlah c dan d adalah 3 dan hasil kali c dan d adalah 2. Pada umumnya, pencarian bilangan ini hanya dilakukan pada bilangan bulat saja.
Karena jumlah bilangan dan hasil kali bernilai positif, maka kedua bilangan tersebut merupakan bilangan positif yang masing-masing harus kurang dari 2. Dalam hal ini, 1 dan 2 adalah pasangan yang sesuai. Sehingga diperoleh hasil pemfaktoran:
$a^2+3a+2 = (a+1)(a+2)$ $= (a+2)(a+1)$
Bilangan tersebut merupakan faktor dari bilangan (konstanta) suku semula.
Pemfaktoran suku tiga untuk koefisien x² bernilai satu
Untuk bentuk aljabar seperti $a^2+a-2$, proses pemfaktoran dilakukan dengan mencari dua bilangan c dan d yang memenuhi:
$a^2+a-2 = (a+c)(a+d)$
sehingga jumlahnya 1 dan hasil kalinya sama dengan –2. Karena hasil kalinya bernilai negatif, maka kedua bilangan berbeda tanda. Diketahui faktor dari 2 adalah 1 dan 2, sehingga kemungkinan pasangan adalah
1 dan –2 atau –1 dan 2
Oleh karena jumlahnya positif, maka dipilih –1 dan 2. Jadi,
$a^2+a-2 = (a-1)(a+2)$
Hasil ini dapat diverifikasi dengan mengalikan kembali kedua faktor.
Pemfaktoran suku tiga untuk koefisien x² bernilai tidak satu
Pada bagian sebelumnya, pemfaktoran suku tiga dibahas untuk bentuk dengan koefisien $x^2 = 1$. Kali ini dibahas bentuk umum:
$ax^2 + bx + c$
koefisien dari $x^2$ tidak harus bernilai 1.
Dalam beberapa kasus dengan memfaktorkan a, cara tersebut dapat digunakan kembali. Sebagai contoh
$3x^2+9x+6 = 3(x^2+3x+2) = 3(x+2)(x+1)$
Untuk bentuk yang lebih umum, sebagai contoh akan diuraikan bentuk aljabar $3x^2+5x+2$. Hasil pemfaktoran yang mungkin adalah:
$3x^2+5x+2 = (3x+c)(x+d)$
Diketahui $(3x+c)(x+d) = 3x^2+(3d+c)x+(cd)$. Jadi hasil kali bilangan c dan d adalah 2. Karena hasil kali dan jumlah koefisien positif, maka bilangan yang dicari keduanya merupakan bilangan positif. Jadi, kemungkinannya adalah 1 dan 2. Akan tetapi, dengan meletakkan bilangan 1 dan 2, diperoleh
$(3x+1)(x+2) = 3x^2+7x+2$
Hasil tersebut tidak sama dengan pemfaktoran yang diinginkan. Selanjutnya, tukar letak bilangan 1 dan 2 sehingga diperoleh
$(3x+2)(x+1) = 3x^2+5x+2$
Hasil tersebut sesuai dengan pemfaktoran yang dicari. Jadi, $3x^2+5x+2 = (3x+2)(x+1)$.
Bentuk aljabar tersebut dapat difaktorkan dengan cara lain, yaitu dengan mengalikan bentuk aljabar $(3x^2+5x+2)$ dengan koefisien $x^2$ (yaitu 3), dan agar tidak mengubah bentuk maka juga dikalikan dengan inversnya, 1/3. Diperoleh
$3x^2+5x+2 = \dfrac{1}{3}(9x^2+15x+6)$ $= \dfrac{1}{3}(3x+c)(3x+d)$
Keuntungan bentuk terakhir adalah perlakuan yang sama antara kedua bilangan. Selanjutnya, harus mencari bilangan c dan d sehingga hasil kalinya sama dengan 6 dan 3 kali jumlahnya adalah 15, atau jumlahnya sama dengan 5.
Seperti kasus sebelumnya, diperoleh angka 2 dan 3. Dengan meletakkan kedua bilangan, sehingga
$3x^2+5x+2 = \dfrac{1}{3}(3x+3)(3x+2)$ $= \dfrac{1}{3} \cdot 3(x+1)(3x+2)$ $= (x+1)(3x+2)$
Hasil yang diperoleh sama dengan cara sebelumnya.
Angka hasil kali bilangan yang dicari, diperoleh dari perkalian antara koefisien $x^2$ dengan konstanta, yaitu 3 ∙ 2 = 6, sedangkan jumlah bilangan yang dicari diperoleh dari koefisien x seperti hasil awal, yaitu 5.
Aplikasi ojek online menghitung tarif dengan persamaan aljabar sederhana T = a + bx, dengan T total tarif, a biaya tetap, b tarif per kilometer, dan x jarak tempuh. Bentuk ini membuat perhitungan tarif sistematis dan transparan bagi pengguna. Variabel yang sama juga memudahkan penyesuaian harga, misalnya potongan promo (T = a + bx − 5.000) atau biaya tambahan jam sibuk (T = a + bx + 3.000), sehingga sistem dapat mengelola berbagai skema harga secara otomatis dan fleksibel.
Gratis — tolong sebarkan
Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.
Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya → Ilmu yang bermanfaatBagikan ke WhatsApp