Dalam geometri, konsep kesebangunan merupakan salah satu konsep dasar yang sangat penting. Kesebangunan terjadi ketika dua benda yang dapat diubah dengan menggunakan pembesaran/pengecilan yang terkadang disertai dengan pergeseran, pencerminan, atau perputaran, sehingga bentuknya sama, tetapi ukurannya berbeda. Bangun-bangun ini dapat berupa dua segitiga, dua persegi panjang, atau bahkan bangun-bangun yang lebih kompleks. Kesebangunan pada bangun tidak hanya berhubungan dengan bentuknya yang serupa, tetapi juga dengan perbandingan sisi-sisi dan sudut-sudutnya yang memiliki hubungan tertentu.
Penting untuk dicatat bahwa perbandingan sisi-sisi ini tidak hanya berlaku pada satu pasang sisi, tetapi untuk semua pasang sisi yang bersesuaian antara dua bangun tersebut. Oleh karena itu, jika dua bangun memiliki kesebangunan, maka perbandingan panjang sisi-sisi yang bersesuaian akan konsisten di seluruh bangun tersebut.
Sebagai contoh, gambar dua kursi di atas menjadi sebangun setelah salah satu diperbesar/diperkecil.
Miniatur adalah representasi tiga dimensi dari objek nyata yang direduksi ukurannya, dipakai dalam arsitektur, perencanaan kota, hingga maket dan mainan edukatif. Agar akurat, setiap elemen objek asli harus direduksi secara proporsional dengan prinsip kesebangunan, sehingga perbandingan sisinya tetap sama dan tidak terjadi distorsi bentuk. Skala yang konsisten membuat model terlihat realistis dan merepresentasikan objek asli dengan tepat, sekaligus melatih pemahaman hubungan antara panjang, luas, dan volume antara bentuk nyata dan bentuk hasil reduksinya.
Gratis — tolong sebarkan
Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.
Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya → Ilmu yang bermanfaatBagikan ke WhatsApp