Bhinneka Tunggal Ika
Bhinneka Tunggal Ika, yang berarti "Berbeda-beda tetapi tetap satu," berasal dari kitab Sutasoma karya Mpu Tantular. Konsep ini sejalan dengan sila ketiga Pancasila, "Persatuan Indonesia," yang menempatkan persatuan sebagai elemen fundamental cita-cita bangsa.
Hubungan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika
a. Sebagai Pedoman untuk Mengelola Keberagaman
Sila pertama menjamin kebebasan beragama, sila kedua menegaskan penghormatan HAM tanpa memandang latar belakang — Bhinneka Tunggal Ika memperkuat pesan ini dengan mengajak melihat keberagaman sebagai kekuatan, bukan ancaman.
b. Menjadi Landasan Persatuan Nasional
Sila ketiga menekankan persatuan di tengah keberagaman suku, agama, ras, dan golongan — semuanya tetap satu dalam semangat kebangsaan.
c. Mengatasi Potensi Konflik dalam Keberagaman
Sila keempat memberi panduan mengatasi konflik melalui musyawarah, sementara Bhinneka Tunggal Ika menanamkan kesadaran bahwa perbedaan adalah bagian identitas bangsa.
d. Mengukuhkan Identitas Bangsa Indonesia
Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika bersama membentuk identitas Indonesia sebagai negara multikultural yang menjunjung kebersamaan dan toleransi.
Pasal 36A UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Pasal 36A menyatakan semboyan negara Indonesia adalah Bhinneka Tunggal Ika — bukan hanya simbol, tetapi panduan mengelola keberagaman budaya, etnis, dan agama.
Pasal 46 UU Republik Indonesia No. 24 Tahun 2009
Pasal 46 UU No. 24/2009 menegaskan semboyan Bhinneka Tunggal Ika dicantumkan pada pita yang digenggam Burung Garuda — pengingat bahwa keberagaman Indonesia harus dijaga dalam semangat persatuan.
Implementasi Hubungan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika
- Program pendidikan yang menanamkan nilai-nilai Pancasila dan semangat kebangsaan.
- Kebijakan perlindungan terhadap kelompok minoritas untuk mencegah diskriminasi.
- Penguatan dialog lintas agama dan budaya untuk membangun harmoni masyarakat.
Bagaimana Pancasila berkaitan dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika dalam menjaga persatuan bangsa?
Pancasila, khususnya sila ketiga, memberikan pedoman nilai dalam mengelola keberagaman. Semboyan Bhinneka Tunggal Ika menegaskan persatuan dalam perbedaan. Keduanya berfungsi menjaga harmoni, mencegah konflik, dan memperkuat integrasi nasional.
Gratis — tolong sebarkan
Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.
Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya → Ilmu yang bermanfaatBagikan ke WhatsApp