Fitri Learning

BelajarMatematika SMA Kelas 10Bab 6

Menyajikan Data dalam Distribusi Frekuensi

Matematika SMA Kelas 10 · Bab 6: Statistika

Gambar: Berbagai Macam Penyajian Data Statistik – Freepik.com

Frekuensi Relatif dan Frekuensi Kumulatif

Distribusi Frekuensi Relatif

Distribusi frekuensi relatif adalah bentuk penyajian data yang menunjukkan proporsi atau persentase dari setiap kategori atau kelas dalam suatu distribusi frekuensi. Frekuensi relatif dihitung dengan membandingkan jumlah frekuensi pada suatu kelas dengan jumlah total seluruh frekuensi.

Rumus untuk menghitung frekuensi relatif:

$$\text{Frekuensi relatif} = \frac{\text{frekuensi kelas}}{\text{jumlah total data}} \times 100\%$$

Distribusi Frekuensi Kumulatif

Distribusi frekuensi kumulatif adalah bentuk penyajian data yang menunjukkan jumlah data yang telah dikelompokkan hingga suatu titik tertentu dalam suatu tabel distribusi. Ada dua jenis distribusi frekuensi kumulatif:

  • Frekuensi kumulatif kurang dari → Menyatakan jumlah data yang kurang dari batas atas suatu kelas.
  • Frekuensi kumulatif lebih dari → Menyatakan jumlah data yang lebih dari batas bawah suatu kelas.

Histogram

Penyajian distribusi frekuensi suatu data dapat dinyatakan dengan grafik yang dinamakan histogram. Dalam histogram, sumbu tegak biasanya mewakili frekuensi masing-masing kelas dan sumbu mendatar mewakili kelas interval.

Poligon Frekuensi

Apabila titik tengah dari setiap kotak pada bagian atas histogram saling dihubungkan, akan terbentuk grafik garis yang menyerupai poligon (segi banyak), sehingga diagram yang dihasilkan disebut poligon frekuensi, dapat dilihat pada gambar berikut.

Dengan cara yang sama, distribusi frekuensi kumulatif dapat dinyatakan dengan bentuk poligon frekuensi kumulatif "kurang dari" dan "lebih dari" seperti pada gambar berikut.

Ogive

Ogive merupakan grafik yang menyajikan frekuensi kumulatif dalam bentuk kurva. Apabila titik-titik yang membentuk poligon frekuensi kumulatif kurang dari dihubungkan, akan menghasilkan ogive positif. Sedangkan apabila titik-titik yang membentuk poligon frekuensi kumulatif lebih dari dihubungkan, akan menghasilkan ogive negatif.

Statistika dalam Algoritma Media Sosial
  • Algoritma media sosial menggunakan metode statistik seperti collaborative filtering dan analisis regresi untuk memprediksi konten yang paling menarik bagi pengguna. Data tentang riwayat pencarian, suka, komentar, dan waktu yang dihabiskan di suatu postingan dianalisis untuk menampilkan konten yang sesuai dengan preferensi masing-masing pengguna. Dengan menganalisis jutaan interaksi pengguna, statistika membantu algoritma mengenali pola tren secara real-time. Misalnya, saat sebuah topik mendadak banyak dibicarakan, algoritma akan menaikkan visibilitasnya di linimasa atau kolom eksplorasi, memungkinkan penyebaran tren dengan cepat. Statistika juga berperan dalam mendeteksi perilaku tidak wajar, seperti penyebaran spam, ujaran kebencian, atau informasi palsu. Dengan memanfaatkan model klasifikasi dan analisis sentimen, algoritma bisa menandai atau memblokir konten yang melanggar kebijakan komunitas secara otomatis.

Gratis — tolong sebarkan

Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.

Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya →