Diketahui dua variabel x dan y yang memenuhi persamaan linear berikut:
2x – y = 1
Pasangan nilai x dan y dapat diganti dengan berbagai kemungkinan. Untuk x = 0, maka y = −1. Untuk y = 0, maka x = 1. Kemungkinan lain seperti terlihat pada tabel berikut.
| x | 0 | 1 | 2 | 3 | 4 | −1 | −2 | −3 | −4 | −5 |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| y | −1 | 1 | 3 | 5 | 7 | −3 | −5 | −7 | −9 | −11 |
Terdapat banyak kemungkinan pasangan bilangan x dan y yang memenuhi persamaan tersebut (Sebagai jawaban). Artinya, satu persamaan linear dua variabel tersebut memiliki banyak kemungkinan jawaban. Kumpulan dari semua jawaban persamaan linear ini membentuk garis yang terdiri atas titik-titik yang tidak terhubung satu sama lain.
Karena satu persamaan linear dua variabel memiliki banyak solusi, maka diperlukan lebih dari satu persamaan untuk menemukan nilai unik dari masing-masing variabel. Inilah yang melahirkan konsep sistem persamaan.
Simbol ‘=’ pertama kali diperkenalkan oleh Robert Recorde pada tahun 1557 untuk menggantikan penulisan panjang seperti “is equal to”, dengan bentuk dua garis sejajar dipilih karena, menurutnya, tidak ada dua hal yang lebih setara daripada dua garis lurus dengan panjang sama yang berdampingan. Simbol ini dengan cepat diterima komunitas matematika Eropa dan kini digunakan secara universal sebagai lambang kesetaraan yang tak tergantikan.
Gratis — tolong sebarkan
Materi dan latihan di sini bisa dipakai siapa saja tanpa membayar dan tanpa mendaftar. Aplikasi Fitri Learning membawa semuanya ke HP, lengkap dengan nilai dan pembahasan, dan jalan tanpa internet setelah diunduh sekali.
Gratis, tanpa akunUnduh aplikasinya → Ilmu yang bermanfaatBagikan ke WhatsApp